Anda di halaman 1dari 1

SOP METODE PENGUKURAN RESIKO PASIEN JATUH

No. Dokumen
RSU AN
-NISAA
Standart Prosedur
Operasional

Pengertian

Tujuan

Kebijakan
Prosedur

Tanggal Terbit

Revisi:

Halaman:

Ditetapkan oleh,
Direkur RSU An-Nisaa

dr. Devvy Megawati


Suatu cara yang digunakan untuk melakukan suatu pengukuran
atau penilaian terhadap seorang pasien yang memiliki resiko
untuk jatuh
Untuk menentukan apakah seorang pasien memiliki resiko untuk
jatuh atau tidak dalam menjalani masa perawatan selama berada
di rumah sakit
Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan N0.
1691/MENKES/VIII/2011 tentang keselamatan pasien rumah sakit
1. Pengukuran Jatuh menurut Hendrich
Keuntungan
:
Memfokuskan intervensi pada area spesifik dari resiko
dibandingkan skor resiko yang umum dan sangat mudah
untuk menentukan mana pasien resiko tinggi, karena semua
factor resiko merupakan pasien resiko tinggi
Kelemahan
:
Tidak semua diukur dengan metode Hendrich dan hampir
semua pasien ditempatkan pada kategori resiko tinggi
2. Pengukuran Jatuh menurut Morse
Keuntungan
:
Metode yang paling banyak digunakan, karena metode
pengukuran menurut Morse cukup reliable dan valid untuk
mengukur resiko jatuh
Kelemahan
:
Tidak di desain untuk jangka panjang

Unit Terkait

Semua pelayanan medis baik diruang UGD, poli maupun rawat


inap