Anda di halaman 1dari 11

Hernia Scrotalis

Dextra

Identitas Pasien
Nama : YT
Usia : 37 tahun
No. RM : 01.251.174
Masuk RS : 24 Maret 2016
Pekerjaan : buruh bangunan
Diagnosis : Hernia Scrotalis Dextra

Anamnesis
Keadaan Umum : Tonjolan di kantung
zakar sebelah kanan yang disertai
rasa nyeri

Riwayat Penyakit Sekarang :


Tonjolan di kantung zakar sebelah kanan yang
disertai rasa nyeri sejak 7 jam SMRS. Tonjolan
muncul saat pasien sedang berjalan, tonjolan tidak
dapat di masukkan, dan terasa nyeri (skala 5).
Keluhan juga disertai mules, mual tanpa disertai
muntah.
Awalnya mulai muncul tonjolan dilipat paha
kanan sejak
5 tahun lalu. Tonjolan berukuran
kecil, dapat keluar - masuk. Tonjolan keluar
biasanya saat berdiri dan dapat masuk kembali
saat tidur berbaring. 2 bulan terakhir tonjolan
muncul di kantung zakar sebelah kanan yang dapat
masuk- keluar.

Pasien menyangkal adanya demam,


nyeri pada leher dan pipi beberapa
minggu sebelumnya.
RPD : pasien tidak pernah mengalami
keluhan serupa
R.kebiasaan : pasien sering
mengangkat benda berat (20 kg)

Pemeriksaan Fisik

Kesadaran : compos mentis


TB
: 174 cm
BB
: 67 kg
BMI
: 22,18 kg/m2
Tanda vital:
TD
Nadi
Respirasi
Suhu

: 120/80 mm Hg
: 86x/menit
: 20x/menit
: 36,00C

Status Generalis :
Kepala
tidak

: bentuk dan ukuran normal,


ada

pembengkakkan

pada daerah pipi


Thorax

: dalam batas normal

Abdomen

: dalam batas normal

Status Lokalis: a/r scrotum


-

Inspeksi
-

Scrotum dextra : tampak ukuran kantung zakar membesar (>5X


scrotum sinistra), tampak peristaltik usus, tidak tampak kemerahan
test iluminasi (-).

Scrotum sinistra : dalam batas normal

Palpasi
-

Scrotum dextra : tonjolan teraba lunak, permukaan licin, kulit tidak


teraba hangat, nyeri tekan (-), testis tidak dapat dinilai, Pem. Finger
test : teraba tonjolan di ujung jari

Scrotum sinistra: kulit tidak teraba hangat, nyeri tekan (-), testis
teraba (+)

Auskultasi :
-

Scrotum dextra : Bising usus +

Diagnosis banding :
Hernia scrotalis
Orchitis
Hydrochele
Diagnosis Kerja :
Hernia scrotalis dextra irreponibilis

Usulan Pemeriksaan
Penunjang
Hematologi rutin

Usulan Penatalaksanaan
Rujuk spesialis bedah umum
Medikamentosa
:
Analgesik

Non medikamentosa
Bed rest