Anda di halaman 1dari 13

INSPEKSI VISUAL ASAM ASETAT

(IVA)
dr. Aghnia Permatasari

Pendahuluan
Kanker serviks merupakan kanker nomor tiga
tersering diderita oleh perempuan di seluruh
dunia
Tahun 2000 diperkirakan 370.000 kasus dari
sekitar 466.000 kasus baru kanker serviks dari
seluruh dunia diderita oleh perempuan di negaranegara yang sedang berkembang. Dari jumlah
tersebut lebih dari separuh berasal dari negaranegara Asia termasuk Indonesia.
Kanker serviks penyebab kematian sekitar
231.000 perempuan di dunia setiap tahunnya,
dimana sekitar 80 persennya berasal dari negaranegara yang sedang berkembang termasuk
Indonesia

Inspeksi Visual Asam Asetat


Pemeriksaan
visual terhadap
serviks
menggunakan
asam asetat 35% untuk
mendeteksi lesi
pre kanker atau
kanker serviks

Kelemahan IVA
Subyektif, hasil pemeriksaan
ditentukan oleh kompetensi pemeriksa
Hanya dapat diinterpretasi bila daerah
transformasi dapat ditampakkan
Angka positif palsu cukup tinggi

Who
Semua wanita berusia
30 45 tahun
Semua wanita dengan
faktor risiko
Hubungan seksual usia
muda (<20 tahun)
Partner seksual multipel
Riwayat IMS
Riwayat keluarga
Merokok
Riwayat PAP abnormal
Imunosupresi

When

Kapan saja
Bisa dilakukan pada
saat menstruasi,
selama kehamilan,
check up post partum
atau post aborsi

Alat dan Bahan untuk IVA


Spekulum
Lampu
Larutan asam asetat 3-5%
Asam asetat 5%: asam cuka 25% diencerkan
menggunakan air dengan perbandingan 1 (cuka) : 4
(air)
Asam asetat 3%: asam cuka 25% diencerkan
menggunakan air dengan perbandingan 1 (cuka) : 7
(air)

Kapas lidi
Sarung tangan
Larutan klorin untuk dekontaminasi peralatan

Teknik Visual Asam Asetat


Pasien dalam posisi litotomi
Gunakan spekulum cocor bebek
Tampakkan serviks dan bersihkan dari cairan, darah, sekret
Periksa serviks:
Ada kecurigaan kanker atau tidak
Jika tidak identifikasi Sambungan Skuamo Kolumnar
Jika SSK tampak pulaskan larutan asam asetat 3-5%
dengan menggunakan kapas
Tunggu 1-3 menit, perhatikan perubahan warna pada
serviks.

Klasifikasi Hasil Tes IVA


Klasifikasi IVA

Kriteria Klinis

Tes Negatif

Halus, berwarna merah muda, seragam, tidak


berfitur, ektropion, cervicitis, ovula Nabothian
dan lesi acetowhite tidak signifikan

Tes Positif

Bercak putih (acetowhite epithelium sangat


jelas terlihat) dengan batas yang tegas dan
meninggi, tidak mengkilap yang terhubung
atau meluas dari SSK (squamocolumnar

Dicurigari

junction)
Pertumbuhan massa seperti kembang kol yang

kanker

mudah berdarah atau luka bernanah/ ulcer

Gambaran Visual Serviks Normal dan


Kanker Serviks

Serviks Normal

Kanker Serviks

Gambaran Visual dengan Aplikasi


Asam Asetat pada Lesi Prakanker

Sebelum pemberian asam


asetat

Setelah pemberian asam


asetat

Terapi krio

Tes Pap
Tes HPV
Servikogra
fi

OBSERVASI

Hasil
positif

Normal

Tes IVA

Tes kombinasi
paralel antara
IVA, tes Pap, tes
HPV dan
servikografi

PEREMPUAN
BERISIKO

Salah satu
hasil positif

Tes kombinasi serial

IVA pos
servikografi

Lesi derajat
tinggi ( NIS 2
NIS 3)
Kanker
Serviks

IVA pos tes Pap


IVA pos tes HPV

Kolposkopi
biopsi
histopatologi

Lesi derajat
rendah(HPVNIS 1)

Hasil
positif

IVA pos kombinasi


tesPap,HPV,servikogr
afi

Berbagai Upaya Deteksi Dini Kanker


Serviks

TERAPI

TERIMA KASIH