Anda di halaman 1dari 13

BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Makalah ini dilatar belakangi untuk memenuhi tugas mata kuliah Manajemen
Industri. Makalah ini berisikan tentang faktor-faktor primer dan sekunder suatu industri,
seperti penetapan lokasi industri. Untuk menetapkan lokasi suatu industri diperlukan
gabungan dari berbagai pengetahuan dan disiplin ilmu. Berbagai kriteria yang ikut
dipertimbangkan dalam menentukan lokasi usaha antara lain : ketersediaan lahan, bahan
baku, energy, aksesbilitas, transportasi, upah buruh, jaminan keamanan, daya seral pasar
lokal, stabilitas politik, dan sarana penunjang lainnya.
Beberapa teori lokasi secara umum menggunakan pendekatan estimasi biaya,
memaksimalkan laba, pendekatan pasar, dan daya tarik atau gravitasi. Berdasarkan beberapa
teori lokasi tersebut, maka kebijakan terkait dengan keputusan pemilihan lokasi suatu
kegiatan usaha diperlukan gabungan dari berbagai ilmu pengetahuan dan disiplin ilmu serta
dilakukan kajian terlebih dahulu secara komperehensif.
B. RUMUSAN MASALAH
Dalam makalah ini kami akan membahas beberapa masalah, diantaranya :
1. Apa faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menentukan lokasi
2. Bagaimana mengembangkan model pemilihan lokasi usaha untuk kegiatan usaha sehingga
lokasi yang dipilih optimal dan secara ekonomi menguntungkan.
3. Kelebihan dan Kekurangan Faktor-faktor primer dan sekunder suatu Industri

BAB II
LANDASAN TEORI

A. Pengertian dan Definisi Pabrik atau Industri


Pabrik adalah setiap tempat dimana faktor-faktor manusia, mesin dan peralatan,
material, energy, modal, informasi, dan sumber daya alam, dll dikelola secara bersama dalam
suatu system produksi guna menghasilkan suatu produk secara efektif, efisien, dan aman.
B. Teori Penentuan Lokasi Pabrik Menurut Beberapa Ahli
1. Teori Kimball
a.

Dekat dengan bahan mentah

b. Dekat dengan pasar


c.

Terdapat penyediaan air yang lancer

d. Tenaga kerja yang mudah


e.

Iklim yang baik

f.

Investasi

2. Teori Splenger dan Kleir


a.

Faktor Primer : bahan mentah, pasar, transport, buruh, tenaga/power

b. Faktor sekunder : fasilitas air, iklim, pajak perkreditan (investasi).


3. Teori Alfred Webber
Yaitu mendasarkan teorinya bahwa pemilihan lokasi industry didasarkan atas dasar prinsip
minimisasi biaya.
Dasar pemilihan lokasi pabrik menurut Webber:
a. Market Oriented , yaitu industry ditempatkan dekat dengan pasar.
b. Raw Material Oriented, yaitu industri ditempatkan dekat dengan persimpangan antara
pasar dan bahan mentahnya.
c.

Other Oriented, yaitu industry didekatkan dekat dengan pelabuhan, jalan raya, ongkos
buruh.

C. Faktor-Faktor Dalam Penentuan Lokasi Pabrik


1. Faktor Primer
Letak dari pasar
Alasan utama perusahaan mendirikan pabriknya dekat dengan daerah pasaran hasil
produksinya agar supaya dapat cepat melayani konsumen atau barang hasilnya dapat cepat
sampai di pasar.
Letak dari sumber-sumber bahan mentah
Perusahaan berkepentingan untuk selalu dapat memperoleh jumlah bahan yang
dibutuhkan dengan mudah, layak harganya, kontiniu, dan biaya pengangkutan yang rendah
serta tidak rusak, sehingga apabila diproses atau diolah nantinya menjadi barang jadi, biaya
produksinya dapat ditekan dan kualitas yang dihasilkan adalah baik. Adanya perusahaan
berkecenderungan meletakkan pabriknya di daerah yang dekat dengan sumber bahan
mentahnya didasarkan atas dasar peritmbangan biaya pengangkutan ke pabrik adalah besar
atau mahal karena volume dan berat serta jarak, apabila jarak pabrik agak jauh.
Fasilitas pengangkutan
Distribusi Yakult menggunakan mobil box yang terdapat cooler box dan disebarkan
ke supermarket serta menggunakan jasa yakult lady yang mengantarkan produk yakult ke
rumah-rumah
Supply dari buruh atau tenaga kerja yang tersedia
Jadi pemilihan suatu daerah untuk tempat lokasi suatu perusahaan atau pabrik ditentukan oleh
:
1. Adanya skill buruh yang diperlukan atau dibutuhkan
2. Terdapatnya kuantitas yang cukup dari buruh yang diperlukan
3. Besar kecilnya atau tinggi rendahnya tingkat upah di daerah tersebut.
Tersedianya Pembangkit Tenaga Listrik
Pabrik yang membutuhkan tenaga listrik yang besar akan memilih lokasinya di daerah
yang mempunya atau dekat sumber tenaga listrik. Bila tidak, maka pabrik harus mendirikan
pembangkit tenaga listrik sendiri. Dimana dibutuhkan investasi yang besar. Dan perlu kita
ketahui bahwa lebih murah untuk menyewa listrik atau power daripada mengadakannya
sendiri dengan mendirikan pembangkit listrik.

D. Tahap-Tahap Pemilihan serta Metode Penilaian Lokasi Suatu Pabrik


1. Tahap Pertama

Melihat kemungkinan daerah-daerah alternative, yang perlu diperhatikan:


Jenis proses
Yakult adalah minuman susu Fermentasi. Penemu susu fermentasi ini adalah ahli
mikrobiologi Jepang bernama Dr.Minoru Shirota. Beliau berasal dari Kyoto Imperial
University-Jepang. Pada Tahun 1921 Dr.Minoru Shirota meneliti bakteri baik dan berguna
yang kemudian dinamakan L.casei Shirota strain. Bakteri ini berhasil dikembangbiakan pada
tahun 1930. Pengenalan bakteri ini dilakukan pada tahun 1935.
Pusat penelitian susu fermentasi ini berada di Yakult Central Institut yang didirikan
tahun 1967. Tiga ratus tenaga ahli melakukan penelitian tentang manfaat bakteri yang
menguntungkan bagi manusia. Keunggulan Yakult antara lain : aman bagi manusia, tahan
asam lambung, bakteri tetap hidup sampai di usus kecil.

Jenis Produk
Yakult terdiri dari 2 jenis yaitu Yakult Original dan Yakult Ace. Yakult Original
mengandung lebih dari 6,5 milyar bakteri L.casei Shirota strain sedangkan Yakult Ace
mengandung lebih dari 30 milyar L.casei Shirota strain ditambah dengan kalsium dan
vitamin. Yakult Ace ini sangat dianjurkan bagi lansia dan orang-orang yang sedang dalam
kondisi kesehatan menurun.

Sumber bahan mentah


Dalam pembuatan Yakult, bahan baku yang digunakan adalah bakteri, susu bubuk,
glukosa,

dan

air. Sedangkan

bahan

yang

digunakan

untuk

membuat

botolnya

adalahpolysteren, dan tutupnya dibuat menggunakan aluminium foil. Bahan-bahan tersebut


didapatkan dari berbagai macam sumber, seperti misalnya air didapatkan dari mata air
gunung gede. Untuk menghasilkan Yakult, perusahaan melakukan beberapa tahap proses
produksi :
1. Pembibitan : proses pembibitan ini dilakukan secara manual. Saat pembibitan, susu bubuk
disteril sehingga warnanya berubah menjadi coklat. Kemudian suhunya didinginkan dan
dimasukkan ke tempat penampungan besar dan didiamkan selama satu hari.
2. Fermentasi : pada tahap ini gula mengalami proses HTST (High Temper Short Time), dan
susu mengalami proses UHT ( Ultra High Temper). Waktu penampungan saat fermentasi
adalah tujuh hari.
3. Pencampuran gula dan air : pada tahap ini, gua dan air di mix menjadi satu. Media yang
digunakan adalah mesin yang berfungsi mengaduk gula pasir dan air sampai membentuk

gumpalan-gumpalan halus. Hasil dari tahap ini adalah yakult konsentrat, kemudian
dimasukkan ke blending pump dan ditambahkan air dan hasil akhirnya adalah yakult.
4. Proses pencetakan botol menggunakan 15 mesin. Setiap mesin menghasilkan 18 botol,
sehingga dalam satu jam dapat menghasilkan 11.000 botol.
5. Penyimpanan botol dilakukan dengan filter udara.
6. Pada tahap terakhir ini menggunakan banyak sekali mesin, diantaranya adalah selector mesin
dan mesin printing. Semua botol akan diisi yakult dan ditutup dan kemudian diseleksi.
7. Pengemasan : terdiri dari proses packing, repacking, dan mesin akan menyusun produk akhir.
PT Yakult juga menggunakan strategi tata letak sel kerja, dimana mengorganisasikan
ulang tenaga kerjanya dan mesin yang biasanya tersebar pada departemen beragam sehingga
dapat memusatkan perhatian dalam membuat suatu produk yang saling berkaitan. PT Yakult
memproduksi suatu produk yang mempunyai karakteristik sama dan memungkinkan untuk
diproses dalam sel kerja tertentu.
Perencanaa kapasitas PT Yakult mempertimbangkan empat hal, yaitu peramalan
permintaan secara akurat, adanya perubahan teknologi dan peningkatan kapasitas, tingkat
operasi yang optimal, dan adanya perubahan-perubahan lain. PT Yakult memiliki kapasitas
yaitu sekitar 3.300.000 botol/ hari. Namun produksi yang dilakukan setiap harinya dapat
berubah sesuai dengan permintaan yang ada.

Tempat pemasaran
Yakult Ace langsung diimpor dari Malaysia serta hanya dijual di super market yang
besar seperti Giant, Hypermart, dan Carefour.

Sistem Pemasaran Yakult di Indonesia

a. Sistem Direct Sales


Sistem ini digunakan untuk mendistribusikan Yakult ke toko-toko, supermarket, koperasi,
kantin. Distribusu dilakukan dengan menggunakan mobil berpendingin. Sampai Mei 2007,
PT. Yakult Indonesia Perasada mempunyai 37 cabang atau tempat kegiatan usaha (TKU)
yang melayani outlet-outlet yang tersebar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi.
b. Sistem Yakult Lady
Melalui system ini Yakult didistribusikan olah ibu-ibu rumah tangga kepada masyarakat
di lingkungan tempat tinggal mereka. Ketika melayani masyarakat, Yakult Lady juga
melakukan propaganda yang berisi tentang penjelasan mengenai manfaat Yakult. Saat ini PT.
Yakult Indonesia Persada memiliki kurang lebih 1.100 Yakult Lady yang tersebar di 93
center-center di seluruh Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Cilegon,
Bandung, Purwakarta, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Medan, Bali, dan Palembang.

2. Tahap Kedua
Melihat pengalaman orang lain sendiri. Menentukan kekhususan pabrik tersebut, seperti
mengenai lokasi, pengangkutan, dll.
3. Tahap Ketiga
Mempertibangkan dan menilai masyarakat untuk daerah lokasi pabrik yang dianggap paling
menguntungkan.

BAB III
PEMECAHAN MASALAH

1. Object
PT.Yakult Persada
2. Lokasi Pabrik

A. Cicurug, Suka Bumi

Strategi Perusahaan
1. Membuat ide-ide yang baru
2. Membuat rasa-rasa yang lain
3. Membuat undian berhadia kepada konsumen
4. Membuat mutu lebih maju
5. Memperluas perusahaan

Proses Produksi

Proses produksi yakult dimulai dari ruang pembibitan yaitu pembibitan bakteri yang
dipersiapkan dalam tangki untuk selanjutnya di pakai pada proses fermentasi dalam skala
besar. Fermentasi yakult perlu waktu satu minggu dengan kapasitas tangki 24 liter untuk
selanjutnya di campur dengan gula yakult konsentrat yang kental dan pekat. Selanjutnya pada
ruang pengawasan mutu, pengujian dan pengawasan mutu tidak hanya di lakukan pada
tahapan akhir saja.
Pengisian yakult dilakukan di ruang pengisian. yakult di isikan ke dalam botol lalu ditutup
dan diberi tanggal kadaluarsa secara bersamaan oleh mesin ini. Mesin pengisian dapat

mengisi 4000 botol dalam waktu 1 jam, ada pula mesin selector yang dapat membenarkan
kembali botol-botol yamg jatuh.
Pada ruang pengemasan ada 2 macam mesin pengemasan di dalam ruangan ini : mesin
pengemasan untuk 5 botol per pak dan 50 botol per pak menggunakan lapisan film plastic
tipis.Yakult selalu memakai botol yang baru. Botol yakult diproduksi sendiri, bukan dipesan
dari luar dengan demikian kebersihan dan kualitasnya terjamin. Lebel yakult pun terdapat 2
warna yaitu warna biru dan putih. Kemudian yakult disusun di palet dan dimasukkan ke
dalam ruang pendingin (cool room).
Bagaimanakah yakult di buat?
Tangki Pelarutan
bahan-bahan utama yaitu susu bubuk skim dan glukosa di campur dengan air dan di tampung
dalam tangki pelarutan.
Tangki Pembibitan
Dalam tangki ini bibit bakteri lactobacillus casei shirota strain disiapkan dan
dikembangbiakkan
Tangki Fermentasi
Selanjutnya bibit bakteri lactobacillus casei shirota stran dicampur dengan campuran bahanbahan di no 1 di atas dan dimasukkan kedalam tangki fermentasi .
Proses homogenizer
Tahap berikutnya dilakukan proses homogenizer dan diawasi secara ketat.
Tangki pencampuran
Hasil proses homogenizer tersebut dicampur dengan sirup dari tangki sirup dan disimpan
dalam tamgki pencampuran.
Tangki penampung
Kemudian dari hasil proses no 4 tersebut dicampur dengan air yang sudah disterilisasi dan
ditampung didalam tangki penampung.

Mesin pembuat botol


Untuk menjaga higienitas dari yakult, maka proses pembuatan botol dilakukan sendiri oleh
yakult Indonesia.
Botol Pertama Yakult Botol Yakult
Mesin pengisian
Selanjutnya minuman yakult sudah siap diisi ke dalam botol. Dibotol tersebut juga dicetak
semua informasi yang ada seperti kandungan nutrisi, tanggal kadaluarsa, dll.
Mesin pengepakkan

Botol-botol yang sudah terisi selanjutnya dikemas dalam kemasan dimana 1 kemasa
(packing) terdiri dari 5 botol yakult
Ruang pendingin
Kemasan yang berisi botol yakult siap didistribusikan ke pelanggan melalui penjualan
langsung (Direct Sales) untuk dikirim-kirim ke took dan supermarket maupun melalui sisem
penjualan melalui ibu-ibu yakult lady untuk dikirim ke rumah-rumah setiap hari.

Pelaksanaan Pemasaran
Sistem pemasaran Yakult terdiri dari 2 jenis :
1. Sistem Direct Sales

Sistem ini digunakan untuk mendistribusikan Yakult ke toko-toko, supermarket, koperasi,


kantin dan lain-lain. Distribusi dilakukan menggunakan mobil berpendingin. Sampai Mei
2007, PT. Yakult Indonesia Persada mempunyai 37 ( tigapuluh tujuh ) cabang atau TKU
( tempat kegiatan usaha ) yang melayani outlet-outlet yang tersebar di Jawa, Bali, Sumatera,
Kalimantan & Sulawesi.

2. Sistem Yakult Lady


Melalui sistem ini Yakult didistribusikan oleh ibu-ibu rumah tangga kepada masyarakat di
lingkungan tempat tinggal mereka. Ketika melayani masyarakat, Yakult Lady juga melakukan
propaganda yang berisi tentang penjelasan mengenai manfaat Yakult. Saat ini PT. Yakult
Indonesia Persada memiliki kurang lebih 1100 Yakult Lady yang tersebar di 93 center-center
di seluruh Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Serang, Cilegon, Bandung, Purwakarta,
Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Medan, Bali dan Palembang

Hambatan Pemasaran

Produk minuman kesehatan yakult sangat sensitive terhadap temperature. Perubahan


temperature sangat berpengaruh terhadap bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang
terdapat dalam minuman yakult. Bakteri yakult harus dipertahankan hidup, karenanya harus
di usahakan agar setelah dibotolkan, bakteri-bakteri tersebut tidak lagi melakukan proses
fermentasinya. Untuk itu yakult harus selalu disimpan di dalam pendingin (dibawah 10C)
karena penyimpanan didalam pendingin akan menjaga bakteri yakult tetap non aktif.
Berkenan dengan itu untuk menjaga mutunya, distribusi yakult ditangani langsung oleh staff
perusahaan. Dan apabila bilamana minuman Yakult disimpan di atas 10C maka
bakteri Lactobacillus casei Shirota strain yang terdapat dalam minuman yakult Tidak baik
untuk dimnum lagi dan rasanya menjadi lebih asam karena bertambahnya bakteri yang tidak
dibutuhkan begitu banyak.

B. Mojokerto, Jawa Timur


Produsen minuman kesehatan asal Jepang, Yakult, melihat potensi besar Indonesia
sehingga memustuskan membangun satu lagi fasilitas pabriknya di Mojokerto, Jatim. PT
Yakult Indonesia Persada, produsen minuman kesehatan Yakult memulai pembangunan
pabrik ke-2 di Ngoro Industri Persada (NIP), Mojokerto seluas 5 hektare. Investasi yang
dikucurkan oleh PMA Jepang membangun pabrik dengan kapasitas produksi 3,6 juta
botol per hari itu mencapai JPY 4 miliar (sekitar Rp 488 miliar dengan nilai tukar
1"JPY"samadengan
Rp
122,018).
Menurut President Director PT Yakult Indonesia Persada Sanae Ueno saat ini pabrik
Yakult di Sukabumi, Jabar sudah mencapai kapasitas maksimum. Sehingga perusahaan
yang berdiri di Indonesia pada 1990 berinisiatif membangun satu fasilitas pabrik lagi.
Dan
mereka
memilih
kawasan
industri
di
Mojokerto.
"Lokasi juga dipilih untuk menjangkau kawasan Indonesia Timur. Sehingga kami bisa
meningkatkan penjualan di sana," papar Ueno di sela-sela peletakan batu pertama Pabrik
Yakult
di
NIP,
Mojokerto.
Yakult yang memiliki masa edar hanya 40 hari membuat pemasaran minuman susu
fermentasi tersebut sebagian besar terjual di Jawa. Karena pasokan hanya berasal dari
pabrik di Jabar. Sementara dengan kondisi infastruktur dan geografis Indonesia berupa
kepulauan, maka waktu distribusi produk menjadikan penjualan di luar Jawa memiliki
waktu
lebih
sedikit.
"Rencana awal kami hanya mengoperasikan tiga line produksi di Pabrik Mojokerto.
Seiring dengan bertambahnya permintaan dan jalur distribusi maka akan ditingkatkan
menjadi enam line produksi. Sehingga nantinya bisa menyamai kapasitas produksi di
Pabrik
Sukabumi,"
tambah
Ueono.
Sejak dua tahun terakhir, Yakult membukukan kenaikan penjualan rata-rata mencapai 25
persen per tahun. Penyebabnya adalah kenaikan daya beli masyarakat seiring dengan
kesadaran mengenai kesehatan menjadikan penjualan terus tumbuh. Pada 2011 lalu,
mereka membukukan penjualan sekitar 2,25 juta botol. Dan tahun ini diperkirakan naik
antara 20-25 peren juga
"Kami memiliki dua metode penjualan. Yakni melalui toko ritel, dan kedua melalui
Yakult Lady, yang langsung melayani pelangan di rumah, sekolah, Rumah Sakit, maupun
perkantoran," imbuh Director Marketing Coomunication and Commercial PT Yakult
Indonesia Persada Antonius Nabanan pada kesempatan yang sama. Per Agustus 2012,
perusahaan memiliki lebih dari 4.500 Yakult Lady di seluruh Indonesia. Dengan adanya

pabrik baru, maka diperkirakan akan ada tambahan 5.00 Yakult Lady di Jatim saja dari
posisi 200 orang saat ini. (aan)
C. Padang, Sumatera Barat
Perusahaan yang berorientasi kepada pasar harus memikirkan bagaimana mempengaruhi
konsumen, khususnya pembeli potensial agar bersedia membeli produk yang dihasilkan.
Untuk dapat bertahan dalam keadaan yang peka terhadap perubahan yang penuh persaingan
saat ini, sebuah perusahaan pertama-tama harus menentukan apa yang dapat dijual dan
strategi apa yang dapat meningkatkan
pelanggan.
Sebagian besar industri-industri masih cemas tentang bagai mana
memasarkan produk mereka dan bagaimana dapat bertahan dalam pasar yang penuh
persaingan. Dengan ketentuan yang dihadapi perusahaan-perusahaan tersebut, maka umpan
balik dari pelanggan atau konsumen yang mengenai efektivitas promosi penjualan cukup
penting, untuk membantu kelangsungan hidup perusahaan.
Pada umumnya perusahaan menerapkan atau melaksanakan bauran pemasaran
(Marketing Mix) secara terpadu agar dapat meningkatkan volume penjualan di samping
kepuasan konsumen dapat terpenuhi. Salah satu bauran pemasaran yang akan dikaji dalam
penelitian ini adalah yang berhubungan dengan promosi yang memegang peranan penting
dalam usahanya meningkatkan tingkat penjualan melalui satu proses bauran promosi
(Promotion Mix) .
Promosi adalah salah satu kegiatan marketing yang salah satu fungsinya untuk
meningkatkan hasil penjualan, baik secara langsung maupun tidak langsung. Oleh sebab itu
promosi sangat penting bagi perusahaan, dalam usaha untuk memasarkan dan
memperkenalkan hasil produk perusahaan. Jika dikaji lebih mendalam bahwa kegiatan
promosi yang biasanya banyak dilakukan adalah dengan lima cara, yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.

Periklanan (Advertising)
Penjualan perorangan (Personal Selling)
Publisitas (Publicity)
Promosi Penjualan ( Sales Promotion)
Pemasaran Langsung (Direct Marketing)

PT. Yakult Indonesia Persada Cabang Padang merupakan satu dari banyak perusahaan
yang bergerak di bidang penjualan minuman susu fermentasi, yang dibuat dengan cara
memfermentasi susu bubuk skim yang mengandung bakteri asam laktat hidup Lactobacillus
casei Shirota strain.
PT. Yakult Indonesia Persada Cabang Padang menghadapi persaingan yang ketat dari
perusahaan minuman lainnya. Oleh karena itu perusahaan harus menetapkan harga dengan
baik dan sesuai yang ditunjang oleh elemen-elemen bauran pemasaran yang lain, agar dapat
menghadapi persaingan dan dapat meningkatkan tingkat penjualan secara optimal. Data
mengenai intensitas promosi

Tabel 1.1
Tingkat Penjualan Minuman Yakult
PT. Yakult Indonesia Persada Cabang Padang
Tahun 2004-2008 (dalam satuan unit)
Tahun
Tingkat penjualan (100 Unit)
2004
28.17
2005
28.78
2006
29.47
2007
30.69
2008
32.13
Sumber; PT. Yakult Indonesia Persada Cabang Padang

BAB IV
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Adapun kesimpulan dari makalah ini, diantaranya :

1. Lokasi yang baik dapat menunjang efesiensi dan efektivitas suatu pabrik
2. Banyak sekali variable yang harus dipertimbangkan dalam menentukan lokasi suatu pabrik
dengan tujuan mendapat keuntungan ekonomis sesuai dengan tujuan perusahaan.
3. Penentuan lokasi pabrik yang baik dapat berakibat pada lancarnya proses produksi pabrik
tersebut.

4. Yakult adalah minuman susu Fermentasi. Penemu susu fermentasi ini adalah ahli
mikrobiologi Jepang bernama Dr.Minoru Shirota. Yakult merupakan minuman susu probiotik
serta memiliki beberapa manfaat bagi tubuh. Bahan-bahan dasar pembuatan yakult adalah
susu skim, bakteri lactobacillus casei shirota, gula dll. Botol yakult dibuat dengan jenis
plastik polistiren yang food grade karena dipercaya akan meminimalisir migrasi kepada
produk. Untuk penyimpanan, yakult haruslah disimpan dalam keadaan dingin dengan suhu
00-100 celcius karena untuk menjaga fungsi dari bakteri lactobascillus shirota agar berfungsi
maksimal. Distribusi Yakult menggunakan mobil box yang terdapat cooler box dan
disebarkan ke supermarket serta menggunakan jasa yakult lady yang mengantarkan produk
yakult ke rumah-rumah
B. SARAN
Agar proses produksi berjalan lancer dan keuntungan ekonomis dapat tercapai sesuai
dengan tujuan ada baiknya memperhatikan aspek-aspek pendukung agar dapat menentukan
lokasi untuk mendirikan sebuah pabrik dengan tepat

Rangking 3 perusahaan yang sama di 3 lokasi yang berbeda :


Keterangan
A. perusahan yakult di sukabumi
B. perusahaaan yakult di mojokerto

C. perusahaan yakult cabang padang

bobo
t

faktor

0.30
0.20
0.15
0.10
0.10
0.10
0.05

pasar
tanah & gedung
upah
pajak
transportasi
infrastruktu
laiinya

faktor

bobot skor
A

25.00

20.00

15.00

18.00
10.45
8.00
9.00

19.00
10.45
7.00
10.00

17.00
9.00
6.00
11.00

7.00
4.00

9.00
4.00

5.00
4.00

skor
A

pasar
tanah &
gedung
upah
pajak
transportasi
infrastruktu
r
lainnya
total

B
90
90
85
90
80
90
80

85
90
70
80
70
90
80

C
90
60
60
70
60
70
80

Dari data diatas bobot nilai yang paling tinggi adalah lokasi A. Lokasi A terletak
Cicurug, Suka Bumi. Karena lokasi tersebut merupakan lokasi pertama kalinya berdirinya
PT.Yakult tersebut. Sedangkan yang kedua ialah lokasi B terlatak di mojokerto jawa timur ini
dikarenakan permintakan konsumen dipulau jawa. Sedangkan diposisi ketiga terletak di
padang.