Anda di halaman 1dari 11

C.

Centrifuge

Gambar C.1. Hettich Zentrifugen Rotofix 32 A

1. Spesifikasi alat
a. Nama Alat
: Centrifuge
b. Merk
: Hettich Zentrifugen
c. Type
: Rotofix 32 A
d. Nomor Seri
:
e. Made in
: Germany
f. Spesifikasi teknik
1) Tegangan utama 208 240 V dan 100 127 V
2) Frekuensi utama 50 60 Hz
3) Beban yang dapat dipasang 300 VA
4) Pemakaian arus 1.4 3.0 A
5) Kapasitas maksimal 4 x 100 ml atau 32 x 15 ml
6) Kepadatan yang diperbolehkan 1.2 kg / dm3
7) Kecepatan motor 6000 RPM
8) Tenaga 4186 RCF
9) Energi kinetik 3160 Nm

10)

Kondisi pemakaian
a) Tempat pemakaian hanya di dalam ruangan (
indoor)
b) Ketinggian alat bisa mencapai 2000 m diatas
permukaan laut

c) Suhu pemakaian 2 C sampai dengan 40 C


d) Kelembaban maksimum
alat 80% untuk

11)
12)

13)

temperatur

yang

mencapai

mengalami

penurunan

31

mencapai

C,

jika
50%

kelembaban di suhu 40 C
Tingkat kebisingan 57 dB(A)
Ukuran alat
a) Lebar : 366 mm
b) Panjang
: 430 mm
c) Tinggi : 275 mm
Berat alat 23 kg

2. Teori Dasar
Centrifuge ini biasanya digunakan dilaboratorium klinik. Centrifuge
adalah alat untuk memutar sampel pada kecepatan tinggi, memaksa partikel
yang lebih berat terkumpul ke dasar tabung centrifuge, sehingga akan
memisahkan larutan atau emulsi yang mempunyai berat jenis molekul yang
berbeda. Pemakaian centrifuge yang paling sering adalah untuk pemisahan
komponen sel darah dari cairannya sehingga cairannya bisa dipakai untuk
pemeriksaan.
Centrifuge bekerja menggunakan prinsip gaya sentrifugal, yaitu gerakan
memutar pada porosnya agar terjadi tekanan keluar dari poros tersebut. Gaya

sentrifugal ini diimbangi dengan gaya sentripental yaitu gaya menekan ke


arah poros. Dalam setiap putaran terhadap satu titik ( poros ) pasti terjadi
terjadi dua gaya.
Ada beberapa macam centrifuge , antara lain :
a. Centrifuge sederhana, kecepatannya bisa mencapai 7000rpm
b. Centrifuge ligatan tinggi, kecepatanya lebih besar dari 7000rpm
c. Centrifuge Ultra, kecepatannya mencapai 60.000 sampai
100.000rpm

3. Prinsip Dasar
Pada prinsipnya centrifuge memanfaatkan gaya sentrifugal untuk
memisahkan cairan yang memiliki berat molekul yang berbeda. Gaya
sentrifugal adalah gaya yang timbul akibat adanya perputaran.
Larutan yang diletakkan pada kuvet terhubung keporos kemudian diputar
hampir horizontal, sehingga menyebabkan terjadinya gaya tegangan pada
pengait besi. Gaya ini diberikan oleh motor yang bergerak berputar sebagai
gaya sentripetal. Sedangkan gaya sentrifugalnya menyebabkan partikel
partikel yang memiliki berat molekul lebih tinggi pada kuvet terdorong
keluar, sehingga partikel yang lebih berat terpisah yang lebih ringan.
d.

Gambar C.2. Gaya Sentrifugal


Keterangan gambar
Sebuah tabung diisi dengan suatu larutan ( campuran
heterogen) awalnya larutan tersebut terlihat merata.
Kemudian tabung tersebut diikatkan pada suatu kawat yang
dikaitkan pada AS motor yang akan ikut berputar bersamaan
dengan putaran motor.

Putaran tersebut menghasilkan gaya sentrifugal yang arahnya


menjauhi poros putar. Akibat timbulnya gaya sentrifugal dan
dengan adanya grafitasi bumi menghailkan resultan gaya yang
membuat larutan

heterogen mengalami pengendapan yang

sangat cepat.
Centrifuge ini memiliki 8, 10 hingga 16 tabung, atau bahkan lebih
yang

jelas tidak boleh memakai tabung yang berjumlah ganjil, karena

menyebabkan putaran motor yang tidak seimbang.

Gambar C.3.

Gambar C.4.

Keterangan gambar

: gambar C.3. adaalah penempatan kuvet

centrifuge yang benar, diletakkan seimbang agar perptaran motor seimbang.


Gamabr C.4. adalah penempatan kuvet centrifuge yang slah karena bisa
menyebabkan motor berputas tidak seimbang.

4. Bagian bagian Centrifuge Hettich rotofix 32 A


a. Bagian utama
Gambar C.5. Bagian utama
Jendela/
celah
Pengunci
pintu

Pintu
penutup

Tempat
sampel

Tombol
pengoperasian

Keterangan :
1) Pintu penutup
Sebagai puntu penutup, saat menutup pintu ini
harus ditekan dengan benar agar terkunci dengan
baik, karena pada centrifuge ini memiliki sensor
yang

dapat

mendeteksi

apakah

pintu

sudah

tertutup rapat atau belum. Jika belum alat tidak


akan bekerja.
2) Pengunci pintu
Berfungsi sebagai pengunci pintu yang akan
menandakan bahwa alat sudah tertutup rapat dan
sebagai keamanan agar alat tidak dapat jika belum
terkunci.
3) Tombol pengoperasian
Berfungsi sebagain kontrol alat untuk mengatur
waktu dan kecepatannya. ( lihat gambar C.6. )

4) Jendela/ celah
Berfungsi sebagai
keadaan

saat

tempat

centrifuge

operator

bekerja

dan

melihat
untuk

menghitung kecepatan motor dengan alat ukur


tacometer.
5) Tempat sampel

Berfungsi sebagai tempat sampel yang akan


digunakan pada alat. ( lihat gambar C.7. )
b. Tombol Pengoperasian
Gambar C.6. Tombol Pengoperasian Rotofix 32 A

Keterangan :
1) RPM/RCF x 100
a)

Berfungsi sebagai tombol kontrol

kecepatan motor. Nilai dari 500 RPM bisa


diatur sampai dengan kecepatan maksimum
motor. Tampilan x 100 menandakan nilai
pada tampilan dikalikan 100 (RPM = nilai
pada tampilan x 100). Jika tombol ditekan
terus- menerus maka nilai berubah dengan
kenaikan kecepatan.
b)
Menampilkan langkah pengereman dan
perputaran / jari- jari gaya sentrifugal.

2) Waktu / t
a) Menunjukkan jalannya waktu saat alat bekerja.
(1)Mulai diatur dar 1- 99 menit, pada langkah
1 menit pertama. Pengoperasian lanjutan

(2)Jari-jari gaya sentrifugal. Dimasukkan dalm


cm. Mulai diatur dari 5 -16 cm pada 1 cm
pertama.
(3)Pengereman langkah 1 atau 0. Langkah 1 =
short run- down time, langkah 0 = long rundown time.
3) Impuls
Waktu

pendek

centrifugation.

sentrifugasi/

Sentrifugasi

tetap

short-time
bekerja

saat

tombol impuls tetap ditekan.


4) Start
Menjalankan alat
5) RCF
Menampilakan Relative Centrifugal Force ( RCF)
atau hubungan kekuatan centrifugal. Tampilan dari
RCF muncul saat tombol RCF ditekan
6) Stop
a) Mengakhiri jalannya alat, rotoe akan berjalan
mundur ndengan sistem pengereman.
b) Sebagai pengaman sistem pengereman dan
jari-jari centrifuge.

c. Tempat sampel
Gambar C.7. Tempat sampel
Poros tengah

Penyangga wadah
kuvet
Kuvet

Wadah kuvet
Penutup

Keterangan :
1) Poros tengah
Untuk meletakkan

tenpat

sampel

persis

ditengah- tengah motor alat centrifuge.


2) Penyangga wadah kuvet
Sebagai penyangga wadah yang terdiri dari
lima buah yang masing- masing terdapat
limabuah kuvet.
3) Wadah kuvet
Tempat untuk meletakkan kuvet yang bisa
menempatkan 5 buah kuvet.
4) Kuvet
Kuvet adalah tempat untuk meletakkan sampe
yang akan di gunakan pada alat berbentuk
sperti tabung reaksi.
5) Penutup kuvet
Berfungsi untuk menutup wadah kuvet pada
alat centrifuge.
5. Standard Pengoperasian
a. Pengoperasian awal
1) Letakkan alat ditempat yang rata.
2) Jangan letakkan apapun didepan alat.
3) Periksa tegangan utama

4) Sambungkan centrifuge dengan kabel daya ke


sumber tegangan.
b. Masukkan cairan/larutan yang akan dijadikan sampel kedalam kuvet
yg telah disediakan. Masukkan kuvet ke wadah dengan posisi
seimbang antar wadah satu dengan yang lainnya agar perputaran
motor seimbang. Lalu tutup kembali dan pastikan tertutup sempurna.
c. Atur lamanya Timer dan besarnya kecepatan centrifuge agar alat
bekerja sesuai dengan yang dibutuhkan.
d. Tekan tombol start dan memulai perputaran
e. Setelah waktu habis maka sistem pengereman akan bekerja untuk
memberhentikan kerja motor.
f. Tunggu beberapa saat sampai benar-benar mati dan bagian dalamnya
tidak berputar.
g. Buka pintu centrifuge dan ambil sampelnya.
6. pemeliharaan alat
a. Alat jangan selalu terhubung dengan supplay jika tidak digunakan
b. Check sikat arang setiap bulan, jika sudah tipis ganti denagan yang
baru.
c. Bersihkan setelah pemakaian.
d. Pastikan larutan yang didalam kuvet tidak tumpah.
e. biasakan jangan membuka tutup alat saat alat bekerja, karena akan
membuat alat cepat rusak.

7. Pemecahan masalah dan solusi ( Troubleshooting)


Kesalahan
Penyebab
Tidak
ada Tidak ada tegangan
Fuse rusak
tampilan

Pengukuran

jika rusak
Hidupkan alat
gerak Tunggu sampai alat

Kegagalan

kecepatan

kecepatan

dengan

dioperasikan

error

tacho

Solusi
Periksa tegangan
Periksa fuse, ganti

alat

saat

berhenti
agar

bekerja
pintu

bisa

dibuka
Atur ulang kecepatan

Terjadi

dan waktu alat


Kegagalan daya selama Ketika
alat
tidak

pengaturan

alat bekerja ( alat tidak

ulang

pada bekerja hingga selesai)

bergerak tekan start


Ulangi jalannya alat
jika memugkinkan

sistem
Keseimbangan

Beban

error

merata

rotor

tidak Buka

alat diam
Periksa
rotor,

Beban berlebih

berlebih Sumber

atau

ketika
muatan

dan

atur

kembali
Ulangi jalannya alat
Pengontrol motor tidak Lakukan
pengaturan
aktif

Daya

pintu

ulang saat rotor alat


daya

diam
diluar Periksa sumber daya

daya toleransi

kurang
Kecepatan

Kesalahan terjadi pada Lakukan

berlebih

unit daya

Pintu error

Kesalahan
pengunci

pengaturan

ulang saat rotor alat

pintu

penutup pintu

pada

diam
Lakukan

atau

ulang saat rotor alat


diam

pengaturan