Anda di halaman 1dari 28

MM Wisni Suryandari

SISTEM
Dokumentasi
CSSD

MM Wisni Suryandari,SKP
Dalam Pelatihan CSSD, 20-24 April 2015

TUJUAN
1. UMUM
a. Mengulang Kembali
b. Menambah Pengetahuan Baru
2. Khusus
a. Peserta dapat menyebutkan tugas pendokumentasian
b. Peserta dapat menyebutkan waktu pendokumentasian
c. Peserta dapat meyebutkan subyek pendokumentasian
d. Peserta dapat menyebutkan alasan pendokumentasian

TUJUAN
e. Peserta dapat menyebutkan cara pendokumentasian
f. Peserta dapat menyebutkan alat pendokumentasian
g. Peserta dapat menyebutkan faktor-faktor yang
mempengaruhi pendokumentasian
h. Peserta dapat menyebutkan ciri dokumentasi yang baik

LATAR BELAKANG
1. Peningkatan Kesadaran Masyarakat.
2. Menunjukkan kualitas/citra CSSD (jaminan mutu steril)
3. Sebagai alat bukti pelaksanaan kegiatan CSSD
4. Dokumentasi di CSSD belum maksimal (terstandar)

PENTING
PENDOKUMENTASIAN yang baik dan benar

Kebijakan labeling dan


dokumentasi
setiap aktivitas fungsional CSSD
harus melaksanakan :

- Labeling
- Dokumentasi

PERSYARATAN AKREDITASI (CSSD)


Rumah sakit menurunkan risiko infeksi dengan

menjamin pembersihan peralatan dan sterilisasi


yang memadai.
Resiko infeksi dapat diminimalisasi dengan proses -

proses pembersihan, disinfeksi dan sterilisasi yang


benar.

> Pembersihan peralatan dan metode sterilisasi

)
sesuai dengan tipe peralatan

> Ada proses koordinasi pengawasan yang


menjamin bahwa semua metode pembersihan
disinfeksi dan sterilisasi sama diseluruh rumah
sakit.
> Ada kebijakan dan prosedur untuk
mengidentifikasi proses pengelolaan
perbekalan kadaluarsa( ketetapan reuse
dll).

DEFENISI DOKUMENTASI
Serangkaian kegiatan
mendokumentasikan, mencatat
dan mendata aktifitas fungsional
agar dapat dibaca.

WHY ???
1. Alat pertanggung jawaban terhadap diri, pasien,

user profesi dan institusi.


2. Legal pretection
3. Standar pengaturan
4. Menunjukkan citra staf CSSD
5. Untuk klaim pembayaran

TUJUAN
1. Sebagai data dalam pembuatan laporan.
2. Sebagai alat komunikasi & pemberian Informasi.
3. Sebagai bahan evaluasi dan perencanaan kegiatan

selanjutnya.
4. Alat informasi untuk pertanggung jawaban dan

penelitian.
5. Sebagai bukti bila ada penyimpangan.

DEFENISI PELAYANAN
STERILISASI
Kegiatan yang memproses semua bahan/peralatan

yang

dibutuhkan

perencanaan,
pengemasan

rumah

pencucian
&

labeling,

sakit,
&

mulai

dari

dekontaminasi,

proses

sterilisasi,

penyimpanan, monitor evaluasi mutu steril dan


distribusi.

Proses Sterilisasi dan Dokumentasi

Proses
inti

ALUR AKTIVITAS FUNGSIONAL


SUPLIER

CUSTOMER

CSSD
Loket
barang
bersih

terima
baran
g
bersih

Loket
terima
barang
kotor

Uji

Pengemasan
& Labeling

Barang
kotor

sele
ksi

dekontamina
si

Pengawasa
n mutu

Uji
mutu
Barang
steril
rusak

Proses
ulang

Proses
sterilisas
i

Penyimpana
n barang
steril

Loke
t
distri
busi

ALAT PENDOKUMENTASIAN DI CSSD


1. Format/Bon serah terima alat pre dan paska sterilisasi.
2. Format/laporan kegiatan masingmasing tahapan proses

steril (Format/buku laporan tentang:


Dekontaminasi,Pengemasan & labeling, Operasional
Mesin, Penyimpanan alat steril dan Pendisistribusian).
3. Format Pencatatan monitoring evaluasi mutu steril.

ALAT PENDOKUMENTASIAN DI CSSD


4. Format Rekapitulasi kegiatan harian CSSD
5. Format lain: Inventarisasi alat/stock opname, Kartu

stock, kartu service, Bon Pengadaan barang/bahan


proses steril, laporan bulanan layanan CSSD & Kegiatan
mutu serta urusan administrasi CSCD lainnya.
WHEN
SESEGERA MUNGKIN
WHO
SEMUA PETUGAS PROSES STERIL YANG MELAKUKAN
KEGIATAN CSSD TIDAK DIWAKILKAN

LABELING
Kegiatan Pemberian label/etiket
pada masing-masing kemasan
alat kesehatan yang telah
mengalami proses sterilisasi.

Pembuatan Label
Alat Kesehatan steril
tidak habis pakai
-

nama set
isi set
tgl sterilisasi
exp.date

- nama mesin steril


- nomor mesin steril
- nomor batch
- namar operator

Label dibuat rangkap dua


satu ditempel pada kemasan luar
satu ditempel pada formulir
dokumen CSSD

TUJUAN LABELING
1. Untuk memastikan bahwa proses steril sudah

dilakukan.
2. Sebagai jaminan mutu steril.
3. Mencegah kejadian alat hilang/tertukar.

DOKUMENTASI
Dokumentasi aktifitas fungsional :
Cara manual
Cara Elektronik : Komputerisasi.

Dokumentasi Program Komputer :


Terpadu
Internal CSSD
SDM mampu mengoperasionalkan komputer.

CIRI-CIRI DOKUMENTASI
YANG BAIK
1. Sesuai kegiatan yang dilaksanakan (Terorganisir).
2. Sesuai data asli/tidak dibuat-buat (Akurat).
3. Sistematis ( Ringkas )
4. Cermat, teliti , terbaru & terpercaya.
5. Penggunaan bahasa harus baik, mudah dipahami,

jelas

CIRI-CIRI DOKUMENTASI YANG


BAIK
5. Penggunaan bahasa harus baik, mudah dipahami,

jelas
6. Gunakan istilah ,singkatan atau simbul yang lazim
7. Catat waktu dan tanggal
8. Cantumkan Nama jelas yang mencatat / inisial yang

baku.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PENDOKUMENTASIAN
1. Faktor Sosial
a. Kesadaran petugas
b. Pemahaman terhadap peran fungsi / tugas & tanggung

jawabnya.
c. Kesibukan unit.
d. Manajemen CSSD
PENTING!!!
Peran Supervisi Ketua Tim dan Supervisor/
Penanggung jawab
Saat Konference & serah terima antar shift

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI


PENDOKUMENTASIAN

2.Faktor Pengorganisasian/sistem
a) Jumlah tenaga
b) Kompetensi
c) Standar Prosedur

KESIMPULAN
Dokumentasi CSSD
PERLU
Kerjasama banyak pihak antara lain: Petugas Proses
Steril, Ka.Tim, Supervisor / Penanggung Jawab

Dokumentasi Proses Sterilisasi pasti dapat


dilakukan

SARAN
1. Petugas pelaksana Proses Steril
Melakukan pencatatan sesuai standar yang ada
Tulis apa yang dilakukan dan lakukan apa yang apa
yang ditulis
2.Ketua Tim

Melakukan supervisi secara terus menerus


3.Supervisor /Penanggung Jawab

Membantu ketua tim dalam melakukan supervisi kepada


anggota tim

TERIMA KASIH