Anda di halaman 1dari 5

LAPORAN MODUL 06 MG-3017

HUMPHREY SPIRAL
PUTRI APRILLIA (12113023)/KELOMPOK 06/SELASA, 15-03-2016
TOMY PRASETYA (12511031)
Abstrak-Praktikum modul 06-Humphrey Spiral-tujuan
percobaan ini adalah mempelajari dan memahami prinsip
kerja alat serta mekanisme pemisahan dan mempelajari
operating variabel alat serta pengaruhnya pada hasil
pemisahan.Pada praktikum kali ini, campuran yang
dipisahkan berupa kasiterit dan bijih besi menggunakan
alat humprey spriral. Humphrey spiral merupakan salah
satu alat pemisahan mineral berat dan mineral ringan
yang berbentuk spiral dengan menggunakan gaya
sentrifugal dan air sebagai media konsentrasi. Gaya-gaya
yang akan bekerja ketika dilakukan pemisahan antara lain
gaya dorong air, gaya gesek, gaya sentrifugal dan gaya
gravitasi. Pada percobaan ini, hasil yang diperoleh dari
pemisahan berupa konsentrat, tailing middling. Dari hasil,
dapat dilakukan analisa kadar dari bijih besi yang
diperoleh.

memiliki berat jenis yang lebih ringan akan berada


bagian luar aliran, sedangkan biasanya material yang
berada di tengah-tengah aliran itu merupakan material
dengan material campuran atau dengan berat jenis
sedang.
Gaya-gaya yang bekerja pada humphrey spiral yaitu :
1. Gaya dorong air yaitu gaya yang membantu turun
dari atas ke bawah melalui suati bidang miring.
2. Gaya Gesek yaitu gaya yang timbul sebagai
akibat dari gaya gesekan antara partikel dengan
permukaan spiral
3. Gaya sentrifugal yaitu gaya yang timbul sebagai
akibat dari bentuk alat yang spiral. Gaya
sentrifugal adalah gaya yang mengarah keluar.
4. Gaya Gravitasi adalah gaya yang menyebabkan
material jatuh.

A. Tinjauan Pustaka
Humphrey spiral merupakan alat penetrasi pemisahan
mineral berat dan mineral ringan yang berbentuk
spiral yang menggunakan gaya sentrifugal dan air
sebagai media konsentrasi, Metode pemisahan ini
termasuk kedalam Gravity concentration.

Ada beberapa variabel alat yang harus diperhatikan


dalam proses pemisahan campuran :
1. Tipe spiral
Tipe spiral berpengaruh terhadap kecepatan aliran
air, gaya sentrifugal yang dihasilkan dan jenis
aliran.
2. Posisi splitter
Posisi splitter menentukan seberapa berat ukuran
yang akan ditampung sebagai konsentrat, tailing
dan middling
3. Jumlah lingkaran spiral
Pengaruh banyaknya spiral adalah untuk
mendapatkan keadaan steady state, dimana aliran
air tidak turbulen. Semakin banyak jumlah spiral
akan semakin baik untuk keadaan steady state
agar pemisahan berlangsung dengan baik.
4. Ketinggian spiral
Ketinggian spiral akan berpengaruh terhadap
kemiringan (slope) spiral, yang akhirnya juga
akan menentukan apakah aliran air steady state.
5. Penampang melintang helix dan diameter

Secara umum alat ini terdiri dari saluran-saluran


berputar yang dimodifikasi denga bentuk penampang
melintang setengah lingkaran. Material umpan (feed)
pulp terdiri dari 15% hingga 45% padatan dari
keseluruhan berat campuran pulp yang digunakan dan
ukuran partikel materialnya berkisar antara 3 mm
hingga 75 mikrometer yang dialirkan mulai dari
bagian paling atas spiral, yang kemudian mengalir
kebawah secara berputar melalui bagain alas dari
spiral tersebut hingga ke bagian yang paling akhir dari
rangkaian alat ini. Partikel-partikel konsentrat yang
berukun paling kasar dan paling berat akan mengalir
melalui lapisan aliran yang berada pada sisi terdalam
aliran tersebut.
Secara prinsip, humphrey spiral menggunakan gaya
gerak serta dibantu oleh aliran air untuk memisahkan
konsentrat dengan tailing. Dimana material yang
memiliki berat jenis yang lebih besar akan berada
pada bagian dalam aliran air serta material yang

Variabel operasi dari alat humphrey spiral diantaranya


adalah :
1. Derajat liberasi dan ukuran feed
Ukuran feed yang terlalu besar akan menyulitkan
proses stratifikasi, karena akan ada partikelpartikel yang tidak dapat bergerak karena tekanan
air yang tidak kuat. Tetapi jika ukurannya terlalu
kecil juga akan menyulitkan, karena akan banyak
mineral berharga yang masuk ke dalam tailing.
2. Selang ukuran feed
Selang ukuran umpan yang ideal adalah 0.015
mm 0.8 mm. Jika terlalu kecil akan menyulitkan
proses pemisahan, karena tidak terjadi stratifikasi
pada lapisan di atas fluida. Jika terlalu besar juga

3.

4.

6.

7.

akan menyulitkan pemompaan da lairan air juga


tidak akan cukup untuk melakukan pemisahan.
Laju pengumpanan
Jika laju pengumpanan terlalu besar, maka tidak
akan terjadi proses stratifikasi pada permukaan
spiral. Karena terdapat tumpukan material yang
tidak sempat terpisahkan oleh air. Tetapi laju
pengumpanan yang terlalu kecil juga tidak
efisien.
Jumlah dan kecepatan aliran air pencuci
Jumlah dan kecepaan air pencuci ikut
menentukan apakah aliran fluida bersifat steady
state. Hal ini dipengaruhi oleh kekuatan motor
yang digunakan untuk memompa air dari tangki
penampungan kembali ke atas spiral yang paling
tinggi.
Persen solid umpan
Idealnya persen solid pada umpan adalah 15%.
Pengaruhnya adalah terhadap penciptaan kondisi
hindered settling. Persen solid yang teralu besar
akan menyulikan pemompaan, sedangkan jika
terlalu kecil tidak ekonomis.
Karakteristik material

Akibat dari gaya-gaya yang bekerja, maka suatu


partikel akan mengalami gerakan sebagai berikut :
1. Gerakan partikel mencapai dasar spiral
Partikel berat yang mengalami gaya gravitasi
paling besar akan menerima gaya dorong air yang
paling kecil sehingga partikel ini akan mencapai
dasar lebih awal dan terletak pada bagian terluar,
sedangkan material ringan kecil akan mengalami
gaya gravitasi yang kecil dan gaya dorong air
yang dasar tetap ia akan terbawa air bagian
dalam.
2. Gerakan partikel pada dasar bidang miring
Partikel kecil berat akan menggelinding lebih
lambat dari partikel-partikel lainnya yang
disebabkan ukurannya yang lebih kecil. Akan
tetapi partikel ringan besar akan menggelinding
paling cepat karena ukuranna yang besar dan
beratnya yang ringan sehigga akan berada paling
dalam, partikel berat besar yang mengalami gaya
gravitasi paling besar akan menerima gaya
dorong air yang dasar tetapi akan terbawa air
bagian dalam.

4.
5.

sentrifugal, sehingga material yang ringan sebagai


tailing berada di bagian luar.
Material yang berat ada di dalam sebagai
konsentrat
Mineral-mineral berat akan mengalir terus dan
masuk kedalam port penampungan konsentrat
yang dihasilkan.

B. Data Percobaan
Umpan

Konsentrat

Tailing

kuarsa
kasiterit

= 2,65 g/ml
= 7 g/ml

C. Pengolahan Data Percobaan


1. Perhitungan kadar kasiterit dalam :
a. Feed

= 35.063 %
.
b.

Konsentrat

(
Untuk lebih jelasnya, proses yang terjadi di dalam
humphrey spiral adalah Humphrey Spiral adalah
sebagai berikut :
1. Feed dimasukkan kedalam feed tank
2. Didalam cyclon cairan dengan yang kental
dipisahkan, selanjutnya yang encer dialirkan ke
atas kedalam lounder sebagai wash water, sedang
pulp yang kental melalui lounder dialirkan keatas
menuju feed box
3. Karena bentuk lounder ini melingkar seperti
spiral dari atas kebawah, maka terjadi gerak arus

c.

Tailing

(
(

)
)

2.

Perhitungan kadar kuarsa dalam :


a. Feed
)
(
)

Dalam tailing, masih terdapat kasiterit dalam


kandungan yang sangat rendah yaitu 18.14. Kadar kasiterit
dapat ditingkatkan kembali dengan melakuan proses
pemisahan ulang kembali. Tetapi, walaupun demikian,
pemisahan kasiterit dengan kadar 18.14% harus di tinjau
ulang mengenai tingkat keekonomisannya karena jika
sangat rendah maka kecil kemungkinan untuk
mendapatkan keuntungan.

Nilai recovery proses pemisahan kasiterit dari kuarsa


yaitu 81.16%. Jika masih diinginkan nilai recovery yang
lebih tinggi, dapat dilakukan dengan membuat sedikit
mungkin sisa SnO2 yang ada di dalam tailing. Jika
kandungan SnO2 di dalam tailing mendekati 0%, maka
recovery yang dihasilkan sangat baik yakni mendekati
100%. Recovery yang tinggi dapat dilakukan dengan
melakukan proses konsentrasi ulang jika didapati kadar
SnO2 di dalam tailing masih cukup banyak.

Konsentrat
)

b.

) (

= 35.55 %

c.

Tailing
)
(

(
)

Dari semua itu, yang perlu di cermati adalah bahwa


nilai recovery yang tinggi tidak selalu menunjukkan
tingkat keekonomisan yang tinggi pula. Bila biaya yang
digunakan untuk memisahkan campuran tinggi, nilai
keuntungannya bisa turun.

81.86 %
3.

Setelah
bijih
dilakukan
proses
konsentrasi
menggunakan humphrey spiral konsentrasi kasiterit naik
menjadi 64.45 %. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan
Humphrey Spiral bisa digunakan untuk menaikkan
konsentrasi pada material ini.

Perhitungan Recovery
(

D. Analisa Data Percobaan


1. Kadar kasiterit dalam :
a. Feed
35.06%
b. Konsentrat 64.45%
c. Tailing
18.14%
2.

Kadar kuarsa dalam :


a. Feed
64.94%
b. Konsentrat 35.55%
c. Tailing
81.86%

3.

Recovery

87.17%

Analisa :
Bijih yang digunakan sebagai umpan memiliki kadar yang
cukup rendah yaitu 35.06 %. Untuk mendapatkan nilai
yang ekonomis dari bijih tersebut, maka dilakukan proses
konsentrasi salah satunya yaitu menggunakan humphrey
spiral.

Perbedaan hasil dari pemisahan campuran ini tidak


terlepas dari pengaruh variabel alat maupun variabel
operasi. Variabel alat terdiri dari tipe spiral, posisi splitter,
jumlah lingkaran spiral, ketinggian spiral sangat
berpengaruh terhasil hasil pemisahan, dimana semakin
semakin tinggi dan banyaknya jumlah spiral maka
pemisahan yang dilakukan semakin baik. Sedangkan
variabel operasi terdiri dari derajat liberasi dan ukuran
feed, selang ukuran feed, laju pengumpanan, jumlah dan
kecepatan aliran air pencuci, persen solid umpan, dan
karakteristik material juga berpengaruh terhadap besar
kecilnya tingkat pemisahana capuran.
Pada praktikum ini, material hasil tidak terpisah
menjadi konsentrat, middling dan tailing pada tahap
akhirnya dikarenakan
keterbatasan tempat untuk
menampung. Tetapi, dalam prosesnya yang diamati di
spiral, material terpisah menjadi 3 yaitu konsentrat,
middling dan tailing, walaupun terlihat middling hanya
sedikit karena komposisi air yang cukup besar.
E. Jawaban Pertanyaan dan Tugas
1. Jelaskan bijih apa saja yang umum diolah dengan
Humphrey Spiral ?
Jawab :
Kasiterit, rutile, garnet, schelite, bijih besi, monazite,
chromite.

2.

3.

4.

Jelaskan gaya-gaya yang bekerja pada partikel mineral


yang menyebabkan terjadinya pemisahan ?
Jawab :
Gaya dorong yang menyebabkan material turun
dari atas ke bawah melalui suatu bidang miring
Gaya gesek yaitu gaya yang timbul sebagai akibat
dari gesekan antar partikel dengan permukan
spiral
Gaya Sentrifugal yaitu gaya yang timbul akibat
bentuk alat yang spiral. Gaya sentrifugal
merupakan gaya yang mengarah keluar.
Gaya gravitasi yaitu gaya tarik bumi yang
menyebabkan partikel bergerak ke bawah.
Apakah fungsi hydrocyclon yang ada pada alat dan
apa pengaruh dari banyaknya lingkaran spiral ?
Jawab :
Fungsi hydrocyclon pada alat adalah untuk
menghomogenkan ukuran butir yang masuk ke dalam
alat humprey spiral dengan memisahkan material kasar
dan halus.
Pengaruh dari banyaknya lingkaran spiral pada alat
yaitu terhadap tingakt pemisahan dari campuran
mineral.semakin banyak lingkaran spiral akan
menyebabkan pemisahan material semakin baik karena
semakin banyaknya gaya sentrifugal yang bekerja.
jelaskan pengaruh faktor berikut terhadap efisiensi
pemisahan :
Laju pengumpanan
Selang ukuran umpan
% solid umpan
Jawab :
Laju pengumpanan berpengaruh pada tingkat
pemisahan. Jika laju pengumpanan kurang, maka
akan kering. Bagian dari ruang spiral tidak basah
seluruhnya sehingga partikel high density dan low
density tidak terpisah dan cendurung bercampur
menjadi satu di tailing.
Jika laju pengumpanan terlalu besar, dapat
mengakibatkan material tumpah karena air
mengisi bagian luar dulu dan karena adanya
pengaruh dari gaya sentrifugal.
selang ukuran umpan berpengaruh pada tingkat
kadar pemisahan konsentrat yang dihasilkan.
Jika ukuran konsentrat dan tailing sama (selisih
ukuran bijih adala 0), rentan ukuran umpan kecil.
Dengan ukuran sama, maka volume sama. Karena
massa konsentrat dan massa tailing tidak sama
maka gaya yang diterima pun berbeda. Pada
rentan ukuran umpan yang kecil, maka terjadi
pemisahan.
Jika ukuran konsentrat dan tailing tidak sama,
misalkan rentan ukuran umpan besar, maka
kemungkinan masa konsentrat dan tailing sama
sehingga gaya yang diterima sama dan
menyebabkan tidak terjadinya pemisahan pada
rentan ukuran umpan yang besar.

% solid umpan harus berada pada selang 15%-45%.


Jika air terlalu banyak, % solid << (kecil) maka
pemisahan campuran kecil bahkan ada kemungkinan
tidak terjadi pemisahan campuran. bila % solid umpan
yang kecil dari selang ini berarti umpannya encer (
porsi air lebih banyak dari porsi solidnya ) sehingga
akan menyebabkan banyaknya mineral mineral
berharga terbuang sebagai tailing. Dan bila % solid
umpan lebih besar dari selang ini, berarti umpan pekat
sehingga ada mineral-mineral pengotor masuk ke
konsentrat.

F. Kesimpulan
Nilai kadar kasiterit dalam konsentrat yaitu 64.45 %
Nilai Recovery kasiterit yaitu 87.17 %
Nilai kadar yang dihasilkan di pada kasiterit masih
tergolong rendah. Hal ini dikarenakan adanya beberapa
variabel alat maupun variabel operasi dan berat jenis dari
material yang mempengaruhi hasil dari pemisahahannya.
Jika nilai kadar ingin lebih tinggi begitu juga recovery,
maka perlu di lakukan pemisahan lagi.
Humphrey spiral merupakan alat penetrasi pemisahan
mineral berat dan mineral ringan yang berbentuk spiral
yang menggunakan gaya sentrifugal dan air sebagai media
konsentrasi, Metode pemisahan ini termasuk kedalam
Gravity concentration.
Prinsip kerja humphrey spiral menggunakan gaya
gerak serta dibantu oleh aliran air untuk memisahkan
konsentrat dengan tailing. Dimana material yang memiliki
berat jenis yang lebih besar akan berada pada bagian
dalam aliran air serta material yang memiliki berat jenis
yang lebih ringan akan berada bagian luar aliran,
sedangkan biasanya material yang berada di tengah-tengah
aliran itu merupakan material dengan material campuran
atau dengan berat jenis sedang.
Dalam pemisahan campuran, ada beberapa operating
variabel yang mempengaruhi pemisahan yang terdiri dari
variabel alat dan variabel operasi. Variabel alat terdiri dari
tipe spiral, posisi splitter, jumlah lingkaran spiral,
Ketikgian spiral. Sedangkan variabel operasi terdiri dari
derajat liberasi dan ukuran feed, selang ukuran feed, laju
pengumpanan, jumlah dan kecepatan aliran air pencuci,
persen solid umpan, karakteristik materia. Variabelvariabel alat ini berpengaruh terhadap hasil dari
pemisahan.
G. Daftar Pustaka
B.A.

Wills, Bsc, Ph.D., C.Eng., Mineral


Processing Technologym Pergamon Press,
7th edition
Siahaan, Jefri Hansen(2010). Humphrey Spiral.
Tersedia :

http://arsipteknik
pertambangan.blogspot.co.id/2010/06/hump
hrey-spiral.html [diakses 21/03/16]
Alfonsus, Erick [2012]. Humphrey Spiral.
Tersedia
:
http:/erickalfonsus.blogspot.co.id/2012/01/h
umphrey-spiral.html [siakses 21/03/16]
H. Lampiran

Konsentrat