Anda di halaman 1dari 2

A.

LATAR BELAKANG
Rumah Sakit Umum dr. Fauziah Bireuena merupakan sebuah rumah sakit yang ada di
Kabupaten Bireuen dan melayani pasien dari berbagai Kabupaten, Rumah Sakit Umum
Daerah dr. Fauziah Bireuen memiliki 210 tempat tidur, dan ini tidak mencukupin untuk
menampung jumlah pasien yang begitu banyak yang memerlukan pelayanan di Rumah
sakit umum dr. Fauziah Bireuen. Dengan semakin bertambahnya kegiatan pelayanan
kesehatan pada pasien maka semakin banyak juga Medical record yang harus dibuat dan
disimpan, dalam penyimpanan bahkan sering terjadi kesalahan letak, kerusakan dan
semakin sempit ruangan untuk tempat medical record maka untuk meningkatkan
pelayanan pada pasien dan efisiensi
B. PERMASALAHAN
Dokumen Medikal record yang manual (dengan kertas):
Keterlambatan penyediaan dokumen rekam medis.
Tempat peyimpanan dokumen terbatas.
Terjadinya misfiled maupun hilang.
Rentan terhadap gangguan bencana :
kebakaran, banjir, serangga.
C. TUJUAN
Proyek perangkat lunak Medical record Elektronik ini dimaksudkan :
1. Menghasilkan Medical Record Elektronik yang dapat menyimpan datadata pasien dan
dapat menampilkan secara cepat pada waktu pasien datang untuk periksa.
2. Memudahkan pekerjaan dokter, perawat dan petugas rekam medis dalam melayani
pasien.
3. Memudahkan pencarian data-data pasien yang dibutuhkan secara cepat sehingga
pasien dapat segara dilayani.
D. RUANG LINGKUP
Mengingat berbagai kendala yang ada pada penggunaan medical record manual antara
lain keterlambatan penyediaan dokumen rekam medis, tempat peyimpanan dokumen
terbatas, terjadinya misfiled maupun hilang, rentan terhadap gangguan bencana:
kebakaran, banjir, serangga. Maka RS Karunia Multi Karya akan mengubah penggunaan
medical record manual menjadi medical record Elektronik dan medical record manual
hanya akan digunakan ketika terjadi gangguan misalnya listrik mati atau kerusakan
sistem. Sehingga pelayanan dan kecepatan akses medical record dapat ditingkatkan.
Dalam sistem gudang Medical Record elektronik dokter dan perawat dapat langsung
memasukan data pasien ke komputer dan ketika pasien setiap saat periksa lagi ke rumah
sakit dokter dan perawat dapat langsung mencari catatan-catatan medical record pasien
sehingga pelayanan lebih cepat dan meningkatkan efisiensi.
E. METODOLOGI
Metodologi merupakan hal yang paling penting dari suatu proses perancangan medical
record elektronik. Untuk perancangan ini maka dilakukan langkah-langkah sebagai
berikut :
1. Studi Kelayakan
Mempelajari proses-proses dan identifikasi data-data yang akan dimasukan dalam
Medical record Elektronik sehingga dapat diciptakan Medical Record elektronik yang
memenuhi kebutuhan RS Karunia Multi Karya untuk meningkatkan pelayanan dan
efisiensi rumah sakit.

2. Desain Fungsi
Membuat desain sistem secara detail, dapat dibuat Context Diagram, Data Flow Diagram
(DFD), desian tampilan, tabel, gambar, relasi sehingga menjadi Aplikasi Medical record
Elektronik yang sesuai.
3. Pemrograman
Pemrograman dilaksanakan dengan memilih bahasa pemrograman baik yang berbasis
web maupun tidak. Pemilihan bahasa pemrograman harus sesuai kebutuhan setelah itu
dibuat coding untuk melaksanakan tugas atau kerja dari system sesuai dengan tujuannya.
4. Pengujian
Testing dilakukan dengan metode yang sesuai antara lain pengujian alpha yaitu menguji
susunan dan code-code yang ada pada system apabila ada kerusakan dapat diperbaiki.
Setelah itu dilakukan pengujian black box untuk melihat apakah program dapat berjalan
sesuai dengan fungsinya. Selain itu pengujian juga digunakan untuk mengetahui
kekurangan dan rencana perbaikan yang akan dilaksanakan agar lebih baik.
5. Pelatihan
Agar system dapat dimanfaatkan di rumah sakit maka para operator dan user diberikan
pelatihan-pelatihan untuk menjalankan system dengan baik. Pelatihan diberikan oleh
pengembang sehingga ketika system diserahkan ke rumah sakit sudah bisa
mengoperasikan dengan baik.
6. Pemeliharan
Setelah system yang sudah diserahkan pada rumah sakit maka dapat dilaksanakan
perjanjian pemeliharaan dalam tenggang waktu tertentu. Ketika program belaum berjalan
atau mengalami kerusakan rumah sakit dapat meminta pengembang untuk memperbaiki
system.
7. Dokumentasi
Semua kegiatan yang dilaksanakan dalam proyek dibuat dokumentasi yang dapat
dipergunakan referensi untuk mencari penyelesaian kalau terjadi kendala dan dapat
digunakan pedoman untuk proyek yang lain.
F. JADWAL KEGIATAN PROYEK
Dalam pelaksanaan proyek ini memerlukan waktu 3 bulan Mei-Juli.
G. SUMBER DAYA MANUSIA
Sumber daya manusia yang melaksanakan proyek pembuatan Medical Record Elektronik.
H. ANGGARAN BIAYA
Anggaran yang diperlukan untuk pembuatan Medical Record Elektronik
Ditulis dalam project | Kaitkata: merancang rekam medis, tor
PELANGGARAN YANG KADANG TERJADI BERKAITAN REKAM MEDIS
SANKSI TERHADAP DOKTER DAN DOKTER GIGI KALAU SENGAJA TIDAK
MEMBUAT REKAM MEDIS