Anda di halaman 1dari 2

LAPORAN PRAKTIKUM

PEMBUATAN MEDIUM

Oleh :
Tetuko Yoga

PROGRAM STUDI AGROTEKNOLOGI


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
YOGYAKARTA
2016

Menurut Sutarma dan Yusuf (1999), medium adalah suatu substansi yang terdiri dari
campuran zat-zat makanan (nutrisi) yang diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangbiakan
mikroorganisme. Komposisi nutrisi medium yang komplit mengandung sumber karbon, nitrogen,
belerang, fosfat, logam mikro, vitamin, penyubur, NaCl, dan air (Sutarma, 2000). Menurut Anna
(2012), persyaratan yang harus dipenuhi dalam penyiapan medium supaya mikroorganisme dapat
tumbuh baik adalah:
1.
2.
3.
4.

Mengandung semua nutrisi yang mudah digunakan oleh mikroba


Mempunyai tekanan osmose, tegangan permukaan, dan pH yang sesuai
Tidak mengandung zat-zat penghambat
Steril

Sutarma dan Yusuf (1999) menyatakan bahwa lebih dari 200 macam medium tersedia dan
dikenal untuk pembiakan, pemeliharaan dan identifikasi bakteri, namun demikian tidak semua
medium dapat mendorong pertumbuhan bakteri. Ada bakteri tertentu yang memerlukan medium
spesifik untuk pertumbuhannya. Contohnya pada medium Yeast Manitol Agar (YMA) untuk
Rhizobium, medium Pikovskayas Agar untuk bakteri pelarut fosfat, medium Luriel Bertani (LB)
untuk Rhizobacter, medium Czapek untuk jamur perombak selulosa, dan medium Dickerman
untuk bakteri perombak selulosa.

Soekartadiredja, E.M. 1992. Perubahan Inefektivitas dan Efektivitas Penambatan pada galur
Rhizobium setelah perlakuan pasasi in Vivo. Thesis. Universitas Negeri Padjadjaran. 231 h.
Sutarma. 2000. Kultur Media Bakteri. Balai Penelitian Veteriner. Bogor.