Anda di halaman 1dari 10

Tugas Pengantar Organisasi Komputer

Komponen Pada Komputer

Tugas pertemuan 1

Muhammad Fajar Rusandy


Nim : 12155950

Program Studi Manajemen Informatika


Akademi Manajemen Informatika dan Komputer Bina Sarana Informatika
cimone
2016

Komponen pada komputer

ALU ( Unit aritmatika dan logika )

ALU , singkatan dari Arithmetic And Logic Unit (unit aritmatika dan logika), adalah salah satu
bagian dalam dari sebuah mikroprosesor yang berfungsi untuk melakukan operasi hitungan
aritmatika dan logika . Contoh operasi aritmatika adalah operasi penjumlahan dan pengurangan,
sedangkan contoh operasi logika adalah logika AND dan OR. Tugas utama dari ALU
(Arithmetic And Logic Unit) adalah melakukan semua perhitungan aritmatika atau matematika
yang terjadi sesuai dengan instruksi program. ALU melakukan operasi arithmatika dengan dasar
pertambahan, sedang operasi arithmatika yang lainnya, seperti pengurangan, perkalian, dan
pembagian dilakukan dengan dasar penjumlahan. sehingga sirkuit elektronik di ALU yang
digunakan untuk melaksanakan operasi arithmatika ini disebut adder . Tugas lalin dari ALU
adalah melakukan keputusan dari operasi logika sesuai dengan instruksi program. Operasi logika
(logical operation ) meliputi perbandingan dua buah elemen logika dengan menggunakan
operator logika, yaitu:
A.
B.
C.
D.
E.
F.

sama dengan (=)


tidak sama dengan (<>)
kurang dari (<)
kurang atau sama dengan dari (<=)
lebih besar dari (>)
lebih besar atau sama dengan dari (>=) (sumber: Buku Pengenalan Komputer, Hal 154155, karangan Prof.Dr.Jogiyanto H.M, M.B.A.,Akt.)

Fungsi-fungsi yang didefinisikan pada ALU adalah Add (penjumlahan), Addu (penjumlahan
tidak bertanda), Sub (pengurangan), Subu (pengurangan tidak bertanda), and, or, xor, sll (shift
left logical ), srl (shift right logical), sra (shift right arithmetic ), dan lain-lain.

CU (Unit Kendali)

CU Unit kendali Control adalah salah satu bagian dari CPU yang bertugas untuk memberikan
arahan/kendali/ kontrol terhadap operasi yang dilakukan di bagian ALU (Arithmetic Logical
Unit ) di dalam CPU tersebut. Output dari CU ini akan mengatur aktivitas bagian lainnya dari
perangkat CPU.
Pada awal-awal desain komputer, CU diimplementasikan sebagai ad-hoc logic yang susah untuk
didesain. Sekarang, CU diimplementasikan sebagai sebuah microprogram yang disimpan di
dalam tempat penyimpanan kontrol (control store ). Beberapa word dari microprogram dipilih
oleh microsequencer dan bit yang datang dari word-word tersebut akan secara langsung
mengontrol bagian-bagian berbeda dari perangkat tersebut, termasuk di antaranya adalah
register, ALU, register instruksi, bus dan peralatan input/output di luar
chip . Pada komputer modern, setiap subsistem ini telah memiliki kontrolernya masing-masing,
dengan CU sebagai pemantaunya (supervisor ). CU, juga berfungsi untuk bersinkronasi antar
komponen.
Tugas dari CU adalah sebagai berikut:
1.
2.
3.
4.

Mengatur dan mengendalikan alat-alat input dan output.


Mengambil instruksi-instruksi dari memori utama.
Mengambil data dari memori utama kalau diperlukan oleh proses.
Mengirim instruksi ke ALU bila ada perhitungan aritmatika atau perbandingan logika
serta mengawasi kerja.
5. Menyimpan hasil proses ke memori utama.

MEMORI UTAMA ( MAIN MEMORY )


PENGERTIAN
memori utama adalah memori inti dalam suatu komputer dan merupakan media penyimpanan
dalam bentuk array yang disusun word atau byte, kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan.
Setiap word atau byte mempunyai alamat tersendiri. Data yang disimpan pada memori utama ini
bersifat volatile, artinya data yang disimpan bersifat sementara dan dipertahankan oleh sumbersumber listrik, apabila sumber listrik dimatikan maka datanya akan hilang. Memori utama
digunakan sebagai media penyimpanan data yang berkaitan dengan CPU atau perangkat I/O.
Sebagian besar komputer memiliki hirarki memori yang terdiri atas tiga level, yaitu: Register di
CPU, berada di level teratas. Informasi yang berada di register dapat diakses dalam satu clock
cycle CPU.
Primary Memory (executable memory), berada di level tengah. Contohnya, RAM. Primary
Memory diukur dengan satu byte dalam satu waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat,
dan bersifat volatile (informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). CPU mengakses memori
ini dengan instruksi single load dan store dalam beberapa clock cycle.
Secondary Memory , berada di level bawah. Contohnya, disk atau tape. Secondary Memory
diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of bytes) , waktu aksesnya lambat, dan bersifat nonvolatile (informasi tetap tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage
device , jadi akses meliputi aksi oleh driver dan physical device.
CARA KERJA MEMORI
Pada saat kita menyalakan komputer, Processor adalah device yang pertama kali bekerja.
Processor ini berfungsi sebagai pengolah data dan meminta data dari storage, yaitu Hard Disk
(HDD). Artinya data tersebut dikirim dari Hard Disk setelah ada permintaan dari Processor.
Processor sendiri adalah komponen digital murni, dan akan memproses data dengan sangat cepat
(Bandwidth tertinggi P4 saat ini 6,4 GB/s dengan FSB 800MHz). Sedangkan Hard Disk sebagian
besar teknologinya merupakan mekanis yang tentu cukup lambat dibandingkan digital
(Bandwidth atau Transfer Rate HDD Serial ATA berkisar 150 MB/s). Secara teoritis kecepatan
data Processor berkisar 46x lebih cepat dibanding HDD. Artinya, apabila Processor menunggu
pasokan data dari HDD akan terjadi Bottle-Neck yang sangat parah.
Untuk mengatasinya, diperlukan device Memory Utama (Primary Memory) atau disebut RAM.
RAM berfungsi untuk membantu Processor dalam penyediaan data super cepat yang
dibutuhkan. RAM berfungsi layaknya seperti HDD Digital, karena seluruh komponen RAM
sudah menggunakan teknologi digital.

Dengan RAM, maka Processor tidak perlu menunggu kiriman data dari HDD. Saat ini RAM
DDR2 mempunyai bandwidth 3,2 GB/s (PC400), agar tidak menganggu pasokan maka saat ini
Motherboard menggunakan teknologi Dual Channel yang dapat melipatgandakan bandwidth
menjadi 2x dengan memperbesar arsitektur menjadi 128-bit. Itu artinya, 2 keping DDR2 dalam
mode Dual Channel dapat memasok data dalam jumlah yang pas ke Processor (3,2 GB/s x Dual
Channel = 6,4 GB/s).
TIPE TIPE MEMORY PADA KOMPUTER
Ada beberapa macam tipe dari memori komputer, yaitu :
1. Random Access Memory ( RAM )
2. Read Only Memory ( ROM )
A. RAM (RANDOM ACCESS MEMORY)

RAM adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk menyimpan data.RAM bersifat sementara
atau data yang tersimpan dapat dihapus.lain halnya dengan ROM.ROM mempunyai fungsi yang
sama dengan RAM tetapi ROM bersifat permanent atau data yang tersimpan tidak dapat dihapus.
Fungsi RAM adalah sebagai pengingat, dan juga sebagai berikut :
1. Menyimpan data yang berasal dari piranti masuk sampai data dikirim ke ALU untuk
diproses.
2. Menyimpan data hasil pemrosesan ALU sebelum dikirim ke piranti keluaran.
3. Menampung program atau intruksi yang berasal dari piranti masuk atau dari piranti
pengingat sekunder.
Secara konseptual RAM terbagi menjadi 4 (empat) partisi :

Input strorage, digunakan untuk menampung input yang dimasukan lewat alat input.
Program storage, digunakan untuk menyimpan semua instruksi yang akan diproses.
Working storage, digunakan untuk menyimpan data yang akan diproses dan hasil proses.

Output storage, digunakan untuk menampung hasil akhir dari pemrosesan data yang akan
ditampilkan ke alat output.

RAM terdiri dari sekumpulan chip. Chip-chip ini mampu untuk menampung:
1. Data untuk diproses.
2. Instruksi atau program, untuk memproses data.
3. Data yang telah diproses dan menunggu untuk dikirim ke output device, secondary
storage atau juga communication device.
4. Instruksi sistem operasi yang mengontrol fungsi-fungsi dasar dari sistem Komputer.
Semua data dan program yang dimasukkan lewat alat input akan disimpan terlebih dahulu di
main memory, khususnya di RAM yang merupakan memori yang dapat di akses, artinya dapat
diisi dan diambil isinya oleh programmer.
Jenis-jenis RAM :

SRAM (Static Random Access Memory)


RAM yang digunakan sebagai memori tambahan yang tersembunyi.
EDORAM ( Extended Data Out Dynamic Random Accses Memory )
Yaitu, RAM yang kepingannya terdiri dari 72 pin dan umumnya pada PC yang
menggunakan prosesor intel Pentium 1 dan AMD ke- 5 dan ke- 6.RAM jenis ini harus
dipasang pada socketnya dalam jumlah genap ( minimal terdiri dari 2 keping ).Dan
memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz atau PC 66.
SDRAM ( Synchronous Random Acces Memory )
RAM yang kemampuan kecepatannya lebih cepat daripada EDORAM dan kepingannya
terdiri dari 168 pin.PC denganprosesor intel Pentium 1, Pentium II, Pentium III, AMD
ke- 5, AMD ke- 6, AMD ke- 7.Dengan memiliki Bus Speed sebesar 66 Mhz ( PC 66 Mhz
) dan PC 100 Mhz.
DDRAM ( Double Data Rate Random Acces Memory )
RAM yang hampir sama dengan SDRAM, namun memiliki kemampuan kerja yang lebih
tinggi.Dengan Bus Speed sebesar 133 Mhz atau PC 133 Mhz.Umumnya digunakan pada
PC dengan prosesorintel Pentium III, Pentium IV, AMD Duron, AMD Athlon.
RDRAM ( Rambus Dynamic Random Acces Memory )
RAM yang menggunakan RIMM ( Rambus In Line Memory Module ) sebagai socketnya
dengan ukuran yang lebih kecil dari DIMM ( Socket yang digunakan untuk SDRAM dan
DDRAM ).Dengan Bus Speed sebesar 800 Mhz.Umumnya digunakan pada PC dengan
prosesor intel Pentium 1.

VGRAM ( Video Graphic Random Acces Memory )


RAM yang digunakan secara khusus pada video adapter atau video card.Yang berfungsi
untuk mendukung video adapter dalam menghasilkan tampilan proses yang sedang atau
yang telah berlangsung pada computer.Besarnya kapasitas VGRAM akan menentukan
kualitas gambar atau tampilan yang dihasilakan oleh video adapter tersebut.

B. ROM (READ ONLY MEMORY)

ROM kependekan dari Read Only Memory, yaitu perangkat keras pada komputer berupa chip
memori semikonduktor yang isinya hanya dapat dibaca. ROM tidak dapat digolongkan sebagai
RAM, walaupun keduanya memiliki kesamaan yaitu dapat diakses secara acak (random)
Fungsi ROM :
Seperti telah diungkapkan sebelumnya bahwa umumnya ROM digunakan untuk menyimpan
firmware. Pada perangkat komputer, sering ditemukan untuk menyimpan BIOS. Pada saat
sebuah komputer dinyalakan, BIOS tersebut dapat langsung dieksekusi dengan cepat, tanpa
harus menunggu untuk menyalakan perangkat media penyimpan lebih dahulu seperti yang umum
terjadi pada alat penyimpan lain selain ROM.
Umumnya, pada media simpan lain, jika dieksekusi untuk dibaca isi atau datanya, media simpan
tersebut harus dinyalakan lebih dahulu sebelum dibaca, yang tentu saja membutuhkan waktu
agak lama. Hal seperti ini tidak terjadi pada ROM.
Pada komputer (PC) modern, BIOS disimpan dalam chip ROM yang dapat ditulisi ulang secara
elektrik yang dikenal dengan nama Flash ROM. Itulah sebabnya istilah flash BIOS lebih populer
daripada ROM BIOS.
Jenis Jenis ROM :

PROM (Programmable Read Only Memory)


adalah ROM yang dapat deprogram sekali oleh programmer, selanjutnya tidak dapat
diubah kembali.

EPROM (Erasble Programmable Read Only Memory)


adalah ROM yang dapat dihapus dengan sinar ultra violet (dijemr dengan sinar matahari)
dan dapat deprogram kembali berulangkali.
EEPROM (Electrically Erasable Programable Read Only Memory)
adalah ROM yang dapat dihapus secara elektronik dan dapat deprogram kembali

I/O (INPUT/OUTPUT)

I/O Unit Input/Output adalah (masukan) / (keluaran) bagian dari sistem mikroprosesor yang
digunakan oleh mikroprosesor itu untuk berhubungan dengan dunia luar.

Unit input adalah (masukan) unit luar yang digunakan untuk memasukkan data dari luar
ke dalam mikroprosesor ini, contohnya data yang berasal dari keyboard atau mouse.
Sementara unit output (keluaran) biasanya digunakan untuk menampilkan data, atau
dengan kata lain untuk menangkap data yang dikirimkan oleh mikroprosesor, contohnya
data yang akan ditampilkan pada layar monitor atau printer .

Bagian input (masukan) dan juga keluaran (output) ini juga memerlukan sinyal kontrol, antara
lain untuk baca I/O (Input/Ouput Read [IOR]) dan untuk tulis I/O (Input/Output Write [IOW]).

CPU ( Central Processing Unit /Unit Pemroses Sentral)

Unit Pemroses Sentral (UPS) (bahasa Inggris : Central Processing Unit ; CPU ), merujuk kepada
perangkat keras komputer yang memahami dan melaksanakan perintah dan data dari perangkat
lunak. Istilah lain, pemroses/prosesor (processor ), sering digunakan untuk menyebut CPU.
Adapun mikroprosesor adalah CPU yang diproduksi dalam sirkuit terpadu , seringkali dalam
sebuah paket sirkuit terpadu -tunggal. Sejak pertengahan tahun 1970-an , mikroprosesor sirkuit
terpadu -tunggal ini telah umum digunakan dan menjadi aspek penting dalam penerapan CPU.
CPU berfungsi seperti kalkulator , hanya saja CPU jauh lebih kuat daya pemrosesannya. Fungsi
utama dari CPU adalah melakukan operasi aritmatika dan logika terhadap data yang diambil dari
memori atau dari informasi yang dimasukkan melalui beberapa perangkat keras, seperti papan
tombol , pemindai , tuas kontrol , maupun tetikus . CPU dikontrol menggunakan sekumpulan
instruksi perangkat lunak komputer. Perangkat lunak tersebut dapat dijalankan oleh CPU dengan
membacanya dari media penyimpan, seperti cakram keras, disket , cakram padat, maupun pita
perekam. Instruksi-instruksi tersebut kemudian disimpan terlebih dahulu pada memori fisik
(MAA), yang mana setiap instruksi akan diberi alamat unik yang disebut alamat memori .
Selanjutnya, CPU dapat mengakses data-data pada MAA dengan menentukan alamat data yang
dikehendaki.

REGISTER
Register merupakan alat penyimpanan kecil yang mempunyai kecepatan akses cukup tinggi,
yang digunakan untuk menyimpan data dan/atau instruksi yang sedang diproses. Memori ini
bersifat sementara, biasanya digunakan untuk menyimpan data saat di olah ataupun data untuk
pengolahan selanjutnya. Secara analogi, register ini dapat diibaratkan sebagai ingatan di otak bila
kita melakukan pengolahan data secara manual, sehingga otak dapat diibaratkan sebagai CPU,
yang berisi ingatan-ingatan, satuan kendali yang mengatur seluruh kegiatan tubuh dan
mempunyai tempat untuk melakukan perhitungan dan perbandingan logika.

CPU Interconnections
CPU Interconnections adalah sistem koneksi dan bus yang menghubungkan komponen internal
CPU, yaitu ALU, unit kontrol dan register-register dan juga dengan bus-bus eksternal CPU yang
menghubungkan dengan sistem lainnya, seperti memori utama, piranti masukan /keluaran.
Bus system

Bus system menghubungkan CPU dengan RAM dan mungkin sebuah buffer memori penangga .
bus system merupakan bus pusat. Sedangkan bus yang lain adalah pencabangan dari bus sistem.
Bus sistem ada di motherboard, bus ini dirancang sesuai denan spesifikasi cpu. Teknologi
proccessor menentukan ukuran bus sistem. Pada saat yang sama busteknologi sistem bus
berkembang untuk meningkatkan kecepatan lalu lintas pada motherboard agar semakin cepat
maka memerlukan komponen-komponen elektronik yang cepat juga.