Anda di halaman 1dari 12

TEORI AKUNTANSI

LIABILITY & OWNERS EQUITY


Disusun oleh:
1.
Suharto
1110112206
2.
Eka Riyanti
1310112023
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
Maret 2016

Teori Proprietary
Teori proprietary atau teori kepemilikan (atau owners equity)
adalah teori dimana perusahaan merupakan kekayaan bersih
pemilik usaha. Aset menjadi milik proprietor dan kewajiban
adalah tanggung jawabnya. Dalam teori ini, tujuan perusahaan,
jenis modal, makna rekening dan lain-lain semuanya dilihat dari
sudut pandang pemilik. Dengan demikian tujuan perusahaan
adalah meningkatkan kemakmuran pemilik.

Landasan dan Peraturan Akuntansi


Teori
Entity
Asuransi

Teori entity merupakan teori yang memandang suatu entitas secara


terpisah dengan identitasnya sendiri atau dengan kata lain entity
teori membahas tentang pemisahan urusan bisnis dan pribadi.
Dalam teori entitas, fokus dari persamaan akuntansi adalah aktiva
Usaha
Asuransi
dan ekuitas. Pemilik
dan kreditur
dipandang hanya sebagai
pemilik modal, yaitu penyedia dana. Aset adalah milik perusahaan
dan
adalah tanggung
jawab dari perusahaan, bukan
Usahakewajiban
Utama
Usaha Penunjang
1. Asuransi Kerugian
1. Pialang Asuransi
pemilik.
2.
3.

Asuransi Jiwa
Reasuransi

2. Pialang Reasuransi
3. Penilai Kerugian Asuransi
4. Konsultan Aktuaria
5. Agen Asuransi

Landasan dan Peraturan Akuntansi


Liabilitas
Asuransi

Kewajiban merupakan hutang masa kini yang timbul dari


peristiwa masa lalu, penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan
arus keluar dari sumber daya perusahaan yang mengandung
manfaat ekonomi (IAI, 1994 paragraph 62).
Dua komponen dari kewajiban, yaitu:
Usaha
Asuransi
1. Keberadaan kewajiban sekarang, membutuhkan penyerahan di
masa mendatang.
Usaha Utama
Usaha Penunjang
2.
Hasil
dari
transaksi
masa
lampau
atau kegiatan lain yang
1. Asuransi Kerugian
1. Pialang Asuransi
2. lewat.
Asuransi Jiwa
2. Pialang Reasuransi
3.

Reasuransi

3. Penilai Kerugian Asuransi


4. Konsultan Aktuaria
5. Agen Asuransi

Landasan dan Peraturan Akuntansi


Liabilitas
Asuransi

Kewajiban Sekarang
Kewajiban sekarang memiliki arti bahwa kewajiban tersebut
timbul karena pada saat sekarang suatu entitas memiliki
tanggung jawab yang tidak dapat dihindari untuk
menyerahkan barang/ jasa.
Hasil Transaksi Masa Lalu
Usaha
Asuransi
Kewajiban adalah berasal dari transaksi masa lalu.Transaksi
tersebut menunjukkan transaksi yang benar-benar telah terjadi
Usaha Utama
Usaha Penunjang
sehingga
dapat
digunakan
untuk memastikan bahwa hanya
1. Asuransi Kerugian
1. Pialang Asuransi
harusReasuransi
dicatat sebagai hutang dalam
2. kewajiban
Asuransi Jiwasekarang yang
2. Pialang
3. laporan
Reasuransi
3. Penilai Kerugian Asuransi
posisi keuangan.
4. Konsultan Aktuaria
5. Agen Asuransi

Pengakuan Liabilitas
1. Didasarkan pada hukum
2. Substansi ekonomi suatu
transaksi
3. Kemampuan mengukur nilai
kewajiban
4. Pemakaian prinsip
konservatisme

Pengukuran Liabilitas
1. Historical Cost
2. Fair Value
Leasing
Instrument Keuangan
Pensiun
Provisi
Utang contingency

Landasan dan Peraturan Akuntansi


Provisi Asuransi
dan Kontijensi
Provisi dan kontijensi merupakan kewajiban yang terjadi karena
peristiwa masa lalu dan akan terjadi hanya jika terjadi atau tidak
terjadinya satu atau beberapa peristiwa di masa depan yang
belum pasti keterjadiannya dimana peristiwa di masa depan
tersebut diluar kendali dari entitas.

Ekuitas Pemilik
Ekuitas merupakan aktiva bersih (aktiva dikurangi kewajiban)
dari entitas.
Ada dua fitur penting yang dapat membantu kita untuk
membedakan antara kewajiban dan ekuitas pemilik, yaitu:
1. Hak para pihak
2. Pengaturan substansi ekonomi

Konsep Modal
1. Modal dipengaruhi oleh ketentuan hukum
2. Modal dapat sebagai uang yang diinvestasikan atau investasi
daya beli (modal keuangan)
3. Modal sebagai kapasitas produktif dari entitas
4. Modal dapat diukur dengan satuan moneter atau skala daya
beli.

Tantangan Pembuat Standar


1. Masalah dalam perbedaan hutang dan ekuitas
2. Penyelesaian Kewajiban
3. Saham Karyawan

Masalah Auditor

Kelengkapan kewajiban yang


diakui pada laporan keuangan dan
pengungkapan catatan tentang
kontinjensi dan kewajiban lainnya