Anda di halaman 1dari 4

1

Draft

LOGO
INSTAN
SI
PEMKA
B/PEMK
OT

NOTA KESEPAHAMAN
(MEMORANDUM OF UNDERSTANDING)
ANTARA
SEKRETARIS JENDERAL KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA
DENGAN
GUBERNUR/BUPATI/WALIKOTA ___________

Nomor : __________________
Nomor : __________________
TENTANG
PENGADAAN PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH
PROVINSI/KABUPATEN/KOTA ... DARI PEGAWAI TIDAK TETAP PUSAT

Pada hari ini, ___________, tanggal _________, bulan ________________, tahun dua
ribu enam belas, bertempat di Jakarta, kami yang bertanda tangan di bawah ini :

1. UNTUNG SUSENO SUTARJO, selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan,


dengan ini bertindak untuk dan atas nama Kementerian Kesehatan, dalam hal ini
bertindak dalam jabatannya tersebut untuk dan atas nama Kementerian
Kesehatan Republik Indonesia, berkedudukan di Jalan H.R. Rasuna Said Blok X.5
Kav. 4-9 Jakarta, selanjutnya disebut PIHAK KESATU.
2. ____________________,
selaku
Gubernur/Bupati/Walikota
____________________, dalam hal ini bertindak dalam jabatannya tersebut untuk
dan atas nama Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota ___________,
berkedudukan di Jalan _____________, selanjutnya disebut PIHAK KEDUA.

Untuk selanjutnya PIHAK KESATU dan PIHAK KEDUA disebut PARA PIHAK, PARA
PIHAK secara bersama-sama sepakat dan setuju untuk mengadakan Nota
Kesepahaman tentang Pengadaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . Dari Pegawai Tidak Tetap
(PTT) Pusat yang dituangkan dalam pasal-pasal sebagai berikut:

Pasal 1
DASAR HUKUM
1.
2.
3.
4.

Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan


Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan
Peraturan Pemerintah Nomor 97 Tahun 2000 sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 tentang Formasi Pegawai Negeri Sipil
5. Peraturan Pemerintah Nomor 98 Tahun 2000 sebagaimana telah diubah dengan
Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2013 tentang Pengadaan Pegawai Negeri
Sipil
6. Surat Menteri kesehatan ke Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan
Reformasi Birokrasi Nomor KP.01.02/MENKES/559/2015 tanggal 5 Nopember 2015
tentang Usul Kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan
7. Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi kepada
Presiden Nomor B/713/M.PAN/02/2016 tanggal 5 Feb 2016 tentang Penanganan eks
THK II, Bidan dan Dokter PTT serta GGD
Pasal 2
TUJUAN
Tujuan dari nota kesepahaman ini adalah sebagai dasar pelaksanaan pengadaan PNS
di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . untuk
kebutuhan jabatan dokter, dokter gigi dan bidan dari PTT Pusat untuk mendapatkan
PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . yang
berkualitas dan berkompeten.
Pasal 3
RUANG LINGKUP
Ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi pelaksanaan pengadaan PNS di
lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . untuk kebutuhan
jabatan dokter, dokter gigi dan bidan dari PTT Pusat yang masih aktif terhitung mulai 1
September 2015.
Pasal 4
TANGGUNG JAWAB
(1)

Tanggung Jawab PIHAK KESATU:


a. memfasilitasi PIHAK KEDUA dalam pelaksanaan seleksi penerimaan PNS di
lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . untuk
kebutuhan jabatan dokter, dokter gigi dan bidan dari PTT Pusat sampai
dengan penyampaian hasil seleksi kepada PIHAK KEDUA;

b. melaksanakan proses pemberkasan dalam rangka usulan penetapan


persetujuan NIP oleh BKN dilakukan secara bersama-sama PARA PIHAK
c. melakukan pemantauan dalam pelaksanaan kegiatan.
(2)

Tanggung Jawab PIHAK KEDUA:


a. menyampaikan usulan rincian kebutuhan PNS di lingkungan Pemerintah
Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . untuk kebutuhan jabatan dokter,
dokter gigi dan bidan dari PTT Pusat kepada Menteri Pendayagunaan
Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi dan Kepala Badan Kepegawaian
Negara;
b. melaksanakan proses pemberkasan dalam rangka usulan penetapan
persetujuan NIP oleh BKN dilakukan secara bersama-sama PARA PIHAK;
c. menetapkan kelulusan dan mengumumkan kelulusan dengan Surat
Keputusan Gubernur/Bupati/Walikota berdasarkan hasil seleksi yang
disampaikan oleh PIHAK KESATU;
d. menetapkan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan sebagai CPNS di
lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota .;
e. menempatkan dan mendayagunakan CPNS di lingkungan Pemerintah
Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . sesuai dengan penetapan
kebutuhan;
f. wajib tidak memindahkan CPNS/PNS di lingkungan Pemerintah Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota . tersebut minimal 5 (lima) tahun sejak TMT
melaksanakan tugas sebagai CPNS di lingkungan Pemerintah Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota .; dan
g. wajib membayarkan gaji dan tunjangan lainnya bagi CPNS di lingkungan
Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota . sesuai dengan
peraturan perundang-undangan.
Pasal 5
PELAKSANAAN

(1)

(2)
(3)

Pengadaan PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota


. untuk kebutuhan jabatan dokter, dokter gigi dan bidan dari PTT Pusat
dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Pengadaan PNS di lingkungan Pemerintah Daerah Provinsi/Kabupaten/Kota
. sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 dituangkan dalam lampiran.
Lampiran sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 ayat (2) merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari nota kesepahaman ini.

Pasal 6
PEMBIAYAAN
Pembiayaan yang timbul terkait dengan pelaksanaan seleksi sampai dengan
pengangkatan
sebagai
CPNS
di
lingkungan
Pemerintah
Daerah
Provinsi/Kabupaten/Kota . menjadi tanggung jawab bersama PARA PIHAK.
Pasal 7
JANGKA WAKTU
Nota kesepahaman ini berlaku untuk jangka waktu 2 (dua) tahun, terhitung sejak
tanggal ditandatangani oleh PARA PIHAK dan dapat diperpanjang atas persetujuan
PARA PIHAK.
Pasal 8
PENYELESAIAN PERSELISIHAN
Apabila terjadi perselisihan yang timbul dari nota kesepahaman ini, PARA PIHAK
bersepakat untuk menyelesaikannya melalui musyawarah mufakat.
Pasal 9
ADDENDUM
Hal-hal yang belum diatur, belum cukup diatur dan atau diperlukan perubahan atas
ketentuan-ketentuan dan syarat-syarat dalam Nota Kesepahaman ini, PARA PIHAK
sepakat untuk menuangkannya dalam Perjanjian Tambahan (Addendum) yang
merupakan satu kesatuan serta bagian yang tidak terpisahkan dari Nota Kesepahaman
ini.
Pasal 10
PENUTUP
Nota Kesepahaman dibuat dalam rangkap 2 (dua), masing-masing bermeterai cukup
dan mempunyai kekuatan hukum yang sama setelah ditandatangani PARA PIHAK.

PIHAK KEDUA

Materai
Rp.
6.000,-

______________________

PIHAK KESATU

Materai
Rp.
6.000,-

UNTUNG SUSENO SUTARJO