Anda di halaman 1dari 4

LAPORAN ARUS KAS

Manfaat LAK :
-

Indikator yang akan datang;


Alat menilai kecermatan estimasi penerimaan kas;
Alat pertanggungjawaban;
Bahan evaluasi aktiva bersih/ekuitas.

PSAP

PSAK

Struktur LAK :
Penyajian berdasarkan aktivitas:
Penyajian berdasarkan aktivitas:
- operasi;
- operasi,
- investasi aset nonkeuangan;
- investasi
- pembiayaan;
- pendanaan
- nonanggaran.
Metode LAK :
Langsung dan tidak langsung;
Langsung dan tidak langsung;
Arus Masuk / Keluar Kas Aktivitas Operasi:
Arus kas masuk:
Arus kas masuk:
- Pendapatan Pajak dan Retribusi
- Penerimaan dari penjualan
Daerah
barang/jasa, royalti, pendapatan
- Pendapatan Pajak dan Retribusi
lain.
Daerah
- Penerimaan dari pendapatan
- Pendapatan Hasil Pengelolaan
sewa, restitusi pajak.
Kekayaan Daerah yang Dipisahkan
- Penerimaan dari pemberian untuk
- Lain-lain PAD yang sah
bank dan penjualan sekuritas dari
- Dana Perimbangan (DBH Pajak,
perusahaan efek
SDA, DAU, DAK, Dana Otsus, Dana Arus kas keluar:
Penyesuaian)
- Pembayaran kepada pemasok
- Pendapatan Hibah
barang dan jasa
- Pendapatan Dana Darurat
- Pembayaran untuk karyawan.
- Pendapatan Lainnya
- Pembayaran klaim (asuransi),
Arus kas keluar:
pembelian efek (perusahaan
- Belanja Pegawai
efek), pengembalian kredit (bank)
- Belanja Barang
- Pembayaran biaya operasi
- Bunga
- Subsidi
- Hibah
- Bantuan Sosial
- Belanja Tak Terduga
- Bagi Hasil Pajak, Retribusi, dan
Hasil Lainnya
Arus Masuk / Keluar Kas Aktivitas Investasi:
Arus kas masuk:
Arus kas masuk:
- Penjualan Aset Tetap;
- Penerimaan penjualan aset tetap,

- Penjualan Aset Lainnya


Arus kas keluar:
- Perolehan Aset Tetap;
- Perolehan Aset Lainnya.

Arus
Arus
-

Arus
Arus
-

aset tidak berwujud dan aset


jangka panjang lain.
- Penerimaan kas dari kontrak
future/ forward, future untuk
pendanaan
- Penerimaan penjualan instrumen
utang atau kas (selain
diperdagangkan)
- Penerimaan kas dari pelunasan
uang muka dan pinjaman dari
pihak lain.
Arus kas keluar:
- Pembayaran kas untuk membeli
aset tidak tetap, aset tidak
berwujud, biaya pengembangan
dikapiralisasi
- Pembayaran kas dari kontrak
future, forward, swap untuk
aktivitas pendanaan.
- Pembayaran untuk membeli
instrumen utang/ekuitas/ ventura
selain untuk diperdagangkan
Arus Masuk / Keluar Kas Aktivitas Pembiayaan :
kas masuk:
Arus kas masuk:
Penerimaan pinjaman;
- Penerimaan kas dari penerbitan
Hasil penjualan aset daerah yang
saham.
dipisahkan;
- Penerimaan kas dari penerbitan
Pencairan dana cadangan.
obligasi, wesel, pinjaman jangka
kas keluar:
pendek dan jangka panjang,
Pemberian pinjaman;
hipotek,
Penyertaan modal;
Arus kas keluar:
Pembentukan cadangan.
- Pembayaran kas kepada pemiliki
untuk menarik atau menebus
saham.
- Pelunasan pinjaman
- Pembayaran kas oleh lessee untuk
mengurangi saldo liabilitas terkait
sewa pembiayaan
Arus Masuk / Keluar Kas Aktivitas Non- Anggaran :
kas masuk:
Penerimaan PFK;
Penerimaan Kiriman Uang.
kas keluar:
Pengeluaran PFK;
Pembayaran Kiriman Uang.

TAMBAHAN
Alasan menggunakan PSAP dibandingkan PSAK :
Investasi yang tidak menghasilkan Pendapatan :
Pemerintah menginvestasikan dana yang besar dalam bentuk aset yang
tidak secara langsung menghasilkan pendapatan bagi pemerintah, seperti
gedung perkantoran, jembatan, jalan, taman, dan kawasan reservasi.
Sebagian besar aset dimaksud mempunyai masa manfaat yang lama
sehingga program pemeliharaan dan rehabilitasi yang memadai diperlukan
untuk mempertahankan manfaat yang hendak dicapai. Dengan demikian,
fungsi aset dimaksud bagi pemerintah berbeda dengan fungsinya
bagi organisasi komersial. Sebagian besar aset tersebut tidak
menghasilkan pendapatan secara langsung bagi pemerintah,
bahkan menimbulkan komitmen pemerintah untuk memeliharanya
di masa mendatang.

Basis Akuntansi
Basis akuntansi yang digunakan dalam laporan keuangan pemerintah adalah
basis kas untuk pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan dalam
Laporan Realisasi Anggaran dan basis akrual untuk pengakuan aset,
kewajiban, dan ekuitas dalam Neraca.
Basis kas untuk Laporan Realisasi Anggaran berarti bahwa pendapatan
diakui pada saat kas diterima di Rekening Kas Umum Negara/Daerah atau
oleh entitas pelaporan dan belanja diakui pada saat kas dikeluarkan dari
Rekening Kas Umum Negara/ Daerah atau entitas pelaporan. Entitas
pelaporan tidak menggunakan istilah laba. Penentuan sisa pembiayaan
anggaran baik lebih ataupun kurang untuk setiap periode tergantung pada
selisih realisasi penerimaan dan pengeluaran. Pendapatan dan belanja bukan
tunai seperti bantuan pihak luar asing dalam bentuk barang dan jasa
disajikan pada Laporan Realisasi Anggaran.
Basis akrual untuk Neraca berarti bahwa aset, kewajiban, dan ekuitas dana
diakui dan dicatat pada saat terjadinya transaksi, atau pada saat kejadian
atau kondisi lingkungan berpengaruh pada keuangan pemerintah, tanpa
memperhatikan saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.
Entitas pelaporan yang menyajikan Laporan Kinerja Keuangan sebagaimana
dimaksud pada paragraf 26 menyelenggarakan akuntansi dan penyajian
laporan keuangan dengan menggunakan sepenuhnya basis akrual, baik
dalam pengakuan pendapatan, belanja, dan pembiayaan, maupun dalam
pengakuan aset, kewajiban, dan ekuitas dana. Namun demikian, penyajian
Laporan Realisasi Anggaran tetap berdasarkan basis kas.