Anda di halaman 1dari 37

BBLR

(BAYI BERAT LAHIR RENDAH)

BBLR

Berat lahir < 2500 gr tanpa memandang masa


gestasi
Insidens : 30% neonatus
90% terjadi di negara berkembang
Angka kematian 35x lebih tinggi

2 TIPE BBLR:

Bayi kurang bulan (BKB),


sesuai untuk masa kehamilan
(SMK)
Bayi cukup bulan (BCB), kecil
untuk masa kehamilan (KMK)

PATOFISIOLOGI

Plasenta Disfungsi plasenta


Malnutrisi BB ibu rendah
Infeksi Rubella, CMV, TORCH
Faktor Genetik

ETIOLOGI

Prematur :Kehamilan remaja , Multipara, Riwayat


kelahiran prematur sebelumnya, Perdarahan
antepartum, Penyakit sistemik akut

Faktor ibu : umur, paritas, nutrisi ibu, hipertensi,


toksemia, anemia, rokok

Faktor plasenta : penyakit vaskular, kehamilan


ganda

BBLR KURANG BULAN

HPHT
Teknik penilaian umur kehamilan pasca persalinan

Pemeriksaan fisik
- puting susu
- genitalia
- telapak kaki
- telinga (kartilago)
- kulit
- lanugo

Evaluasi neurologis

Sistem nilai yang menghubungkan antara penilaian ciri


fisik luar dan evaluasi neurologis

Penilaian berdasarkan pemeriksaan vaskularisasi anterior


kapsul lensa

PLANTAR CREASES

Usia 28 minggu

Usia 33 minggu

MASALAH BBLR (SMK)

Asfiksia
Hipotermia
Kesulitan minum
Infeksi
Hiperbilirubinemia

Distres
pernapasan
Periodik apnu
Perdarahan
intraventrikular
Hipoglikemia
Asidosis metabolik

MASALAH BBLR (KMK)

Asfiksia
Aspirasi mekonium
Hipotermia
Hipoglikemia
Infeksi
Polisitemia

KELAHIRAN BAYI BBLR

Persalinan di sarana yang memadai

Prioritas utama adalah mencegah terjadinya


hipotermia pada bayi

Tenaga yang bisa melakukan resusitasi bayi


bila dibutuhkan

INDIKASI RAWAT
Berat badan < 1800 g
Usia gestasi < 34 wk
Bayi tidak dapat minum
Bayi sakit

Perawatan di rumah

Perawatan di rumah sakit

Metoda kangguru

RADIANT WARMER

PEMBERIAN CAIRAN DAN


MINUM
BB < 1200 g; usia gestasi < 30
minggu

Mulai dengan pemberian cairan intravena


selama 48 jam pertama
Bila bayi stabil beri ASI peras melalui pipa
lambung mulai hari ketiga, kurangi cairan
iv
Bila bayi dapat minum baik dengan
sendok, coba untuk menyusu langsung

PEMBERIAN CAIRAN DAN


MINUM

BB 1200-1800 g; gestasi 30-34 mg

Beri ASI peras melalui pipa lambung

Lanjutkan pemberian minum menggunakan sendok

Bila telah dapat minum baik melalui cangkir/sendok, coba


menyusu langsung

PEMBERIAN CAIRAN DAN


MINUM
BB > 1800 g; usia gestasi > 34 mg

ASI merupakan pilihan utama

Bila bayi belum mau menetek, berikan ASI peras


dengan sendok

Segera susui bila bayi sudah bisa menetek

JADWAL MINUM
Mulai dengan 60 - 80 ml / kg / hr
naikkan 15 ml / kg setiap hari
maksimal 180-200 ml / kg /hr
Minum pertama pada usia 2 jam,
diberikan setiap 2 jam

GAVAGE FEEDING

PANDUAN PEMBERIAN CAIRAN


Hari pertama 60-80 ml / kg / hr
Naikkan 15 ml / kg sampai hari ke-7
Tambahan ekstra 20 30 ml / kg pd
bayi yg dirawat di radiant warmer
dan 15 ml / kg bila mendapat
fototerapi

NUTRISI ADEKUAT
Berat badan

BB berkurang 1-2% setiap hari

Total penurunan berat badan10%; lebih pada bayi


prematur

BB akan meningkat setelah hari ke 10-14

Kenaikan berat badan 1 - 1.5% dari berat lahir

Kenaikan berat badan tidak adekuat

Dingin

Anemia

intake kurang

sepsis

SUPLEMEN

Vitamin

: IM vit K 1.0 mg saat lahir


Vit A* 1000 I.U. per hr
Vit D* 400 I.U. per hr

Fe

: Oral 2 mg / kg per hr
mulai usia 2 bulan

* Mulai usia 2 minggu

TANDA BAHAYA (DETEKSI DINI DAN


RUJUKAN)

Letargi
Tidak mau minum
Hipotermia
Takipnu
merintih (grunting)
Gasping
Apnu
Kejang
vacant stare
Distensi abdominal
Perdarahan
ikterus

TRANSPORTASI

Bayi tetap hangat


Life support
Dengan ibu
Surat rujukan

PROGNOSIS
Mortalitas
Tergantung pada beratnya
komplikasi yang terjadi
Berkorelasi dengan BB lahir dan
usia gestasi

TERIMA KASIH