Anda di halaman 1dari 30

Materi Inti 8

Pencatatan dan Pelaporan


Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Materi Inti 8
PENCATATAN DAN PELAPORAN UPAYA PROMOSI KESEHATAN
DI PUSKESMAS
I. Deskripsi Singkat
Pencatatan dan pelaporan adalah indikator keberhasilan suatu kegiatan.
Tanpa ada pencatatan dan pelaporan, kegiatan atau program apapun yang
dilaksanakan tidak akan terlihat hasilnya. Luaran dari pencatatan dan
pelaporan ini adalah data dan informasi
tentang kegiatan yang telah
dilaksanakan, dana yang telah dipergunakan, hasil kegiatan serta
permasalahan yang ada. Data atau informasi tersebut sangat berharga bagi
suatu organisasi, karena dari situlah dapat diketahui keberhasilan atau
perkembangan suatu kegiatan yang dikerjakan oleh suatu organisasi.
Puskesmas merupakan ujung tombak sumber data kesehatan, terutama bagi
Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota. Disamping itu, Sistem Pencatatan dan
Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP) juga merupakan sumber data
kesehatan yang vital. Semua kegiatan upaya kesehatan yang dilakukan
puskesmas menjadi substansi SP2TP, termasuk upaya promosi kesehatan
yang dilakukan puskesmas. Ruang lingkup upaya promosi kesehatan yang
dilakukan puskesmas sangat luas, dan tidak semua kegiatan yang telah
dilakukan tersebut, masuk dalam SP2TP. Oleh sebab itu, petugas pengelola
promosi kesehatan di puskesmas diharapkan untuk melakukan pencatatan
yang lengkap, semua kegiatan promosi kesehatan yang telah dilakukannya
maupun yang telah dilakukan oleh lintas program puskesmas. Agar ada
kesamaan pencatatan upaya promosi kesehatan di puskesmas, Pusat Promosi
Kesehatan telah mengembangkan profil kegiatan promosi kesehatan di
puskesmas. Untuk itu petugas pengelola promosi kesehatan di puskesmas
harus memahami sistem pencatatan dan pelaporan kegiatan puskesmas, baik
yang berkaitan dengan substansi SP2TP, maupun pembuatan profil promosi
kesehatan di puskesmas.
Pada sesi ini, ruang lingkup materi pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan yang akan dibahas, meliputi: konsep dasar pencatatan dan
pelaporan upaya promosi kesehatan di puskesmas serta pelaksanaan
pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di puskesmas.
II. Tujuan Pembelajaran
A. Tujuan Pembelajaran Umum
Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu melakukan pencatatan dan
pelaporan promosi kesehatan di puskesmas.
B. Tujuan Pembelajaran Khusus
Setelah mengikuti materi ini, peserta mampu
1.
Menjelaskan konsep dasar dasar pencatatan dan pelaporan
upaya promosi kesehatan di puskesmas.
2.
Melaksanakan pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan di puskesmas.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

III. Pokok Bahasan dan Sub Pokok Bahasan


1. Konsep dasar pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas
a. Pengertian, tujuan serta manfaat pencatatan dan pelaporan upaya
promosi kesehatan di puskesmas.
b. Ruang lingkup kegiatan pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan di puskesmas
c. Mekanisme pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan di puskesmas

2. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di

puskesmas.
a. Pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan dalam SP2TP.
b. Profil promosi kesehatan di puskesmas.
c. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas.

IV. Bahan Belajar


Kemenkes, Pedoman Perencanaan Tingkat Puskesmas,Jakarta 2006
Kemenkes, Panduan Promosi Kesehatan Dalam Peningkatan PHBS, Jakarta,
2006.
Kemenkes, Pedoman Penilaian Kinerja Puskesmas, Jakarta, 2006.
Kemenkes, Instrumen Penilaian Kinerja Puskesmas, Jakarta, 2007
Pusat Promkes, Kemenkes, Pedoman Pelaksanaan Promosi Kesehatan di
Puskesmas, Jakarta, 2013.
V.

Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Jumlah jam yang digunakan dalam modul ini sebanyak 4 jpl (T = 1, P = 3)
untuk memudahkan proses pembelajaran, dilakukan langkah-langkah
kegiatan pembelajaran sebagai berikut.
A. Langkah 1
Pengkondisian (10 menit)
Langkah pembelajaran:
1. Fasilitator menyapa peserta dengan ramah dan hangat. Apabila belum
pernah menyampaikan sesi di kelas, mulailah dengan perkenalan.
Perkenalkan diri dengan menyebutkan nama lengkap, instansi tempat
bekerja dan judul materi yang akan disampaikan.
2. Menciptakan suasana nyaman dan mendorong kesiapan peserta untuk
menerima materi dengan menyepakati proses pembelajaran.
3. Dilanjutkan dengan penyampaian judul materi, deskripsi singkat,
tujuan pembelajaran serta ruang lingkup pokok bahasan yang akan
dibahas pada sesi ini.
B. Langkah 2
Penyampaian dan pembahasan pokok bahasan tentang konsep
dasar pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas (60 menit)

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Langkah Pembelajaran:
1. Fasilitator melakukan curah pendapat dengan mengajukan beberapa
pertanyaan kepada peserta untuk mengukur pemahaman peserta
tentang konsep dasar pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan. Ada beberapa pertanyaan yang diajukan kepada peserta
yaitu : 1) pengertian; 2) tujuan ; 3) manfaat; 4) ruang lingkup serta 5)
mekanisme pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas.
2. Fasilitator mencatat semua pendapat peserta dikertas flipchart.
Selanjutnya merangkum dan menyampaikan paparan materi sesuai
urutan sub pokok bahasan dengan menggunakan bahan tayang.
3. Fasilitator memberikan kesempatan peserta untuk bertanya atau
menyampaikan klarifikasi, kemudian fasilitator menyampaikan
jawaban atau tanggapan yang sesuai.
C. Langkah 3
Penyampaian
dan
pembahasan
pokok
bahasan
tentang
pelaksanaan kegiatan pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan di puskesmas (100 menit)
Langkah pembelajaran:
1. Fasilitator menyampaikan paparan materi tentang pelaksanaan
kegiatan pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan dan sub
pokok bahasannya dengan menggunakan bahan tayang.
2. Fasilitator membagi peserta dalam tiga kelompok (setiap kelompok
terdiri dari 10-11 orang). Setiap kelompok diminta berdiskusi untuk
mempelajari dan mengisi profile promosi kesehatan di puskesmas
dengan menggunakan format profil yang telah disediakan. Pengisian
profile mengacu pada laporan tahunan puskesmas. Adapun tugas
setiap kelompok adalah sebagai berikut:

Kelompok 1 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang wilayah, kependudukan,
ketenagaan, pelatihan, sarana, media promosi kesehatan di
puskesmas.

Kelompok 2 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang UKBM, Posyandu, Desa Siaga
Aktif, Sekolah dan PHBS.

Kelompok 3 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang kebijakan teknis, peran serta
organisasi kemasyarakatan, mitra promosi kesehatan serta media
massa.

3. Waktu diskusi 30 menit.


4. Hasil diskusi setiap kelompok di tulis pada lembar kerja profile promosi
kesehatan yang telah tersedia.
5. Fasilitator meminta kepada setiap kelompok untuk mempresentasikan
hasil diskusi, dan fasilitator memberikan kesempatan kepada
kelompok lain untuk menyampaikan tanggapannya.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

6. Fasilitator menyampaikan tanggapan serta hal-hal penting pada setiap


kelompok tentang pelaksanaan pencatatan atau pengisian format
profil promosi kesehatan puskesmas yang baru saja dikerjakan.
7. Fasilitator memberikan kesempatan kepada peserta untuk bertanya
atau menyampaikan klarifikasi, kemudian fasilitator menyampaikan
jawaban atau tanggapan yang sesuai.
D. Langkah 4
Penyampaian rangkuman materi tentang pencatatan dan
pelaporan upaya promosi kesehatan di puskemas (10 menit).
Langkah pembelajaran:
1. Fasilitator mengajak peserta untuk mengungkapkan kembali serta
merangkum materi yang telah dibahas pada sesi ini, mengacu pada
tujuan pembelajaran.
2. Fasilitator menyampaikan beberapa hal penting tentang tugas dan
tanggung jawab Kepala Puskesmas serta Petugas Pengelola Promosi
Kesehatan di puskesmas dalam melaksanakan kegiatan pencatatan
dan pelaporan upaya promosi kesehatan di puskemas.
3. Fasilitator menutup proses pembelajaran pada sesi ini, dengan
mengucapkan terima kasih serta memberikan apresiasi kepada semua
peserta yang telah berpartisipasi aktif sehingga tujuan pembelajaran
pada sesi ini dapat tercapai.
VI. Uraian Materi
Pada materi terdahulu telah dibahas bahwa upaya promosi kesehatan bukan
hanya menyebarluaskan informasi tentang kesehatan saja, melainkan
meliputi kegiatan advokasi, bina suasana, gerakan pemberdayaan
masyarakat serta penggalangan kemitraan. Selain dari pada itu, substansi
promosi kesehatan meliputi upaya pelayanan kesehatan yang ada di
puskesmas baik upaya kesehatan esensial maupun upaya kesehatan
pengembangan atau pilihan. Dalam pengelolaanya upaya promosi kesehatan
di puskesmas, menyatu atau terintegrasi dengan upaya kesehatan
masyarakat maupun upaya kesehatan perorangan. Sehubungan dengan itu ,
maka tugas dan tanggung jawab petugas pengelola promosi kesehatan di
puskesmas, harus berupaya melakukan / mengkompilasi kegiatan promosi
kesehatan yang dilakukan oleh lintas program serta melakukan pencatatan
secara lengkap. Juga mengisi format profile promosi kesehatan dengan data
yang up to date.
A. Konsep Dasar Pencatatan dan Pelaporan Upaya Promosi
Kesehatan
1. Pengertian pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan
a. Pencatatan
Pencatatan adalah kegiatan atau proses pendokumentasian suatu
aktivitas dalam bentuk tulisan. Pencatatan dilakukan secara hard
ware (kertas) maupun soft ware (file komputer). Bentuk catatan
dapat berupa tulisan, grafik, gambar / foto, film, dll.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

b. Pelaporan
Pelaporan adalah catatan yang memberikan informasi tentang
kegiatan tertentu dan hasilnya, disampaikan kepada pihak yang
berwenang sesuai dengan ketentuan atau prosedur yang berlaku.
c. SP2TP
(Sistem
Puskesmas)

Pencatatan

dan

Pelaporan

Terpadu

Pencatatan (recording) dan pelaporan (reporting) di puskesmas


berpedoman pada SP2TP. SP2TP adalah kegiatan pencatatan dan
pelaporan data umum, sarana, tenaga dan upaya pelayanan
kesehatan di Puskesmas yang bertujuan agar didapatnya semua
data hasil kegiatan Puskesmas (termasuk Puskesmas dengan
tempat tidur, Puskesmas Pembantu, Puskesmas keliling, bidan di
Desa dan Posyandu) dan data yang berkaitan, serta dilaporkannya
data tersebut kepada jenjang administrasi diatasnya sesuai
kebutuhan secara benar, berkala dan teratur, guna menunjang
pengelolaan upaya kesehatan masyarakat.
Sistem Pencatatan dan Pelaporan Terpadu Puskesmas (SP2TP)
merupakan kegiatan pencatatan dan pelaporan puskesmas secara
menyeluruh (terpadu) dengan konsep wilayah kerja puskesmas.
Sistem pelaporan ini ini diharapkan mampu memberikan informasi
baik bagi puskesmas maupun untuk jenjang administrasi yang lebih
tinggi, guna mendukung manajemen kesehatan .
Sistem pencatatan dan pelaporan terpadu puskesmas adalah
kegiatan pencatatan dan pelaporan data umum, sarana, tenaga dan
upaya pelayanan kesehatan di puskesmas termasuk puskesmas
pembantu, yang ditetapkan melalui surat keputusan Menteri
Kesehatan RI no.63/Menkes/SK/II/1981
Sistem adalah satu kesatuan yang terdiri atas beberapa
komponen yang saling berkaitan, berintegrasi dan mempunyai
tujuan tertentu
Terpadu merupakan gabungan dari berbagai macam kegiatan
pelayanan kesehatan puskesmas secara komprehensif.
Pencatatan dan pelaporan adalah melakukan pencatatan setiap
kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga
puskesmas, dan melaporkannya kepada Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota atau instansi lain yang berwenang, secara rutin,
sesuai waktu dan menggunakan format yang di tetapkan.
d. Profil Promosi Kesehatan
Adalah cacatan dan laporan yang memberikan gambaran yang
komprehensif tentang kondisi komunitas, potensi daerah serta
potret masyarakat dalam upaya promosi kesehatan, untuk
meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Profil promosi kesehatan berisi tentang data wilayah (luas wilayah,
daerah administrasi), data kependudukan (seperti perkembangan
jumlah penduduk, jumlah rumah tangga, jenis kelamin, kelompok
umur, kepadatan penduduk), ketenagaan, pelatihan, sarana, media,
UKBM, posyandu, Desa Siaga Aktif, Promosi Kesehatan di Sekolah,

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

PHBS, Kebijakan Teknis Berwawasan Kesehatan, peran serta


organisasi kemasyarakatan, mitra promosi kesehatan, media massa
potensial dalam mendukung upaya promosi kesehatan di
puskesmas.
2. Tujuan Pencatatan dan Pelaporan Upaya Promosi Kesehatan
a. Tujuan umum
Diperolehnya gambaran semua hasil kegiatan promosi kesehatan,
potensi serta pencapaian kinerja upaya pemberdayaan masyarakat
dan promosi kesehatan di puskesmas dalam kurun waktu tertentu.
b. Tujuan khusus
Tujuan khusus pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan
di puskesmas adalah adanya data atau diperolehnya informasi
tentang:
1) Potensi komunitas masyarakat yang ada di wilayah kerja
puskesmas.
2) Situasi kependudukan di wilayah kerja puskesmas.
3) Potensi daerah (kondisi sosial ekonomi, budaya masyarakat,
ketersediaan akses informasi, mitra potensial) yang ada di
wilayah kerja puskesmas.
4) Potret masyarakat ( perilaku, pola pengambilan keputusan, pola
pencarian pelayanan kesehatan) di wilayah kerja puskesmas.
5) Sumberdaya upaya promosi kesehatan di puskesmas
6) Hasil pelaksanaan upaya promosi kesehatan di puskesmas.
Hasil dari pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas, digunakan
sebagai bahan / alat pengambilan
keputusan dalam meningkatkan penyelenggaraan upaya promosi
kesehatan di waktu mendatang, melalui penyusunan rencana yang
lebih tepat .
3. Manfaat pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan
a. Diketahuinya kondisi wilayah kerja puskesmas.
b. Diketahunya potensi sumberdaya yang ada di wilayah kerja
puskesmas.
c. Diketahuinya status serta kondisi kesehatan masyarakat di
wilayah kerja puskesmas.
d. Diketahuinya kondisi masalah kesehatan yang ada di wilayah
kerja puskesmas.
e. Diketahuinya kondisi perilaku masyarakat terkait dengan upaya
kesehatan di bidang promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif.
f. Diketahuinya penyelenggaraan atau pengelolaan upaya promosi
kesehatan di puskesmas.
g. Diketahuinya jangkauan pelaksanaan upaya promosi kesehatan di
wilayah kerja puskesmas.
h. Diketahuinya tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung
upaya kesehatan masyarakat.
i. Diketahuinya hasil upaya promosi kesehatan di puskesmas.
j. Mempunyai data dasar (evidence based) dalam penyusunan
rencana upaya promosi kesehatan di tahun mendatang.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

k. Sebagai dasar dalam proses pengambilan keputusan dalam


pengelolaan upaya promosi kesehatan di puskesmas.
4. Ruang lingkup kegiatan pencatatan dan pelaporan upaya
promosi kesehatan di puskesmas
Ruang lingkup pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan di
puskesmas, meliputi:
a. Data umum dan demografi wilayah kerja puskesmas
b. Data sosial budaya dan perilaku masyarakat di bidang kesehatan
c. Tenaga promosi kesehatan
d. Dana kegiatan promosi kesehatan
e. Sarana / peralatan promosi kesehatan
f. Media promosi kesehatan
g. Kegiatan advokasi dalam upaya promosi kesehatan
h. Kegiatan KIE dalam upaya promosi kesehatan
i. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya promosi
kesehatan
j. Kegiatan penggalangan kemitraan dalam upaya promosi
kesehatan
k. Kegiatan promosi kesehatan dalam mendukung pelayanan
kesehatan di puskesmas, baik yang dilaksanakan di dalam dan di
luar gedung.
l. Hasil upaya promosi kesehatan di puskesmas.
5. Mekanisme pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya
promosi kesehatan di puskesmas.
a. Mekanisme pencatatan dan pelaporan promosi kesehatan dalam
SP2TP.
Mekanisme pelaksanaan pencatatan dan pelaporan adalah
sebagai berikut:
1) Petugas promosi kesehatan di puskesmas, melakukan
pencatatan dan mengkompilasi kegiatan promosi kesehatan
yang dilakukan di dalam dan di luar gedung puskesmas, yang
dilakukan oleh lintas program.
2) Memasukkan hasil pencatatan atau kompilasi kegiatan promosi
kesehatan tersebut dalam SP2TP.
3) SP2TP tersebut , dikirim ke Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
setiap awal bulan, kemudian Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota
melakukan pengolahan dan rekapitulasi. Hasilnya di kirimkan
ke Dinas Kesehatan Provinsi dan Kementerian Kesehatan RI.
4) Provinsi menyampaikan umpan balik ke Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota, selanjutnya Dinas Kesehatan Kab/Kota
menyampaikan umpan balik ke Puskesmas.
5) Penyampaian laporan promosi kesehatan dilakukan secara
periodik ( semesteran dan tahunan).
b. Mekanisme pencatatan dan pelaporan promosi kesehatan dalam
Profile Promosi Kesehatan.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

1) Petugas promosi kesehatan di puskesmas, mengisi profile


promosi kesehatan secara lengkap, mengacu pada upaya
promosi kesehatan yang telah dilaksanakan.
2) Mengirimkan profile promosi kesehatan yang telah diisi dengan
lengkap tersebut, kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
(Ub. Petugas Pengelola Promosi Kesehatan, Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota)
3) Petugas Pengelola Promosi Kesehatan Kabupaten/Kota,
melakukan kompilasi terhadap profile promosi kesehatan yang
berasal dari beberapa puskesmas yang ada di wilayah
kerjanya. Hasil rekapitulasi tersebut, kemudian dikirim ke Dinas
Kesehatan Provinsi (Ub. Petugas Pengelola Promosi Kesehatan,
Dinas Kesehatan Provinsi).
4) Petugas Pengelola Promosi Kesehatan Provinsi, melakukan
kompilasi terhadap profile promosi kesehatan yang berasal dari
beberapa Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang ada di
wilayah kerjanya. Hasil rekapitulasi tersebut, kemudian dikirim
ke Kementerian Kesehatan RI (Ub. Pusat Promosi Kesehatan).
5) Penyampaian profile promosi kesehatan dilakukan setiap tahun
sekali.
B. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya promosi kesehatan
di puskesmas
1. SP2TP (Sistem Pencatatan dan Pelaporan Puskesmas)
a. Upaya promosi kesehatan di puskesmas yang masuk dalam SP2TP
adalah kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat seperti yang
ada dalam LB 4b berikut ini.
No

Kegiatan Penyuluhan
Kesehatan Masyarakat

1.

Frekuensi penyuluhan
dalam wilayah
puskesmas untuk
kelompok potensial
Frekuensi penyuluhan
kelompok dalam
puskesmas.
Frekuensi penyuluhan
dalam wilayah
puskesmas untuk
kelompok kunci dalam
HIV/AIDS (WPSL, WPTL,
LSL, Waria).
Frekuensi penyuluhan
dalam wilayah

2.

3.

4.

Jumlah

Kemampuan
Pencatatan dan
Pelaporan
Mampu
Masalah
melaksana
yang
kan
terjadi

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

puskesmas terkait
dengan diare, tifoid dan
hepatitis.

b. Dalam perkembangannya pada tahun 2015, Pusat Promosi


Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, mengusulkan beberapa
variabel upaya promosi kesehatan yang dimasukan dalam
pencatatan dan pelaporan SP2TP . Adapun beberapa variabel yang
diusulkan tersebut, adalah:
1)
Jumlah Desa dan Kelurahan Siaga Aktif,
meliputi : Strata Pratama, Madya dan Mandiri.
2)
Jumlah Desa dan Kelurahan yang belum Siaga
Aktif.
3)
Jumlah UKBM : Posyandu, posbindu PTM, Pos
TB Desa, Posmaldes, Pos Upaya Kesehatan Kerja, Kelompok/
Forum Peduli Kesehatan, dan UKBM lainnya
4)
Jumlah kader aktif di wilayah kerja puskesmas,
meliputi Kader aktif di Posyandu, Poskesdes, Poskestren,
Posbindu PTM, Pos TB Desa, UKBM Lainnya.
5)
Jumlah mitra yang mendukung kebijakan
public berwawasan kesehatan, melipti organisasi
kemasyarakatan, Dunia Usaha/ Swasta, dan pihak lainnya.
6)
Kegiatan mitra dalam upaya promosi
kesehatan
7)
Jumlah frekuensi kegiatan KIE di dalam dan
diluar gedung.
8)
Jumlah Rumah Tangga ber-PHBS dan yang
belum ber-PHBS
9)
Jumlah satuan pendidikan yang
mempromosikan kesehatan, meliputi : Jumlah SD/ sederjat dan
SLTP yang melakukan kegiatan UKS; jumlah SD/ sederajat dan
SLTP yang telah dilakukan penyuluhan kesehatan.
10)
Jumlah tenaga promosi kesehatan di
puskesmas yang sesuai standar
11)
Jumlah kebijakan publik berwawasan
kesehatan
c. Waktu pelaporan :
1) Laporan harian untuk melaporkan kejadian luar biasa penyakit
tertentu.
2) Laporan mingguan untuk melaporkan kegiatan penyakit yang
sedang ditanggulangi
3) Laporan bulanan untuk melaporkan kegiatan rutin progam.
2. Profile Promosi Kesehatan di Puskesmas.
a.
Data wilayah administrasi Puskesmas.
b.
Data kependudukan di wilayah kerja puskesmas
c.
Jumlah dan jenis UKBM
d.
Data tentang jumlah dan strata Desa/Kelurahan Siaga Aktif
e.
Data sekolah yang mempromosikan kesehatan : SD/ sderajat ,
SLTP dan SLTA

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.
m.
n.
o.

Data PHBS di Rumah Tangga, meliputi jumlah RT, Jumlah RT yang


dipantau, Jumlah RT yang ber-PHBS.
Jumlah dan jenis kebijakan publik berwawasan kesehatan yang
ada di pukesmas
Data ketenagaan promosi kesehatan termasuk Pejabat
Fungsional PKM.
Data peran serta Organisasi Kemasyarakatan di Puskesmas,
jumlah ormas yang berperan serta dan ormas yang berpotensi
Data mitra yang mendukung upaya promosi kesehatan di
puskesmas, meliputi jumlah swasta/ dunia usaha serta lintas sektor.
Sarana dan peralatan promosi kesehatan
Data jumlah dan jenis media massa yang dimanfaatkan dalam
upaya promosi kesehatan, meliputi media massa cetak, elektronik
dan tradisional.
Data jumlah posyandu beserta stratanya.
Data tentang kegiatan peningkatan kapasitas tenaga promosi
kesehatan.
Data tentang jumlah dan jenis media promosi kesehatan,
meliputi media cetak, elektronik dan media internet.

Waktu pencatatan dan pelaporan profile promosi kesehatan di


puskesmas dilakukan setiap tahun sekali.
3. Pelaksanaan pencatatan dan pelaporan upaya promosi
kesehatan di puskesmas.
Upaya promosi kesehatan di puskesmas, tidak hanya dilakukan oleh
petugas pengelola promosi kesehatan saja, melainkan oleh petugas
pengelola layanan kesehatan (lintas program) di puskesmas. Misalnya
saja, Petugas KIA juga melakukan upaya promosi kesehatan KIA,
demikian untuk petugas kesehatan lainnya.
Dengan demikian, maka semua petugas kesehatan (lintas program)
puskesmas, seyogyanya juga mempunyai cacatan tentang kegiatan
promosi kesehatan sesuai dengan upaya pelayanan kesehatan yang
dilakukannya.
Petugas promosi kesehatan dalam kegiatan pencatatan dan pelaporan
upaya promosi kesehatan ini, mempunyai tanggung jawab untuk
melakukan pencatatan kegiatan promosi kesehatan yang dilakukannya
serta mengkompilasi semua kegiatan promosi kesehatan yang
dilakukan oleh lintas program yang ada di puskesmas. Dalam
melakukan kompilasi petugas promosi kesehatan harus mengacu pada
ketentuan/ variabel upaya promosi kesehatan yang ada dalam SP2TP
serta Profil Promosi Kesehatan. Selanjutnya, petugas promosi
kesehatan melaporkan upaya promosi kesehatan yang telah
dilaksanakan di puskesmas secara komprehensif, kepada berbagai
pihak terkait sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Format Profil Promosi Kesehatan Di Puskesmas (terlampir)

VII. Referensi
1.
Pusat Promkes, Kemenkes, Panduan Promosi Kesehatan
Dalam Peningkatan PHBS, Jakarta, 2006.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

10

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

2.

Kemenkes, Pedoman Penilaian Kinerja Puskesmas,


Jakarta, 2006.

3.

Pusat Promkes, Kemenkes, Pedoman Pelaksanaan


Promosi Kesehatan di Puskesmas, Jakarta, 2013.
4.
Kemenkes, Instrumen Penilaian Kinerja Puskesmas,
Jakarta, 2007
5.
Pusat Promosi Kesehatan, Pedoman Penyusunan Profil
Promosi Kesehatan, Jakarta , 2012.

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

11

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Lampiran
Pedoman Diskusi Kelompok Pelaksanaan Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas.
a.

Peserta dibagi dalam tiga kelompok (setiap kelompok terdiri dari


10-11 orang).

b.

Setiap kelompok diminta berdiskusi untuk mempelajari dan mengisi


profile promosi kesehatan di puskesmas dengan menggunakan format
profil yang telah disediakan. Pengisian profile mengacu pada laporan
tahunan puskesmas. Adapun tugas setiap kelompok adalah sebagai
berikut:

c.
d.
e.

Kelompok 1 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang wilayah, kependudukan, ketenagaan,
pelatihan, sarana, media promosi kesehatan di puskesmas.

Kelompok 2 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang UKBM, Posyandu, Desa Siaga Aktif,
Sekolah dan PHBS.

Kelompok 3 : mempelajari dan mengisi profile


promosi
kesehatan di puskesmas tentang kebijakan teknis, peran serta
organisasi kemasyarakatan, mitra promosi kesehatan serta media
massa.
Waktu diskusi 30 menit.

Hasil diskusi setiap kelompok di tulis pada lembar kerja profile


promosi kesehatan dalam bentuk file di komputer.
Setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusinya.
Lembar kerja
Format profil promosi kesehatan di puskesmas (terlampir)

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

12

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Lembar kerja A-1:


USULAN VARIABEL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PROMOSI KESEHATAN PADA REVIEW SP2TP

N
O
1.

INDIKATOR
Persentase Desa dan
Kelurahan Siaga Aktif

Definisi Operasional
Presentase Desa dan Kelurahan Siaga Aktif
adalah desa dan kelurahan yang
penduduknya dapat dengan mudah
mengakses pelayanan kesehatan dasar dan
mengembangkan UKBM yang dapat
melaksanakan surveillance berbasis
masyarakat (meliputi pemantauan
penyakit, kesehatan ibu dan anak, gizi,
lingkungan dan perilaku), kedaruratan
kesehatan dan penangulangan bencana
serta penyehatan lingkungan sehingga
masyarakatnya menerapkan PHBS

PERIODES
ASI
Tahunan

KET
LT 1 : Data
dasar PSM

Variabel Pelaporan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

13

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Desa dan Kelurahan Siaga


Aktif Pratama

Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yang telah


memiliki forum desa/kelurahan; memiliki Kader
kesehatan minimal 2 orang; memiliki
kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar;
memiliki posyandu aktif; sudah memiliki dana
dari pemerintah desa dan kelurahan; ada peran
aktif masyarakat; pembinaan PHBS kurang dari
20% rumah tangga yang ada

Desa dan Kelurahan Siaga


Aktif Madya

Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yang telah


memiliki forum desa/kelurahan dan berjalan
walaupun belum rutin; memiliki Kader kesehatan
minimal 3-5 orang; memiliki kemudahan akses
pelayanan kesehatan dasar; memiliki posyandu
dan 2 UKBM yang aktif; sudah memiliki dana
dari pemerintah desa dan kelurahan serta 1
sumber dana lainnya ; ada peran aktif
masyarakatdan peran aktif 1 ormas; pembinaan
PHBS minimal dari 20% rumah tangga yang ada

Desa dan Kelurahan Siaga


Aktif Purnama

Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yang telah


memiliki forum desa/kelurahan dan berjalan
rutin setiap triwulan; memiliki Kader kesehatan
minimal 6-8 orang; memiliki kemudahan akses
pelayanan kesehatan dasar; memiliki posyandu
dan 3 UKBM yang aktif; sudah memiliki dana
dari pemerintah desa dan kelurahan serta 2
sumber dana lainnya ; ada peran aktif
masyarakatdan peran aktif 2 ormas; pembinaan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

14

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

PHBS minimal dari 40% rumah tangga yang ada

Desa dan Kelurahan Siaga


Aktif Mandiri

Desa dan Kelurahan Siaga Aktif yang telah


memiliki forum desa/kelurahan dan berjalan
rutin setiapbulan; memiliki Kader kesehatan
minimal 9 orang atau lebih; memiliki
kemudahan akses pelayanan kesehatan dasar;
memiliki posyandu dan 4 UKBM yang aktif;
sudah memiliki dana dari pemerintah desa dan
kelurahan serta 2 sumber dana lainnya ; ada
peran aktif masyarakatdan peran aktif > 2
ormas; pembinaan PHBS minimal dari 70%
rumah tangga yang ada

Variabel Pencatatan
Nama Desa Siaga

cukup jelas

Aktif/tidak aktif

aktif adalah desa dan kelurahan siaga yang


memiliki dan melakukan kegiatan pelayanan
kesehatan dasar, pemberdayaan masyarakat
melalui UKBM dan mendorong upaya surveilans
berbasis masyarakat, kedaruratan kesehatan,
penanggulangan bencana, penyehatan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

15

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

lingkungan dan PHBS

2.

Strata Desa Siaga

adalah tingkatan desa/kelurahan siaga sesuai


kriteria (pratama, madya, purnama, mandiri)

Jumlah Kelompok Kerja


Operasional UKBM atau
forum peduli kesehatan di
Level Provinsi dan
Kab/Kota

jumlah kelompok kerja operasional atau


forum peduli kesehatan yang aktif dan
memiliki rencana kegiatan, dan
dokumentasi kegiatan dilevel puskesmas

Tahunan

LT 1 : Data
dasar PSM

Variabel Pelaporan :
Posyandu :

Pratama

Posyandu adalah bentuk upaya kesehatan


bersumber daya masyarakat (UKBM) yang
dikelola dan diselenggarakan dari, olej, untuk
dan bersama masyarakat dalam
penyelenggaraan pembangunan kesehatan guna
pemberdayaan masyarakat
Posyandu pratama adalah posyandu dengan
frekuensi penimbangan < 8 kali, dengan jumlah
kader <5, cakupan D/S <50%, cakupan
kumulatif KIA <50% , Cakupan kumulatif KB
<50% , cakupan kumulatif imunisasi <50%,

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

16

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

cakupan dana sehat <50%

Madya

Posyandu madya adalah posyandu dengan


frekuensi penimbangan > 8 kali, dengan jumlah
kader 5, cakupan D/S <50%, cakupan
kumulatif KIA <50% , Cakupan kumulatif KB
<50% , cakupan kumulatif imunisasi <50%,
cakupan dana sehat <50%

Purnama

Posyandu madya adalah posyandu dengan


frekuensi penimbangan > 8 kali, dengan jumlah
kader 5, cakupan D/S 50%, cakupan
kumulatif KIA 50% , Cakupan kumulatif KB
50% , cakupan kumulatif imunisasi 50%,
cakupan dana sehat <50% dan mampu
menyelenggarakan program tambahan

Mandiri

Posyandu madya adalah posyandu dengan


frekuensi penimbangan > 8 kali, dengan jumlah
kader 5, cakupan D/S 50%, cakupan
kumulatif KIA 50% , Cakupan kumulatif KB
50% , cakupan kumulatif imunisasi 50%,
cakupan dana sehat 50% dan mampu
menyelenggarakan program tambahan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

17

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Poskesdes

Poskesdes adalah Upaya Kesehatan


Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
yang dibentuk di desa dalam rangka
mendekatkan/menyediakan
pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat
desa

Poskestren

Pos Kesehatan Pesantren (POSKESTREN)


merupakan salah satu bentuk program
pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan
dan merupakan wujud Upaya Kesehatan
Berbasis Masyarakat (UKBM) di lingkungan
Pondok Pesantren, dengan prinsip dari, oleh, dan
untuk warga pondok pesantren yang
mengutamakan pelayanan promotif dan
preventif tanpa mengabaikan aspek kuratif dan
rehabilitatif dengan binaan Puskesmas setempat

Posbindu PTM
Pos TB Desa
Posmaldes

wadah kemandirian masyarakat yang dibentuk


oleh dan dari masyarakat khususnya desa
terpencil yang endemis malaria untuk
membantu program dalam penemuan suspect
malaria dan promosi kesehatan

Pos Upaya Kesehatan Kerja


(Pos UKK)

pos upaya pemeliharaan kesehatan pekerja


yang terencana, teratur dan berkesinambungan
yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

18

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

masyarakata pekerja
Pratama
Madya
Purnama
Mandiri
UKBM Lainnya
Kelompok/Forum Peduli
Kesehatan

jumlah Kelompok masyarakat yang melakukan


upaya kesehatan dan peduli kesehatan

Variabel Pencatatan :
Jenis UKBM,,

UKBM (upaya kesehatan bersumber daya


masyarakat) adalah wahana pemberdayaan
masyarakat yang dibentuk berdasarkan
kebutuhan masyarakat dikelola oleh , dari, untuk
dan besama masyarakat dari bimbingan dari
petugas puskesmas, lintas sektor dan lembaga
terkait lainnya (contoh poskesdes, Posmaldes,
Posbindu PTM dll)

Nama UKBM
Strata (Posyandu, Pos UKK)

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

19

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Jenis Kelompok/Forum Peduli


Kesehatan
Kegiatan

3.

Jumlah Kader Kesehatan


Aktif di suatu wilayah

anggota masyarakat desa atau kelurahan


yang memiliki pengetahuan, kemauan dan
kemampuan untuk menggerakan
masyarakat berpartisipasi dalam
pemberdayaan masyarakat dan
pembangunan partisipasi di desa dan
keluarga

Tahunan

LT 1 : Data
dasar PSM

Variabel pelaporan :
a

Kader Kesehatan/UKBM Aktif :

a.
1

Posyandu

anggota masyarakat yang bersedia,mampu, dan memiliki


waktu untuk menyelenggarakan kegiatan Posyandu secara
sukarela

a.
2

Poskesdes

anggota masyarakat yang bersedia,mampu, dan memiliki


waktu untuk menyelenggarakan kegiatan poskesdes secara
sukarela

a.
3

Poskestren

anggota masyarakat di lingkugan pesantren yang bersedia,


mampu, dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan
kegiatan Poskestren secara sukarela

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

20

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

a.
4

Posbindu PTM

anggota masyarakat di lingkugan pesantren


yang bersedia,
mampu, dan memiliki waktu untuk
menyelenggarakan
kegiatan Posbindu PTM secara sukarela

a.
5

Pos TB Desa

anggota masyarakat di lingkugan pesantren


yang bersedia,
mampu, dan memiliki waktu untuk
menyelenggarakan
kegiatan Pos TB Desa secara sukarela

a.
6

Posmaldes

anggota masyarakat di lingkugan pesantren


yang bersedia,
mampu, dan memiliki waktu untuk
menyelenggarakan
kegiatan Posmaldes secara sukarela

a.
7

Pos UKK

anggota masyarakat di lingkugan pesantren


yang bersedia,
mampu, dan memiliki waktu untuk
menyelenggarakan
kegiatan Pos UKK secara sukarela

a.
8

UKBm Lainya

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

21

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

b Kader Desa Siaga Aktif

anggota masyarakat yang bersedia, mampu, dan memiliki


waktu untuk menyelenggarakan kegiatan desa siaga secara
sukarela

Variabel Pencatatan :
a Jenis Kader UKBM/Forum
Peduli Kesehatan,
b Nama Kader

4.

Jumlah Mitra (Ormas,


Dunia Usaha/Swasta/INGO
dan pihak lainnya) yang
mendukung kebijakan
publik berwawasan
kesehatan

Jumlah mitra yang mendukung


pembangunan kesehatan adalah jumlah
kerjasama yang dilakukan Puskesmas
dengan organisasi kemasyarakatan, dunia
usaha/swasta dan pihak lain di wilayah
kerja puskesmas

Tahunan

LT 1 : Data
dasar PSM

Variabel Pelaporan :

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

22

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

a Organisasi Kemasyarakatan

organisasi kemasyarakatan adalah organisasi


yang didirikan dan dibentuk oleh masyarakat
secara sukarela berdasarkan kesamaan aspirasi,
kehendak, kebutuhan, kepentingan, kegiatan,
dan tujuan untuk berpartisipasi dalam
pembangunan demi tercapainya tujuan Negara
Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan
Pancasila. (UU No. 17 tahun 2013)

b Dunia Usaha

Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah, dan


Usaha Besar yang melakukan kegiatan ekonomi
di Indonesia dan berdomisili di Indonesia
mendukung pembangunan kesehatan

c Swasta
d INGO

INGO( Lembaga asing nonpemerintah) adalah


suatu lembaga internasional yang terorganisasi
secara fungsional bebas dari dan tidak mewakili
pemerintahan suatu negara atau organisasi
internasional yang dibentuk secara terpisah dari
suatu negara di mana organisasi itu didirikan

Mitra lainnya

Variabel Pencatatan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

23

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

a - Jenis Mitra (Ormas, Dunia


Usaha/Swasta/INGO dan
pihak lainnya), Nama Mitra
(Ormas, Dunia
Usaha/Swasta/INGO dan
pihak lainnya),
b Kegiatan Mitra

5.

Jumlah KIE

Jumlah KIE kesehatan yang dikembangkan


oleh puskesmas sebagai bahan
penyuluhan kepada Masyarakat

Tahunan

LB 4 :
Penyuluha
n
Kesehatan

Variabel Pelaporan
a Jumlah Frekuensi Penyuluhan
di luar gedung

Jumlah penyuluhan yang dilakukan di luar


gedung Puskesmas

b Jumlah Frekuensi Penyuluhan


di dalam gedung

Jumlah penyuluhan yang dilakukan di dalam


gedung Puskesmas

Variabel Pencatatan :
a Masalah kesehatan/Materi
kesehatan yang diberikan
b Frekuensi

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

24

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

c Lokasi (di dalam gedung,


diluar gedung)
d Metode (ceramah, diskusi,
demostrasi, pameran)
e Alat bantu (media cetak,
media elektronik)
f Sasaran (masyarakat umum,
kelompok khusus, kelompok
potensial)

6.

Jumlah Rumah Tangga berPHBS

rumah tangga yang seluruh anggotanya


ber-perilaku hidup bersih dan sehat yang
meliputi 10 indikator (rumah tangga yang
seluruh anggotanya ber-perilaku hidup
bersih dan sehat memenuhi 7 indikator

Tahunan

Data
Rumah
Tangga

Variabel Pelaporan :
a Rumah Tangga ber-PHBS

rumah tangga yang seluruh anggotanya berperilaku hidup bersih dan sehat yang meliputi 10
indikator (rumah tangga yang seluruh
anggotanya ber-perilaku hidup bersih dan sehat
memenuhi 7 indikator ....

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

25

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

b Rumah Tangga tidak ber-PHBS

rumah tangga yang tidak semua anggotanya


ber-perilaku hidup bersih dan sehat yang
meliputi 10 indikator (rumah tangga yang
seluruh anggotanya ber-perilaku hidup bersih
dan sehat memenuhi 7 indikator ....

Variabel Pencatatan :
a Semua anggota keluarga
melakukan cuci tangan pakai
sabun
b Semua anggota keluarga
memakan buah dan sayur
c Semua anggota keluarga
melakukan aktifitas fisik
d Semua anggota keluarga
tidak merokok
e Semua anggota keluarga
menggunakan air bersih
f Semua anggota keluarga
mengunakan jamban sehat
g Memberantas sarang nyamuk
h Memberikan ASI Eksklusif

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

26

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

i Melakukan persalinan oleh


tenaga kesehatan
j Melakukan timbang bayi dan
balita

7.

Jumlah Satuan Pendidikan


Dasar yang
Mempromosikan
Kesehatan

jumlah satuan pendidikan dasar yang


melakukan upaya untuk memberdayakan
siswa, guru, dan masyarakat di lingkungan
sekolah agar tahu, mau dan mampu
mempraktikan perilaku hidup bersih dan
sehat serta berperan aktif dalam
mewujudkan sekolah sehat

Bulanan

LT 1 : Data
Dasar UKS

Variabel Pelaporan :
a Jumlah SD/sederajat yang
memiliki UKS

cukup jelas

b Jumlah SLTP/sederajat yang


memiliki UKS

cukup jelas

c Jumlah SD/sederajat yang


telah dilakukan penyuluhan

cukup jelas

d Jumlah SLTP/sederajat yang


telah dilakukan penyuluhan

cukup jelas

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

27

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Variabel Pencatatan :
a Tingkat Pendidikan,
b Nama Sekolah,
c Frekuensi Penyuluhan
d

Materi Penyuluhan di sekolah

e Ada UKS/tidak,

8.

Jumlah Tenaga Promosi


Kesehatan

tenaga kesehatan yang memiliki


pengetahuan dan keterampilan untuk
memberikan penyuluhan dan memiliki
pengetahuan tentang promosi kesehatan

Tahunan

LT 2 : Data
Kepegawa
ian

9.

Peralatan Promosi
Kesehatan yang sesuai
dengan standar

Peralatan untuk mendukung kegiatan


promosi kesehatan

Tahunan

LT 3 : Data
Peralatan

1
0.

Jumlah kebijakan publik


berwawasan kesehatan

jumlah kebijakan publik yang berwawasan


yang dibuat oleh puskesmas maupun
sektoral di wilayah pembinaan puskesmas
berupa peraturan desa/surat keputusan
kepada desa yang mendukung kesehatan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

LT 1 : Data
dasar PSM

28

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

khususnya dalam upaya peningkatan


perilaku sehat dan kemandirian
masyarakat untuk hidup sehat
Variabel pelaporan :
a Jumlah kebijakan publik
berwawasan kesehatan

jumlah kebijakan publik yang berwawasan yang


dibuat oleh puskesmas maupun sektoral di
wilayah pembinaan puskesmas berupa
peraturan desa/surat keputusan kepada desa
yang mendukung kesehatan khususnya dalam
upaya peningkatan perilaku sehat dan
kemandirian masyarakat untuk hidup sehat

Variabel pencatatan :
a NomorKebijakan
b Tentang
c Kategori
d Jenis Kebijakan

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

29

Materi Inti 8
Pencatatan dan Pelaporan
Promosi Kesehatan Di Puskesmas

Modul Pelatihan Pelatih Promosi Kesehatan Bagi Petugas Puskesmas Tahun 2015

30