Anda di halaman 1dari 43

UJIAN AKHIR SEMESTER

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

REKOMENDASI KUESIONER PENGUKURAN KEPUASAN KERJA


PEGAWAI DI RUMAH SAKIT

Nurhasmadiar Nandini

(101414453025)

UNIVERSITAS AIRLANGGA
FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT
PROGRAM MAGISTER
PROGRAM STUDI ADMINISTRASI DAN KEBIJAKAN KESEHATAN
SURABAYA
2014

DAFTAR ISI

Judul
Daftar Isi
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang
1.2 Masalah
1.3 Tujuan
1.3.1 Tujuan Umum
1.3.2 Tujuan Khusus
BAB II Tinjauan Pustaka
2.1 Kepuasan Kerja
2.2 Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja
2.3 Pengukuran Kepuasan Kerja
Bab III Hasil dan Pembahasan
3.1 Metode Pengukuran Kepuasan Kerja
3.2 Rekomendasi Metode Pengukuran Kepuasan Kerja
BAB IV Kesimpulan dan Saran
4.1 Kesimpulan
4.2 Saran
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

ii

i
ii
1
2
2
2
3
4
6
7
8
17
20
21
22
23

BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Salah satu kunci untuk menghasilkan kinerja yang efektif adalah dengan
memahami apa yang dibutuhkan oleh pegawai dan memenuhi kebutuhan tersebut
sehingga menghasilkan kepuasan kerja pegawai. Kepuasan kerja adalah salah satu
topik di dalam manajemen sumber daya manusia yang membutuhkan perhatian
terutama di kalangan manajemen suatu organisasi.
Pada organisasi jasa pelayanan kesehatan, kepuasan pegawai selain
mempengaruhi kinerja juga dapat mempengaruhi kualitas pelayanan terhadap
pasien. Penelitian oleh Bhatnagar dan Srivastava (2012) menunjukkan bahwa
memahami kepuasan pegawai dan meningkatkan kepuasan pegawai di organisasi
pelayanan kesehatan memberikan pengaruh langsung terhadap kepuasan pasien.
Pengukuran kepuasan kerja perlu dilakukan secara berkala. Karena hasil
dari pengukuran tersebut pasti akan dibutuhkan oleh manajer, supervisor,
departemen sumber daya manusia, dan pegawai di suatu organisasi. Menurut
Powel (2001), terdapat beberapa manfaat dari pengukuran dan peningkatan
kepuasan kerja pegawai, yaitu:
1. Menurunkan turnover
2. Mencegah absenteeism
3. Mengevaluasi pelayanan pegawai terhadap konsumen
4. Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan

5. Meningkatkan pemahaman dan keyakinan pegawai terhadap tujuan dan visi


misi organisasi.
Dalam melakukan pengukuran kepuasan kerja pegawai, terdapat beberapa
kuesioner baku yang sering digunakan, misalnya Minnesota Satisfaction
Questionnaire dan job Descriptive Index. Kedua kuesioner tersebut berbeda baik
dalam hal cara pengukuran dan juga jenis variabel yang diukur. Selain itu kedua
kuesioner tersebut digunakan pada pegawai di suatu organisasi secara umum.
Karena itu dibutuhkan penyesuaian lebih lanjut terkait kuesioner pengukuran
kepuasan kerja pegawai di organisasi jasa pelayanan kesehatan.
Berdasarkan kuesioner baku MSQ dan JDI, telah banyak kuesioner lain
yang dikembangkan untuk melakukan pengukuran kepuasan kerja, baik di
organisasi pada umumnya maupun di organisasi pelayanan jasa kesehatan. Setiap
kuesioner memiliki perbedaan, seperti variabel yang diukur, cara pengisian
kuesioner, dan lain sebagainya.
Rumah sakit merupakan salah satu organisasi jasa pelayanan kesehatan
yang memiliki sumber daya manusia yang terdiri dari berbagai macam profesi.
Rumah sakit memiliki jenis pekerjaan dan lingkungan kerja yang berbeda dengan
organisasi pada umumnya. Sehingga ketika melakukan pengukuran kepuasan
kerja, dibutuhkan penyesuaian agar kuesioner yang diberikan mampu mewakili
kondisi pekerjaan di rumah sakit.

1.2 Masalah
Adanya perbedaan antara berbagai instrumen pengukuran kepuasan kerja
pegawai khususnya di Rumah Sakit.

1.3 Tujuan
1.3.1

Tujuan Umum
Menyusun rekomendasi kuesioner pengukuran kepuasan kerja untuk

organisasi jasa pelayanan kesehatan, khususnya rumah sakit.


1.3.2

Tujuan Khusus

1. Mengidentifikasi kuesioner dan metode pengukuran kepuasan kerja yang


telah ada
2. Mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan pada setiap metode pengukuran
kepuasan kerja
3. Menyusun rekomendasi kuesioner pengukuran kepuasan kerja sesuai dengan
kebutuhan rumah sakit

1.4 Metode
Metode yang digunakan adalah kajian literatur dengan langkah sebagai
berikut :
1. Melakukan kajian literatur mengenai pengukuran kepuasan kerja pegawai
2. Mengelompokkan metode pengukuran kepuasan kerja yang diterapkan di
organisasi jasa pelayanan kesehatan khususnya rumah sakit
3. Menganalisis kelebihan dan kekurangan tiap metode pengukuran kepuasan
kerja pegawai yang diperoleh
4. Menyusun rekomendasi kuesioner pengukuran kepuasan kerja pegawai
dengan memodifikasi hasil dari kajian literatur

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Kepuasan Kerja


Terdapat berbagai definisi terkait kepuasan kerja, beberapa diantaranya
adalah:
1. Menurut Powel (2010), kepuasan kerja pegawai adalah pemenuhan,
kepuasan, dan kesenangan yang berasal dari pekerjaan. Kepuasan kerja tidak
hanya berasal dari gaji atau upah, namun juga manfaat yang diperoleh
karyawan dari pekerjaannya. Secara garis besar, terdapat 2 sumber kepuasan
kerja pegawai, yaitu : 1) rasa bangga pegawai terhadap hasil kerjanya, 2)
lingkungan kerja, baik secara fisik maupun interpersonal.
2. Menurut Mollahaliloglu, et al (2010), kepuasan kerja pegawai adalah rasa
puas yang didapatkan pegawai dari pekerjan yang mereka lakukan, dan dari
lingkungan fisik di tempat kerja serta atmosfer atau suasana di lingkungan
kerja. Karena rasa puas merupakan gagasan emosional, setiap orang memiliki
persepsi yang berbeda terkait kepuasan kerja
3. Menurut Kaarna (2007), kepuasan kerja adalah perasaan menyeluruh
mengenai pekerjaan seorang pegawai dan kumpulan dari berbagai aspek yang
terkait dengan pekerjaannya
4. Menurut Locke dan Henne , kepuasan kerja adalah bagaimana perasaan
seorang pegawai terhadap pekerjaannya dan berbagai aspek terkait
pekerjaannya

5. Menurut Greenberg dan Baron , kepuasan kerja adalah sikap atau reaksi
kognitif, afektif, dan evaluatif dari seorang pegawai terhadap pekerjaannya

Berdasarkan beberapa definisi tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepuasan


kerja pegawai adalah perasaan yang dirasakan pegawai yang disebabkan dari
pekerjaannya, lingkungan kerjanya baik fisik maupun psikis, serta berbagai aspek
lain yang terkait dengan pekerjaannya.
Dalam orgnanisasi pelayanan kesehatan, kepuasan kerja adalah salah satu
variabel penting dalam psikologi organisasi dan psikologi kerja. Karena kepuasan
kerja adalah salah satu indikator quality of work life pegawai dan juga merupakan
variabel yang penting dalam menentukan kualitas dari sistem pelayanan kesehatan
suatu organisasi. Penelitian oleh Khamlub, et al. (2013) menunjukkan bahwa
kepuasan kerja pegawai pusat pelayanan kesehatan di Lao Peoples Democratic
Republic, Vientiane adalah faktor yang paling utama dalam menentukan kinerja
pegawai. Semakin puas pegawai, maka pegawi tersebut akan semakin produktif
dan kreatif.
Telah banyak dilakukan penelitian terkait kepuasan kerja pegawai di
berbagai jenis organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara
seseorang dengan pekerjaannya, termasuk kepuasan kerja, berpengaruh secara
signifikan terhadap absenteeism dan turnover. Selain itu hasil penelitian juga
menunjukkan

bahwa

kepuasan

kerja

berpengaruh

organizational citizenship behavior (Kaarna, 2007).

secara

positif

pada

2.2 Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja


Berbagai macam penelitian telah dilakukan terkait kepuasan kerja karyawan.
Terdapat berbagai faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan, msalnya gaji,
penempatan, lingkungan kerja, kesempatan untuk mengembangkan diri, beban kerja,
hubungan dengan rekan kerja, keamanan kerja, kewenangan dalam melakukan
pekerjaan, dan lain sebagainya. Studi lainnya menunjukkan bahwa kepuasan kerja
memberikan dampak positif terhadap individual performance, kesehatan fisik dan
mental serta hubungan antar karyawan. (Khamlub, et al., 2013).
Terdapat berbagai teori terkait penyebab kepuasan kerja pada karyawan. Pada
Job Descriptive Index (2009), secara garis besar terdapat 6 aspek yang mempengaruhi
kepuasan kerja, yaitu :
1. Job in general
2. People on yout present job
3. Work on present job
4. Pay
5. Opportunities for promotion
6. Supervision
Setiap individu memiliki jawaban yang berbeda mengenai faktor mana yang
lebih mempengaruhi kepuasan kerja mereka. Namun, kepuasan kerja dapat
mencapai tujuan yang sama, yaitu kesuksesan dalam berkarir. Pada teori lainnya
oleh Powell (2001), beberapa faktor yang menyebabkan kepuasan kerja adalah:
1. kesempatan unntuk mengembangkan kemampuan dan kreativitas
2. rasa bangga terhadap profesi
3. pengakuan atas hasil kerja

4. kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam tim


5. kepuasan sosial yang berasal dari hubungan antar rekan kerja
6. lingkungan kerja yang mendukung, dan sebagainya

2.3 Pengukuran Kepuasan Kerja


Pengukuran kepuasan kerja memiliki beberapa keuntungan. Kepuasan kerja
dapat memberikan stimulus pada pegawai untuk berpikir dan meningkatkan
kesadaran mengenai diri mereka sendiri dan orang lain di sekeliling mereka.
Selain itu hasil pengukuran kepuasan kerja dapat menjadi bahan untuk
mengembangkan organisasi.
Teknik pengukuran kepuasan organisasi berbeda-beda pada setiap
organisasi, sesuai dengan kebutuhan organisasi. Namun sebagian besar kuesioner
yang dilakukan untuk mengukur kepuasan kerja merupakan pengembangan dari
Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) atau Job Descriptive Index (JDI).
Skala yang digunakan dalam pengukuran kepuasan kerja juga berbeda-beda.
Pada MSQ, skala yang digunakan adalah skala sangat tidak puas, tidak puas,
netral, puas, dan sangat puas. Sedangkan pada JDI menggunakan cara pengukuran
yang berbeda. Pilihan jawaban pada kuesioner JDI adalah Ya, Tidak dan tidak
tahu atau netral. Jawaban tersebut diisikan pada berbagai kata sifat yang dianggap
mewakili penilaian responden terhadap suatu variabel.
Dalam perkembangannya, telah banyak kuesioner pengukuran kepuasan
kerja yang dikembangkan dari kedua kuesioner baku tersebut. Pengembangan
kuesioner tersebut disesuaikan dengan kondisi kerja dan kebutuhan dari masingmasing organisasi.

BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Metode Pengukuran Kepuasan Kerja


Berbagai metode dilakukan dalam melakukan pengukuran kepuasan kerja
karyawan, contoh yang paling umum digunakan adalah Minnesota Satisfaction
Questionnaire dan Job Descriptive Index.
Faktor penyebab kepuasan kerja karyawan berbeda pada setiap organisasi
dan profesi. Sehingga kuesioner yang digunakan dalam pengukuran kepuasan
kerja juga sebaiknya berbeda pada setiap organisasi, disesuaikan dengan keadaan
di organisasi dan kebutuhan organisasi. Misalnya pada organisasi pelayanan
kesehatan seperti rumah sakit. Pada aspek keamanan kerja (job security) lebih
detail pada kemungkinan pegawai untuk terkena infeksi nosokomial. Hal tersebut
tidak berlaku pada organisasi lain yang tidak bergerak di bidang pelayanan
kesehatan.
Berikut adalah beberapa metode pengukuran kepuasan kerja pegawai baik di
organisasi secara garis besar, maupun organisasi yang bergerak di bidang jasa
pelayanan kesehatan.

Tabel 3.1 Pengukuran Kepuasan Kerja berdasarkan hasil studi pustaka


No
1

Teori, Tahun,
Penulis
Minnessota
Satisfaction
Questionnaire
(MSQ). 1977.
University of
Minnesota

Job Desciptive
Index (JDI). 2009.
Bowling Green
State University

Variabel yang diukur


a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
a.
b.
c.
d.
e.
f.

Rutinitas pekerjaan
Kewenangan
Pengakuan di masyarakat
Atasan
Peraturan organisasi
Gaji dan beban kerja
Kesempatan
mengembangkan diri
Kebebasan berpendapat
Kondisi tempat kerja
Rekan kerja
Pemberian penghargaan
Pekerjaan secara umum
Rekan kerja
Karakteristik pekerjaan
Gaji
Kesempatan promosi
Supervisi

Teknik Pengukuran
Menggunakan skala
Sangat Tidak Puas,
Tidak puas, Netral,
Puas, Sangat Puas

Kelebihan

Kekurangan

a. Kalimat
a. Skala yang diberikan
pertanyaan lebih
ganjil, sehingga besar
simpel.
kemungkinan responden
b. Metode untuk
menjawab netral
pengisisan mudah b. Beberapa pertanyaan
dipahami dan
tidak dapat memberikan
tidak terlalu
gambaran detail pada
menghabiskan
kuesioner short form,
waktu
namun untuk kuesioner
long form pertanyaan
terlalu banyak sehingga
menyulitkan responden
Menggunakan Yes/No Responden dapat
a. Variabel yang diukur
Question. Setiap
memberikan
tidak terlalu lengkap
variabel memiliki
gambaran detail
b. Kesulitan saat
jawaban yang terdiri
mengenai setiap
pengukuran secara
dari beberapa kata
variabel
kuantitatif karena setiap
sifat. Responden
variabel memiliki pilihan
menjawab Ya, tidak,
jawaban yang berbeda.
dan (?) pada setiap
c. Harus menyediakan
kata sifat yang
berbagai kata sifat agar
menggambarkan
memperoleh gambaran

10

No

Teori, Tahun,
Penulis

Variabel yang diukur

Teknik Pengukuran

Kelebihan

variabel tertentu
3

Health Care
Employee
Satisfaction
Survey. 2010.
Mollahaliloglu, S.,
et al. Ministry of
Health, Turkey

a. Kepuasan kerja secara umum


b. Kesesuaian pekerjaan dengan
kemampuan
c. Infrastruktur
d. Atasan (pengakuan,
komunikasi)
e. Keadilan
f. Rekan kerja (pengakuan,
kerjasama, keakraban)
g. Komunikasi dengan pasien
h. Beban kerja
i. Gaji
j. Job definition and job
description
k. Efek terhadap kehidupan
pribadi
l. Transportasi ke pasien di
masyarakat
m. beban kerja tambahan
n. kesempatan mendapatkan
cuti
o. ketersediaan waktu untuk

Menggunakan skala 1 a. Jawaban terdiri


(fully agree) 6 (fully
dari skala yang
dissagree)
genap,
memudahkan
pengukuran dan
penarikan
kesimpulan
b. Terdapat
perbedaan
pertanyaan bagi
perawat dan
bidan
c. Pertanyaan sudah
fokus pada
kepuasan kerja
bagi karyawan di
Rumah Sakit
d. Terdapat
pertanyaan
mengenai
keinginan keluar
kerja

Kekurangan
yang jelas dari setiap
variabel
a. Pertanyaan harus
disesuaikan dengan
pilihan jawaban (sangat
setuju sangat tidak
setuju)
b. Harus memberikan
pertanyaan yang detail
mengenai setiap variabel

11

No

Teori, Tahun,
Penulis

Job Satisfaction in
Hospital. 2007.
Kaarna, M. Nordic
School of Public
Health

Variabel yang diukur

Teknik Pengukuran

Kelebihan

kegiatan pribadi (berlibur)


p. keamanan kerja di RS
q. kondisi tempat kerja
r. kesempatan mengembangkan
diri
s. kepercayaan terhadap tujuan
organisasi
t. kebanggan sebagai bagian
dari organisasi
u. kesempatan promosi
v. pemenuhan terhadap hak
pegawai
w. keadilan terhadap hak
pegawai dan hak pasien
x. keinginan meninggalkan
pekerjaan
a. Perencanaan
Pengisian kuesioner
informasi yang
b. Hubungan dengan atasan
berbeda pada setiap
diperoleh mendetail
c. Pengetahuan terhadap
aspek. Terdiri dari:
karena setiap
lingkungan kerja
a. Pertanyaan terbuka variabel diwakili
d. Stres kerja
b. Pertanyaan dengan oleh pertanyaan dan
e. Harapan yang tidak tercapai
skala sangat setuju, pilihan jawaban
f. Sense of belonging terhadap
setuju, netral, tidak yang sangat
organisasi
setuju, sangat tidak kompleks

Kekurangan

Ada kemungkinan
responden tidak bersedia
mengisi form karena terlalu
panjang (7 halaman),
membingungkan, dan
menghabiskan waktu

12

No

Teori, Tahun,
Penulis

Variabel yang diukur


g. Pengakuan
h. Hubungan dengan rekan
kerja
i. Komunikasi dengan rekan
kerja

Hospital Employee a. Kepuasan secara umum


Satisfaction
b. Pemahaman mengenai visi
Survey. 2001.
dan misi
Powell, L.
c. Keyakinan terhadap
kepemimpinan di RS
d. Keyakinan terhadap
perencanaan RS
e. Rasa bangga sebagai bagian
dari RS
f. Keterlibatan dalam
pencapaian tujuan RS
g. Kewenangan yang dimiliki

Teknik Pengukuran

Kelebihan

setuju)
c. Pertanyaan dengan
pilihan jawaban
Yes/No
d. Pertanyaan dengan
plihan jawaban
tidak pernah sama
sekali, jarang,
kadang-kadang,
sering, selalu
e. dan lain
sebagainya
a. Skala 1 (very
a. Variabel yang
satisfied) 5 (very
dibahas cukup
dissatisfied)
lengkap, namun
b. Skala 1 (Agree
setiap variabel
strongly) 5
hanya terdiri dari
(disagree strongly)
1-2 pertanyaan

Kekurangan

a. Menggunakan skala
yang ganjil, sehingga
memungkinkan bagi
responden untuk
menjawab angka 3
(netral)
b. Jenis jawaban adalah
sangat setuju hingga
sangat tidak setuju,
sehingga pertanyaan
yang disusun harus
bernilai positif semua

13

No

Teori, Tahun,
Penulis

Job satisfaction
among health
workers in Jimma
University
Specialized
Hospital. 2011.
Yami, Alemshet;
et al

Variabel yang diukur


h. Kesempatan memperoleh
kenaikan gaji
i. Kesempatan promosi
j. Keamanan kerja
k. Kesesuaian pekerjaan
l. Rekan kerja
m. Pengakuan dari pihak
manajemen
n. Komunikasi dengan pihak
manajemen
a. Gaji
b. Job security
c. Pelatihan
d. Promosi
e. Job description
f. Partisipasi
g. Ketersediaan sarana
prasarana yang dibutuhkan

Teknik Pengukuran

Kelebihan

Kekurangan
untuk memudahkan
pengukuran

Responden diberi
a. Pengukuran
a. Pengukuran
pertanyaan apakah
kepuasan kerja
menggunakan jawaban
anda puas dengan
dibedakan pada
ya, tidak, dan tidak tahu.
pekerjaan anda
setiap profesi di
Tinggi kemungkinan
sekarang?. Tersedia
Rumah Sakit,
responden menjawab
pilihan jawaban yaitu
yaitu perawat,
tidak tahu
Ya, Tidak, dan tidak
petugas
b. Tidak semua responden
tahu atau tidak
laboratorium, dan
bersedia terbuka dalam
menjawab. Setelah itu
lain sebagainya
memberikan alasan
responden diminta
b. Pertanyaan yang
memberikan alasan
digunakan adalah
terkait alasan mereka
pertanyaan
menjawab puas dan
terbuka,
tidak puas
memungkinan

14

No

Teori, Tahun,
Penulis

Variabel yang diukur

Teknik Pengukuran

Kelebihan

Kekurangan

responden
memberikan
alasan sebanyak
mungkin
7

Job Satisfaction
among community
health worker.
2009. Kebriaei, A
dan Moteghed, M.
S

a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.

pekerjaan itu sendiri


rekan kerja
management
beban kerja
promosi
struktur organisasi
kondisi kerja
gaji
kepuasan kerja secara
keseluruhan

Skala rating, yaitu


a. penelitian
puas, tidak puas, dan
dilakukan pada
netral. Kuesioner
tenaga kesehatan
merupakan
di masyarakat,
pengembangan dari
berbeda dengan
Job Descriptive Index.
beberapa
penelitian
sebelumnya

a. Variabel yang
ditanyakan tidak terlalu
lengkap

15

Berbagai metode pengukuran kepuasan kerja pada Tabel 3.1 memiliki


keebihan dan kekurangan masing-masing. Beberapa metode juga terlah lebih
fokus pada pengukuran kepuasan kerja pegawai yang bekerja di organisasi
pelayanan kesehatan.
Terdapat beberapa variabel yang muncul pada setiap metode pengukuran
kepuasan kerja, misalnya gaji, beban kerja, kesempatan promosi, hubungan
dengan rekan kerja, hubungan dengan atasan, dan lain sebagainya. Namun
terdapat beberapa variabel yang hanya muncul pada pengukuran kepuasan kerja di
organisasi pelayanan kesehatan. Misalnya hubungan dengan pasien, pengaruh
pekerjaan terhadap kesehatan (risiko terkena infeksi nosokomial), dan lain
sebagainya
Kaarna (2007) melakukan penilaian kepuasan kerja pada pegawai rumah
sakit yang terdiri dari berbagai macam profesi. Setiap profesi diberi kuesioner
yang sama namun analisis hasil dilakukan per profesi. Berdasarkan hasil
penelitian tersebut, Kaarna menunjukkan bahwa setiap profesi di rumah sakit
menunjukkan faktor yang berbeda dalam mempengaruhi kepuasan kerja.

Tabel 3.2 Faktor yang perlu diperhatikan terkait kepuasan kerja pada setiap
profesi di Rumah Sakit
No
Profesi
Faktor
Uraian
1 Perawat
Tingkat
urgensi Seberapa sering menghadapi
pekerjaan
kondisi darurat
Rasa bangga menjadi Seberapa besar rasa bangga
bagian dari rumah sakit
yang dimiliki seorang pegawai
sebagai bagian dari rumah sakit
Komunikasi
dengan Hubungan
atau komunikasi
middle manager
antara pegawai dengan middle
manajer
2 Asisten
Beban kerja
Tanggapan pegawai mengenai
perawat
apakah pekerjaan yang dimiliki
sangat menghabiskan waktu
untuk kegiatan pribadi lainnya

16

No

Profesi

Physicians

Therapeutic
and
Diagnostic
Staff

Faktor
Hubungan dengan rekan
kerja
Komunikasi
dengan
middle manager

Uraian
Terkait hubungan antar rekan
kerja, terjadi konflik atau tidak
Hubungan atau komunikasi
antara pegawai dengan middle
manajer
Rasa bangga menjadi Seberapa besar rasa bangga
bagian dari rumah sakit
yang dimiliki seorang pegawai
sebagai bagian dari rumah sakit
Gaji
Kesesuaian upah yang diterima
dengan beban kerja dan risiko
pekerjaan
Komunikasi
dengan Hubungan atau komunikasi
middle manager
antara pegawai dengan middle
manajer
Tujuan organisasi
Pemahaman dan rasa percaya
pegawai
terhadap
tujuan
organisasi
Atasan

Petugas
administrasi

Excecutives

Tujuan
departemen
tempat bekerja
Tingkat
urgensi
pekerjaan
Hubungan dengan rekan
kerja
Kesempatan
mengembangkan diri

Tujuan
departemen
tempat bekerja

Terpenuhi
atau
tidaknya
harapan
pegawai
terkait
atasannya
Pemahaman dan rasa percaya
pegawai
terhadap
tujuan
departemennya
Seberapa sering menghadapi
kondisi darurat
Terkait hubungan antar rekan
kerja, terjadi konflik atau tidak
Tersedianya kesempatan untuk
mengembangkan kemampuan
dan kompetensi pegawai di
tempat kerja
Pemahaman dan rasa percaya
pegawai
terhadap
tujuan
departemennya

Sumber : Kaarna (2007)

Hasil penelitian oleh Kaarna (2007) pada Tabel 3.2 menunjukkan bahwa
jenis pekerjaan mempengaruhi kepuasan kerja pegawai. Setiap profesi memiliki
persepsi berbeda mengenai faktor yang menyebabkan seorang pegawai merasa
puas. Hal tersebut terjadi karena setiap jenis pekerjaan di rumah sakit memiliki

17

beban kerja dan kondisi kerja yang berbeda. Selain itu risiko yang dihadapi oleh
tiap profesi tersebut berbeda.

3.2 Rekomendasi Metode Pengukuran Kepuasan Kerja


Rekomendasi kuesioner yang diberikan mengacu pada kesimpulan
mengenai definisi kepuasan kerja, yaitu perasaan yang dirasakan pegawai yang
disebabkan dari pekerjaannya, lingkungan kerjanya baik fisik maupun psikis, serta
berbagai aspek lain yang terkait dengan pekerjaannya. Sehingga dalam menyusun
kuesioner, variabel yang diukur terdiri dari berbagai macam aspek yang terkait
dengan pekerjaan seorang pegawai.
Selain itu metode pengisian kuesioner merupakan modifikasi dari berbagai
kuesioner yang telah ada, misalnya MSQ dan kuesioner oleh Kaarna (2007).
Kuesioner mengacu pada MSQ karena cara pengisian kuesioner pada MSQ sangat
mudah dan tidak menghabiskan banyak waktu. Kuesioner rekomendasi juga
mengadopsi kuesioner oleh Kaarna karena kuesioner tersebut juga mencantumkan
pertanyaan terbuka. Sehingga pegawai dapat menuliskan persepsi terkait variabel
dalam penilaian kepuasan kerja dengan lebih detail dan personal sesuai persepsi
masing-masing pegawai.

Tabel 3.3 Variabel rekomendasi pengukuran kepuasan kerja di rumah sakit


No
1

Variabel yang diukur


Organisasi

Atasan

Uraian
Tujuan organisasi
Visi misi organisasi
Budaya organisasi
Bangga menjadi bagian dari
organisasi
a. Kemampuan atasan
b. Kecakapan dalam memberi

a.
b.
c.
d.

18

No

Variabel yang diukur


c.
d.
a.
b.
c.
d.
e.
a.
b.
c.

Rekan Kerja

Pasien

Keamanan Kerja

a.
b.
c.

Karakteristik Pekerjaan

a.
b.
c.
d.
e.
f.

Kesempatan mengembangkan
diri

a.
b.

Kesempatan promosi

a.
b.
c.

Beban Kerja

a.
b.
c.
d.
e.

10

Kewenangan yang dimiliki

a.
b.
c.

Uraian
bimbingan
Mempertimbangkan masukan dari
bawahan
Menguasai pekerjaan
Kerjasama dalam tim
Saling mendorong untuk lebih giat
Konflik antar rekan kerja
Komunikasi antar rekan kerja
Kepercayaan antar rekan kerja
Komunikasi dengan pasien
Kemampuan menghadapi pasien
Kemampuan memberi penjelasan
kepada pasien
Keamanan sarana prasarana
Risiko pekerjaan terhadap kesehatan
Ketersediaan SOP untuk mencegah
infeksi nosokomial
Rutinitas pekerjaan
Variasi pekerjaan
Kesesuaian dengan kemampuan
Kesesuaian dengan pengalaman
Kemampuan untuk mengembangkan
cara dalam melakukan pekerjaan
Kemampuan mengatasi keadaan
gawat darurat
Tersedia kesempatan
mengembangkan diri
Tersedia kesempatan untuk
pelatihan dan pendidikan
Tersedia peluang untuk promosi
Promosi diberikan secara reguler
Kesempatan untuk promosi
diberikan secara adil
Beban kerja tidak berat
Pekerjaan sesuai dengan job desc
yang diberikan pada masa orientasi
Kesesuaian pekerjaan dengan
harapan
Pekerjaan tidak mengganggu
kehidupan pribadi
Tersedia waktu untuk kegiatan
hiburan (hobi)
Memiliki kewenangan tertentu
dalam pekerjaan
Kewenangan yang diberian sesuai
dengan kebutuhan
Peraturan di organisasi tidak

19

No
11

Variabel yang diukur


Kesempatan untuk cuti

a.
b.

c.

12

Kompensasi

a.
b.
c.
d.

13

Sarana dan prasarana

a.
b.
c.

Uraian
membatasi pekerjaan
Tersedia kesempatan untuk cuti
secara berkala
Rekan kerja mampu mengambil alih
pekerjaan bila pegawai mengajukan
cuti
Rekan kerja bersedia mengambil
alih pekerjaan bila pegawai
mengajukan cuti
Kompensasi cukup memenuhi
kebutuhan hidup sehari-hari
Kompensasi sesuai dengan beban
kerja
Komensasi sesuai dengan risiko
pekerjaan
Tersedia kesempatan untuk
memperoleh kenaikan gaji
Tersedia sarana prasarana sesuai
kebutuhan
Tersedia sarana prasarana sesuai
perkembangan teknologi
Pegawai mampu memanfaatkan
sarana prasarana dengan baik

Tabel 3.3 merupakan rekomendasi acuan dalam menyusun pertanyaan di


kuesioner. Pertanyaan tersebut akan disesuaikan dengan kondisi di rumah sakit
atau organisasi pelayanan kesehatan lainnya. Kuesioner yang direkomendasikan
menggunakan penilaian dengan skala likert. Pegawai memberi tanda pada kotak
yang telah tersedia sesuai dengan pilihan jawaban yang diinginkan, yaitu Sangat
Setuju, Setuju, Tidak Setuju dan Sangat Tidak Setuju.
Selain itu juga diberikan pertanyaan terbuka pada setiap variabel. Hal ini
dilakukan karena setiap profesi dan setiap pegawai memiliki persepsi yang
berbeda terkait kepuasan kerja. Diharapkan dengan adanya pertanyaan terbuka,
pegawai mampu menjelaskan persepsi masing-masing terkait kepuasan kerja yang
tidak tersedia di pertanyaan tertutup yang tersedia.

BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN

4.1 Kesimpulan
1. Kepuasan kerja adalah perasaan yang dirasakan pegawai yang disebabkan
dari pekerjaannya, lingkungan kerjanya baik fisik maupun psikis, serta
berbagai aspek lain yang terkait dengan pekerjaannya. Karena berkaitan
dengan gagasan emosional, setiap orang memiliki persepsi yang berbeda
terkait kepuasan kerja.
2. Berdasarkan hasil studi pustaka terdapat beberapa variabel yang digunakan
pada pengukuran kepuasan kerja pegawai pada organisasi secara umum juga
cocok untuk digunakan pada pengukuran kepuasan kerja pegawai di
organisasi pelayanan kesehatan.
3. Terdapat beberapa perbedaan dalam menyusun kuesioner untuk mengukur
kepuasan kerja di organisasi pelayanan kesehatan, khususnya yang
berhubungan dengan hubungan dengan pasien dan keamanan kerja

3.2 Saran
1. Dalam menyusun kuesioner kepuasan kerja perlu diperhatikan kejelasan
pertanyaan, kesesuaian pertanyaan dan jawaban, serta banyaknya pertanyaan
yang diberikan kepada responden. Pertanyaan pada kuesioner harus dapat
menggambarkan

persepsi

pegawai

terhadap

suatu

variabel,

membingungkan bagi responden, dan tidak memberatkan responden.

20

tidak

21

2. Sebelum melakukan pengukuran kepuasan kerja, perlu dilakukan uji coba


kuesioner dan penyesuaian kuesioner dengan organisasi pelayanan kesehatan
yang dituju. Selain itu jika diperlukan juga perlu dilakukan penyesuaian
dengan setiap profesi yang ada di organisasi pelayanan kesehatan
3. Selain pertanyaan tertutup, dibutuhkan pertanyaan terbuka dalam penyusunan
kuesioner kepuasan kerja. Karena persepsi setiap orang mengenai kepuasan
kerja berbeda-beda.

DAFTAR PUSTAKA
Bhatnagar, K. & Srivastava, K., 2012. Job Satisfaction in health care
organizations. Industrial Psychiatry Journal, 21(1), pp. 75-78.
Fields, R., 2012. 6 Issues That damage Employee Satisfaction in Hospital.
[Online]
Available at: http://www.beckershospitalreview.com/hospital-managementadministration/6-issues-that-damage-employee-satisfaction-inhospitals.html
[Accessed 31 January 2015].
Gregoriou, I. C., 2008. Mater Thesis: Need fulfillment Deficiencies and Job
Satsifaction in the Republic of Cyprus, Nicosia: European University Cypur.

Kaarna, M., 2007. Master Theses: The importance of job satisfaction in hospital
quality process, s.l.: Nordic School of Public Health.
Kebriaei, A. & Moteghedi, M., 2009. Job Satisfacton among community health
workers in Zahedan District, Islamic Republic of Iran. Eastern
Mediterraanean Health Journal, 15(5).
Khamlub, S. et al., 2013. Job satisfaction of health care workers at health centers
in Vientiane Capital and Bolikhamsai Province, Lao Pdr. Nagoya Journal of
Medical Science, Volume 75.
University of Minnesota., 1977. Minnesota Satsifaction Questionnaire.
Minnesota: University of Minnesota.
Mollahaliloglu, S., Kosdak, M. & Taskaya, S., 2010. Health Care employee
Satisfaction Survey. Ankara: Republic of Turkey, Ministry of Health.
Peters, D. H., Chakraborty, S., Mahapatra, P. & Steinhardt, L., 2010. Job
Satisfaction and motivation of health workers in public and private sectors:

22

23

cross-sectional analysis from two Indian States. Human Resources for


Health, 8(27).
Powell, L., 2001. Conducting Hospital Employee Satisfaction Surveys. Idaho:
Mountain tates Group, Inc.
Yami, A. et al., 2011. Job satisfaction and its determinant among health workers
in Jimma University Specialized Hospital, Southwesr Ethiopia. Ethiopia
Journal of Health Science, 21(1), pp. 19-27.

REKOMENDASI KUESIONER

Petunjuk pengisian
Berilah tanda pada kotak yang anda anggap paling mewakili pendapat anda tentang
pernyataan yang tertera di bawah ini.
SS
: Sangat setuju
S
: Setuju
TS
: Tidak setuju
STS : Sangat tidak setuju
Identitas Responden
Usia

Jenis Kelamin

: Laki-laki / Perempuan

Status Kepegawaian

Pendidikan Terakhir

Jabatan

Lama Kerja

NO
1
2
3
4

tahun

tahun

Pertanyaan
Organisasi (Rumah Sakit)
Organisasi ini memiliki tujuan yang jelas
Organisasi ini memiliki visi misi yang jelas
Organisasi memiliki budaya organisasi yang cocok dengan saya
Saya bangga menjadi bagian dari organisasi
Sebutkan hal terkait organisasi rumah sakit yang membuat
anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

5
6
7
8

Atasan
Atasan saya memiliki kemampuan sesuai dengan yang saya
harapkan
Atasan saya cakap dalam memberi bimbingan dan pengawasan
Atasan saya mempertimbangkan gagasan dan saran-saran saya
Atasan saya mengetahui pekerjaan secara teknis dengan baik

SS

TS

STS

Sebutkan hal terkait atasan yang membuat anda merasa:


a. Tidak puas

b. puas

9
10
11
12
13

Rekan Kerja
Saya dapat bekerjasama dengan baik dengan rekan kerja saya
Rekan kerja saya mendorong saya untuk bekerja lebih giat
Konflik antar pribadi jarang terjadi selama bekerja
Komunikasi antar rekan kerja saya berjalan dengan baik
Rekan kerja saya mempercayai saya
Sebutkan hal terkait rekan kerja yang membuat anda
merasa:
a. Tidak puas

b. puas

14
15
16

Pasien
Saya dapat berkomunikasi dengan baik dengan pasien
Saya selalu mempu menghadapi pasien dengan baik
Saya selalu mampu memberikan penjelasan yang dibutuhkan
pasien dengan baik
Sebutkan hal terkait
hubungan dengan pasien yang
membuat anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

17
18
19

Keamanan Kerja
Sarana dan prasarana di pekerjaan tidak membahayakan saya
Pekerjaan saya tidak memberikan risiko untuk kesehatan saya di
masa depan
SOP di organisasi mampu mencegah terjadinya infeksi
nosokomial
Sebutkan hal terkait keamanan kerja di rumah sakit yang
membuat anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

20
21
22
23
24
25
26

Karakteristik Pekerjaan
Saya memiliki kesempatan untuk mengerjakan pekerjaan yang
berbeda dari waktu ke waktu
Pekerjaan yang saya lakukan cukup bervariasi dan tidak
membosankan
Saya menyukai pekerjaan yang saya lakukan sehari-hari
Pekerjaan yang saya lakukan sesuai dengan kemampuan yang
saya miliki
Pekerjaan yang saya lakukan sesuai dengan pengalaman yang
saya miliki
Saya mampu mengembangkan cara-cara yang lebih baik untuk
melakukan pekerjaan
Saya mampu mengatasi pekerjaan yang berkaitan dengan
kegawat daruratan dengan baik
Sebutkan hal terkait
karakteristik pekerjaan yang
membuat anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

27
28

Kesempatan Mengembangkan Diri


Saya memiliki kesempatan untuk mengembangkan ilmu melalui
pendidikan dan pelatihan di organisasi
Organisasi menyediakan kesempatan untuk mengikuti pelatihan
dan pendidikan yang saya butuhkan
Sebutkan hal terkait kesempatan mengembangkan diri
yang membuat anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

29
30
31

Kesempatan Promosi
Organisasi memberikan peluang yang menarik untuk promosi
Promosi di perusahaan diberikan secara reguler
Kesempatan promosi diberikan secara adil pada setiap pegawai
Sebutkan hal terkait kesempatan promosi yang membuat
anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

32
33
34
35
36

Beban Kerja
Beban kerja saya tidak terlalu berat
Beban kerja saya sesuai dengan job description yang diberikan
pada masa orientasi
Beban kerja saya sesuai dengan yang saya harapkan dari
pekerjaan ini
Beban kerja saya tidak mengganggu kehidupan saya sehari-hari
Saya masih memiliki waktu untuk melakukan hobi atau kegiatan
hiburan lain di luar pekerjaan
Sebutkan hal terkait beban kerja yang membuat anda
merasa:
a. Tidak puas

b. puas

37
38
39

Kewenangan yang Dimiliki


Saya memiliki kewenangan dalam batas tertentu dalam
melakukan pekerjaan
Saya memiliki kewenangan sesuai dengan yang saya butuhkan
Peraturan organisasi tidak membatasi kesempatan saya untuk
melakukan pekerjaan
Sebutkan hal terkait kewenangan yang membuat anda
merasa:
a. Tidak puas

b. puas

40
41
42

Kesempatan untuk Cuti


Saya memiliki kesempatan untuk cuti secara berkala
Rekan kerja saya mampu me-back up pekerjaan saya jika saya
cuti
Rekan kerja saya bersedia menggantikan pekerjaan saya jika
saya cuti
Sebutkan hal terkait kesempatan untuk cuti yang membuat
anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

43

Kompensasi
Kompensasi yang saya peroleh cukup untuk memenuhi
kebutuhan hidup sehari-hari

44
45
46

Kompensasi yang saya terima sepadan dengan pekerjaan yang


saya kerjakan
Kompensasi yang saya terima sepadan dengan resiko pekerjaan
saya
Terdapat kesempatan untuk memperoleh kenaikan kompensasi
Sebutkan hal terkait kompensasi yang membuat anda
merasa:
a. Tidak puas

b. puas

47
48
49

Sarana dan Prasarana


Organisasi menyediakan sarana prasarana sesuai dengan
kebutuhan saya
Organisasi menyediakan sarana prasarana yang sesuai dengan
perkembangan teknologi
Saya mampu memanfaatkan sarana dan prasarana yang tersedia
dengan baik
Sebutkan hal terkait sarana dan prasarana yang membuat
anda merasa:
a. Tidak puas

b. puas

1. Sebutkan 5 hal yang menurut anda paling mempengaruhi kepuasan kerja pegawai.

2. Sebutkan 5 hal yang menurut anda paling membuat anda merasa puas bekerja di
rumah sakit ini

3. Sebutkan 5 hal yang menurut anda merupakan hal yang membuat anda tidak puas
bekerja di rumah sakit ini

People on Your Present Job

Job in General

Think of the majority of people with


whom you work or meet in connection with your work. How well does
each of the following words or
phrases describe these people? In
the blank beside each word or phrase
below, write

Think of your job in general. All in all,


what is it like most of the time? In the
blank beside each word or phrase below, write

Y
N
?

for Yes if it describes the people


with whom you work
for No if it does not describe them
for ? if you cannot decide
.

N
?

_
__
__
__
__
__
__
__
__
_
_
_
_
_
_
_
_
_

__ Boring
__ Slow
__ Responsible
__ Smart
__ Lazy
__ Frustrating
. blank
.
_
_
_
_
_
_
_
_
_

The Job Descriptive Index


Bowling Green State University
1975-2009

.
.

.
for Yes if it describes your job
for No if it does not describe it
for ? if you cannot decide
.

ABRIDGED
JOB DESCRIPTIVE
INDEX

Good
Undesirable
Better than most
Disagreeable
Makes me content
Excellent
Enjoyable
Poor

The Job In General Scale


Bowling Green State University
1982-2009

2009 Revision
including

Abridged Job in General Scale

Work on Present Job

Pay

Opportunities for Promotion

Supervision

Think of the work you do at present.


How well does each of the following
words or phrases describe your
work? In the blank beside each word
or phrase below, write

Think of the pay you get now. How


well does each of the following
words or phrases describe your
present pay? In the blank beside
each word or phrase below, write

Think of the opportunities for promotion that you have now. How
well does each of the following
words or phrases describe these?
In the blank beside each word or
phrase below, write

Think of the kind of supervision that


you get on your job. How well does
each of the following words or
phrases describe this? In the blank
beside each word or phrase below,
write

for Yes if it describes your


opportunities for promotion
for No if it does not describe
them
for ? if you cannot decide

Y
N
?

for Yes if it describes your work


for No if it does not describe it
for ? if you cannot decide

Y
N
?

for Yes if it describes your pay


for No if it does not describe it
for ? if you cannot decide

__
__
__
__
__
__

Fascinating
Satisfying
Good
Exciting
Rewarding
Uninteresting

__
__
__
__
__
__
_
_
_
_

Barely live on income


Bad
Well paid
Underpaid
Comfortable
Enough to live on

__ Good opportunities for


promotion
__ Opportunities somewhat
limited
__ Dead-end job
__ Good chance for promotion
__ Fairly good chance for
_
promotion
__ Regular promotions
_

(Go on to next page)

Y
N
?

__
__
__
__
__
__
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_
_

for Yes if it describes the


supervision you get on the job
for No if it does not describe it
for ? if you cannot decide

Praises good work


Tactful
Influential
Up to date
Annoying
Knows job well

(Go on to back page)