Anda di halaman 1dari 6

Nama

: Mulya Safitri

13102010109

Istiqomah Retno Rahayu

13102010110

Dwi Komsatin

13102010111

Iffa Ni'matul Fitriah

13102010115

Radha Nurlaela Pebryna

13102010130

Kelompok

:2

Tugas Minggu Ke

:3

Tanggal

: 24 Maret 2016

MACAM-MACAM PENELITIAN
Macam-macam penelitian dapat dikelompokkan menjadi empat, yaitu
menurut tujuan, metode, tingkat eksplanasi, dan jenis data.
1. Menurut Tujuan
a. Penelitian Murni (Penelitian Dasar)
Penelitian murni adalah penelitian yang dilakukan diarahkan sekedar
untuk memahami masalah dalam organisasi secara mendalam (tanpa ingin
menerapkan hasilnya). Penelitian dasar bertujuan untuk mengembangkan
teori dan tidak memperhatikan kegunaan yang langsung bersifat praktis.
Penelitian ini biasanya dilakukan di laboratorium. Jadi penelitian murni
berkenaan dengan penemuan dan pengembangan ilmu.
b. Penelitian Terapan
Penelitian terapan adalah penelitian yang

diarahkan

untuk

mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah.


Penelitian terapan dilakukan dengan tujuan menerapkan, menguji, dan
mengevaluasi masalah-masalah praktis sehingga dapat dimanfaatkan untuk
kepentingan manusia, baik secara individual maupun kelompok. Masalah
penelitian terapan ditetapkan untuk mencari solusi yang dapat dimanfaatkan
mansia. Oleh karena itu, hasil penelitiannya berupa jawaban nyata dan dapat
dirasakan langsung oleh masyarakat yang dituju.

Penelitian terapan dalam pendidikan, misalnya berkaitan dengan


peningkatan kualitas strategi, teknik, dan model pembelajaran, atau
peningkatan minat dan motivasi belajar siswa.
2. Menurut Metode
a. Penelitian Survey
Penelitian survey adalah penelitian yang dilakukan pada populasi
besar maupun kecil tetapi data yang dipelajari adalah data dari sampel yang
diambil dari populasi tersebut, sehingga ditemukan kejadian-kejadian relatif,
distribusi, dan hubungan-hubungan antar variabel sosiologis maupun
psikologis. Penelitian survey dilakukan untuk mencari keterangan yang
faktual dan memperoleh fakta dari gejala yang ada. Selain itu, penelitian
survey dapat digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang
alamiah (bukan buatan), tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam
pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test,
wawancara terstruktur, dan sebagainya. Hasil dari penelitian survey dipakai
untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan.
Contohnya adalah seorang pengusaha batu baterai yang mengamati
semua faktur penjualan selama satu tahun untuk mengetahui baterai warna
apa dan ukuran manakah yang paling banyak digemari oleh masyarakat.
b. Penelitian Expostfacto
Penelitian expostfacto adalah penelitian yang dilakukan untuk
meneliti peristiwa yang telah terjadi yang kemudian meruntut ke belakang
untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat menimbulkan kejadian tersebut.
Penelitian expostfacto digunakan untuk menyelidiki hubungan sebab akibat
yang mana antarvariabel tidak bisa dimanipulasi oleh peneliti. Penyelidik
mendesain penelitian untuk membandingkan dua atau lebih sampel yang
memungkinkan dipelajari setelah kondisi tertentu terjadi. Peneliti tidak
memanipulasi apa yang terjadi pada subjek tetapi peneliti memfokuskan
pada apa yang telah terjadi secara berbeda pada kelompok subjek.
Sebagai contoh, penelitian tentang pengaruh kebiasaan membaca
orang tua terhadap minat membaca siswa. Salah satu variabel di atas, yaitu
kebiasaan membaca orang tua tidak bisa dimanipulasi sehingga peneliti
melihat pengaruhnya setelah kondisi tersebut terjadi.
c. Penelitian Eksperimen

Penelitian eksperimen adalah suatu penelitian yang berusaha mencari


pengaruh variabel tertentu terhadap variabel yang lain dalam kondisi yang
terkontrol secara ketat. Variabel independennya dimanipulasi oleh peneliti.
Penelitian ini bertujuan untuk menemukan hubungan sebab-akibat dan
pengaruh faktor-faktor pada kondisi tertentu. Dalam bentuk yang paling
sederhana, pendekatan eksperimen ini berusaha untuk menjelaskan,
mengendalikan, dan meramalkan fenomena seteliti mungkin. Dalam
penelitan eksperimen banyak digunakan model kuantitatif.
Contoh: Pengaruh model pembelajaran interaktif dalam membaca
terhadap kemampuan membaca siswa dalam kondisi dikontrol secara ketat.
Dalam penelitian eksperimen terdapat kelompok yang disebut
kelompok eksperimen, yaitu kelompok yang sengaja dipengaruhi oleh
variabel tertentu. Pada contoh ini, kelompok yang dipengaruhi adalah
kelompok yang diberi pembelajaran membaca melalui model interaktif. Di
samping itu ada pula kelompok kontrol, yaitu kelompok yang tidak
dipengaruhi oleh variabel itu. Dalam contoh di atas, kelompok kontrol
adalah siswa yang tidak dipengaruhi oleh model interaktif dalam
pembelajaran membaca. Adanya kelompok kontrol dimaksudkan sebagai
pembanding sehingga tampak ada atau tidak adanya perubahan yang
diakibatkan oleh pengaruh variabel yang diujicobakan.
d. Penelitian Naturalistik
Penelitian naturalistik yang sering disebut dengan penelitian kualitatif
adalah penelitian yang digunakan untuk meneliti pada kondisi objek alami
(sebagai lawannya) dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci.
Contoh: Sesaji terhadap keberhasilan bisnis. Dalam penelitian
naturalistik peneliti tidak membuat perlakuan karena peneliti dalam
mengumpulkan data bersifat emic yaitu berdasarkan pandangan dari sumber
data, bukan pandangan peneliti.
e. Penelitian Kebijakan
Penelitian kebijakan adalah suatu proses penelitian yang dilakukan
pada, atau analisis terhadap masalah-masalah sosial yang mendasar,
sehingga temuannya dapat direkomendasikan kepada pembuat keputusan
untuk bertindak secara praktis dalam menyelesaikan masalah.
Contoh: Penelitian untuk membuat undang-undang atau peraturan
tertentu, penelitian untuk pengembangan struktur organisasi.

f. Penelitian Tindakan
Penelitian tindakan merupakan penelitian yang bertujuan untuk
mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi
dapat ditekan dan produktifitas lembaga dapat meningkat. Tujuan utama
penelitian ini adalah mengubah situasi, perilaku, organisasi termasuk
struktur mekanisme kerja, iklim kerja, dan pranata.
g. Penelitian Pengembangan
Penelitian pengembangan adalah penelitian yang bertujuan untuk
mengembangkan metode kerja yang paling efisien, sehingga biaya produksi
dapat ditekan dan produktivitas lembaga dapat meningkat.
Contoh: Penelitian untuk memperbaiki prosedur dan metode kerja
dalam pelayanan masyarakat, penelitian mencari metode mengajar yang
baik.
3. Menurut Tingkat Eksplanasi
Tingkat eksplanasi adalah tingkat penjelasan. Jadi penelitian menurut
tingkat eksplanasi adalah penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan
variabel-variabel yang diteliti serta hubungan antara satu variabel dengan
variabel yang lain.
a. Penelitian Deskriptif
Penelitian deskriptif adalah penelitian yang dimaksudkan untuk
mengumpulkan informasi mengenai status suatu gejala yang ada, yaitu
keadaan gejala menurut apa adanya pada saat penelitian dilakukan
(Suharsimi Arikunto, 2005:234). Penelitian dekriptif menilai sifat dari
kondisi-kondisi

yang

tampak.

menggambarkan

karakteristik

Tujuan

sesuatu

penelitian

dibatasi

untuk

sebagaimana

adanya.

Dalam

penelitian deskriptif tidak dimaksudkan untuk menguji hipotesis tertentu,


tetapi hanya menggambarkan apa adanya tentang suatu variabel, gejala, atau
keadaan.
Contoh: Peneliti mengamati bahwa di kelurahan tempat mereka
tinggal terdapat banyak anak kecil berjualan di terminal bus dan di stasiun.
Peneliti yang kebetulan seorang guru bertanya dalam hati kapan anak-anak
ini sekolah, karena menurut perkiraannya mereka masih dalam usia sekolah
dasar.
Penelitian yang dilakukannya merupakan penelitian deskriptif karena
penelitian ini tidak bermaksud untuk menguji hipotesis tetapi hanya ingin

mengetahui keadaan tentang anak-anak kecil yang berjualan tersebut.


Peneliti tidak ingin menghubungkan variabel yang satu dengan variabel
yang lain, tetapi hanya ingin mengetahui keadaan masing-masing variabel
secara lepas. Informasi yang diperoleh dari penelitian ini dapat digunakan
untuk merancang pendirian sekolah dengan pendekatan non tradisional,
misalnya belajar dengan modul.
b. Penelitian Komparatif
Penelitian komparatif

adalah

suatu

penelitian

yang

bersifat

membandingkan. Variabelnya masih sama dengan penelitian variabel


mandiri tetapi untuk sampel yang lebih dari satu, atau dalam waktu yang
berbeda. Di dalam penelitian komparatif, peneliti melakukan penyelidikan
apakah terdapat perbedaan antara dua atau lebih kelompok terhadap
fenomena yang sedang dipelajari. Seperti dalam penelitian deskriptif, dalam
penelitian ini tidak ada manipulasi atau kontrol langsung terhadap hal yang
diteliti.
Contoh: Peneliti ingin mengetahui apakah terdapat perbedaan jenis
karangna antara siswa laki-laki dan perempuan; perbandingan tingkat
pemahaman wacana antara anak yang membaca dengan menggunakan
musik dan anak yang membaca tanpa mendengarkan musik.
c. Penelitian Asosiatif
Penelitian asosiatif merupakan penelitian yang bertujuan untuk
mengetahui hubungan antara dua variabel atau lebih. Dengan penelitian ini
maka akan dapat dibangun suatu teori yang dapat berfungsi untuk
menjelaskan, meramalkan, dan mengontrol suatu gejala.
Contoh: Adakah pengaruh insentif terhadap prestasi kerja pegawai.
4. Menurut Jenis Data
a. Penelitian Kuantitatif
Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat
positivisme, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu,
teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random,
pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat
kuantitatif/statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah
ditetapkan.

Metode kuantitatif dinamakan metode tradisional karena metode ini


sudah cukup lama digunakan sehingga sudah mentradisi sebagai metode
untuk penelitian. Metode ini disebut sebagai metode ilmiah karena telah
memenuhi kaidah-kaidah ilmiah yaitu konkrit/empiris, objektif, terukur,
rasional, dan sistematis. Metode ini juga disebut metode discovery, karena
dengan metode ini dapat ditemukan dan dikembangkan berbagai iptek baru.
Metode ini disebut metode kuantitatif karena data penelitian berupa angkaangka dan analisis menggunakan statistik.
b. Penelitian Kualitatif
Penelitian kualitatif adalah penelitian yang berlandaskan pada filsafat
postpositivisme, digunakan untuk meneliti pada kondisi objek yang alamiah,
dimana peneliti adalah sebagai instrumen kunci, pengambilan sampel
sumber data dilakukan secara purposive dan snowboll, teknik pengumpulan
dengan triangulasi (gabungan), analisis data bersifat induktif/kualitatif, dan
hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi.
Metode penelitian kualitatif dinamakan metode baru, karena popularitasnya
belum lama. Disebut metode kualitatif, karena data yang terkumpul dan
analisisnya lebih bersifat kualitatif.
Daftar Pustaka:
Arikunto, Suharsimi. 2005. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.