Anda di halaman 1dari 5

TUGAS 1

Solusi tugas 2 perencanaan tebal perkerasan kaku menggunakan kurva desain


berdasarkan AC 150-5320 6D atau sesuai bahan ajar :

Pesawat Rencana
Diperoleh pesawat rencana Boeing B737-800
Konversi tipe roda pesawat ke tipe roda pesawat rencana dengan persamaan :

Log R1 = Log R2

W2
W1

CBR Subgrade = 4 %

Dari kurva di atas didapat nilai k = 140 psi/in

Menurut FAA, lapisan subbase harus digunakan di bawah slab beton apabila
perkerasan tersebut akan melayani pesawat dengan berat lebih dari 100.000 lbs,
dengan tebal minimum 4 in.

Flexural Strength = 675 Psi

Dari kurva di atas maka diperoleh tebal slab beton = 15 in

Summary
-

Area Kritis
Tebal slab beton = 15 in, subbase = 4 in

Area Non Kritis


Tebal slab beton = 13.5 in, subbase = 3 in

Solusi tugas 1 perencanaan tebal perkerasan kaku menggunakan program


FAARFIELD (berdasarkan AC 150-5320 6E) :

Persamaan korelasi parameter subgrade pada perkerasan kaku :


k = (1500 x CBR/26)^0,7788
k = (1500 x 4,00/26)^0,7788 = 69,254 70

Evaluasi berdasarkan tebal yang diperoleh dari hasil perhitungan menggunakan AC


150/5320-6D di dapat tebal slab beton 15 in, sedangkan hasil analisa dari progran
FAARFIELD tebal slab beton yang diperlukan 16,81 in. Sehingga hasil hitungan
belum memenuhi persyaratan FAARFIELD.

Perencanaan tebal perkerasan kaku bandara dengan kondisi dan informasi yang ada,
diambil tebal slab beton = 17 in (hasil dari FAARFIELD) dan tebal lapisan subbase
diambil minimum = 4 in.