Anda di halaman 1dari 16

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah memberikan nikmat dan hidayah-Nya, sehingga tugas kepaniteraan di
Puskesmas Bungah, Kabupaten Gesik dapat diselesaikan dengan baik. Yang
kami laksanakan merupakan upaya untuk memahami proses perencanaan,
pendataan, dan pelaksanaan program program puskesmas secara
langsung.
Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada :
1. dr. Soegeng Widodo, Selaku Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten
Gresik beserta staf.
2. drg. Tity Karyati P selaku Kepala Puskesmas Bungah Kabupaten
Gresik beserta Staf.
3. Dyah Resti Ari, SKM, MM selaku Kepala Bidang PSD Dinas Kesehatan
Kabupaten Gresik
4. dr. Merdiastuti WP, selaku koordinator Pembimbing Dokter Muda IKM
di Gresik.
5. Prof. Dr. dr. Hj. Arsiniati M. B. Arbai Sp, GK. DA. Nutr., selaku guru
besar pembimbing akademik.
6. dr. Efyluk Garianto M.Kes, selaku Kepala Departemen IKM-KP beserta
staf
7. Teman teman sejawat Dokter Muda IKM-KP.
Laporan Puskesmas yang tidak dapat kami sebutkan satu persatu.
Kami menyadari bahwa Laporan Puskesmas yang kami susun jauh dari
sempurna, sehingga kritik dan saran sangat kami harapkan. Semoga
Laporan Puskesma ini bermanfaat bagi semua pihak yang membutuhkan.
Gresik,Desember 2014
DAFTAR ISI
Halaman Judul
Kata Pengantar.................................................................................................1
1

Daftar Isi ...........................................................................................................2


Isi Laporan Kegiatan.........................................................................................3
1. Profil Puskesmas ...................................................................................3
2. Kegiatan Kepaniteraan Dalam Gedung...............................................16
2.1 Absensi di UPT Puskesmas Alun-Alun Gresik ...............................16
2.2 Jadwal Pemberian Materi Program di Puskesmas
........................................................................................................16
3. Kegiatan Kepaniteraan IKM Luar Gedung...........................................17
3.1 Kegiatan Posyandu ........................................................................17
3.2 Kegiatan Posbindu.........................................................................17

ISI LAPORAN KEGIATAN


1.1
Puskesmas
1.1.1 Konsep Dasar Puskesmas
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 128/MENKES/SK/II/2004 Tentang Kebijakan Dasar Pusat

Kesehatan Masyarakat dapat diuraikan sebagai berikut : (Depkes RI 1,


2004)
1.1.1.1 Pengertian
Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan
pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja (Depkes RI 1,
2004).
1. Unit Pelaksana Teknis
Sebagai

unit

pelaksana

Kabupaten/Kota

teknis

(UPTD),

Dinas

Kesehatan

puskesmas

berperan

menyelenggarakan sebagian dari tugas teknis operasional


Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan merupakan unit
pelaksana

tingkat

pertama

serta

ujung

tombak

pembangunan kesehatan di Indonesia.


2. Pembangunan Kesehatan
Pembangunan
upaya

Kesehatan

kesehatan

oleh

adalah
bangsa

penyelenggaraan
Indonesia

untuk

meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup


sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan
yang optimal.
3. Penanggung jawab Penyelenggaraan
Penanggungjawab

utama

penyelenggaraan

seluruh

upaya pembangunan kesehatan di wilayah kesehatan


Kabupaten/Kota adalah Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota,
sedangkan puskesmas bertanggungjawab hanya sebagian
upaya pembangunan kesehatan yang dibebankan oleh
Dinas

Kesehatan

Kabupaten/Kota

kemampuannya.
4. Wilayah Kerja

sesuain

dengan

Secara nasional, standar wilayah kerja puskesmas


adalah satu kecamatan, tetapi apabila di satu kecamatan
terdapat lebih dari satu puskesmas, maka tanggungjawab
wilayah

kerja

dibagi

antar

puskesmas,

dengan

memperhatikan keutuhan konsep wilayah (desa/kelurahan


atau RW). Masing-masing puskesmas tersebut secara
operasional bertanggung jawab langsung kepada Dinas
Kesehatan/Kota
(Depkes RI 1, 2004).
1.1.1.2

Visi
Visi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh

puskesmas adalah tercapainya Kecamatan Sehat menuju


terwujudnya

Indonesia

Sehat.

Kecamatan

Sehat

adalah

gambaran masyarakat kecamatan masa depan yang ingin


dicapai melalui pembangunan kesehatan yakni masyarakat
yang hidup dalam lingkungan dan berperilaku sehat, memiliki
kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang
bermutu secara adil dan merata serta memiliki derajat
kesehatan yang setinggi-tingginya (Depkes RI 1, 2004).
Indikator Kecamatan Sehat yang ingin dicapai mencakup
4 indikator utama yakni:
a. Lingkungan sehat
b. Perilaku sehat
c. Cakupan pelayanan kesehatan yang bermutu
d. Derajat kesehatan penduduk kecamatan
Rumusan visi untuk masing-masing puskesmas harus
mengacu pada visi pembangunan kesehatan puskesmas di atas
yakni terwujudnya Kecamatan Sehat, yang harus sesuai dengan

situasi dan kondisi masyarakat serta wilayah kecamatan


setempat (Depkes RI 1, 2004).
1.1.1.3 Misi
Misi pembangunan kesehatan yang diselenggarakan oleh
puskesmas adalah mendukung tercapainya misi pembangunan
kesehatan nasional (Depkes RI 1, 2004).
Misi tersebut adalah:
1. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan di
wilayah kerjanya. Puskesmas akan selalu menggerakkan
pembangunan sektor lain yang diselenggarakan di wilayah
kerjanya, agar memperhatikan aspek kesehatan, yakni
pembangunan yang tidak menimbulkan dampak negatif
terhadap kesehatan, setidak-tidaknya terhadap lingkungan
dan perilaku masyarakat.
2. Mendorong kemandirian hidup sehat bagi keluarga dan
masyarakat di wilayah kerjanya. Puskesmas akan selalu
berupaya agar setiap keluarga dan masyarakat yang
bertempat tinggal di wilayah kerjanya makin berdaya di
bidang kesehatan, melalui peningkatan pengetahuan dan
kemampuan menuju kemandirian untuk hidup sehat.
3. Memelihara dan meningkatkan mutu, pemerataan dan
keterjangkauan
diselenggarakan.

pelayanan
Puskesmas

kesehatan
akan

selalu

yang
berupaya

menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang sesuai


dengan

standart

dan

memuaskan

masyarakat,

mengupayakan pemerataan pelayanan kesehatan serta


meningkatkan efisiensi pengelolaan dana sehingga dapat
dijangkau oleh seluruh anggota masyarakat.

4. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan,


keluarga

dan

Puskesmas

masyarakat

akan

selalu

beserta

berupaya

lingkungannya.
memelihara

dan

meningkatkan kesehatan, mencegah dan menyembuhkan


penyakit,

serta

memulihkan

kesehatan

perorangan,

keluarga dan masyarakat yang berkunjung dan yang


bertempat tinggal di wilayah kerjanya, tanpa diskriminasi
dan dengan menerapkan kemajuan ilmu dan teknologi
kesehatan

yang

peningkatan

sesuai.

kesehatan

Upaya
yang

pemeliharaan

dilakukan

dan

puskesmas

mencakup pula aspek lingkungan dari yang bersangkutan


(Depkes RI 1, 2004).
1.1.1.4 Tujuan Puskesmas
Tujuan pembangunan kesehatan yang diselenggarakan
oleh

puskesmas

pembangunan

adalah

kesehatan

mendukung
nasional

tercapainya
yakni

tujuan

meningkatkan

kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap


orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja puskesmas agar
terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya dalam
rangka mewujudkan Indonesia Sehat 2015 (Bappenas, 2011;
Depkes RI 1, 2004).
1.1.1.5 Fungsi Puskesmas
1. Pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan.
Puskesmas

selalu

berupaya

menggerakkan

dan

memantau penyelenggaraan pembangunan lintas sektor


termasuk oleh masyarakat dan dunia usaha di wilayah
kerjanya,

sehingga

berwawasan

serta

mendukung

pembangunan kesehatan. Di samping itu puskesmas aktif


memantau

dan

melaporkan

dampak

kesehatan

dari

penyelenggaraan setiap program pembangunan di wilayah


kerjanya. Khusus untuk pembangunan kesehatan, upaya
yang

dilakukan

puskesmas

adalah

mengutamakan

pemeliharaan kesehatan dan pencegahan penyakit tanpa


mengabaikan

penyembuhan

penyakit

dan

pemulihan

kesehatan.
2. Pusat pemberdayaan masyarakat.
Puskesmas selalu berupaya agar perorangan terutama
pemuka masyarakat, keluarga dan masyarakat termasuk
dunia usaha memiliki kesadaran, kemauan dan kemampuan
melayani diri sendiri dan masyarakat untuk hidup sehat,
berperan

aktif

kesehatan

dalam

termasuk

memperjuangkan

kepentingan

pembiayaannya,

serta

menetapkan,

menyelenggarakan

pelaksanaan

program

dan

kesehatan.

ikut

memantau
Pemberdayaan

perorangan, keluarga dan masyarakat ini diselenggarakan


dengan memperhatikan kondisi dan situasi, khususnya
sosial budaya masyarakat setempat.
3. Pusat pelayanan kesehatan strata pertama
Puskesmas

bertanggungjawab

menyelenggarakan

pelayanan kesehatan tingkat pertama secara menyeluruh,


terpadu dan berkesinambungan. Pelayanan kesehjatan
tingkat pertama yang menjadi tanggung jawab puskesmas
meliputi :
a. Pelayanan kesehatan perorangan
Pelayanan kesehatan perorangan adalah pelayanan yang
bersifat

pribadi

menyembuhkan

(private
penyakit

goods)
dan

dengan

tujuan

pemulihan

utama

kesehatan

perorangan, tanpa mengabaikan pemeliharaan kesehatan dan


pencegahan penyakit. Pelayanan perorangan tersebut adalah

rawat jalan dan untuk puskesmas tertentu ditambah dengan


rawat inap (Depkes RI 1, 2004).
b. Pelayanan kesehatan masyarakat
Pelayanan kesehatan masyarakat adalah pelayanan yang
bersifat publik (public goods) dengan tujuan utama memelihara
meningkatkan kesehatan serta mencegah penyakit tanpa
mengabaikan

penyembuhan

penyakit

dan

pemulihan

kesehatan. Pelayanan kesehatan masyarakat tersebut antara


lain promosi kesehatan, pemberantasan penyakit, penyehatan
lingkungan, perbaikan gizi, peningkatan kesehatan keluarga,
keluarga berencana, kesehatan jiwa serta berbagai program
kesehatan masyarakat lainnya (Depkes RI 1, 2004).
1.1.2 Upaya Kesehatan Puskesmas
Di dalam puskesmas terdapat upaya-upaya yang dilakukan,
baik dengan sasaran individu maupun kelompok masyarakat, upayaupaya kesehatan puskesmas dikelompokkan menjadi dua, yaitu:
1. Upaya kesehatan wajib
Upaya kesehatan wajib adalah upaya yang ditetapkan berdasrkan
komitmen nasional, regional dan global serta yang mempunyai
daya

ungkit

tinggi

untuk

peningkatan

derajat

kesehatan

masyarakat. Upaya kesehatan wajib ini harus diselenggarakan oleh


setiap puskesmas yang ada di wilayah Indonesia, yang termasuk di
dalam upaya kesehatan wajib diantaranya adalah: (Depkes RI 1,
2004)
a. Upaya promosi kesehatan
b. Upaya kesehatan lingkungan
c. Upaya kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana
d. Upaya perbaikan gizi masyarakat
e. Upaya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular

f. Upaya pengobatan
2. Upaya kesehatan pengembangan
Upaya kesehatan pengembangan adalah upaya yang ditetapkan
berdasarkan
masyarakat

permasalahan
serta

yang

kesehatan
disesuaikan

yang
dengan

ditemukan

di

kemampuan

puskesmas. Upaya kesehatan pengembangan dipilih dari upaya


kesehatan pokok puskesmas yang telah ada, yaitu: (Depkes RI 1,
2004)
a. Upaya kesehatan sekolah
b. Upaya kesehatan olahraga
c. Upaya keperawatan kesehatan masyarakat
d. Upaya kesehatan kerja
e. Upaya kesehatan gigi dan mulut
f. Upaya kesehatan jiwa
g. Upaya kesehatan mata
h. Upaya kesehatan usia lanjut
i. Upaya pembinaan pengobatan tradisional
1.2 Gambaran Umum Wilayah Kecamatan Bungah
Nama Puskesmas

: Puskesmas Bungah

Alamat

: Jl. Raya Bungah no 15, Kecamatan Bungah,

Gresik,
Jawa Timur
Puskesmas Bungah berada di wilayah kecamatan Bungah, Kabupaten
Gresik.
1.2.1 Data Wilayah
Adapun batas-batas wilayahnya adalah sebagai berikut :
Sebelah Utara

: Kecamatan Sedayu

Sebelah Timur

: Selat Madura

Sebelah Selatan

: Bengawan Solo

Sebelah Barat

: Kecamatan Dukun

Luas Wilayah

: 79, 43 Km, yang terdiri dari

Puskesmas Bungah secara administratif meliputi 22 desa,


yaitu :
1. Desa Bungah
2. Desa Sukorejo
3. Desa Bedanten
4. Desa Sungon Legowo
5. Desa Indrodelik
6. Desa Kisik
7. Desa Sukowati
8. Desa Masangan
9. Desa Sidorejo
10. Desa Melirang
11. Desa Raci Wetan
12. Desa Mojo Puro Wetan
13. Desa Mojo Puro Gede
14. Desa Sidomukti
15. Desa Watu Agung
16. Desa Tanjung Widoro
17. Desa Kramat
18. Desa Abar-Abir
19. Desa Sidokumpul
20. Desa Kemangi
21. Desa Pengundan
22. Desa Gumeng
1.2.2 Data Penduduk Wilayah Kerja Puskesmas Bungah Tahun 2014

10

Jumlah penduduk berdasarkan data penduduk menurut jenis kelamin


di wilayah kerja Puskesmas Bungah tahun 2014 sebanyak jiwa yang terdiri
dari jiwa laki-laki dan jiwa perempuan serta kepala keluarga.
1.2.3 Pendidikan
Jumlah Sekolah
TK
SD / MI
SLTP / MT
SMU / MA
PONPES
Jumlah Murid
TK
SD / MI
SLTP / MT
SMU / MA
PONPES

: 33 buah
: 20 / 27 buah
: 9 / 11 buah
: 3 / 8 buah
: 9 buah
: 2467 murid
: 2111/4132 murid
: 1762/2092 murid
: 1184/2122 murid
: 4892 murid

1.2.4 Derajat Kesehatan

Jumlah kematian ibu


: 1 orang
Jumlah kematian perinatal
: 9 orang
Jumlah kematian neonatal
: 9 orang
Jumlah lahir mati
: 4 orang
Jumlah lahir hidup
: 836 orang
Jumlah kematian bayi
: 10 orang
Jumlah kematian balita (0-4 tahun): 0 orang
Jumlah kematian semua umur
:0 orang
Sumber data dari BPS

1.2.5 Ketenagaan
Sarana tenaga kesehatan sebagai berikut:

Dokter umum
Dokter gigi
Jumlah dokter mahir jiwa
Apoteker
Bidan

: 2 orang
: 1 orang
: 0 orang
: 1 orang
: 26 orang

11

Perawat kesehatan
: 2 orang
Perawat gigi
: 1 orang
Sanitarian/D3 Kesling
: 1 orang
Petugas Gizi/D3 Gizi
: 1 orang
Analis kesehatan
: 1 orang
Tenaga administratif: 6 orang
Honorer
: 25 orang
Penjaga malam
: 0 orang
Sopir
: 0 orang
Peran Serta Masyarakat

Dukun bayi
: 11 orang
Kader posyandu
: 360 orang
Kader poskesdes
: 22 orang
Jumlah kader sanitasi + jumantik
: 103 orang
Jumlah kader Tiwisada
: 0 orang
Guru UKS
: 81 orang
Jumlah Saka Bhakti Husada/anggota: 1/10 orang
Santri Husada
: 5 orang
Kader usila
: 110 orang
Kelompok usia lanjut
: 22 kelompok
Kelompok olahraga
: 1 kelompok
Posyandu
: 72 pos
Saka Bhakti Husada
: 2 SBH
Panti asuhan
: 3 buah
Panti Wreda
: 0 buah
Posyandu lansia
: 22 buah
POD
: 0 buah
UKBM
Posyandu PURI
: 72 buah
Polindes/Ponkesdes
: 0/16 buah
Toga
: 4 desa
Batra
: 65 buah
Jumlah Askeskin
: 23468 orang
Jumlah Poskesdes/Desa Siag a
: 22/22 desa
Jumlah UKK
: 0 kelompok
Jumlah Kader Bagas
: 26 orang
Jumlah Ponpes
: 9 buah
Jumlah Poskestren/Aktif
: 3/1 buah

12

1.2.6 Sarana Kesehatan


Jumlah sarana kesehatan tahun 2014 di wilayah kerja Puskesmas
Bungah adalah sebagai berikut:
Tabel 4.2 Data Sarana Kesehatan
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15

Sarana Kesehatan
Rumah Sakit Swasta
Rumah Sakit Khusus
Puskesmas Pembantu
Puskesmas Keliling (mobile)
Polindes
Rumah Bersalin
Praktek dokter swasta
Praktek bidan swasta
Praktek perawat
BP swasta
Puskesmas induk
Ponkesdes
Posyandu
Apotek
laboratorium

Jumlah
1
5
2
1
7
1
16
72
1
1

1.2.7 Keadaan Ekonomi


Mata pencaharian penduduk Kecamatan Bungah meliputi:

Petani
Buruh tani
ABRI
Pertukangan
Pedagang
Peternak
Nelayan
PN

1.2.8 Sosial Budaya


Masyarakat penduduk kecamatan Bungah 99% beragama Islam dan
sebagian besar lingkungan pondok pesantren.

13

Dengan adat kebiasaan penduduk adalah:


Pengajian
Khaul yang diadakan setiap tahun sekali
Dan lain-lain yang bersifat keagamaan, misal: selamatan,
khitanan masal, dan lain-lain

1.2.9 Visi dan Misi Puskesmas Bungah


Visi
Terwujudnya masyarakat sehat serta menjadi puskesmas kebanggan
masyarakat kecamatan Bungah dan sekitarnya
Misi
1. Memberikan pelayanan prima yang berkualitas demi kepuasan
pelanggan
2. Melayani pelanggan dengan 4S (Senyum, Sopan, Santun,
Sabar) dan SEHATI (Sehat, Empati, Handal, Aman, Tertib dan
Iman)
3. Menciptakan

lingkungan

sehat yang

merupakan

kesehatan perorangan, keluarga dan masyarakat


Motto
Kepuasan anda kebahagiaan kami

2.Kegiatan Kepaniteraan Dalam Gedung


1.1 Absensi di UPT Puskesmas Bungah Gresik

14

sumber

2.1 Jadwal Pemberian Materi Program di Puskesmas

3.Kegiatan Kepaniteraan IKM Luar Gedung


3.1 Kegiatan Posyandu

15

Mendapatkan pengetahuan mengenai proses 5 meja posyandu mulai dari


pendaftaran,

penimbangan,

pencatatan,

penyuluhan,

dan

pelayanan

kesehatan. Selain itu juga mendapatakan pengalaman untuk, menimbang BB


bayi dan balita, dan mengukur TB. Para kader juga dengan sabar mengenai
cara pengisian KMS dan informasi apa saja yang didapatkan melalui KMS,
ikut memberikan penyuluhan kepada ibu yang anaknya mengalami
penurunan BB, waktu-waktu imunisasi, dan mendukung para ibu untuk tetap
rutin dalam menimbang anaknya, serta melakukan pemberian vitamin A.
3.2 Kegiatan Posbindu Desa Kisik
...............Pos Pembinaan Terpadu untuk monitoring (tekanan darah, obesitas,
merokok, diet) dan konseling faktor risiko Penyakit Tidak Menular yang
dilakukan oleh dan untuk masyarakat secara rutin dan periodik, UKBM untuk
mawas diri terhadap faktor risiko Penyakit Tidak Menular pada populasi sehat
(mengingat sebagian besar Faktor Resiko Penyakit Tidak Menular tidak
memberikan gejala), kemudian Kasus faktor risiko Penyakit Tidak Menular
yang ditemukan tetapi tidak dapat dikendalikan melalui konseling akan dirujuk
ke fasilitas pelayanan dasar di masyarakat (Puskesmas, Klinik swasta, dan
dokter keluarga.

16