Anda di halaman 1dari 21

Assessment Urology

19 Maret 2016
Oleh:
Zaid Hizbullah Abdul Ghafar Zein
I1A011011
Pembimbing: dr. Eka Yudha Rahman, ,M.Kes. Sp. U
BAGIAN UROLOGI SMF ILMU BEDAH
RSUD ULIN BANJARMASIN/FK UNLAM
BANJARMASIN
Maret 2016

Identitas

Nama
: Tn. S
Umur
: 60 tahun
Alamat
: Jl. Arif Rahman Hakim RT
01 Kab. Tanah Bumbu
Pekerjaan : Swasta
MRS : 14 Maret 2016
RMK :1-19-23-11
Ruang
: Anggrek lt. 4 (Tulip)
2

Anamnesis
KU

: tidak bisa BAK

RPS :
Pasien rujukan dari RS tanah bumbu dengan
keluhan tidak bisa BAK sejak 2 minggu SMRS,
keluhan muncul perlahan-lahan hingga pasien
harus mengejan untuk mengeluarkan air
seninnya. Keluhan BAK tidak lancar mulai
dirasakan pertama kali sekitar 1 tahun yang
lalu. Ketika mengejan pasien terkadang
merasa nyeri. Saat BAK pun terkadang aliran
tersendat-sendat dan tidak mengalir dengan
kuat. Saat selesai BAK rasa tidak tuntas seperti
masih ingin BAK tapi tidak keluar.
Untuk
mengurangi
gejala
biasanya3
pasien

RPD: keluhan serupa (+) sejak 1 bulan SMRS,


pasien berobat ke puskesmas dan merasa
keluhan hilang. ISK (-), DM (-), HT (+)
RPK: ISK (-), DM (-), HT (-)

Pemeriksaan Fisik
Kesadaran
: Kompos Mentis
Tanda Vital
:
TD
: 140/90 mmHg
N
: 94x/menit
RR
: 20x/menit
T
: 36,9 C

Kepala / Leher
Konjunc. Pucat (-/-), sklera ikterik (-/-)
Pe JVP (-), pe> KGB (-)
Thorax :
Inspeksi : simetris
Palpasi
: FV simetris
Perkusi : sonor/sonor
Auskultasi : Sn. Vesikular, rh (-/-), wh (-/-)

Pemeriksaan Fisik
Abdomen :
Inspeksi : distensi (-) cystostomi (-)
Auskultasi : BU (+) normal
Palpasi
: supel, H/L/M tidak teraba,
Perkusi
: T T T
T T T
T T T
Ekstremitas: akral hangat, edema (-), parese (-)

CVA
Inspeksi : jejas (-/-), hematoma (-/-)
Palpasi : massa teraba (-/-), nyeri tekan (-/-)
Perkusi : nyeri ketok ginjal (-/-)
Flank Area
Inspeksi : massa (-/-), hematoma (-/-), jejas (-/-)
Palpasi : massa tidak teraba, nyeri tekan (-/-)
Suprapubik
Inspeksi : buli menonjol, jejas (-), hematoma (-),
massa (-)
Palpasi : nyeri tekan (-)
Genitalia
OUE : bloody charge (-), edema (-), kateter (-)
7

RT
tonus sfingter ani menjepit normal
refleks bulbo-kavernous (BCR) (+)
massa di lumen rektum (-)
Ampula tidak kolaps
Mukosa licin
Prostat
Teraba perbesaran D 3 cm
Sulcus mediana tidak teraba
Polle dan batas lateral sulit diraba
Tidak berbenjol-benjol, nodul (-)
Konsistensi kenyal padat
Permukaan licin
Nyeri tekan (-)
ST: Feses (+), darah (-)

Pemeriksaan 05/03/16
Hemoglobin

Nilai Rujukan
14,4

12,00-16,00 g/dl

Leukosit

6,8

4,0-10,5 ribu/ul

Eritrosit

4,74

3,90-5,50 juta/ul

Hematokrit

45,6

37,00-47,00 Vol%

Trombosit

201

150-450 Ribu/ul

RDW-CV

14,6

11,5-14,7 %

MCV

96,2

80,0-97,0 fl

MCH

30,3

27,0-32,0 pg

MCHC

31,5

32,0- 38,0 %

Gran %

57,3

50,0-70,0 %

Linfosit %

33,7

25,0-40,0 %

05/03/16

Nilai Rujukan

Hasil PT

9,3

Control Normal PT

11,4

Hasil APTT

24,3

Control Normal APTT

26,1

9.9-13.5 detik

22.2-37.0 detik

GDP

87

70-105 mg/dl

SGOT

25

0-46 U/I

SGPT

19

0-45 U/I

Ureum

24

10-50 mg/dl

creatinin

0,7

0,7 1,4 mg/dl

Pemeriksaan 05/03/16

Nilai Rujukan

URINALISA
Warna-kekeruhan

Kuning-jernih

Kunng-jernih

BJ

1.015

1005 - 1030

pH

6,5

5,0-6,5

Keton

Negative

negative

Protein-albumin

Negative

negative

Glukosa

Negative

negative

Bilirubin

Negative

negative

Darah Samar

Negative

negative

Urobilinogen

0,2

0,1 -1,0

Leukosit

1+

negative

Pemeriksaan 05/03/16

Nilai Rujukan

URINALISA (sedimen)
leukosit

8-10

0-3

eritrosit

1-2

0-2

Silinder

Negative

negative

Ephitel

2+

+1

Bakteri

Negative

negative

Kristal

Negative

negative

Foto Klinis

USG 12 Desember 2016


USG Urologi dan Prostat
Ren kanan dan kiri normal
VU: tak tampak batu/massa,
Prostat: volume 54cc, tak tampak
nodul/kalsifikasi, dinding menebal
Kesimpulan: Prostat hyperplasyavol 54 cc
cystitis kronis

X-ray thorax

Pulmo normal
Cor: cardomegali

RESUME
Telah diperiksa seorang pasien Tn. S dengan
keluhan utama tidak bisa kencing dirasakan
pancarannya lemah, terputus-putus dan tidak
lampias. Kadang terasanyeri.
RT prostat teraba D 3 cm. pole atas tidak
teraba, sulcus mediana tidak teraba, kenyal,
permukaan licin. Pada pemeriksaan laboratorium
darah lengkap normal dan hasil Pada pemeriksaan
usg prostat didapatkan Prostat hyperplasy
vol 54 cc

Diagnosis kerja: Retentio Urine


Diagnosis etiologi :
prostat hiperplasia

striktur uretra dan benign

Diagnosis komplikasi : Retensio urine, ISK


Diagnosis penyerta : cistitis kronis, HipertensI,
Cardiomegali

Planning
Bedah Urologi:
Pasien pro TUR-P ->stricture uretra-> batal ,
ganti -> Uretroscopi sachse
(sudah
dilakukan 17 Maret 2016)
Medikamentosa :
Post op:
RL:d5 = 1:2
Inj. Ceftriaxone 2x1
Inj. Antrain 3x1
Inj. Asam traneksamat 3x500mg
Pertahankan silicone catheteter 6 minggu
19

Terima Kasih ....

Stage 0 : prostat teraba < 1cm, berat < 10 gram


Stage 1 : prostat teraba 1 2 cm, berat 10 -25 gram
Stage 2 : prostat teraba 2 -3 cm, berat 25- 60 gram
Stage 3 : prostat teraba 3- 4 cm, berat 60 100 gram
Stage 4 : prostat teraba >4 cm, berat >100 gram
Pada pagi hari atau pasien setelah minum banyak
disuuh miksi sampai habis, dengan kateter diuku sisa
urin dalam buli buli.
Normal : sisa urin tidak ada
Grade 1 : sisa urin 0 -50 cc
Grade 2 : sisa urin 50 150 cc
Grade 3 : sisa urine >150 cc
Gade 4 : retensi urin total
Grade 1 2 : indikasi konsevatif
Grade 3 4 : indikasi operatif