Anda di halaman 1dari 11

Analisis modern

Analisis modern berkaitan dengan penggunaan alat-alat modern/instrumen


dalam kegiatan analisis. Oleh karena itu, analisis modern seringkali disebut sebagai
analisis instrumental. Analisis modern didasarkan pada penggunaan prinsip fisika.
Jumlah sampel yang digunakan dalam analisis modern relatif kecil. Kevalidan hasil
analisis bergantung pada keandalan instrument. Untuk menjamin bahwa alat dalam
kondisi yang andal, biasanya digunakan sampel pembanding. Kelemahan dari analisis
modern adalah penggunaan sampel yang harus murni. Jika terdapat pengotor dalam
sampel maka berakibat besar pada hasil analisis karena kepekaan instrumen yang
tinggi. Belakangan ini analisis modern lebih banyak dipilih karena kecepatan dan
keakuratan hasil analisis.
Sangat banyak instrumen kimia yang telah dibuat dan digunakan. oleh karena
itu disini hanya akan dijelaskan beberapa diantaranya.
1.

XRF , X-Ray Flourescence yaitu metode analisis dengan menggunakan sinar


X sebagai sumber sinarnya. Pada XRF, sampel akan di sinari dengan sinar X
hingga elektronnya terlempar keluar akibat tumbukan dengan partikel sinar X.
Kemudian elektron di kulit atasnya akan turun ke bawah dan menempati
tempat dimana sebelumnya ada elektron yang keluar. Turunnya elektron dari

tempat berenergi tinggi ke tempat bernergi rendah ini akan menghasilkan sinar
flourescence yang berbeda beda dari tiap atom. spesifikasi energi inilah yang
mendasari analisis dari sampel. XRF dapat melakukan analisis kualitatif dan
kuantitatif.
2.

Gambar 1.1 Metode Elektron pada XRF


3. NAA ,Neutron Activation Analysis atau analisis aktivasi neturon ialah metode
analisis yang sangat akurat dan memiliki sensitifitas yang sangat tinggi hingga
dapat mendeteksi kandungan dengan tingkat ppb. metode ini menggunakan
radiasi radioaktif sehingga butuh penanganan yang lebih tinggi. Prinsip
analisisnya yaitu dengan menghitung energi radiasi dari sampel sehingga
diketahui komposisi sampelnya. Enargi radiasi juga spesifik berbeda beda
tiap unsur. Metodenya yaitu menyinari sampel dengan neutron sehingga

sampel yang tadinya stabil akan akan menjadi tidak stabil dan mengeluarkan
radiasi, energi radiasi inilah yang diukur energinya sehingga dapat diketahui
kadar dan komposisi dari sampel.

Gambar 1.2 Metode NAA dalam XRF


4. AAS, Atomic absorption Spectroscopy atau Spektroskopi serapan atom ialah
suatu metode pengukuran yang didasarkan pada serapan sinar oleh atom, Jadi
padaa AAS, suatu sampel yang akan di analisis akan di destruksi dahulu agar
homogen, lalu ditempatkan pada tempat sampel, sampel akan dibakar dengan
gas tertentu hingga lebih dari 1000C sehingga teratomisasi. saat itulah sampel
akan disinari dan, akan mengabsorp sinar hingga tereksitasi. setiap unsur
memiliki panjang gelombang yang berbeda sehingga dapat diidentifikasi
unsurnya.

Gambar 1.3 Metode AAS dalam XRF


5. MS,Mass Spectroscopy atau spektroskopi masa ialah metode analisis yang
didasarkan pada energi kinetik tiap atom. prosedurnya molekul yang akan
dianalisis diuapkan terlebih dahulu lalu di ionisasi, kemudian dipercepat.
disinilah perbedaan energi atom terlihat, atom akan melewati suatu medan
magnet tang lorongnya berbelok. jika massa nya terlalu kecil akan dibelokkan
dengan mudah , sedangkan jika masanya besar pembelokkannya hanya
sedikit. sehingga atom atom yang sampai ke detektor tidak semuanya.

Gambar 1.4 Metode MS dalam XRF

Analisis Unsur Ringan dengan XRF


Kemajuan terbaru dalam technologi Geometrically Optimized Large Area
Drift Detector ( GOLDD ) telah meningkatkan kinerja alat genggam XRF analisa
secara umum, tetapi terutama kinerja pada unsur-unsur di bawah atom nomor 17 (Mg,
Al, Si, P, S, Cl). Alat analisa genggam Niton XL2 GOLDD dan Niton XL3t
GOLDD+ dan sama juga dengan sinar-X laboratorium lapangan FXL dapat

mendeteksi unsur-unsur serendah Mg (nomor atom 12) tanpa menggunakan pompa


purga helium atau vakum.

Gambar 1.5 Proses Kerja Dalam Mengetahui unsur dalam XRF


Namun, beberapa aplikasi membutuhkan sensitivitas elemen ringan yang
terbaik. Dalam hali ini, analisis elemen ringan XRF yang terbaik dilakukan baik
dengan purga gas helium atau di dalam sebuah ruang vakum di lingkungan
laboratorium. Penggunaan sebuah vakum dengan portabel XRF adalah sangat tidak
praktis (bahkan tusukan kecil ke jendela yang tipis yang digunakan untuk menutup
instrumen dari lingkungan akan menarik debu, kotoran dan isi logam ke instrumen),
makanya suatu purga Helium adalah solusi yang paling sesuai untuk kinerja terbaik
untuk analisis elemen ringan (Mg, Al, Si, P, S, Cl).

XRF Glossary

Analisis sampel melalui Energy Dispersive X-Ray Fluorescence (EDXRF)

Gambar 1.6 Aplikasi X-ray fluorescence


Alat analisa genggam sinar-X fluoresensi energi dispersif (energy-dispersive
X-ray fluorescence - EDXRF) Thermo Scientific Niton, umumnya dikenal sebagai
alat analisa XRF mampu untuk menentukan komposisi unsur material dengan cepat
dan tidak destruktif :

Sampel-Sampel logam dan logam mulia

Batu-batuan, bijih (ore) dan tanah

Permukaan yang dicat , termasuk kayu, beton, plester, drywall dan bahan
bangunan lainnya

Debu yang dikumpulkan oleh lap sampel

Elemen berat yang diangkut melalui udara dan dikumpulkan oleh penyaring

Gambar 1.7 Aplikasi X-ray fluorescence dilapangan


Sampai dengan 40 unsur dapat dianalisis secara bersamaan dengan mengukur
karakteristik sinar-X flurescens yang dikeluarkan oleh sampel. Alat analisa XRF
Thermo Scientific Niton dapat menghitung kisaran unsur dari magnesium (unsur 12)
sampai uranium (unsur 92), mengukur energi X-ray dari 1.25 keV sampai 85 keV
dalam kasus sinar-X flurescens kulit-k Pb dengan eksitasi isotop 109 Cd. Alat-alat ini
juga mengukur pancaran sinar-X elastik (Raleigh) dan tidak elastic (Compton) yang

dikeluarkan oleh sampel selama setiap pengukuran untuk menentukan perkiraan


kepadatan dan persentase elemen-elemen ringan dalam sampel.
Cara kerja EDXRF adalah setiap unsur yang ada dalam sebuah sampel
menghasilkan sebuah kumpulan karakteristik sinar-X yang khusus yang merupakan
sebuah sidik jari untuk unsur tertentu. Alat analisa EDXRF menentukan kimiawi
sampel dengan mengukur spektrum karakteristik sinar-X yang dipancarkan oleh
unsur-unsur yang berbeda dalam sampel bila diterangi oleh sinar-X. Sinar-X ini
dikeluarkan baik dari tabung mini sinar-X atau dari sebuah kapsul bahan radioaktif
yang kecil dan tertutup rapat.
1. Sinar-X flurescens dihasilkan ketika sebuah sinar-X dari energi yang cukup
menabrak sebuah atom dalam sampel tersebut, mengeluarkan sebuah elektron
dari salah satu kulit orbit di bagian lapisan dalam atom .
2. Atom mengembalikan stabilitas, mengisi posisi yang ditinggalkan di kulit
orbit di lapisan bagian dalam dengan elektron dari salah satu orbit energi atom
yang lebih tinggi.
3. Elektron turun ke status energi yang lebih rendah dengan merilis sebuah
Sinar-x flurescens, dan energi dari Sinar-x ini adalah sama dengan perbedaan
spesifik di energi antara dua keadaan kuantum dari elektron.

Gambar 1.8 Prinsip Kerja XRF


Ketika sebuah sampel diukur menggunakan XRF, setiap unsur yang ada dalam
sampel mengeluarkan spectrum energi sinar-X fluorescens yang unik sendiri. Dengan
mengukur sinar-X fluorescens yang dikeluarkan oleh unsur-unsur yang berbeda
dalam sampel secara bersamaan, alat analisa genggam XRF Thermo Scientific Niton
kita dari alat genggam Thermo Scientific Niton XL2 sampai alat sinar-X laboratorium
lapangan Niton FXL , dapat menentukan unsur-unsur yang berada dalam sampel
dengan cepat dan konsentrasi relatif mereka - dengan kata lain, unsur kimiawinya
sampel. Untuk sampel-sampel dengan rentang komposisi kimia yang diketahui,
seperti kadar-kadar umum dari campuran logam, alat XRF ini juga mengidentifikasi
sebagian besar jenis sampel dengan nama, biasanya dalam hitungan detik.

Daftar Pustaka
http://www.tawadascientific.com/main.php?page=light-element-analysis-withxrf&lang=in diakses pada

tanggal 9 september pukul 2:47

http://www.tawadascientific.com/main.php?page=x-ray-fluorescence-edxrfoverview&lang=in diakses

pada tanggal 9 september pukul 2:49

http://bisakimia.com/2013/01/21/macam-macam-instrumen-analisis-kimia/ diakses
pada tanggal 9 september pukul 2:54
http://www.scribd.com/doc/231822319/Analisa-Instrumen-XRF#scribd diakses pada
tanggal 9 september pukul 2:57
http://ngudiwaluyo.blogspot.com/2010/06/kimia-analitik-modern-harvey-david.htmlv
di akses pada tanggal 9 september pukul 3.00