Anda di halaman 1dari 3

PRACTICAL TEST LABORATORIUM

HIDROLIKA
Hari/Tangg
al :
Mata PRAKTIKUM HIDROLIKA
Kuliah :
Waktu : 60 MENIT
Sifat Ujian TERTUTUP
:
A. RECTANGULAR NOTCH DAN V - NOTCH
V- Notch dan Rectangular Notch merupakan model dari aplikasi bangunan air
yang ditempatkan dilapangan sebagai alat pengukur air.

1. Jelaskan prinsip kerja bangunan ini berdasarkan persamaan persamaan


kontinuitas dan persamaan Bernoully untuk Rectangular Notch dan VNotch.
2. Pada sebuah PLTMH dipasang Rectangular Notch untuk mengendalikan
denit air yang masuk ke dalam turbin, stabil. Karena sensitif, debit yang
yang terlalu besar berdampak pada kerusakan turbin. Sedangkan
kekurangan debit berdampak pada gagalnya sistem pengoperasian .
Untuk itu tentunya, ketika akan mengoperasikan turbin tersebut,
pembacaan debit melalui rectangular notch menjadi penting. Apabila
bacaan disebelah belakang Vee Notch yang dibaca staf Anda dilapangan
adalah sebagai berikut;
Jam
Bacaan H (tinggi Air)
13.45
1,51
13.55
1,53
14.05
1,67
14.15
1,55
14.30
1,54
14.45
1,52
15.00
1,53
Berapakah debit aliran saluran Anda saat ini?

m
m
m
m
m
m
m

B. HIDROSTATIC PRESSURE
Tekanan hidrostatis berlaku pada suatu bidang baik, bidang tersebut setengah
tenggelam maupun tenggelam seluruhnya. Tentunya pertambahan tinggi air
terhadap bidang tersebut akan mengubah titik beratnya sehingga ia berlaku
tidak lazim. Pengetahuan mengenai perpindahan titik berat pada bidang baik itu
yang
tenggelam
atau
setengah
tenggelam
menjadi
penting
agar
bangunan/benda yang anda ciptakan tetap stabil.

PRACTICAL TEST LABORATORIUM


HIDROLIKA
Hari/Tangg
al :
Mata PRAKTIKUM HIDROLIKA
Kuliah :
Waktu : 60 MENIT
Sifat Ujian TERTUTUP
:

1. Bandingkanlah momen yang


dihasilkan pada bidang setengah tenggelam dan seluruhnya tenggelam.
Jelaskan perbedaaan titik berat pada bidang lengkung percobaan dalam
gambar.
2. Karena tujuan dari percobaan ini adalah agar Anda dapat mengetahui
berapa tekanan air dan titik berat maka untuk di gambar dibawah ini;

Temukanlah tekanan yang dialami pada setengah lingkaran yang memiliki


radius r secara vertikal di dalam air sehingga air diameternya samatinggi
dengan permukaan air.
C. DRAG COEFICIENT & FALL VELOCITY
Drag coeficient menjadi penting apabila unsur gesekan fluida terhadap fluida
ataupun fluida terhadap sebuah bidang. Pada percobaan, dapat disimpulkan
bahwa makin kental fluida tersebut maka makin kuat gesekannya sehingga
terjadi tahanan terhadap permukaan bidang yang berdampak berkurangnya
kecepatan bidang tersebut. Begitupun drag coeficient ini menjadi populer
ketika para engineers akan menciptakan sebuah pesawat udara. Pesawat
udara harus berlari terlebih dahulu pada runway agar mendapatkan gesekan
yang cukup sehingga ia dapat terbang dengan ekonomis.

PRACTICAL TEST LABORATORIUM


HIDROLIKA
Hari/Tangg
al :
Mata PRAKTIKUM HIDROLIKA
Kuliah :
Waktu : 60 MENIT
Sifat Ujian TERTUTUP
:

Sedangkan pada fall velocity Anda akan dihadapkan pada kecepatan jatuh
sebuah benda pada fluida yang dinamis ataupun statis seperti pada
perencanaan kantong lumpur anda membutuhkan teori drag coeficient dan fall
velocity sekaligus agar sedimen-sedimen tersebut jatuh tepat pada lokasi
yang anda desain.
Kembali ke percobaan kita dimana Anda memasukkan sphere dan streamlined
ke dalam dua fluida yang berbeda yakni Oli dan Gliserol.
1. Mengapa kita menggunakan oli dan gliserol selain dari air? Jelaskanlah
secara ilmiah.
2. Dari hasil eksperimen Anda mana yang lebih dulu jatuh, sphere atau
streamlined pada oli dan gliserol. Jelaskanlah secara ilmiah.
3. Bagaimana pengaruh suhu terhadap kedua cairan tersebut? Berapakah
massa jenis gliserol dan oli pada suhu 4oC?