Anda di halaman 1dari 15

TINJAUAN YURIDIS TENTANG GADAI SYARIAH (RAHN) DI

KANTOR PEGADAIAN SYARIAH DI LHOKSEUMAWE

TESIS

Oleh

MARHANITA
107011104/M.Kn

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2012

Universitas Sumatera Utara

TINJAUAN YURIDIS TENTANG GADAI SYARIAH (RAHN) DI


KANTOR PEGADAIAN SYARIAH DI LHOKSEUMAWE

TESIS

Diajukan Untuk Memperoleh Gelar Magister Kenotariatan Pada


Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum
Universitas Sumatera Utara

Oleh
MARHANITA
107011104/M.Kn

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2012

Universitas Sumatera Utara

Judul Tesis

Nama Mahasiswa
Nomor Pokok
Program Studi

: TINJAUAN
YURIDIS
TENTANG
GADAI
SYARIAH (RAHN) DI KANTOR PEGADAIAN
SYARIAH DI LHOKSEUMAWE
: MARHANITA
: 107011104
: Kenotariatan

Menyetujui
Komisi Pembimbing

(Prof. Dr. Abdullah Syah, MA)

Pembimbing

Pembimbing

(Prof. H. M. Hasballah Thaib, MA, PhD) (Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN)

Ketua Program Studi,

(Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH, MS, CN)

Dekan,

(Prof. Dr. Runtung, SH, MHum)

Tanggal lulus : 17 Desember 2012

Universitas Sumatera Utara

Telah diuji pada


Tanggal : 17 Desember 2012

PANITIA PENGUJI TESIS


Ketua

: Prof. Dr. Abdullah Syah, MA

Anggota

: 1. Prof. H. M. Hasballah Thaib, MA, PhD


2. Prof. Dr. Muhammad Yamin, SH. MS, CN
3. Dr. T. Keizerina Devi A, SH, CN, MHum
4. Dr. Idha Aprilyana Sembiring, SH, MHum

Universitas Sumatera Utara

SURAT PERNYATAAN

Saya yang bertanda tangan dibawah ini :


Nama

: MARHANITA

Nim

: 107011104

Program Studi

: Magister Kenotariatan FH USU

Judul Tesis

: TINJAUAN YURIDIS TENTANG GADAI SYARIAH


(RAHN) DI KANTO PEGADAIAN SYARIAH DI
LHOKSEUMAWE

Dengan ini menyatakan bahwa Tesis yang saya buat adalah asli karya saya sendiri
bukan Plagiat, apabila dikemudian hari diketahui Tesis saya tersebut Plagiat karena
kesalahan saya sendiri, maka saya bersedia diberi sanksi apapun oleh Program Studi
Magister Kenotariatan FH USU dan saya tidak akan menuntut pihak manapun atas
perbuatan saya tersebut.
Demikianlah surat pernyataan ini saya buat dengan sebenarnya dan dalam keadaan
sehat.

Medan,
Yang membuat Pernyataan

Nama : MARHANITA
Nim : 107011104

Universitas Sumatera Utara

ABSTRAK

Pegadaian syariah sebagai lembaga keuangan alternatif bagi masyarakat guna


menetapkan pilihan dalam pembiayaan Salah satu bentuk muammalah yang mudah
dipraktekkan dalam pegadaian syariah adalah rahn, dalam Fiqh muammalah,
perjanjian gadai disebut rahn. Rahn secara bahasa adalah tetap, kekal, dan jaminan;
sedangkan dalam pengertian istilah adalah menyandera sejumlah harta yang
diserahkan sebagai secara hak, dan dapat diambil kembali sejumlah harta yang
dimaksud sesudah ditebus.
Pembahasan dalam penelitian ini adalah Pertama, Prinsip gadai syariah (rahn)
berdasarkan Hukum Islam, Kedua, pelaksanaan prinsip gadai syariah (rahn) pada
pegadaian syariah di Lhokseumawe, Ketiga, penyelesaian sengketa gadai (rahn) pada
pegadaian syariah di Lhokseumawe. Dalam penelitian ini dipergunakan metode
penelitian deskriptif analitis dengan menggunakan pendekatan yuridis empiris.
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah prinsip gadai syariah (rahn)
berdasarkan Hukum Islam yang diberlakukan pada produk gadai syariah di Pegadaian
adalah; Tidak memungut bunga dalam berbagai bentuk karena riba, Menetapkan uang
sebagai alat tukar bukan sebagai komoditas yang diperdagangkan, dan Melakukan
bisnis untuk memperoleh imbalan atas jasa sebagai penerimaan labanya, yang dengan
pengenaan bagi hasil dan biaya jasa tersebut menutupi seluruh biaya yang
dikeluarkan dalam operasionalnya,. Pelaksanaan prinsip gadai syariah (rahn) pada
pegadaian syariah di Lhokseumawe berjalan di atas dua akad transaksi Syariah yaitu;
Akad Rahn dengan akad ini Pegadaian menahan barang bergerak sebagai jaminan
atas utang nasabah; dan Akad Ijarah yaitu Melalui akad ini dimungkinkan bagi
Pegadaian untuk menarik sewa atas penyimpanan barang bergerak milik nasabah
yang telah melakukan akad. Pegadaian syariah di Lhokseumawe menyiapkan upaya
penyelesaian sengketa apabila rahin wanprestasi yaitu dengan jalan musyawarah, bila
tidak tercapai dengan musyawarah, maka penyelesaian sengketa tersebut sepakat
untuk menyelesaikannya melalui Badan Arbitrase Syariah Nasional. Namun sampai
saat ini Pegadaian Syariah Lhokseumawe belum pernah menangani perkara
wanprestasi akibat rahin. Dengan adanya pegadaian syariah hendaknya bagi umat
muslim menjadikan solusi dalam membantu menyelesaikan masalah keuangan
dimasa sulit, Pelaksanaan gadai syariah (rahn) di Pegadaian syariah di Lhoksumawe
sebaiknya tetap melaksanakan prinsip rahn menurut Hukum Islam demi tercapainya
kemaslahatan umat manusia, Cara penyelesaian sengketa di pegadaian syariah adalah
dengan jalan musyawarah, namun bila tidak berhasil diselesaikan melalui Badan
Arbitrase.

Kata Kunci : Rahn, Pegadaian Syariah.

Universitas Sumatera Utara

ABSTRACT

Syariah pawnshop as an alternative financial institution for the community


members is used to determine their choice in payment. One of the forms of
muammalah easily practice in the Syariah pawnshop is rahn, a term of pawn
agreement in Fiqh muammalah. Linguistically, rahn means fixed, eternal, and
guarantee; whereas rahn can also means holding a number of properties handed in
under security right and can be taken back after being paid.
The problems discussed in this descriptive analytical study with empirical
judicial approach were, first, the principle of rahn (Islamic mortgage) based on
Islamic Law; second, the implementation of the principle of rahn (Islamic mortgage)
at Syariah pawnshop in Lhokseumawe; and third, the settlement of mortgage-related
dispute at Syariah pawnshop in Lhokseumawe.
The conclusion drawn from this study is that the principle of rahn (Islamic
mortgage) based on Islamic Law and applied to the Syariah mortgage product at the
pawnshop are: not to impose interest in any form because it is a usury (riba). To
determine money as a means of exchange not as traded commodity and to do business
to obtain a return for the services as profit revenues and the imposition of profit
sharing and the cost of such services cover all of the operational expenses. The
implementation of Syariah mortgage (rahn) principle at the Syariah pawnshop in
Lhokseumawe are conducted under two Syariah transaction agreements, namely,
Rahn Agreement permitting the pawnshop holds the movables as a collateral for the
customers debt, and Ijarah Agreement allowing the pawnshop to ask the rent for
keeping the movables belong to the customers who have made the contract. Syariah
pawnshop in Lhokseumawe prepares the attempts of dispute settlement through
deliberation and consensus in case the rahin did not keep what is agreed in the
contract. If this deliberation and consensus do not work, they agree to settle this case
through National Syariah Arbitrary Board. Yet, up to now, Syariah pawnshop in
Lhokseumawe has not yet handled the case of default due to rahin. With the Syariah
pawnshop, the muslims can have the solution to settle their financial problems in
hard times. It is better for the rahn (Syariah mortgage) at Syariah pawnshop in
Lhokseumawe to be consistently implemented according to the principle of rahn in
accordance with Islamic law to achieve the benefit for humankind. The dispute
occured at Syariah pawnshop is settled through deliberation and consensus, yet if it
does not work then the dispute is settled through the Arbitrary Board.

Keywords: Rahn, Syariah Pawnshop

ii

Universitas Sumatera Utara

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Dengan memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat, berkah serta hidayah-Nya kepada penulis, sehingga penulis
dapat menyelesaikan penulisan tesis yang berjudul TINJAUAN YURIDIS
TENTANG GADAI SYARIAH (RAHN) DI KANTOR PEGADAIAN SYARIAH
DI LHOKSEUMAWE.
Penulisan tesis ini bertujuan untuk memenuhi dan melengkapi persyaratan
guna mencapai gelar Magister Kenotariatan pada Program Studi Magister
Kenotariatan, Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara Medan. Dalam
penyusunan tesis ini penulis menyadari masih banyak kekurangan, dan tesis ini belum
tentu selesai tanpa adanya pihak-pihak yang telah berjasa membantu, membimbing,
mengarahkan, memberikan semangat dan motivasi serta memberikan data kepada
penulis, untuk itu dengan segala kerendahan hati yang tulus, penulis ingin
mempergunakan kesempatan ini untuk menyampaikan rasa terima kasih yang
sebesar-besarnya kepada Yang Terhormat :
1.

Bapak Prof. Dr. dr. Syahril Pasaribu, DTM&H, MSc (CTM), Sp.A(K) selaku
Rektor Universitas Sumatera Utara, atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan
kepada penulis untuk mengikuti dan menyelesaikan pendidikan Program Studi
Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara;

2.

Bapak Prof. Dr. Runtung, SH, M.Hum, selaku Dekan Fakultas Hukum
Universitas Sumatera Utara;

3.

Bapak Prof. Dr. Muhammad Yamin, S.H, M.S, CN, Selaku Ketua Program Studi
Kenotariatan

Fakultas

Hukum

Universitas

Sumatera

Utara,

sekaligus

pembimbing yang telah memberikan saran kepada penulis.

iii

Universitas Sumatera Utara

4.

Ibu Dr. T. Keizerina Devi Azwar, S.H, CN, M.Hum, selaku Sekretaris Program
Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara,
sekaligus penguji yang telah banyak memberikan saran-saran kepada penulis;

5.

Bapak Prof. Dr. Abdullah Syah, MA, selaku komisi pembimbing yang telah
memberikan perhatian, motivasi, dan arahan kepada penulis;

6.

Bapak Prof. H. M. Hasballah Thaib, MA, PhD, selaku komisi pembimbing yang
telah memberikan perhatian, motivasi, arahan serta banyak membantu dalam
penyempurnaan tesis kepada penulis;

7.

Ibu Dr. Idha Aprilyana Sembiring, S.H, M.Hum, selaku Dosen penguji yang
telah banyak memberikan masukan, saran dan kritik, serta membantu memeriksa
tesis penulis.

8.

Kepada Bapak Martius selaku Manager Usaha Rahn pada Pegadaian Syariah
Cabang Lhokseumawe, serta seluruh pihak pada Pegadaian Syariah selama
penelitian berlangsung.

9.

Bapak-bapak dan Ibu-ibu staf pengajar serta para karyawan di Program Studi
Magister Kenotariatan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara.

10. Kepada yang terhormat dan tersayang Ayahanda H. Zakaria Jalil Alm, dan
Ibunda Hj. Suryani sebagai orangtua yang terbaik yang selalu mencintai,
memberikan semangat dalam menyelesaikan tesis, menghibur disaat penulis
merasakan kesedihan, memberikan kasih sayang, doa yang tiada putus untuk
penulis, dan perhatian dari dahulu, sekarang dan selama-lamanya.
11. Kepada saudara sekandung, Nurfazillah, Mulyadi, Mauliza, terima kasih telah
memberikan
menyelesaikan

begitu
tesis,

banyak
penulis

semangat

disaat

mengucapkan

penulis

terima

tersendat

kasih

banyak

dalam
atas

dorongannya.
12. Teman-teman mahasiswa Program Studi Kenotariatan Fakultas Hukum
Universitas Sumatera Utara angkatan 2010, angkatan 2011. Untuk teman-teman
terbaikku yang tak tergantikan, Riva Yulia Ersa Pratiwi Br Perangin-angin S.H,
Mkn, Rotua Deswita Raja Guk-guk S.H, Mustika Indah Permatasari S.H, terima
iv

Universitas Sumatera Utara

kasih atas bantuan dari awal hingga akhir, juga terima kasih kepada Leli Malasari
S.H, Mkn, Indah Puji Lestari S.H, Mkn, Evirosita S.H, Mkn, Dewi Fitri S.H, Fitri
Andriani S.H, Mkn, Nurmahlinda S.H, dan masih banyak yang lain yang tidak
bisa disebutkan satu persatu, atas bantuan dan selalu memotivasi penulis dapat
menyelesaikan tesis ini;
13. Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan perhatiannya sehingga
penulis dapat menyelesaikan perkuliahan dan penulisan tesis ini.
Akhir kata penulis, berharap semoga Allah SWT membalas segala kebaikan
yang telah diberikan dan penulis sangat menyadari penulisan tesis ini jauh dari
kesempurnaan namun diharapkan semoga penulisan ini dapat memberikan manfaat
dan kegunaan untuk menambah pengetahuan, pengalaman bagi penulis pada
khususnya dan para pembaca pada umumnya.
Wassalamu alaikum Wr. Wb.

Medan,

Desember 2012
Penulis,

Marhanita

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

I.

II.

IDENTITAS PRIBADI
Nama

Marhanita

Tempat/Tanggal Lahir

Lhokseumawe, 3 November 1985

Jenis Kelamin

Perempuan

Status

Belum Menikah

Alamat

Jl. Dr. Mansyur No. 5 Medan

No. Handphone

085277120766

KELUARGA
Nama Ayah

: H. Zakaria Abdul Jalil (Alm)

Nama Ibu

: Hj. Suryani

Nama Adik

: Mauliza

III. PENDIDIKAN
MIN Blang Mane Muara Dua, Lhokseumawe (1991-1997)
SMP Negeri 1 Lhokseumawe, Lhokseumawe (1997-2000)
SMU Negeri 3 Lhokseumawe, Lhokseumawe (2000-2003)
S1 Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (2003-2009)
S2 Program Studi Magister Kenotariatan Fakultas Hukum USU (2010-2012)

vi

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISI
Halaman
ABSTRAK .......................................................................................................

ABSTRACT .......................................................................................................

ii

KATA PENGANTAR ...................................................................................... iii


DAFTAR RIWAYAT HIDUP ........................................................................ vi
DAFTAR ISI ..................................................................................................... vii
DAFTAR ISTILAH ......................................................................................... ix
BAB I

PENDAHULUAN ...................................................................

A. Latar Belakang ..................................................................

B. Rumusan Masalah .............................................................

C. Tujuan Penelitian ..............................................................

D. Manfaat Penelitian ............................................................ 10


E. Keaslian Penelitian ............................................................ 10
F. Kerangka Teori dan Konsepsi ........................................... 11
1.

Kerangka teori ............................................................ 11

2.

Konsepsi ..................................................................... 18

G. Metodelogi Penelitian ........................................................ 20


1.

Sifat Metodelogi Penelitian ........................................ 20

2.

Lokasi Penelitian ........................................................ 21

3.

Teknik Pengumpulan Data.......................................... 21

4.

Metode Pengumpulan Data ........................................ 22

5.

Analisa data ................................................................ 23

vii

Universitas Sumatera Utara

BAB II

PRINSIP GADAI SYARIAH (RAHN) BERDASARKAN


HUKUM ISLAM ................................................................... 24
A. 1. Istilah dan Pengertian Gadai (Rahn)....................... ......... 24
1. Fungsi Gadai Syariah .................................................. 28
2. Syarat Sah dan Rukun Gadai Syariah ......................... 29
3. Hak Dan Kewajiban Para Pihak Gadai Syariah........... 32
4. Perlakuan Bunga dan Riba dalam Gadai Konvesional . 34
5. Produk dan Jasa Gadai Syariah.................................... 39
B.1. Prinsip Gadai (Rahn) Berdasarkan Syariah Hukum Islam 44

BAB III

PELAKSANAAN PRINSIP GADAI SYARIAH (RAHN)


PADA PEGADAIAN SYARIAH DI LHOKSEUMAWE
A.

B.

BAB IV

BAB V

Struktur Organisasi, Tugas Pokok, Fungsi, dan


Operasionalisasi Pegadaian Syariah (Rahn) dalam
Pelaksanaannya.......................................................

52

52

Pelaksanaan Prinsip Gadai (Rahn) pada Pegadaian


Syariah di Lhokseumawe ................................................ 65

PENYELESAIAN SENGKETA GADAI (RAHN)


PADA PEGADAIAN SYARIAH DI LHOKSEUMAWE ... 73
A.

Keadaan Wanprestasi ...................................................... 73

B.

Akibat Terjadinya Wanprestasi pada


Pegadaian Syariah Lhokseumawe .................................. 75

C.

Penyelesaian Sengketa Gadai (Rahn)


Pada Pegadaian Syariah di Lhokseumawe ..................... 77

KESIMPULAN DAN SARAN............................................... 92


A.

Kesimpulan ...................................................................... 92

B.

Saran ................................................................................ 93

DAFTAR PUSTAKA ....................................................................................... 95

viii

Universitas Sumatera Utara

DAFTAR ISTILAH

Akad

Menghubungkan suatu kehendak suatu pihak dengan pihak lain


dalam suatu bentuk yang menyebabkan adanya kewajiban untuk
melakukan suatu hal.

Ar-Rahn

Suatu jenis perjanjian dimana suatu barang diserahkan sebagai


tanggungan utang.

Fiqh

Hukum Islam, salah satu bidang ilmu dalam syariat Islam yang
secara
khusus membahas persoalan hukum yang mengatur
berbagai aspek
kehidupan manusia, baik kehidupan pribadi,
bermasyarakat maupun
kehidupan manusia dengan tuhannya.

Hadist

Perkataan dan perbuatan dari nabi Muhammad SAW, hadist sebagai


sumber dalam agama Islam.

Ijarah

Akad pemindahan hak guna atas barang dan atau jasa melalui
pembayaran upah sewa, tanpa diikuti dengan pemindahan
kepemilikan atas barangnya sendri.

Ijtihad

Sebuah usaha yang sungguh-sungguh, yang dilaksanakan oleh


ulama yang mencari ilmu untuk memutuskan suatu perkara
yang tidak dibahas dalam Al-Quran maupun hadist dengan syarat
menggunakan akal sehat dan pertimbangan matang, ulama
yang berijtihad tersebut mujtahid

Marhun

Barang Jaminan.

Marhun Bih :

Utang.

Muammalah :

Tukar menukar barang atau sesuatu yang memberi manfaat dengan


cara yang ditentukan. Yang termasuk dalam hal muamalah adalah
hubungan antar makhluk, seperti jual beli, sewa menyewa, upah
mengupah, pinjam meminjam, urusan bercocok tanam, berserikat
dan lain-lain.

Mudharabah :

Suatu kerjasama kemitraan yang terdapat pada zaman jahiliah yang


diakui Islam yaitu menyangkut keuntunggan yang dibagikan antara
keduannya menurut syarat-syarat yang ditetapkan terlebih dahulu,
baik dengan sama rata maupun dengan kelebihan yang satu atas
yang lain.

ix

Universitas Sumatera Utara

Murtahin

Penerima barang, dalam hal ini pihak yang dimaksud adalah


pegadaian syariah.

Rahin

Yang menyerahkan barang.

Syariah

hukum agama yang menetapkan peraturan hidup manusia,


hubungan manusia, dengan Allah SWT, hubungan manusia dengan
sesamanya dan hubungan manusia dengan alam sekitar berdasarkan
Al-Quran dan Hadist.

Shighat

Ungkapan yang digunakan oleh pihak yang mengadakan transaksi


untuk mengekspresikan keinginannya. Ungkapan ini berbentuk
kalimat-kalimat yang menunjukkan terjadinya transaksi yang terdiri
dari ijab dan qobul.

Universitas Sumatera Utara