Anda di halaman 1dari 4

Nama : Ernita Nurliani

NIM

: 05031281419091

3. Jelaskan apa yang dimaksud dengan a. nilai tambah, b. produktifitas, c. UKM, d. Model
Usaha, e. Benefit, f. Profit, G. conventional tecnopreneurship, H. nonconventional
tecnopreneurship !
a. nilai tambah
selisih lebih antara harga jual barang dan harga beli bahan baku, bahan penolong, suku
cadang, dan jasa, yang di pergunakan untuk menghasilkan barang itu.(value added)
b. Produktifitas
Menurut Sinungan (1985:8) produktivitas dapat diartikan sebagai perbandingan antara
totalitas pengeluaran pada waktu tertentu dibagi totalitas masukan selama periode terbut.
Dua aspek penting dalam produktivitas yaitu efisiensi dan efektivitas. Efisiensi berkaitan
dengan seberapa baik berbagai masukan itu dikombinasikan atau bagaimana pekerjaan
itu dilaksanakan.
c. UKM
menurut Undang-Undang Nomor 20 tahun 2008 adalah usaha ekonomi produktif yang
berdiri sendiri, yang dilakukan oleh orang perorangan atau badan usaha yang bukan
merupakan anak perusahaan atau bukan cabang perusahaan yang dimiliki, dikuasai, atau
menjadi bagian baik langsung maupun tidak langsung dari usaha menengah atau usaha
besar yang memiliki kekayaan bersih lebih dari Rp50.000.000,00 (lima puluh juta
rupiah) sampai dengan paling banyak Rp500.000.000,00 (lima ratus juta rupiah) tidak
termasuk tanah dan bangunan tempat usaha; atau mememiliki hasil penjualan tahunan
lebih dari Rp.300.000.000,00(tiga ratus juta rupiah) sampai dengan paling banyak
Rp2.500.000.000,00 (dua milyar lima ratus juta rupiah).
d. Model Usaha
Suatu model bisnis menggambarkan pemikiran tentang bagaimana sebuah organisasi
menciptakan, memberikan, dan menangkap nilai-nilai baik itu ekonomi, sosial, ataupun
bentuk-bentuk nilai lainnya. Istilah model bisnis, karena itu, dipakai untuk ruang lingkup
luas dalam konteks formal dan informal untuk menunjukkan aspek inti suatu bisnis,
termasuk mencakup maksud dan tujuan, apa-yang-ditawarkan, strategi, infrastruktur,
struktur organisasi, praktik-praktik niaga, serta kebijakan-kebijaan dan proses-proses
operasional.
e. Profit
Profit ialah Laba / keuntungan. Dalam melakukan motif ekonomi para pelaku ekonomi
pasti akan mempertimbangkan dari segi profit. Apapun kegiatannya baik produksi atau
jasa. Prinsip dasar yang biasanya dipakai adalah modal yang digunakan haruslah kembali
penuh ditambah lagi dengan untung yang dicapai. Jika seorang produsen sangat mengerti
apa selera pasar yang sedang disenangi maka kemungkinan untuk mendapatkan
keuntungan yang lebih banyak akan bisa terwujud. Dan biasanya bagi produsen yang
bisa memprediksi keinginan, kebutuhan dan selera masyarakat, ia juga bisa menahan
suatu barang yang memang sangat dicari oleh konsumen dan menjadikannya barang yang

langka, hal ini akan membuat harga menjadi naik, dan keuntungan bisa dicapai lebih
banyak.
f. Benefit
Menurut Mondy & Noe(2005) benefits atau manfaat adalah semua manfaat finansial
yang biasanya didapatkan oleh karywan secara tidak langsung. Beberapa program yang
termasuk dalam Benefits yaitu asuransi, program kesehatan, keamanan, keselamatan, dan
kesejahteraan umum.
g. Conventional Tecnopreneurship
Conventional teknopreneursip adalah teknopreneur yang masih mengunakan cara-cara
yang tradisional untuk memajukan usahanya. Contohnya saja ternopreneur yang
mengiklankan produknya melalui selebaran, brosur, famflet dan lain sebagainya.
h. Unconventional Tecnopreneurship
Unconventional teknopreneursip adalah teknopreneur yang telah menggunakan cara-cara
modern untuk memajukan usahanya. Contohnya : membuat kemasan produk yang bukan
hanya menarik akan tetapi bisa dimakan juga.
4. Sebutkanlah usaha yang berhubungan dengan teknologi pertanian, serta jelaskam prinsip
memulai usahanya dan tentukan bentuk badan usaha yang sesuai serta prinsip pengelolaannya
!
Jawab :
Jenis Usaha

: Es Krim Goreng

Prinsip

: Ketika memulai usaha terdapat beberapa prinsip yang dapat digunakan

untuk membantu kita dalam mendirikan suatu usaha,yaitu :


1) Semangat. Dalam menjalankan bisnis, kita harus semangat karena yang dilihat bukan
tujuan dari usaha kita , akan tetapi bagaimana proses kita meraih tujuan tersebut. Es krim
goreng sebenarnya bukan produk baru di dunia kuliner, sehingga apabila kita semangat
dalam menjalankan bisnis ini maka bisnis es krim goreng ini bisa lebih diminati
masyarakat.
2) Mandiri, artinya kita tidak boleh tergantung kepada orang lain. Mandiri dalam banyak hal
merupakan salah satu prinsip yang sangat penting dalam memulai usaha, guna menghindari
ketergantungan dari pihak tertentu.

3) Peka terhadap pasar. Sebagai pengusaha es krim goreng baru, seorang pengusaha harus
peka terhadap pasar dan dapat memanfaatkan peluang sekecil apapun sehingga dapat
mengambil peluang tersebut dengan baik.
4) Kreatif dan Inovatif. Kreatif dan Inovatif merupakan sifat dasar yang harus dimiliki oleh
setiap wirausaha. Wira usaha tidak boleh berhenti berkreasi dan berinovasi.
5) Mengambil resiko penuh perhitungan. Kecerdasan dalam pengambilan resiko harus
dimiliki oleh seorang pengausaha, karena dalam pengambilan resiko akan sangat
mempengaruhi perkembangan masa depan perusahaan. Kecerdasan dalam mengambil
resiko akan mengatasi resiko tersebut.
6) Pantang menyerah. Kemauan saja tanpa disertai dengan motivasi, tekad yang bulat dan
kuat maka tidak ada keberanian untuk memulai sebuah usaha. Oleh karena itu diperlukan
sekali motivasi dan tekad yang kuat.
7) Berdasarkan standar etika. Setiap pebisnis haruslah memegang standar etika yang berlaku,
salah satu contoh standar etika mengacu pada undang-undang perlindungan konsumen.
Bentuk Badan Usaha

Bentuk badan usaha yang sesuai untuk usaha es krim goreng ini adalah CV. Dikarenakan
proses pendirian CV relatif lebih mudah dan cepat dibandingkan dengan mendirikan
Perseroan Terbatas (PT); Biaya yang dibutuhkan lebih murah, dimana dalam pendirian CV
tidak ada ketentuan minimal modal dasar; Bebas menggunakan nama untuk CV tanpa
persetujuan terlebih dahulu dr Menteri/Instansi terkait; Anggaran Dasar CV hanya
membutuhkan pengesahan dari Pengadilan Negeri dan tidak memerlukan pengesahan dari
Menteri seperti pendirian PT; Salah satu pendiri dapat hanya menanamkan modalnya saja
tanpa harus ikut terlibat dalam pelaksanaan kegiatan usaha; Salah satu pendiri berkeinginan
memiliki tanggungjawab penuh melaksanakan kegiatan usaha; Pada kebiasaannya CV
berawal dari usaha perorangan, atau usaha keluarga yang ingin berkembang dan memiliki
legalitas untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha secara aman dimata hukum. Dikarenakan
CV didirikan atas usaha keluarga, biasanya pendiri CV juga merupakan Anggota keluarga
atau kerabat terdekat.
Prinsip pengelolaan

Dalam
pengelolaan
perusahaan
harus
menjalankan
prinsip.
Pertana transparency diwujudkan dalam pengungkapan informasi yang bersifat
penting, tentang kinerja perusahaan, informasi ini dijabarkan secara adil
tepat waktu dan efisien. Kedua, Accountability yang pertanggungjawaban komisariss dan
direksi secara kontinyu dan terprogram, menyamakan dan mengamankan strategi

perusahaan pengawasan atas karyawan / tenaga kerja dengan menjamin


perencanaan karier.Ketiga, Responsibility, diwujudkan dengan penghormatan dan pengakuan
terhadap hak-hak stakeholder sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Mendorong
kerjasama
yang
aktif
dengan
stakeholder
demi
kesinambungan usaha perusahaan. Keempat, Fairness diwujudkan dalam bentuk :
perlindungan
hak-hak
dasar
pemegang
saham,
seperti
mengalihkan,
memindahkan,
memperoleh
informasi
yang
relevan
tentang
perusahaan
dan bersuara dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) serta hak atas
keuntungan serta, persamaan perlakuan terhadap seluruh pemegang saham, antara lain
dengan menjamin perlakuan yang sama, baik kepada pemegang saham (Brosalina, 2012
http://spkp.inaport1.co.id/?p=29)
5. Cara melakukan akselerasi/percepatan bisnis pada nomor 4 dan jelaskan caranya !
Jawab :
Percepatan bisnis dari es krim horeng ini bisa dilakukan dengan cara memanfaatkan
teknologi internet. Manfaat internet di bidang bisnis adalah dengan memperluas jaringan
bisnis dengan kerja sama pengusaha atau perusahaan lain. Sudah banyak perusahaan besar,
sedang, maupun perusahaan yang baru berdiri memanfaatkan media internet sebagai
pencarian kerja sama dengan orang lain sesuai bidang mereka. Hal ini tentu dapat mendorong
perusahaan pada sektor pertumbuhan bisnis, dikarenakan melalui internet dapat sharing dan
berbagi solusi mengenai tantangan yang harus dihadapi. Internet dapat digunakan sebagai
media yang baik untuk melakukan pemantauan atau riset pemasaran. Analisa tersebut sangat
bermanfaat bagi para pelaku bisnis, karena dengan hal tersebut dapat mengetahui produsen
atau perusahaan yang berhadapan langsung dengan para konsumen. Selain itu analisa pasar ini
dapat membantu perusahaan untuk mendapatkan ide baru dalam pengembangan produk
mereka yang sesuai dengan kebutuhan pasar dan kebutuhan konsumen.