Anda di halaman 1dari 3

ANALISA USAHA AYAM PETELUR (500 Ekor)

A. MODAL
NO
1

KETERANGAN
Matari
a.Pullet 500 Ekor = Rp. 55.000/Ekor (Umur 3 Bulan)
2
Peralatan
a. Kandang
b. Tempat Pakan dan Minum 500 Ekor
c. Pipa Air 50m = Rp. 2.000/m
d. Selang Air 20m = Rp. 2.000/m
e. Terpal 4x10 m = Rp. 10.000/m
f. Alat alat Kesehatan
Subtotal
3
Pemeliharaan 2 Bulan (Sampai Produksi = Umur 5 Bulan)
a.Pullet s.d Produksi (Kebutuhan Pakan)
- Pakan 2 kg/ekor = 2 bulan
- 500 Ekor = 1000kg = 2 bulan
b. Pullet s.d Produksi (Biaya Pakan)
- Pakan = Rp. 325.000/50kg = Rp. 6.500/kg
- 1000 kg x Rp. 6.500 = Rp. 6.500.000/500 Ekor
c.Pullet s.d Produksi (Air dan Obat obatan)
- Air
- Obat obatan
Subtotal
4
Lain lain
a. Transportasi
b. Penyusutan Kandang
c.Tong dan Bak Air
Subtotal

BIAYA

Jumlah Modal

Rp. 65.950.000

Rp. 27.500.000
Rp.30.000.000
Rp.200.000
Rp.100.000
Rp. 50.000
Rp.400.000
Rp.100.000
Rp.30.850.000

Rp. 6.500.000
Rp.100.000
Rp.200.000
Rp. 6.800.000
Rp.400.000
Rp.200.000
Rp.200.000
Rp.800.000

B. KEUNTUNGAN
Pullet adalah ayam petelur yang dipelihara dari DOC (Day Old Chick) atau ayam petelur
umur 1 hari sampai umur 3 bulan perawatan.
Ayam Petelur akan mulai Produksi sampai Umur 5 bulan perawatan dengan presentase kurang lebih
80% produksi, artinya kalau misalnya 100 ekor ayam pullet dirawat sampai 2 bulan siap produksi,
maka yang siap untuk bertelur kurang lebih 85 Ekor atau 80 butir telur. Jadi kalau 500 ekor ayam
petelur umur 5 bulan maka yang akan siap bertelur 400 ekor atau 400 butir telur.

Tabel Analisa Keuntungan


NO KETERANGAN
1
Biaya Pemeliharaan / hari
a. Pakan (Campuran : Konsentrat, Katul, dan Jagung)
- Konsentrat = 50kg = Rp. 325.000 = Rp. 6500/kg
- Jagung = 75kg = Rp. 300.000 = Rp. 4000/kg
- Katul = 40kg = Rp. 100.000 = Rp. 2500/kg
Total= 165kg = Rp. 725.000 = Rp. 4400/kg
- Harga Campuran Pakan = Rp. 4.200/kg
b. 1 Ekor ayam butuh 120 gr/hari
c. 100 Ekor ayam butuh 12 kg/hari
d. 500 Ekor yam butuh 60 kg/hari
- jadi biaya 60 kg kebutuhan/hari = 60kg x Rp.4.200
- Biaya Pakan
e. obat obatan
d. Vitamin
e. Air

BIAYA

Subtotal
2
Hasil Penjualan Telur Setiap hari
a. Produksi 80% = 400Ekor = 400 Butir Telur
b.1 Tray = 30 Butir Telur
c. 100 ekor = 80 butir telur = 2,66 Tray
d. 500 ekor = 400 butir telur = 13.33 Tray
e. Harga Telur = Rp.30.000/Tray
f. 13.33 Tray terlur = Rp. 400.000
g. Jadi Penjualan Telur setiap hari
Subtotal
3
Jumlah Keuntungan Tiap Hari
Hasil Penjualan Telur/hari - Biaya Pemeliharaan/hari
Rp.400.000 - Rp.277.500 = Rp.122.500

Rp. 277.500

Jumlah Keuntungan Setiap Hari


Julmlah Keuntungan Setiap Bulan (30 hari)

Rp.122.500
Rp.3.675.000

C. KEUNTUNGAN SECARA KESULURUHAN


Keuntungan terbagi menjadi beberapa bagian diantaranya adalah :
a. Keuntungan Harian adalah keuntungan perhari dari hasil penjualan Telur
b. Kautungan bulanan adalah keuntungan dari hasil kotorannya
c. Keuntungan Periode (Afkir)
d. Keuntungan Bersih

Rp. 252.000
Rp. 5.000
Rp. 6.000
Rp. 2500

Rp.400.000
Rp.400.000

Rp.122.500

Penjelasan
a. Keuntungan harian yang mana sudah teranalisis diatas yaitu Rp.211.500 perhari, keuntungan
tersebut didapat dari hasil Penjualan telur yang sudah dikurangi dengan biaya pemeliharaan setiap
harinya, jadi dalam 1 bulan akan mendapatkan keuntungan Rp.6.345.000.
b. Keuntungan bulanan yaitu nantinya kotoran ayam akan diambil setiap bulan sekali dengan berat
kurang lebih 50 kg yang harganya Rp. 200/kg. jadi akan didapat keuntungan bulanan sebesar Rp.
5000. Namun akan direncanakan untuk kotoran ayam akan diolah sendiri untuk dijadikan pupuk
organic (kompos) dan juga budidaya ceremende, yang nantinya akan mendapat nilai ekonomi yang
lebih tinggi, kompos akan dijual keklompok tani untuk pupuk dilahan pertanian tentu akan diberi
diskon dan untuk ceremende sebagai pakan ikan lele yang memiliki nutrisi yang cukup. Maka dari
itu keuntungan akan bisa mencapai Rp. 25.000 setiap bulannya dari penjualan hasil olahan kotoran
ayam.
c. Keuntungan Periode yaitu setiap periode adalah 20 bulan, artinya ayam akan berhenti bertelur
sampai umur 20 bulan mulai dari produksi pertama. Setelah umur 20 bulan, ayam akan berhenti
bertelur itulah yang disebut dengan Afkir (tidak produksi). Keuntungan periode disini yang
dimaksud adalah Afkir akan dijual kembali seharaga Rp.40.000/ekor, jadi 450 ekor akan dapatkan
hasil jual sebesar Rp. 18.000.000. Timbul pertanyaan kenapa bisa 450 ekor padahal ayam dipelihara
sebanyak 500 ekor, jawabannya adalah 50 ekornya dianggap mati. Tapi tidak mengharapkan mati,
bisa diusahakan maksimal, kalau sukses 100% maka keuntungan akan bertambah 10% secara
kesuluruhan.
d. Keuntungan Bersih disini maksudnya keuangan secara keseluran dalam putaran peiode, artinya
sampai ayam berhenti produksi telur, lalu jumlah keuntungan seacara keseluruhan akan dikurangi
modal awal.
Tabel Analisa Keuntungan
NO
1.a

KETERANGAN
Modal Awal
Total Modal Awal

2.a

Keuntungan Harian = Rp. Rp.211.500


Setiap Bulan = Rp.6.345.000.
1 Periode 20 bulan x Rp.6.345.000.
Keuntungan Bulanan dari kotoran ayam = Rp. 25.000
1 periode 20 Bulan x Rp. 25.000
Ayam afkir (Rp.45.000/ekor)
Keuntungan Periode = 18.000.000
Total Keuntungan

2.b
2.c

3a

Keuntungan Bersih
Total Keuntungan - Total Modal Awal
Rp. 145.400.000 - Rp. 96.075.000

BIAYA
Rp. 96.075.000
Rp. 96.075.000

Rp. 126.900.000
Rp. 500.000
Rp.18.000.000
Rp. 145.400.000

Rp. 49.325.000