Anda di halaman 1dari 17

Kata Pengantar

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami selaku mahasiswa dapat
menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya. Makalah ini
yang berjudul Bimbingan dan Konseling materi Gaya Belajar.
Makalah ini berisikan tentang materi Gaya Belajar. Kami menyadari,
dalam pembuatan makalah ini belum sempurna. Sehingga, sumbang saran, kritik
dan masukan akan kami terima dengan penuh rasa terima kasih. Selain itu, kami
juga mengucapkan banyak terima kasih kepada Ibu Dra. Cecil Hiltrimartin,M.Si
dan Ibu Fitri Wahyuni, M.Pd yang sudah bersedia membimbing kami sehingga
makalah ini dapat diselesaikan.
Kami juga berharap dengan adanya makalah ini dapat dijadikan referensi
bagi teman-teman sekalian untuk bahan belajar. Akhir kata, kami sampaikan
terima kasih kepada semua pihak yang telah berperan serta dalam penyusunan
makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa meridhai
segala usaha kita. Aamiin

Palembang,

Penyusun

1 | Page

Februari 2016

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI.............................................................................................

KATA PENGANTAR...............................................................................

ii

BAB I PENDAHULUAN.......................................................................

1.1 Latar belakang....................................................................................

1.2 Rumusan Masalah................................................................................

1.3 Tujuan.................................................................................................

1.4 Manfaat...............................................................................................

BAB II PEMBAHASAN........................................................................

2.1 Pengertian Gaya Belajar.....................................................................

2.2 Macam-Macam Gaya Belajar.............................................................

1. Gaya Belajar Visual........................................................................

2. Gaya Belajar Auditori.....................................................................

3. Gaya Belajar Kinestetik..................................................................

2.3 Cara Untuk Mengetahui Gaya Belajar Siswa.....................................

11

BAB III PENUTUP................................................................................

13

3.1 Kesimpulan.........................................................................................

13

3.2 Saran....................................................................................................

13

DAFTAR PUSTAKA..............................................................................

iii

2 | Page

BAB I
Pendahuluan
1.1.

Latar Belakang
Belajar merupakan aktivitas mental dan psikis sehingga adanya
perubahan tingkah laku kearah yang positif dari tidak tahu menjadi tahu.
Namun, dalam pembelajaran terdapat beberapa siswa yang mengalami
hambatan dalam perubahan tingkah laku tersebut sehingga informasi yang
disampaikan oleh guru tidak bisa diterima sesuai tujuan pembelajaran. Hal
ini terjadi karena metode atau strategi dalam pembelajaran yang digunakan
oleh guru tidak sesuai dengan kondisi dan tujuan pembelajaran.
Setiap manusia memiliki karakter dan kemampuan yang berbedabeda sehingga ketika melakukan sesuatu hal apapun juga dengan cara
yang berbeda, termasuk dalam hal belajar dan guru seharusnya
menggunakan metode atau strategi belajar yang disesuaikan dengan
karakter belajar yang dimiliki siswa sehingga informasi yang disampaikan
guru dapat diterima oleh siswa. Maka dari itu, kami sebagai pemakalah
membahas mengenai gaya belajar dan strategi dalam mengatasi gaya
belajar tersebut.

1.2.

1.3.

Rumusan Masalah
1. Apakah pengertian gaya belajar?
2. Apa saja macam-macam gaya belajar?
3. Bagaimana ciri-ciri setiap macam gaya belajar?
4. Bagaimana strategi dalam mengatasi gaya belajar?

Tujuan
1.
2.
3.
4.

1.4.

Untuk mengetahui pengertian gaya belajar


Untuk mengetahui macam-macam gaya belajar
Untuk mengetahui ciri-ciri setiap macam gaya belajar
Untuk mengetahui strategi dalam mengatasi gaya belajar

Manfaat
1. Mengetahui pengertian gaya belajar
2. Mengetahui macam-macam gaya belajar
3. Mengetahui ciri-ciri setiap macam gaya belajar
4. Mengetahui strategi dalam mengatasi gaya belajar

3 | Page

4 | Page

BAB II
Pembahasan
2.1. Pengertian Gaya Belajar
Menurut Munif Chatib (2012:100) menyatakan bahwa gaya
belajar adalah respons yang paling cepat diterima dalam otak
seseorang untuk menerima informasi dari orang lain ataupun
lingkungannya.

Respon

tersebutlah yang

merupakan suatu

karakteristik seseorang dalam belajar. Informasi akan lebih cepat


diterima oleh otak apabila sesuai dengan gaya belajar seseorang
atau penerima informasi. Jika informasi yang berisi materi belajar
sudah diterima oleh otak, dapat dikatakan indikator hasil belajar
seseorang tersebut telah tuntas. Artinya, anak sebagai penerima
informasi telah mamahami materi yang disampaikan oleh
gurunya dengan baik.
Menurut DePorter dan Hernacki dalam Septian (2014:60) ,
gaya belajar adalah kombinasi dari menyerap, mengatur, dan
mengolah informasi. Proses dalam mengkombinasikan informasi
kedalam otak tersebut merupakan aktivitas seseorang ketika
belajar. Jika hal tersebut dapat dilakukan dengan baik, hal itu
akan membuat seseorang mudah dalam menerima informasi.
Menurut Fleming dan Mills dalam Nikmawati (2014) gaya
belajar merupakan kecenderungan siswa untuk mengadaptasi
strategi tertentu dalam belajarnya sebagai bentuk tanggung
jawabnya untuk mendapatkan satu pendekatan belajar yang
sesuai dengan tuntutan belajar di kelas/sekolah maupun tuntutan
dari mata pelajaran.
Dari ketiga definisi diatas, dapat disimpulkan bahwa gaya
belajar adalah respon siswa dalam menerima informasi yang
5 | Page

dalam prosesnya siswa menyerap, mengatur, dan mengolah


informasi

sebagai

bentuk

kecenderungan

siswa

dalam

mengadaptasi suatu pendekatan belajar tertentu.

2.2 Macam-Macam Gaya Belajar


Menurut Sugembong (2009) macam macam gaya belajar yaitu diantaranya
gaya belajar visual, gaya belajar auditori, dan gaya belajar kinestetik.
1. Gaya Belajar Visual
Gaya belajar visual yaitu dengan mengandalkan indera penglihatan untuk
dapat memahami pelajaran. Siswa dengan gaya belajar visual cenderung akan
lebih memahami pelajaran dengan melihat langsung media pembelajaran
seperti gambar-gambar, diagram, atau video pembelajaran. Dalam hal ini siswa
akan memilih untuk duduk di depan agar dapat dengan jelas melihat langsung
proses pembelajaran sampai ke detailnya.
a. Ciri-ciri gaya belajar visual
Menurut Armansyah (2015) beberapa ciri-ciri seseorang yang memiliki
gaya belajar visual, diantaranya :
1. Berbicara dengan cepat
2. Senantiasa melihat bibir guru yang sedang mengajar
3. Saat petunjuk untuk melakukan sesuatu diberikan biasanya kan melihat
teman-teman lainnya baru dia sendiri bertindak
4. Cenderung menggunakan gerakan tubuh untuk mengekspresikan atau
mengganti sebuah kata saat mengungkapkan sesuatu
5. Mementingkan penampilan dalam berpakaian/presentasi
6. Memiliki konsentrasi yang baik
7. Lebih mudah mengingat yang dilihat
8. Pembaca cepat dan tekun
9. Tidak pandai dalam merangkai kata-kata
10. Lebih suka melakukan kegiatan langsung (praktik)
11. Menyukai musik
12. Mengalami kesulitan dalam mengingat intruksi verbal, kecuali jika ditulis
13. Lebih suka membaca.
14. Kurang menyukai berbicara di depan kelompok dan kurang menyukai
untuk mendengarkan orang lain
15. Biasanya tidak dapat mengingat informasi yang diberikan secara lisan

6 | Page

16. Menyukai diagram, kalender maupun grafik time-line untuk mengingat


bagian peristiwa
17. Selalu mengamati seluruh elemen fisik dari lingkungan belajar
18. Lebih menyukai peragaan daripada penjelasan lisan
19. Biasanya tipe ini dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut atau
ramai tanpa merasa terganggu
20. Mengorganisir materi belajarnya dengan hati-hati
21. Berusaha mengingat dan memahami menggunakan diagram, table dan peta
22. Mempelajari materi dengan membaca catatan dan membuat ringkasan
b. Media atau bahan yang cocok
Menurut Diah (2012) beberapa media atau bahan yang cocok untuk
pembelajar visual yaitu:
1. Guru yang menggunakan bahasa tubuh atau gambar dalam keadaan
2.
3.
4.
5.
6.

menerangkan
Media gambar, video, poster dan sebagainya
Buku yang banyak mencantumkan diagram atau gambar
Flow chart
Grafik
Menandai bagian-bagian yang penting dari bahan ajar dengan

menggunakan warna yang berbeda


7. Symbol-simbol visual
c. Strategi untuk mempermudah gaya belajar visual
Berikut ini beberapa strategi-strategi kita sebagai calon guru dalam
menyesuaikan cara mengajar dengan gaya belajar visual di antaranya adalah :
1. Menggunakan media dalam pembelajaran, seperti diagram, gambar, atau
video.
2. Menggunakan warna-warna untuk menunjukkan hal-hal penting.
3. Mengajak untuk membaca buku dengan banyak gambar.
4. Melakukan praktik lapangan.

2. Gaya Belajar Auditori (Auditory Learners)


Gaya belajar auditori mengandalkan pendengaran untuk
bisa memahami dan mengingatnya. Karakteristik modal

7 | Page

belajar seperti ini benar. Benar menempatkan pendengaran


sebagai alat utama menyerap informasi atau pengetahuan.
Artinya, kita harus mendengarkan lalu bisa mengingat dan
memahami informasi itu. Karakter orang yang memiliki gaya
belajar ini adalah:
a. Semua informasi hanya bisa di serap melalui pendengaran
b. Memiliki kesulitan untuk menyerap informasi dalam bentuk
tulisan secara langsung
c. Memiliki kesulitan menulis ataupun membaca
a. Ciri-ciri gaya belajar audiotori
Menurut Nurati (Quantum Learning,2007) beberapa Ciriciri seseorang yang memiliki gaya belajar auditori:
1. Mampu mengingat dengan baik penjelasan guru di depan
kelas atau materi yang didiskusikan dalam kelompok atau
kelas
2. Pendengar ulung: anak mudah menguasai materi iklan atau
lagu di televisi atau radio
3. Cenderung banyak omong
4. Tak suka membaca dan

umumnya

memang

bukan

pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat


dengan baik apa yang baru saja di bacanya.
5. Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang atau
menulis
6. Senang tertarik memperhatikan hal-hal baru di lingkungan
sekitarnya, seperti hadirnya anak baru, adanya papan
pengumuman di pojok kelas, dan sebagainya. (buku arini)
7. Sangat menyukai diskusi kelompok
8. Menyukai diskusi yang lebih lama terutama untuk hal-hal
yang kurang mereka pahami
9. Mampu menginngat dengan baik materi yang didiskusikan
dalam kelompok atau kelas
10.
Suka tugas membaca (dan pada umumnya bukanlah
pembaca yang baik
11.
Kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru
saja dibacanya

8 | Page

12.

Kurang dalam mengerjakan tugas mengarang atau

menulis
13.
Sukar bekerja dengan tenang tanpa menimbulkan
suara
14.
Mudah terganggu konsentrasi karena suara dan juga
susah berkonsentrasi bila tidak ada suara sama sekali
b. Media atau bahan yang cocok
Menurut Diah (2012) beberapa media atau bahan yang cocok untuk
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

pembelajar auditori yaitu:


Menghadiri kelas
Diskusi
Membahas suatu topic bersama dengan teman
Membahas suatu topic bersama dengan guru
Menjelaskan ide-ide baru kepada orang lain
Menggunakan perekam
Mengingat cerita, contoh atau lelucon yang menarik
Menjelaskan bahan yang didapat secara visual (gambar,
power point dsb)

c. Strategi untuk mempermudah proses belajar anak auditori:


1. Ajak anak untuk ikut berpartisipasi dalam diskusi baik di
dalam kelas maupun di dalam keluarga.
2. Dorong anak untuk membaca materi pelajaran dengan
keras.
3. Gunakan musik untuk mengajarkan anak.
4. Diskusikan ide dengan anak secara verbal.
5. Biarkan anak merekam materi pelajarannya ke dalam kaset
dan dorong dia untuk mendengarkannya sebelum tidur.

3. Gaya Belajar Kinestetik


Gaya belajar kinestetik adalah gaya belajar seseorang ketika belajar
dengan cara bergerak, bekerja, dan menyentuh. Maksudnya seseorang dapat
belajar dengan mengutamakan indera perada dan gerakan-gerakan fisik.
Seseorang

yang memiliki gaya belajar ini, dapat dengan mudah menerima

pelajaran dengan melakukan gerakan fisik, meraba, serta melakukan tindakan,


tetapi ia sulit belajar melalui indera penglihatan dan indera pendengaran. Jika

9 | Page

dalam suasana pembelajaran, gaya belajar kinestetik berhubungan dengan praktik


dan pengalaman belajar secara langsung.
a. Ciri-ciri gaya belajar kinestetik
Menurut jurnal Diah, beberapa ciri-ciri untuk seseorang yang memiliki
gaya belajar Kinestetik, diantaranya yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Berbicara perlahan dan hati-hati

Menanggapi perhatian fisik


Sering menyentuh orang agar mendapatkan perhatian mereka
Posisi sangat dekat dengan orang yang di ajak bicara
Banyak bergerak
Belajar melalui demonstrasi dan praktek
Saat membaca menggunakan jari sebagai penunjuk
Banyak menggunakan bahasa tubuh
Tulisan kurang bagus
Menyukai games/permainan
Ketika berbicara dengan seseorang biasanya ia menyentuh atau

memegang orang yang diajak


12. Berbicara atau tangannya sibuk dengan memainkan sesuatu umpama
pena
13. Berorientasi pada fisik dan banyak gerak
14. Mengahafal sambil berjalan dan melihat
15. Senang berkreasi
16. Dapat duduk diam dalam waktu yang lama
17. Tertantang dengan suatu aktivitas yang menyibukkan dan selalu ingin
mencoba atau bereksperimen sendiri
18. Senang dengan aktivitas fisik, olahraga atau kerja praktik
19. Suka menggunakan obyek yang nyata sebagai alat bantu belajar, dan
20. Sangat sulit mempelajari hal-hal yang abstrak (simbol matematika,
peta, dan sebagainya).
b. Media/ bahan yang cocok
Menurut Diah (2012) beberapa media atau bahan yang cocok untuk
pembelajar kinestetik yaitu:
1.
Menggunakan seluruh panca indera : penglihatan, sentuhan, pengecap,
2.
3.
4.
5.
6.

penciuman, pendengaran
Laboratorium
Kunjungan lapangan
yang memberikan contoh kehidupan nyata
Pengaplikasian
Pameran, sampel, fotografi

10 | P a g e

c. Strategi untuk mempermudah gaya belajar kinestetik


Berikut ini beberapa strategi-strategi kita sebagai calon guru dalam
menyesuaikan cara mengajar dengan gaya belajar kinestetik di antaranya
adalah :
1. Gunakan alat bantu saat mengajar untuk menimbulkan rasa ingin tahu
dan menekankan konsep-konsep yang akan dipelajari, misalnya bisa alat
peraga benda-benda konkrit
2. Ciptakan simulasi konsep atau melakukan demontratif agar siswa
mengalaminya.
3. Jika membimbing siswa secara perorangan, guru hendaknya duduk
4.

disebelah mereka bukan dibelakang atau didepan siswa


Cobalah berbicara dengan setiap siswa secara pribadi setiap hari,
sekalipun hanya salam kepada para siswa saat mereka masuk atau ibu

senang kamu berpartisipasi atau mereka keluar kelas


5. Penjelasan konsep yang memberikan kesempatan siswa memahami
langkah demi langkah
6. pengalaman pribadi mengenai wawasan belajar anda kepada siswa, dan
7.

dorong mereka untuk melakukan hal yang sama.


Izinkan siswa berjalan-jalan di kelas jika situasi memungkinkan
Menurut Sugembong (2009) mengenai contoh dari ketiga gaya belajar

tersebut dalam kehidupan sehari-hari yaitu :


1. Visual
Misalnya, untuk menerangkan suatu proses pembuatan
baju, akan mudah bagi orang yang tipe ini untuk diberikan
contoh baju yang akan dibuat daripada diceritakan secara
rinci proses pembuatannya. Demikian juga, kalau bertanya
suatu tempat yang akan dituju, lebih mudah menjelaskan
dengan peta daripada diterangkan secara verbal.
2. Auditori
Misalnya,

seseorang

yang

langsung

bisa

mengerti

penjelasan yang baru saja diterangkan oleh gurunya.

11 | P a g e

Dengan cara mendengar saja, dia bisa langsung materi dan


mampu mengerjakan tugas-tugas yang diberikan. Orang
auditori akan lebih mudah kalau diterangkan daripada
membaca suatu instruksi. Lebih suka bertanya daripada
membaca dalam menyerap instruksi atau materi pelajaran.
3. Kinestetik
Misalnya, dalam mempelajari suatu gerakan tari atau
senam, seseorang bisa dengan mudah meniru gerakan
seseorang hanya sekali lihat. Demikian juga dalam olahraga.
Namun ada yang berusaha menirukan suatu gerakan selalu
salah atau tidak pas, baru bisa tepat setelah dibetulkan atau
diberitahu secara lisan atau gambar. Seseorang yang
dengan mudah meniru atau mempelajari sesuatu dengan
melakukan atau meniru suatu gerakan.

2.3. Cara Untuk Mengetahui Gaya Belajar Siswa


Menurut Diah (2012) ada beberapa cara yang bisa kita
lakukan untuk mengetahui gaya belajar ini :
1. Cara Pertama
Dengan
melakukan

observasi

selama

proses

pembelajaran dikelas yang kita menggunakan metode


ceramah secara umum, catatlah siswa yang mendengarkan
dengan tekun hingga

akhir

pembelajaran.

Perhatikan

siswa-siswa yang dapat bertahan lama dalam mendengar


materi yang disampaikan guru. Dari hal ini kita dapat
mengklasifikasikan

siswa

yang

memiliki

gaya

belajar

auditori yang menonjol.


Metode lain bisa digunakan, misalnya dengan memutar
film,

menunjukkan

menunjukkan

12 | P a g e

peta

gambar
ataupun

atau

poster,

diagram.

dan

Dengan

juga
proses

belajar mengajar seperti ini, kita bisa melihat para siswa


yang mempunyai kecenderungan belajar secara visual dan
juga mempunyai kecerdasan visual-spasial akan lebih
tertarik dan antusias.
Selain itu metode pembelajaran menggunakan praktek
atau simulasi. Para pembelajar kinestetik tentu saja akan
sangat antusias dengan model belajar mengajar semacam
ini. Begitu seterusnya kita melihat bagaimana reaksi siswa
terhadap setiap model pembelajaran sehingga lambat laun
kita

akan

lebih

mudah

memahami

dan

mengetahui

kecenderungan gaya belajar yang mereka.


2. Cara Kedua
Dengan memberikan

tugas

melakukan

pekerjaan

penyatuan

bagian-bagian

menyatukan

model

kepada

yang

membutuhkan

yang

rumah

siswa

terpisah,

yang

untuk
proses

misalnya

bagian-bagiannya

terpisahkan. Ada tiga pilihan cara yang bisa dilakukan


dalam menyatukan model rumah ini, pertama adalah
melakukan

praktek

langsung

dengan

mencoba

menyatukan bagian-bagian rumah ini setelah melihat


potongan-potongan

yang

ada,

kedua

adalah

dengan

melihat gambar desain rumah secara keseluruhan, baru


mulai menyatukan; dan ketiga adalah petunjuk tertulis
langkah-langkah

yang

diperlukan

untuk

membangun

rumah tersebut dari awal hingga akhir.


Tipe Pembelajar visual akan melihat gambar desain
rumah secara keseluruhan, baru ia kan mulai menyatukan.
Sedangkan untuk pembelajar audio ia akan mengikuti
petunjuk

tertulis

terkait

langkah-langkah

untuk

menyatukan potongan-potongan bangunan rumah, dan


untuk pembelajar kinestetik pastinya ia akan melakukan

13 | P a g e

praktek langsung dengan melakukan percobaan untuk


menyatukan potongan-potongan rumah.
3. Cara Ketiga
Cara yang lebih komprehensif yaitu dengan melakukan
survey atau tes gaya belajar. Tes gaya belajar atau
psikologi ini menggunakan metodologi yang sudah cukup
teruji

sehingga

biasanya

survey

atau

tes

psikologi

semacam ini mempunyai akurasi yang tinggi sehingga


memudahkan bagi guru untuk segera mengetahui gaya
belajar siswa.

BAB III
Penutup
3.1.

Kesimpulan
Dari pembahasan diatas dapat disimpulkan bahwa siswa memiliki gaya
belajar yang berbeda-beda yaitu ada yang memiliki gaya belajar visual yang
mengandalkan indera penglihatan, auditori yang mengandalkan indera
pendengaran, dan kinestetik yang mengandalkan indera peraba. Ketiga gaya
belajar tersebut dapat terlihat dari ciri-ciri yang disebutkan pada pembahasan
sebelumnya. Dari ciri-siri tersebut, guru dapat mengidentifikasi gaya belajar

14 | P a g e

yang dimiliki siswa sehingga setelah itu guru dapat mencari strategi
pembelajaran yang tepat untuk mengatasi gaya belajar tersebut agar siswa
dapat menerima informasi yang disampaikan guru dengan mudah yang sesuai
dengan kondisinya.

3.2.

Saran
Sebagai guru dan calon guru seharusnya dapat mengetahui gaya belajar
setiap siswanya agar guru dapat melakukan strategi atau metode mengajar
yang disesuaikan dengan gaya belajar siswa agar informasi yang disampaikan
oleh guru dapat diterima siswa dengan mudah.

15 | P a g e

DAFTAR PUSTAKA

Armansyah, Wawang. 2015.Macam-macam Gaya Belajar Serta Kelemahan dan


Kelebihannya. http://www.belajarbagus.com/2015/03/gaya-belajar.html di
akses tanggal 16 Februari 2016
Chatib, Munif. 2012. Orangtuanya manusia: Melejitkan potensi
dan kecerdasan dengan menghargai Fitrah setiap Anak.
Bandung: Kaifa
Diah.

2012.
Macam-Macam
Gaya
Belajar
Karakteristik.
http://jurnalbidandiah.blogspot.co.id/2012/04/macam-macam-gaya-belajarkarakteristik.html di akses tanggal 2 Februari 2016

Diah.

Gaya
Belajar
Siswa.
http://file.upi.edu/Direktori/KDSUMEDANG/197808222005012003DIAH_GUSRAYANI/Buku_Ajar_BI/bab2-gaya_belajar_siswa.pdf di akses
tanggal 16 Februari 2016

Nikmawati.2014. Gaya Belajar. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/607/3/BAB


%20II.pdf diakses tanggal 16 Februari 2016
Putranti, nurati.2007. Gaya Belajar Anda Visual, Auditori, atau Kinestetik ?.
https://nuritaputranti.wordpress.com/2007/12/28/gaya-belajar-anda-visualauditori-atau-kinestetik/ di akses tanggal 2 februari 2016
Septian El Syakir. 2014. Islamic Hypno Parenting: Mendidik Anak
Masa Kini ala Rasulullah. Jakarta: PT Kawan Pustaka
Sugembong CF. 2009. Meraih Bintang di Sekolah. Jakarta: PT Elex
Media Komputindo

Anda mungkin juga menyukai