Anda di halaman 1dari 21

PEMERINTAH KABUPATEN KENDAL

DINAS CIPTA KARYA DAN TATA RUANG


Jalan Soekarno Hatta No. 69 Kendal. Telp (0294)381392

Latar Belakang
Penataan Ruang

Pembangunan
Berkelanjutan
Peran

KLHS

Tujuan
Instrumental,
Mengidentifikasi pengaruh atau konsekuensi dari Rencana Tata
Ruang Wilayah terhadap lingkungan hidup sebagai upaya untuk
mendukung proses pengambilan keputusan serta mengintegrasikan pertimbangan
lingkungan kedalam substansi Rencana Detail Tata Ruang Kota (RDTRK);

Transformatif
Memperbaiki mutu dan proses formulasi substansi RDTRK,
memfasilitasi proses pengambilan keputusan dalam proses perencanaan agar
dapat menyeimbangkan tujuan lingkungan hidup, dengan tujuan sosial dan
ekonomi; dan

Substantif
Meminimalisasi potensi dampak penting negative yang akan
timbul sebagai akibat dari usulan substansi RDTRK (tingkat
keberlanjutan substansi RDTRK rendah) dengan melakukan langkah-langkah
perlindungan lingkungan yang tangguh (tingkat keberlanjutan substansi RDTRK
moderat) serta memelihara potensi sumberdaya alam dan daya dukung air, udara,
tanah dan ekosistem (tingkat keberlanjutan substansi RDTRK moderat sampai
tinggi).

Manfaat

KLHS bermanfaat untuk memfasilitasi dan menjadi media

proses belajar bersama antara pelaku pembangunan,

dimana

seluruh pihak yang terkait penyusunan dan evaluasi kebijakan, rencana dan/atau
program dapat secara aktif mendiskusikan seberapa jauh substansi kebijakan,
rencana dan/atau program yang dirumuskan telah mempertimbangkan
prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan .

Sasaran
Tersusunnya dokumen KLHS Kecamatan Kaliwungu Selatan
dengan kedalaman RTBL Kawasan Perkotaan Kaliwungu
Selatan Kecamatan Kaliwungu Selatan sebagai dasar penyusunan
Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan Kaliwungu Selatan.

Definisi dan Pengertian


Memperhatikan kondisi sumber daya alam, lingkungan hidup, sosial,
ekonomi dan politik, serta kapasitas sumberdaya manusia dan institusi
di masa mendatang; maka konstruksi definisi KLHS yang dipandang
sesuai untuk Indonesia adalah:

Suatu proses sistematis untuk mengevaluasi pengaruh


lingkungan hidup dan menjamin diintegrasikannya
prinsip-prinsip keberlanjutan dalam pengambilan
keputusan yang bersifat strategis.

Relung Aplikasi KLHS

Tipologi KLHS

Perbedaan KLHS dan AMDAL


Berdasarkan Atribut

Batas Administrasi
Secara administratif, sejak tahun 2010 bulan Mei karena adanya pemekaran
desa Kedungsuren dengan desa Sidomakmur, maka Kecamatan Kaliwungu
Selatan terdiri dari 8 desa yang terbagi menjadi 58 dusun, 60 RW dan 254 RT.
Jumlah dusun terbanyak berada di desa Plantaran sebanyak 18 dusun,
sedangkan desa dengan jumlah dusun terdikit adalah desa Jeruk Giling yang
hanya terdiri dari 1 dusun. Kecamatan Kaliwungu Selatan memiliki batas
administrasi sebagai berikut :
Sebelah Utara

: Kec Kaliwungu dan Kec Brangsong

Sebelah Selatan : Kec Singorojo dan Kec Boja


Sebelah Barat

: Kec Brangsong dan Kec Ngampel

Sebelah Timur

: Kota Semarang

Topografi dan Kelerengan


Topografi dari desa yang masuk ke wilayah pengamatan berkontur datar sampai
dengan berbukit antara 0-8% sampai dengan >40%. Sedang kondisi tanah, tanah
tersusun oleh sedikit Asosiasi Alluvial Kelabu di sebelah utara Desa Plantaran,
dan sedikit Latosol Coklat Kemerahan di sebelah selatan Desa Jerukgiling, serta
sebagian besar terdiri dari Latosol Coklat dan Mediteran Coklat Kemerahan.

Sumber Daya Air


Sumber daya air berasal dari sungai yang ada di Kaliwungu Selatan
yaitu meliputi sungai blorong, sungai aji, sungai kloning dan sungai
glagah. sejauh ini masyarakat Kecamatan Kaliwungu Selatan air
permukaan merupakan sumber air tawar yang terbesar digunakan
oleh masyarakat.

Sumberdaya Tanah
Alluvial, jenis tanah ini bersifat hidromorf dan berwarna kelabu,
coklat dan hitam. Produktifitas tanah ini dari rendah sampai tinggi
dan digunakan untuk pertambakan, pertanian padi dan palawija,
serta permukiman.
Latosol, tanah ini berwarna netral sampai asam berwarna coklat,
coklat kemerahan sampai merah. Produktifitasnya sedang sampai
tinggi dan digunakan untuk lahan pertanian padi, tembakau dan
perkebunan.
Mediteran Coklat Kemerahan, tanah ini merupakan jenis tanah
peralihan antara alluvial dan latosol, bersifat agak netral dengan
warna merah sampai coklat. Produktifitasnya sedang sampai tinggi
dan biasa digunakan untuk sawah, tegal, kebun buah buahan,
padang rumput dan permukiman.

Kependudukan

Analisis Kesesuaian Lahan


klasifikasi
kelerengan
jenis tanah
curah
hujan

kondisi
eksisting
0-8%
Asosiasi
Aluvial
Kelabu
0-13,6

Total Skor

skor
20
15
10
45

8-15%

40

jenis tanah

Latosol
Coklat

30

0-13,6
Total Skor

kelerengan
jenis tanah
curah
hujan

15-25%
Mediteran
Coklat
Kemerahan
0-13,6

Total Skor
kelerengan
jenis tanah
curah
hujan

>45%
Latosol
Coklat
Kemerahan
0-13,6

Total Skor

klasifikasi
kelerengan
jenis tanah

kelerengan

curah
hujan

kesesuaia
n lahan

budiday
a

10
80
60

budiday
a

45

curah
hujan

115
100
30

10
140

0-13,6

Total Skor
kelerengan 25-45%
jenis tanah

budiday
a

penyang
ga

Latosol
Coklat

Total Skor
kelerengan 8-15%
Mediteran
jenis tanah Coklat
Kemerahan
curah
0-13,6
hujan

10

kondisi
eksisting
0-8%

curah
hujan

skor
20
30

klasifikasi
kelerengan
jenis tanah

10
60
40

budiday
a

45

curah
hujan

kondisi
eksisting
0-8%
Mediteran
Coklat
Kemerahan
0-13,6

Total Skor
kelerengan 15-25%
jenis tanah

Latosol Coklat

skor
20

10
95

budida
ya

80
30

0-13,6

10
120

budiday
a

kesesuai
an lahan

45

10
75
60

budiday
a

30

Latosol
Coklat

Total Skor

kesesuai
an lahan

curah
hujan

0-13,6

Total Skor
kelerengan 25-45%
Mediteran
jenis tanah Coklat
Kemerahan
curah
0-13,6
hujan
Total Skor

10
100
80

budiday
a

45

10
135

penyang
ga

Analisis Carrying Capacity Ratio


Kondisi eksisting Kecamatan Kaliwungu Selatan mempunyai lahan pertanian
mencapai 695,55 Ha, dengan frekuensi panen 3kali/tahun. Penduduk Kecamatan
Kaliwungu Selatan yang mempunyai mata pencaharian sebagai petani mencapai
16.717 jiwa dari total penduduk 46.287 jiwa Kecamatan Kaliwungu Selatan. Data-data
tersebut digunakan untuk menghitung kemampuan daya dukung lahan di Kecamatan
Kaliwungu Selatan dengan menggunakan rumus diatas, dan hasilnya sebagai berikut.

Hasil analisis daya dukung lahan di Kecamatan Kaliwungu Selatan dari hasil
perhitungan diatas, diketahui mempunyai angka 0,08 <1, yang artinya bahwa lahan
di Kaliwungu Selatan tidak cukup untuk memenuhi penduduknya, penduduk
sudah melampaui daya tamping wilayah sehingga berpengaruh terhadap distribusi
import kebutuhan dari luar daerah. dalam hal ini perlu adanya pembatasan penduduk
dengan kebijakan khususnya dalam penggunaan alih fungsi lahan.

Analisis Kemampuan Lahan


SKL (Satuan Kemampuan Lahan)

Peta SKL Morfologi

Peta SKL Kemudahan di Kerjakan


Peta SKL Kestabilan Lereng
Peta SKL Kestabilan Pondasi
Peta SKL Ketersediaan Air
Peta SKL Drainase
Peta SKL Terhadap Erosi
Peta SKL Pembuangan Limbah
Peta SKL Terhadap Bencana Alam
Peta Kemampuan Lahan

Identifikasi Masyarakat dan Pemangku Kepentingan


Masyarakat dan
Pemangku
Kepentingan Lainnya
Pembuat Keputusan
Penyusun KRP
Instansi

Lembaga yang Terlibat


a. Bupati
b. DPRD
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
a. Badan Lingkungan Hidup
b. Badan Penanggulangan Bencana Daerah
c. Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan
d. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
e. Dinas Peternakan dan Perikanan
f. Dinas Pertanian, Tanaman Pangan, Perkebunan dan Kehutanan
g. Dinas Pekerjaan Umum
h. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
i.
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
j.
Camat Kaliwungu Selatan
k. SKPD terkait lainnya

Masyarakat
yang a.
memiliki
informasi b.
dan/atau keahlian
c.
d.

LSM
Forum-forum lingkungan hidup
Pemerhati lingkungan hidup
Ormas, tomas.

Masyarakat
terkena dampak

Tokoh masyarakat
Organisasi masyarakat
Kelompok masyarakat (petani, peternak, pengusaha rumah tangga/kecil)

yang a.
b.
c.

Identifikasi Isu Pembangunan


Berkelanjutan

Identifikasi Program Penataan Ruang


Program penataan ruang di Kecamatan Kaliwungu Selatan dapat
teridentifikasi dengan menggunakan hasil identifikasi penyusunan
indikasi program dalam RDTRK Kecamatan Kaliwungu Selatan tahun
2013 seperti yang ditampilkan pada link tabel dibawah ini.

Tabel Program Penataan Ruang