Anda di halaman 1dari 11

BAB 6

ATRIBUT KEPEMIMPINAN
Pada bagian ini, akan dijelaskan mengenai kepribadian, kecerdasan, dan
kepemimpinan. Apakah orang pintar selalu menghasilkan kepemimpinan yang
lebih baik? Apakah ada situasi ketika pemimpin yang keras dan pemurung lebih
efektif daripada para pemimpin tenang? Bab ini menjawab berbagai pertanyaan
umum tentang peran kepribadian, kreativitas kecerdasan, dan kecerdasan
emosional dalam efektivitas kepemimpinan. Gambaran umum bab ini,
mendefinisikan keempat atribut kunci, membahas beberapa kunci temuan dari
penelitian atribut-atribut tersebut.
Sifat Kepribadian dan Kepemimpinan
Apakah Kepribadian?
Kepribadian cukup aambigu dan setidaknya memiliki dua pengertian yang
sangat berbeda. Salah satu arti mengacu pada kesan seseorang pada orang lain.
Pandangan kepribadian ini menekankan reputasi sosial seseorang dan tidak hanya
mencerminkan deskripsi tetapi juga evaluasi seseorang dari sudut pandang orang
lain.
Meskipun istilah kepribadian memiliki banyak arti yang berbeda, kita
menggunakan istilah ini untuk menggambarkan pola khas atau karakteristik
perilaku seseong. Ada beberapa teori berbeda untuk menjelaskan alasan seseorang
bertindak dengan cara yang khas, tetapi pendekatan sifat kepribadian telah diteliti
secara menyeluruh, dan dengan demikian memiliki peran kunci.
Sifat kepribadian adalah konsep yang digunakan untuk menjelaskan alasan
orang bertindak konsisten dari satu situasi ke situasi berikutnya. Konsistensi lintas
situasi ini dalam perilaku dapat dianggap sejalan dengan pola cuaca pada suatu
musim di kota-kota berbeda.
Kekuatan

hubungan

antara

sifat-sifat

kepribadian

dan

efektivitas

kepemimpinan sering kali berbanding terbalik dengan kekuatan relatif dari situasi;
kepribadian lebih terkait pada efektivitas kepemimpinan dalam situasi lemah atau

ambigu. Mengingat kemampuan percepatan perubahan, dalam kebanyakan


organisasi saat ini, sangat memungkinkan bila para pemimpin akan menghadapi
situasi yang bahkan lebih asing dan ambigu di masa depan, karena itu sifat
kepribadian dapat memainkan peran yang semakin penting dalam perilaku
seorang pemimpin.
Model Kepribadian Lima Faktor atau Model OCEAN
Penerapan model OCEAN telah membantu untuk mengklarifikasi hubungan
kepribadian dengan kepemimpinan, dan telah mencatat bahwa keberhasilan
kepemimpinan berkorelasi positif dengan dimensi kepribadian OCEAN,
keterbukaan terhadap pengalaman, ketelitian, ekstraversi, neurotisisme, dan
keramahan.
Tipe kepribadian juga dapat digunakan untuk mengategorikan pola-pola
perilaku stereotip. Dimensi kepribadian ekstraversi-introversi, penginderaanintuisi, pikiran-perasaan, dan penilaian-pemahaman dapat dikombinasikan untuk
membentuk 16 tipe yang berbeda, dan mayoritas pemimpin dapat ditemukan di 4
dari 16 tipe. Meskipun hubungan antara 16 tipe dan efektivitas kepemimpinan
tidak sekuat seperti dengan dimensi kepribadian OCEAN, 16 tipe kepribadian dan
dimensi yang terkait memberikan pemimpin wawasan berharga tentang perilaku
manusia.
Implikasi dari Model Lima Faktor atau Model OCEAN
Model OCEAN telah terbukti berguna dalam beberapa cara lain. Satu
keuntungan dari model OCEAN adalah metode ini berguna untuk melihat profil
pemimpin. Keuntungan lain dari model OCEAN adalah model ini tampaknya
berlaku universal, lintas budaya. Orang-orang dari budaya yang berbeda tidak
hanya menggunakan lima faktor yang sama untuk menggambarkan orang lain
saja, tetapi tampaknya juga untuk memprediksi kinerja dan kepemimpinan secara
lintas budaya.

No

Tipe/gaya/model

Deskripsi

Kelebihan

Kekurangan

Indikator keberhasilan
Dalam pendidikan

1.

2.

Otoriter

Demokratis

Tipe

Kelebihan model

Dominasi yang

Pemimpin ini harus

kepemimpinan

kepemimpinan otoriter ini

berlebihan terhadap

memikirkan tujuan

otoriter di sebut

ada di pencapaian

tipe pemimpin otoriter

negara agar tercapai

juga sebagai

prestasinya. Tidak ada

sangat mudah

secara efektif dan

authoritarian,

satupun tembok yang

menghidupkan oposisi

efisien.

merupakan tipe

mampu menghalangi

atau menimbulkan sifat

pemimpin yang

langkah pemimpin ini.

apatis terhadap

bertindak sebagai

Ketika dia memutuskan

anggota-anggota yang

diktator terhadap

suatu tujuan, itu adalah

dipimpinnya.

para anggota

harga mati, tidak ada alasan,

kelompoknya.

yang ada adalah hasil.

Kepemimpinan
demokratis

1. Selalu berusaha
menstimulasi

Kelemahan dari
pemimpin demokratis

1. Partisipasi aktif
para anggota

berorientasi pada

anggota-anggotanya

yaitu berada di human

manusia dan

agar bekerja secara

relation, apabila

memberikan
bimbingan yang
efisien serta
mendengarkan
setiap pendapat
para anggotanya.
Keputusan
dilakukan secarah

produktif
2. Mendahulukan
kepentingan dan
kebutuhan anggotaanggotanya
3. Mempercayakan
kesanggupan serta
kemampuan
anggota-anggotanya.

musyawarah antara

human relation
pemimpin demokratis
ini tidak baik maka
akan menyebabkan
kurang

2. Menghargai
pendapat
anggotanya
3. Kerjasama yang
baik
4. Human relation
yang baik
5. Mau

berpartisipasinya

mendengarkan

anggota terhadap

nasihat para

keputusan yang akan

anggotanya.

dimusyawarahkan.

pemimpin dan
anggotanya.
3.

Pseudo-demokratis

Tipe ini disebut

Kelebihan pemimpin ini

juga demokratis

yaitu adanya musyawarah

semu karena

antara pemimpin dan

pemimpin yang

anggota untuk mengambil

bertipe seperti ini

sebuah keputusan.

hanya tampak saja

1. Sebagai
manipulasi
diplomatik.
2. Mendesak
bawahan agar
menerima

Keberhasilan pemimpin
ini bisa dicapai apabila
pemimpin tersebut
mempunyai ide-ide,
pikiran, konsep-konsep
yang bagus terhadap

4.

Laissez-faire

bersikap

ide/pikiran/kon

lembaga yang

demokratis tetapi

sep tersebut

dipimpinnya.

pada kenyataannya

sebagai

dia bersikap

keputusan

otokratis.

bersama

Tipe pemimpin

Tidak ada kelebihan dari

1. Tidak adanya

Kesadaran dan dedikasi

seperti ini yaitu

tipe pemimpin seperti ini.

perencanaan
2. Tidak adanya

yang tinggi dari anggota

menyerahkan
kepemimpinanya
kepada anggotanya

pengawasan
3. Tidak adanya
evaluasi.

adalah kunci
keberhasilan pemimpin
tipe ini, dan struktur

artinya pemimpin

organisasi yang jelas

tersebut tidak

dan tidak kabur.

melakukan
pengarahan,
controlling, atau
evaluasi kepada
anggotanya, dia
membiarkan
anggotanya berbuat

sekehendak para
anggotanya.
5.

Improverished

Seorang pemimpin

Berjalannya suatu negara

Penurunan

Keberhasilan pemimpin

yang cukup dan

atau organisasi dengan

produktivitas yang

ini dapat dicapai apabila

merasa puas

usaha yang dilakukan

dikarenakan apabila

bawahannya berusia

dengan

secara minimal.

bawahan dalam

matang dan

menggunakan

keadaan belum matang

memerhatikan jalannya

usaha-usaha yang

usianya (abnormal

negara atau organisasi

minimal, tetapi

psikologi)

tersebut.

Hubungan informal

organisasinya tetap
berjalan.
6.

Country club

Kepemimpinan ini

Pemimpin seperti ini akan

Sewenang-wenang

didasarkan atas

dicintai oleh anggotanya

terhadap pemimpin dan yang dijalin oleh

hubungan informal

dan memberikan dorongan

menganggap remeh

pemimpin country club

antara atasan dan

juga dapat meningkatkan

suatu pekerjaan yang

dapat memberikan

bawahan yang

produktivitas kerja para

dijalankannya.

kenyamanan kepada

lebih ditekankan

anggotanya.

anggota dan

pada kekeluargaan,

meningkatkan

keramah-tamahan

produktivias anggota

dan kegembiraan.

sehingga dengan mudah


dapat sampai ke tujuan
negara/organisasi secara
efektif.

7.

Team

Kepemimpinan ini

Memiliki rasa saling

Team tidak berjalan

Indikator keberhasilan

menitikberatkan

memerlukan satu sama lain.

apabila tidak

pemimpin tipe ini yaitu

pada kinerja

terdapatnya

dengan membangun

kelompok.

pengendalian pekerjaan kepercayaan dan


yang maksimal.

penghargaan
antarsesama anggota.

8.

Task

Pemimpin ini

Komitmen yang sangat

Ketidaktelitian

Keberhasilan pemimpin

memandang

tinggi dari pemimpin

pemimpin tipe ini

tipe ini dapat di lihat

efisiensi kerja

kepada anggotanya.

mengakibatkan

dari penampilan

sebagai faktor

pemimpin tidak

individu dalam

utama untuk

menyadari anggotanya

organisasi.

keberhasilan

produktif atau tidak.

organisasi.
9.

Midle road

Pemimpin tipe ini

Keseimbngan yang optimal

Pemimpin seperti ini

Titik keberhasilan dari

adalah sebagai

antara tugas dan hubungan

harus pintar-pintar

pemimpin ini berada

penyeimbang dan

manusiawi.

dalam posisinya

pada keseimbangan

harus memberi

sebagai penyeimbang

yang optimal antara

panduan yang baik

jika tidak maka akan

tugas dan hubungan

(batasan-batasan

menimbulkan

manusiawi.

pekerjaan).

kesewenang-wenangan
batas pekerjaan.

10.

Kepemimpinan

Pemimpin tipe

Mampu menarik perhatian

Ketidak konsistenan

Karismatis

seperti ini menarik

orang lain dalam gaya

dari ucapan yang

untuk ber-

hati para

bahasanya yang

menarik perhatian para

komitmen,

anggotanya dengan

membangkitkan semangat

anggotanya akan

sekalipun

karismatiknya atau

dan fisiknya yang

membuat anggotanya

seringkali

daya tariknya agar

memesona.

pun kecewa.

mereka akan

bertujuan para

1. Mereka belajar

gagal

anggotanya
terpengaruhi atas
kinerjanya.

2. Mereka
menempatkan
orang-orang
untuk menutupi

kelemahan
mereka.
Secara umum, kepemimpinan merupakan kemampuan dan kesiapan yang dimiliki oleh seseorang untuk dapat memengaruhi,
mendorong, mengajak, menuntun, menggerakan, mengarahkan, dan kalau perlu memaksa orang atau kelompok agar menerima
pengaruh tersebut dan selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu tercapainya suatu tujuan tertentu yang telah ditetapkan.
Berdasarkan konsep, sikap, sifat dan cara-cara pemimpin tersebut melakukan dan mengembangkan kegiatan kepemimpinan dalam
lingkungan kerja yang dipimpinnya, maka kepemimpinan pendidikan dapat diklasifikasikan kedalam gaya/tipe/model dalam
kepemimpinan.

Tipe Kepribadian dan Kepemimpinan


Perbedaan Antara Sifat dan Tipe (Tipologi Kepribadian)
Sifat bukan satu-satunya cara untuk menggambarkan perilaku yang khas.
Sebuah alternatif kerangka berpikir untuk menggambarkan perbedaan pola
tingkah laku sehari-hari pada masyarakat adalah melalui tipe kepribadian atau
tipologi kepribadian.

Preferensi Psikologi sebagai Tipologi Kepribadian


Tipologi kepribadian yang populer melibatkan preferensi psikologis, atau
disebut kebiasaan mental. Seperti sifat-sifat, preferensi kita memainkan peran
dengan karakteristik dan cara yang unik dalam perilaku kita sehari-hari.
Dengan sifat kepribadian, banyak pemimpin dan pengikut hampir secara
otomatis menunjukkan perilaku yang terkait dengan preferensi dimensi mereka,
terutama dalam situasi lemah atau tertekan.
Kecerdasan dan Kepemimpinan
Apakah yang dimaksud dengan kecerdasan?
Teori terkini untuk memahami kecerdasan membaginya menjadi tiga
komponen terkait: kecerdasan analitis, kecerdasan praktis, dan kecerdasan kreatif.
Ketiga komponen saling terkait. Kebanyakan penelitian menunjukkan pemimpin
memiliki tingkat kecerdasan analitis yang lebih tinggi daripada populasi umum,
dan bahwa para pemimpin yang ebih cerdas sering kali menjadi pemimpin yang
lebih baik. Kecerdasan analitis muncul untuk memberikan dua manfaat utama
kepada para pemimpin. Pertama, pemimpin yang cerdas tampaknya menjadi

pemecah masalah yang lebih baik. Kedua, dan mungkin leibh penting, para
pemimpin cerdas tampaknya lebih beruntung karena adanya pengalaman.
Teori Triarki Kecerdasan
Peran kecerdasan praktis dan kreatif dalam kepemimpinan adalah menerima
peningkatan perhatian. Kecerdasan praktis, adalah pengetahuan atau pengalaman
yang relevan dengan pekerjaan seseorang, terbukti sangat penting bagi para
pemimpin. Pemimpin dengan tingkat kecerdasan praktis yang lebih tinggi
tampaknya lebih baik dalam memecahkan masalah saat di bawah tekanan. Selain
itu, kecerdasan praktis tampaknya menjadi hal yang paling mudah untuk berubah
dari tiga komponen. Kecerdasan kreatif melibatkan pengembangan produk yang
baru dan berguna, dan kreativitas sangat penting bagi keberhasilan banyak bisnis
saat ini. Penting bagi para pemimpin untuk belajar cara merangsang dan
mengelola kreativitas, bahkan lebih dan menjadi kreatif sendiri.