Anda di halaman 1dari 6

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No.

1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)

PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN


TEMPAT PARKIR MENGGUNAKAN SMART
GATE
Fandiasa Koruma Kostrada, Ary Mazharuddin Shidiqqi, dan Tohari Ahmad
Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Informasi, Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia
E-mail: ary.shiddiqi@cs.ac.id

AbstrakSuatu keamanan memang harus dituntut tingkat


keamanan yang lebih tinggi khususnya dalam hal ini adalah
sistem keamanan tempat parkir. Adanya gangguan gangguan
dari berbagai sistem tempat parkir dewasa ini dapat
menyebabkan turunnya tingkat keamanan dari tempat parkir
saat ini. Salah satu gangguan yg pada saat ini sedang heboh
adalah kasus pencurian kendaraan dengan memanfaatkan
kemudahan untuk memalsukan identitas kendaraan sehingga
penjaga tempat parkir terkecoh dan tidak bisa mendeteksi
kepemilikan dari kendaraan di tempat parkir tersebut.
Berdasarkan latar belakang tersebut maka penulis
merancang sebuah sistem aplikasi berbasis desktop yang diberi
nama Smart Gate untuk memudahkan para penyeia jasa
tempat parkir untuk meningkatkan keamanan di tempat parkir.
Pada tugas akhir ini dirancang sebuah aplikasi dengan
memanfaatkan 2 buah alat yaitu RFID (Radio Frequency
Identification) dan Fingerprint Reader beserta 1 buah alat yaitu
NFC (Near Field Communication) yang digunakan sebagai
backup apabila terjadi kerusakan atau kesalahan pada alat
RFID. Pada Aplikasi ini dibutuhkan masukan berupa informasi
mengenai identitas pengendara dan identitas kendaraan dari
pengguna jasa parkir dengan menggunakan bantuan dari ketiga alat tersebut yang kemudian akan di olah dan disesuikan
dengan database yang sudah tersedia. Aplikasi akan
menampilkan hasil proses matching atau penyamaan antara
data masukan dan data yang tersimpan di database.
Dari hasil perancangan aplikasi Tugas Akhir ini didapatkan
sebuah aplikasi yang dapat mengurangi tingkat kriminalitas
dalam hal pencurian kendaraan bermotor kususnya di tempat
parkir dan menambahkan tingkat efisiensi waktu yang lebih
cepat daripada menggunakan sistem manual.
Kata KunciSmarte
Fingerprint, NFC.

Gate,

Parking

System,

RFID,

I. PENDAHULUAN

UATU keamanan dewasa ini memang harus dituntut


tingkat keamanan yang lebih tinggi khususnya dalam hal
ini adalah sistem keamanan tempat parkir. Dikarenakan
banyaknya kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi
saat ini, sehingga banyak sekali sistem keamanan tempat
parkir yang ditawarkan salah satunya adalah sistem kemanan
parkir dengan menggunakan Smart Gate. Aplikasi ini
menggunakan bantuan 2 buah alat yaitu RFID (Radio
Frequency Identification) dan Fingerprint Reader, beserta 1
buah alat yaitu NFC Reader (Near Field Comuniction)

sebagai alat cadangan atau backup apabila RFID mengalami


kerusakan atau kegagalan. Sistem keamanan ini sangat cocok
digunakan sebagai media untuk menurunkan angka
pencurian kendaraan bermotor yang sering terjadi akibat
kelalaian petugas atau masih lemahnya sistem kemanan di
tempat parkir.
Oleh karena itu kami mengembangkan seperangkat alat
sebagai sistem keamanan parkir tersebut. Sistem keamanan
ini diintegrasikan dengan database RFID dari setiap
kendaraan bermotor dan database sidik jari dari pemiliknya.
Sistem ini mampu mengecek setiap kendaraan yang masuk
maupun keluar dengan cara memasukkan identitas pengguna
dan identitas kendaraan (berupa sidik jari dan nomor
kendaraan), jika masukkan benar maka menghasilkan sinyal
bahwa pintu portal bisa dibuka.
Masukkan pertama kali berasal dari sebuah alat RFID
dimana setiap pengguna yang sudah terdaftar memiliki id
card yang bisa terpasang di kendaraan sebagai masukan
identitas nomor kendaraan. Kemudian data tersebut
dicocokan dengan data yang berada di database, selanjutnya
akan dilakukan pengecekan data tersebut apakah sudah ada di
database komputer apa belum, jika sudah ada maka
masukkan yang ke dua berasal dari sebuah alat fingerprint
reader sebagai masukkan identitas pemiliknya. Apabila data
sidik jari sesuai dengan identitas kendaraan maka akan ada
indikator tertentu yang membuktikan data benar. Tetapi jika
data pengguna dan data nomor kendaraan belum ada maka
diharuskan mendaftar untuk mendapatkan id card baru dan
memasukkan sidik jari yang nantinya data tersebut disimpan
ke dalam database server.
Dengan perkembangan teknologi radio frekuensi yang
semakin maju sehingga dapat digunakan sebagai metode
identifikasi suatu alat atau produk tertentu. Dengan
menggunakan bantuan RFID maka tak mustahil dapat
mengidentifikasi kendaraan dengan mudah untuk keperluan
tempat parkir maupun keperluan lainnya. Dengan
didukungnya suatu alat yang bernama fingerprint maka
penggunaan system ini dapat berjalan dengan tingkat
keamanan yang lebih tinggi, karena masih sulit untuk
memalsukan sidik jari dari masing-masing orang yang selalu
berbeda.
Dengan dukungan framework.Net aplikasi dapat dengan

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)

Gambar. 3. Fingerprint Reader

Gambar. 1. RFID Reader

Gambar. 2. Arsitektur Tag

mudah di implementasikan dan di bangun dengan berbasis


dekstop
untuk
memudahkan
para
user
untuk
menjalankannya. Database yang digunakan adalah mysql
server dimana dalam penerapan di framework.Net tidak perlu
menggunakan query yang lebih rumit dan cukup
menggunakan generate mapping database yang sudah
disediakan pada .Net.
II. METODOOGI
A. Dasar Teori
Pada bagian ini akan dijelaskan kajian pustaka atau dasar
teori yang digunakan dalam menyelesaikan artikel ini.
RFID (Radio Frequancy Identification))
RFID adalah sebuah metode untuk mengidentifikasi
dengan menggunakan sarana yang disebut label RFID atau
transponder untuk menyimpan dan mengambil data jarak
jauh. Label RFID ini bisa dipasang atau dimasukkan di
dalam sebuah produk, hewan atau bahkan manusia dengan
tujuan untuk identifikasi menggunakan gelombang radio dan
berisi informasi yang disimpan secara elektronik dan dapat
dibaca hingga beberapa meter jauhnya.
Sebuah sistem identifikasi frekuensi radio menggunakan
tag atau label yang dipasang pada objek untuk diidentifikasi.
Radio dua arah pemancar-penerima, dimana disebut sebagai
pemeriksa atau pembaca, mengirimkan sinyal ke tag lalu
membaca responnya. Umumnya, pembaca mengirimkan hasil
pengamatan tersebut ke sistem komputer yang menjalankan
perangkat lunak atau perangkat lunak tengah RFID. Alat
RFID seperti pada Gambar 1. dapat terhubung dengan sebuah

computer menggunakan USB.


Seperti pada Gambar 2. informasi tag disimpan secara
elektronik di dalam memori non-volatil. Tag RFID mencakup
pemancar dan penerima frekuensi radio kecil. Sebuah
pembaca RFID mengirimkan sinyal radio yang dikodekan
untuk memeriksa tag. Lalu, tag menerima pesan dan
merespon informasi yang diidentifikasinya. Ini mungkin
hanya terjadi untuk tag dengan nomor seri khusus, atau
mungkin untuk sebuah produk yang berkaitan dengan
informasi seperti jumlah stok, lot atau nomor tumpak, tanggal
produksi, atau informasi spesifik lainnya.
Sebuah label RFID dapat ditempelkan ke sebuah obyek dan
digunakan untuk melacak dan mengelola inventaris, aset,
orang, dan lain-lain. Sebagai contoh, label RFID bisa
ditempelkan di mobil, peralatan komputer, buku-buku,
ponsel, dan lain-lain.
RFID menawarkan keunggulan dibandingkan sistem
manual atau penggunaan kode batang. Label dapat dibaca
jika melewati dengan dekat pembaca label, bahkan jika
pembaca tertutup oleh objek atau tidak terlihat sekalipun.
Label dapat dibaca di dalam sebuah wadah, karton, kotak
atau lainnya. Label RFID dapat membaca ratusan pada satu
waktu, sedangkan kode batang hanya dapat dibaca satu per
satu[1].
NFC (Near Field Communication)
Terdapat seperangkat teknologi konektivitas nirkabel
berbasis teknologi Radio Frequency Identification (RFID)
yaitu bernama NFC yang menggunakan induksi medan
magnet untuk memungkinkan komunikasi antar perangkat
elektronik dalam jarak yang dekat. Teknologi Near Field
Communication (NFC) dapat membuat pekerjaan lebih
mudah dan nyaman bagi penggunanya di seluruh dunia
dalam melakukan transaksi, seperti pertukaran konten digital,
hanya menghubungkan perangkat elektronik ke perangkat
elektronik yang memiliki teknologi NFC dengan sentuhan,
pengguna juga bisa membeli tiket apapun hanya dengan
mengaktifkan NFC pada ponsel.
NFC menyediakan media terbaik bagi identifikasi protokol
yang memvalidasi secara aman dalam transfer data. Hal ini
memungkinkan pengguna untuk mengakses konten digital
dan terhubung dengan perangkat elektronik lainnya hanya
dengan menyentuh atau membawa perangkat dalam jarak
dekat. NFC beroperasi pada pita frekuensi dengan standar
berlisensi 13.56MHz dengan jarak lebih dari sekitar 50 mm

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)

[2].
NFC pada pembuatan sistem ini digunakan untuk alat
cadangan atau backup apabila pada alat utama RFID
mengalami gangguan atau kegagalan pembacaan, sehingga
NFC
digunakan
untuk
alat
alternatif
sehingga
pengidentifikasian kendaraan tetap berjalan.
Fingerprint Scanner
Fingerprint Scaner adalah alat untuk memindai atau
mengenali sidik jari seseorang. Seperti diketahui sidik jari
tiap-tiap orang tidak ada yang sama di dunia. Ini dapat
menjadi penanda alami dari tiap-tiap orang, sedangkan
bentuk dari alat fingerprint scanner seperti pada Gambar 3.
Pembacaan sidik jari dengan sensor fingerprint atau mesin
sidik jari terdiri dari beberapa teknik. Pada umunya sistem
pembacaan ini hampir sama proses kerjanya[3]. Pertama kali
sidik jari discan oleh mesin sidik jari atau sensor fingerprint.
Hasil scanning lalu disimpan dalam format digital pada saat
registrasi atau enrollment atau pendaftaran sidik jari. Setelah
itu, rekaman sidik jari tersebut diproses dan dibuatkan daftar
pola fitur sidik jari yang unik.
Pola fitur sidik jari yang unik tersebut kemudian disimpan
dalam memory atau database. Pola sidik jari yang unik ini
disebut dengan istilah minutiae. Pada saat identifikasi,
pola minutiae tersebut
kemudian
dicocokkan
atau
dicompare dengan hasil scan sidik jari.
Bahasa Pemrograman C# dan Framework . NET
NET framework merupakan teknologi dari Microsoft yang
mendukung pengembangan dan berjalannya aplikasi dan web
service generasi terbaru. .NET framework didesain untuk
memenuhi beberapa objektif antara lain untuk mendukung
lingkungan pemrograman berbasis objek yang konsisten,
membuat pengembang dapat dengan mudah mengembangkan
berbagai aplikasi seperti aplikasi berbasis Windows ataupun
aplikasi Web dan membuat standar agar kode yang berbasi
.NET dapat terintegrasi dengan kode lain[4].
Microsoft Visual C-Sharp atau yang lebih dikenal dengan
Visual C# adalah sebuah bahasa pemrograman yang tidak
diragukan lagi dalam proses pengembangan aplikasi berbasis
.NET Framework, dimana C# bebas dari masalah
kompatibilitas dilengkapi dengan berbagai fitur yang
sebagian besar merupakan fitur baru, menarik, dan tentu saja
menjanjikan.
C# merupakan sebuah bahasa pemrograman yang
berorientasi objek yang dikembangkan oleh Microsoft sebagai
bagian dari inisiatif kerangka .NET Framework. Bahasa
pemrograman ini dibuat berbasiskan bahasa C++ yang telah
dipengaruhi oleh aspek-aspek ataupun fitur bahasa yang
terdapat pada bahasa-bahasa pemrograman lainnya seperti
Java, Delphi, Visual Basic, dan lain-lain) dengan beberapa
penyederhanaan[5].
Pada pembuatan sistem ini menggunakan tools framework
.NET dengan bahasa pemrograman C# yang sudah
disediakan class library sehingga dapat membangun aplikasi
ini dengan mudah.

Gambar. 4. Arsitektur Sistem Smart Gate

MySQL
Sebuah perangkat lunak system manajemen basis data SQL
(DBMS) yang dapat multithread, dan multi-user adalah MY
SQL. MySQL merupakan implementasi dari system
manajemen basisdata relasional (RDBMS). Pada saat ini
MySQL merupakan database server yang sangat terkenal di
dunia, semua itu tak lain karena bahasa dasar yang
digunakan untuk mengakses database yaitu SQL. Pengunaan
MySQL sangat mudah dibandingan dengan yang lain,
misalnya dBase atau Clipper karena mereka masih
menggunakan perintah-perintah pemrograman murni.
Penggunaan MySQL pada sistem ini adalah untuk
menyimpan data berupa data kendaraan, pengendara maupun
data transaksi. Dengan menggunakan database MySQL dapat
dengan mudah berhubungan dengan framework .NET dan
data bisa diakses dengan ceepat dan mudah.
B. Tahap Perancangan
Untuk memenuhi fitur-fitur yang telah dijelaskan pada
deskripsi umum sistem, maka akan dibangun perangkat lunak
dengan arsitektur umum seperti pada 4. Gambar tersebut
menunjukan diagram alur dari sistem secara umum yang
dijelaskan sebagai berikut :
1. Pada nomor 1 adalah kartu tag yang sudah
dipasangkan di kendaraan yang terdaftar. Tag
berbentuk kartu juga diberikan ke pengendara untuk
backup.
2. Proses nomor 2 adalah proses pengidentifikasian
kendaraan dengan membaca tag yang terpasang di
kendaraan menggunakan alat RFID bertipe
ACR120U. Apabila proses ini berhasil maka id
kendaraan yang terbaca akan masuk ke komputer
untuk diolah, sedangkan jika mengalami kegagalan
maka sistem akan menggunakan alat alternatif pada
nomor 3.
3. Proses nomor 3 adalah pembacaan tag dengan
menggunakan alat alternatif atau backup yang
memakai alat bertipe NFC ACR122T. Prinsip
pembacaan sama dengan proses nomor2 hanya tag
yang dibaca berbeda yaitu tag yang berbentuk stiker
yg diberikan pada driver.
4. Pada proses nomor 4 sistem membaca sidik jari dari
pengendara dengan menggunakan alat U are U 4500.
Sidik jari yang sudah dimasukkan di baca komputer

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)
untuk di olah pada proses selanjutnya.
5. Komputer mengambil identifikasi berupa id
kendaraan dan sidikjari kemudian dari masing
identitas di search kedalam database seperti yg tertera
pada nomor 6. Kemudian komputer melakukan
pencocokan sesuai kepemilikan kendaraan dan
pengendara.
6. Data yang tersimpan di dalam database dicocokkan,
apabila berhasil maka sistem akan menampilkan
status berhasil dan indiator bahwa pintu parkir
terbuka. Pada proses ini id parkir akan disimpan ke
dalam database dan sekaligus id parkir ditulis ke
dalam tag menggunakan alat yang sama ketika
pengidentifikasi awal.

Start

Masukan
Data
Kendaraan

Matching Data
Kendaraan

Pendaftaran
Kendaraan

III. DESAIN DAN PERANCANGAN SISTEM


A. Diagram Alir Pada Parkir Masuk
Fungsi utama dari sistem ini adalah untuk mencatat dan
menyimpan informasi dari pengendara dan kendaraannya
sehingga status kepemilikan dari kendaraan bisa terorganisir
dan terpantau maka dengan hal itu tindak kejahatan seperti
pencurian kendaraan bisa terminimalisir.
Pada kasus ini system digunakan pada kasus tempat parkir
untuk meningkatkan keamanan dan automatic system untuk
mempermudah tugas petugas parkir. Alat yang digunakan
RFID ditempatkan untuk membaca informasi kendaraan yang
tersimpan pada tag yang terpakai di kendaraan
Kondisi semua alat harus terhubung dengan usb pada
sebuah computer untuk pengolahan data. Diagram alir pada
Gambar 5. menunjukan proses dari pemngambilan informasi
kendaraan dan pengendara sampai akhirnya bisa terdaftar
dalam parkir masuk.
Pada Gambar 5. yaitu diagram alir proses pada parkir
masuk, merupakan gambaran proses pada saat aplikasi
berjalan pada bagian akan memasukki parkir . Berikut
penjelasan alur jalannya proses saat aplikasi berjalan, pada
aplikasi
1. Aplikasi
pertama mengidentifikasi informasi
kendaraan dari kartu tag melalui alat pembaca kartu
yang sudah terpasang dari pembaca di kendaraan
maupun pembaca kartu dari pengendaran.
2. Aplikasi membaca sidik jari pengendara dengan
menggunakan fingerprint scanner dan hasilnya di
compare sesuai sidik jari yang tersimpan sesuai
kendaraannya. Apabila sukses maka aplikasi akan
melanjutkan ke penyimapanan id parkir dan jika
gagal bisa menggunakan alternatif manual pengisian
dengan nomor KTP atau pembacaan ulang sidik jari.
3. Setelah proses matching dari semua alat selesai,
sebelum masuk ke tempat parkir, maka terlebih
dahulu memproses penulisan id parkir ke kartu tag
untuk proses parkir keluar.
4. Pembacaan kartu tag pada kedaraan maupun kartu

Kendaraan
Terdaftar

Tidak

Ya
Masukan
Sidik Jari

Tidak

Matching Sidik Jari


dengan kendaraan

Sidik Jari
Cocok

Tidak

Pemasukan
Manual

Ya

Ya

Penulisan Id parkir
ke kartu tag

Masukan
No KTP

Stop
Gambar. 5. Diagram Alir Parkir Masuk

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)

yang sudah disimpan ketika parkir masuk. Pada proses akhir


mendapat proses tambahan berupa perhitungan harga parkir
dan mencetak harga yang harus dibayarkan.
Pada Gambar 6 ditunjukkan alur proses sistem pada saat
parkir keluar berikut penjelasannya.

Start

Pembacan
Id parkir

Pencarian id parkir

Tidak

Id tersedia

Ya
Proses Pencarian
kendaraan

Pembacaan
Sidik Jari

Tidak

1. Aplikasi mulai ketika kendaraan mendekatkan tag


dengan pembaca RFID atau NFC, kemudian system
membaca id parkir yang telah diisikan sebelumnya.
Apabila id parkir yang diambil tidak sesuai atau tidak
ada maka akan mengulangi proses pembacaan tag.
2. Berdasarkan id parkir yang diambil akan didapat
kendaraan yang digunakan, dan kemudian system
membaca sidik jari pengendara untuk di cocokkan.
Apabila sidik jari tidak cocok system akan kembali ke
pembaca sidik jari atau memasukkan secara manual
nomor KTP.
3. Ketika proses pencocokan selesai, system melakukan
proses perhitungan harga parkir berdasarkan lama
waktu kendaraan berparkir dan jenis kendaraan yang
digunakan.
4. Proses akhir dari parkir keluar adalah dengan
pemberitahuan berupa harga oleh system.
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Matching Sidik Jari


dengan kendaraan

Sidik Jari
Cocok

Tidak

Pemasukan
Manual

Ya

Ya

Perhitungan harga
parkir

Masukan
No KTP

Cetak Harga
Parkir

Stop

Gambar. 6. Diagram Alir Parkir Keluar

yang dibawa pengendara secara otomatis di baca


ketika didekatkan dengan alat RFID reader.
Sedangkan pembacaan sidik jari diberikan selang
waktu 20 detik setelah tag terbaca, apabila lebih 20
detik sidik jari belum terbaca maka sistem akan
kembali ke bagian pembacaan kartu tag kendaraan.
B. Diagram Alir Pada Parkir Keluar
Alur proses yang terjadi pada parkir keluar memiliki
kesamaan dengan parkir masuk, hanya pada proses
pembacaan tag dari kendaraan yang diambil adalah id parkir

A. Uji Coba fungsionalitas


Pada saat aplikasi dibuka akan muncul tampilan awal
berupa daftar fitur yang bisa digunakan oleh masing-masing
pengguna. Aplikasi bisa dipilih fitur seperti pendaftaran
kendaraan, pengendara, penguna dan pengaturan harga
sesuai kehendak dari pengguna.
Pada Gambar 7. dapat dilihat bahwa system telah berhasil
membaca tag id yang terpasang di kendaraan maupun yang
dibawa pengendara dan sidik jari pengendara yang datanya
sudah disimpan di dalam database ketika pendaftaran. Pada
Tabel 1. merupakan sebuah uji coba efisiensi waktu yang
digunakan oleh aplikasi Smart Gate. Dalam ujicoba terdapat
10 kali percobaan dengan selisih waktu yang berbeda-beda
dan dari keseluruan hasil uji coba diambil nilai waktu ratarata dan total keseluruhan rata-rata waktu tiap parameter.
Pada hasil yang sudah di ujicoba sistem ini membutuhkan
waktu rata-rata 15.1 detik untuk melakukan pengidentifikasi
kendaraan maupun driver sampai dalam kondisi berhasil dan
pintu gerbang terbuka. Dari hasil rata-rata waktu diatas maka
sistem ini dapat menghemat waktu identifikasi lebih cepat 20
detik daripada menggunakan system manual yang rata-rata
membutuhkan waktu sekitar 35 detik.
B. Lingkungan Uji Coba

JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 1, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print)

Tabel 1. Uji Coba Performa Sistem Ketika Parkir

No.

Read_Tag
(detik)

Read
Fingerprint
(detik)

Parking_
in/out
(detik)

Keterang
an

1.

Berhasil

2.

Berhasil

3.

Berhasil

4.

Berhasil

5.

11

Berhasil

6.

Berhasil

7.

Berhasil

8.

Berhasil

9.

10

Berhasil

10.

15

Berhasil

RataRata

2.5

6.9

5.7

15.1

Gambar. 7. Uji Coba Antarmuka Parkir

V. KESIMPULAN

Gambar. 8. Serangkaian Alat Yang Digunakan

Gambar 8. menunjukkan serangkaian alat yang digunakan


untuk uji coba aplikasi. Adapun mengenai alat apa saja yang
ada pada gambar dapat penulis jelaskan sebagai berikut:.
1) Merupakan Kabel USB hub yang dihubungkan dengan
laptop untuk menghubungkan komputer dengan alat
yang digunakan.
2) Pembaca kartu bertipe ACR120U 6.
3) Pembaca kartu bertipe ACR 122T.
4) Pembaca sidik jari bertipe Persona U are U 4500.
5) Tag berbentuk Kartu dan stiker.
Pertama identitas kendaraan dan driver di simpan ke
dalam database dan kemdian data kendaraan berupa id di
tuliskan kedalam Tag menggunakan alat pembaca kartu tag
yang sudah disediakan. Untuk pengambilan identitas driver
menggunakan pembaca sidik jari yang kemudian data di
simpan kedalam database untuk proses parkir.
Pada proses Parkir masuk dan keluar, sistem membaca
identitas kendaraan dari alat ACR120u jika pembacaan alat
mengalami kegagalan maka ssstem akan mengalihkan ke alat
cadangan yaitu ACR122T namun parkir dan keluar harus
menggunakan kartu yang sama.
Proses pembacaan sidik jari akan tereksekusi apabila
pembacaan identitas kendaraan berhasil, lalu identitas
sidikjari akan dicocokan dengan sidik jari yang sudah
tersimpan dan yang terakhir adalah menuliskan id parkir
kedalam kartu untuk proses keluar parkir.

Selama pengerjaan artikel ini, dapat diperoleh beberapa


kesimpulan sebagai berikut.
1. Aplikasi ini dapat meningkatkan keamanan tempat
parkir dengan adanya fitur sidik jari yang masih
susah untuk dipalsukan
2. Dengan menggunakan sistem ini, maka metode
pengolahan lebih efisien dari segi waktu yang hanya
membutuhkan rata-rata 15.1 detik dan lebih
menghemat 20 detik dari sistem manual serta sumber
daya manusia yang dapat dikurangi pada tempat
masuk parkir.

UCAPAN TERIMA KASIH


Penulis F.K.K. mengucapkan terima kasih kepada Tuhan
Yang Maha Esa, karena hanya dengan karunia, rahmat, dan
hidayah-Nya penulisan artikel ini dapat terselesaikan dengan
baik. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada semua
pihak yang terkait dalam penyelesaian penulisan artikel ini.
DAFTAR PUSTAKA
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]

S. Miles, S. Sarma and J. Williams, RFID Technology and Applications,


Cambridge University Press, 2008
Identive,
"IdentiveNFC,"
[Online].
Available:
http://www.identivenfc.com/en/what-is-nfc. [Accessed January 2014].
T. B. R. Santoso, Rancang Bangun Sistem Keamanan Parkir mengunakan
pasword, Surabaya, 2006].
Brain
Matics,
"Brain
Matics,"
[Online].
Available:
http://brainmatics.com/c-net-programming/. [Accessed March 2014].
G. Maulani, "Galih Library," [Online]. Available: http://www.galihafm.com/2012/08/mengenal-microsoft-visual-c-sharp-c.html.
[Accessed
February 2014].