Anda di halaman 1dari 11

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH GORONTALO
RESOR GORONTALO

HUBUNGAN TATA CARA KERJA ( HTCK )


SATUAN LALU LINTAS POLRES GORONTALO

Limboto,

2016

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA


DAERAH GORONTALO
POLRES GORONTALO

HUBUNGAN TATA CARA KERJA ( HTCK )


DILINGKUNGAN SATUAN LALU LINTAS
POLRES GORONTALO
TAHUN 2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.

UMUM
Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo bertugas menyelenggarakan Tugas Pokok
Fungsi dalam memelihara Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran Lalu
Lintas dan Penegakkan Hukum, serta memberi perlindungan,pengayoman,dan
pelayanan kepada Masyarakat dalam Wilayah Hukum Polres Gorontalo sesuai
dengan ketentuan peraturan Perundang-Undangan.

2.

3.

DASAR
a.

Undang-undang Nomor.2 thn.2002 tentang Kepolisian Negara


Republik Indonesia

b.

Peraturan Presiden Nomor.52 Tahun 2010 tentang Susunan


Organisasi dan Tata Kerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

c.

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor: 23


Tahun 2010 Tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja pada Tingkat
Kepolisian Resor dan Kepolisian Sektor.

RUANG LINGKUP
a.

Hubungan Tata Cara Kerja Satuan Lalu Lintas Polres Gorontalo

b.

Hubungan Tata Cara Kerja Kesatuan Atas dan Kewilayahan

c.

Hubungan Tata Cara Kerja antara Bagian Satuan Fungsi lainnya


dilingkungan Polres Gorontalo.

-2d.
4.

Hubungan Tata Cara Kerja dengan Instansi Lain.

MAKSUD DAN TUJUAN


a.

Maksud
Untuk memberikan gambaran tentang Hubungan Tata Cara Kerja
Satuan Lalu Lintas dalam Rangka Pelaksanaan Tugas Operasional
Polres Gorontalo.

b.

Tujuan
Untuk dipergunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas
sehari-hari, baik hubungan ke dalam maupun keluar.

5.

6.

TATA URUT
BAB I

PENDAHULUAN

BAB II

TUGAS DAN FUNGSI

BAB III

POKOK-POKOK HTCK

BAB IV

PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN

BAB V

PENUTUP

PENGERTIAN
Hubungan Tata Cara Kerja ini untuk dijadikan pedoman dalam pelaksanaan Tugas
guna menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam penyelenggaraan tugas pokok
Fungsi satuan Organisasi Polres dan Polsek.

BAB II
TUGAS DAN FUNGSI
Satuan Lalu Lintas selanjutnya disingkat Sat Lantas adalah Unsur Pelaksana tugas
Pokok Fungsi Pada tingkat Polres yang berada di bawah Kapolres,
menyelenggarakan fungsi :

-3a.
b.

c.

d.
e.

f.
g.

Pembinaan Lalu Lintas Kepolisian.


Pembinaan Partisipasi Masyarakat melalui Kerja sama Lintas
Sektoral, Dikmas Lantas, dan Pengkajian Masalah di Bidang Lalu
Lintas.
Pelaksanaan Operasi Kepolisian Bidang Lalu Lintas dalam Rangka
Penegakkan Hukum dan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban,
Kelancaran Lalu Lintas ( Kamseltibcar Lantas ).
Pelayanan Administrasi Registrasi dan Identifikasi Kendaraan
Bermotor Serta Pengemudi.
Pelaksnaan Patroli jalan Raya dan Penindakan Pelanggaran serta
Penangana Kecelakaan Lalu Lintas dalam Rangka Peneggakan
Hukum, serta menjamin Kamseltibcar Lantas di jalan Raya.
Pengamanan dan Penyelamatan Masyarakat Pengguna Jalan.
Perawatan dan Pemeliharaan Peralatan Kendaraan.

BAB III
POKOK POKOK HTCK
Satuan Lalu Lintas di singkat Sat Lantas bertugas melaksanakan Turjawali Lalu
Lintas,Pendidikan Masyarakat Lalu Lintas( Dikmas Lantas),Pelayanan Registrasi dan Identifikasi
Kendaraan bermotor dan Pengemudi,Penyidikan Kecelakaan Lalu Lintas dan Penegakkan Hukum di
Bidang Lalu Lintas.

1.

HUBUNGAN INTERNAL
a.

KAUR BIN OPS ( KBO )


Menyelenggarakan
urusan
pembinaan
Operasional
(URBINOPSNAL), yang bertugas melaksanakan Pembinaan Lalu
Lintas, melakukan Kerja Sama Lintas Sektoral, Pengkajian Masalah
di Bidang Lalu Lintas, melaksanakan Operasi Kepolisian Bidang
Lalu Lintas dalam rangka penegakkan Hukum dan Kamseltibcar
Lantas, Perawatan dan Pemeliharaan Peralatan dan Kendaraan.

b.

KEPALA URUSAN ADMINISTRASI DAN KETATAUSAHAAN


(KAUR MINTU)

-4Menyelenggarakan urusan administrasi dan Ketata Usahaan


(URMINTU), yang bertugas menyelenggarakan urusan administrasi
dan ketata usahaan.
c.

KANIT TURJAWALI
Menyelenggarakan Unit Pengaturan,Penjagaan,Pengawalan Dan
Patroli (UNIT TURJAWALI), yang bertugas melaksanakan
kegiatan Turjawali dan Penindakan terhadap Pelanggaran Lalu
Lintas dalam rangka Penegakkan Hukum.

d.

KANIT DIKYASA
Menyelenggarakan Unit Pendidikan Masyarakat dan Rekayasa
(UNIT DIKYASA), yang bertugas melakukan pembinaan
partisipasi masyarakat dan Dikmas Lantas.

e.

KANIT REG IDENT


Menyelenggarakan Unit Registrasi dan Identifikasi (UNIT REG
IDENT), yang bertugas melayani administrasi,Registrasi dan
Identifikasi Kendaraan Bermotor serta Pengemudi.

f.

KANIT LAKA
Menyelengarakan Unit Kecelakaan (UNIT LAKA), yang bertugas
menangani Kecelakaan Lalu Lintas dalam rangka penegakan
Hukum.

2.

HUBUNGAN EKSTERNAL
a.

HUBUNGAN TATA CARA KERJA ANTARA KESATUAN


ATAS DAN KEWILAYAHAN.
a).

TINGKAT POLDA
(a).

Menerima Laporan Laporan tentang Kamseltibcar


Lantas dan Perintah serta arahan dari Polda.

-5-

b).

b.

(b).

Menerima Perintah Pelaksanaan Operasi Khusus


Mandiri Kewilayahan dan Operasi Rutin Lantas.

(c).

Menyiapkan Laporan-Laporan, Produk-Produk untuk


diteruskan ke Polda.

(d).

Menyiapkan Laporan Laporan lainnya tentang


Situasi Kamseltibcar Lantas jajaran Polres Gorontalo
untuk diteruskan ke Polda.

(e).

Melaporkan Kasus-kasus / Kejadian Laka Lantas


Menonjol pada kesempatan pertama kepada Kapolres
dan Dir Lantas.

TINGKAT POLSEK
(a).

Menyelenggarakan dan melaksanakan Operasi


Khusus dan Operasi Rutin Lantas.

(b).

Menyelenggarakan tugas fungsi lalu lintas meliputi


kegiatan Turjawali Lantas dan Penangana TPTKP
laka Lantas serta Binkamseltibcar Lantas.

HUBUNGAN TATA CARA KERJA ANTARA BAGIAN DAN


SATUAN FUNGSI
a).

KABAG OPS
(a).

Membantu penyiapan administrasi pelaksanaan


Operasi Kepolisian Mandri Kewilayahan.

(b).

Perencanaan pelaksanaan pelatihan Pra Operasi


termaksud kerja sama dan pelatihan dalam rangka
Operasi Kepolisian Mandiri Kewilayahan.

(c).

Pembinaan Manajemen Operasional meliputi


Rencana Operasi,Perintah Pelaksanaan
Operasi,Pengendalian dan administrasi Operasi.

-6b).

KABAG REN
Membantu menyusun Rencana Kebutuhan Anggaran
dalam bentuk RKA-KL, DIPA,penyusunan
Penetapan Kinerja,KAK atau TOR, dan RAB.

c).

d).

e).

KABAG SUMDA
(a).

Pembinaan dan administrasi personil lalu lintas

(b).

Pembinaan administrasi sarana dan prasarana


(SARPRAS)

(c).

Pelayaanan Bantuan dan penerapan Hukum.

SATUAN INTELKAM
(a).

Memerlukan Produk-produk Intelijen seperti


Perkiraan keadaan,perkiraan Khusus, terutama
konfigurasi sasaran Operasional.

(b).

Dalam rangka deteksi dini permasalahan lalu lintas

(c).

Deteksi tindakan yang dilakukan Anggota Lalu


Lintas dalam pelayanan Masyarakat.

SATUAN RESKRIM
(a).

Melaksanakan kegiatan administrasi Operasional


termaksud pengumpulan,pengolahan,dan penyajian
data / informasi yang berkenaan dengan aspek
pembinaan dan pelaksanaan fungsinya termaksud
dalam rangka penyelengaraan pusat informasi
kriminal.

(b).

Dalam rangka penanganan pencurian kendaraan


bermotor (DPB), dan penanganan Tahanan dan
Barang Bukti Lantas.
-7-

(c).
f).

g).

Penanganan Pemalsuan Sim / STNK dan BPKB.

SATUAN NARKOBA
(a).

Melaksanakan kegiatan administrasi operasional


termasuk pengumpulan,pengolahan dan penyajian
data informasi yang berkenaan dengan aspek
pembinaan dan pelaksanaan fungsinya termasuk
dalam rangka penyelengaraan pusat informasi
kriminal.

(b).

Melaksanakan penyelidikan tindak pidana


penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba yang
dilakukan oleh pengemudi atau pengguna jalan
lainnya.

(c).

Pembinaan dan penyuluhan dalam rangka


pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan
oleh pengemudi dan pengguna jalan lainnya.

KASAT BINMAS
(a).

Pembinaan dan pengembangan bentuk-bentuk


pengamanan Swakarsa dalam rangka peningkatan
kesadaran dan ketaatan masyarakat terhadap Hukum
dan ketentuan perundang-undangan.

(b).

Pengembangan peran serta masyarakat dalam


pembinaan Kamseltibcar Lantas dan perwujudan
Kerja sama Polres dengan masyarakat.

(c).

Pembinaan dibidnag Kamseltibcar Lantas terhadap


komponen masyarakat antara lain
Remaja,Pemuda,Wanita,dn Anak.

(d).

Pembinaan Teknis pengkoordinasian PKS,SAKA


BHAYANGKARA, dan POLSANAK.

(e).

Pembinaan kegiatan Polsmas yang meliputi


pengembangan kemitraan dan kerjasama antara Sat
lantas Polres dengan masyarakat,

-8Organisasi,Lembaga Instansi dan Tokoh Masyarakat


h).

i).

j).

3.

SATUAN SABHARA
(a).

Melaksanakan penanganan keamanan, keselamatan,


ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta penindakan
pelanggaran lalu lintas.

(b).

Melaksanakan kegiatan Turjawali Lantas

SATUAN PAM OBVIT


(a).

Bertugas melaksanakan pengamanan kawasan


tertentu antara lain lingkungan Industri dan
kantor,Kementrian Lembaga Negara, Perwakilan
Negara / Lembaga Asing termaksud VIP yang
memerlukan pengamanan Khusus lalu lintas.

(b).

Pengamanan Lingkungan Industri, Kawasan


tertentu,dan pengamanan Obyek Vital,Mobilitas
wisatawan termaksud kegiatan kepariwisataan.

SATUAN TAHTI
(a).

Melaksanakan tugas pembinaan dan pemberian


petunjuk tata tertib penahanan, pelayanan
kesehatan,perawatan,pembinaan jasmani dan rohani
tahanan laka lantas, pengelolaan barang titipan milik
tahanan.

(b).

Melaksanakan pengamanan dan pengelolaan barang


bukti laka dan langgar beserta administrasinya.

HUBUNGAN LINTAS SEKTORAL


a.

HUBUNGAN TATA CARA KERJA DENGAN DEPARTEMEN


PERHUBUNGAN.
a).

Mengadakan Rapat Koordinasi, survei, dan pendataan


rambu-rambu, Mapping daerah rawan kemacetan lalu lintas,

-9b).
b.

c.

d.

Pembentukan Forum LLAJ.

HUBUNGAN TATA CARA KERJA DENGAN


PERINDUSTRIAN.
a).

Mengadakan Rapat Koordinasi,

b).

Mengadakan pendataan Bengkel-bengkel pembuatan Bentor.

HUBUNGAN TATA CARA KERJA DENGAN PEMDA


a).

Mengadakan Rapat Koordinasi dengan Pemda dan Unsur


Instansi Lainnya guna membahas agar turut serta
menciptakan Kamseltibcar Lantas di wilayah
Kab.Gorontalo.

b).

Bentuk serta hubungan kerja sama dalam forum rapat /


pertemuan.

c).

Saling tukar informasi dan kerja sama dalam bentuk operasi


terpadu.

d).

Pembentukan forum LLAJ.

e).

Peningkatan Korwas PPNS.

HUBUNGAN TATA CAR KERJA DENGAN DINAS


PEKERJAAN UMUM ( PU ).
a).

Rapat Koordinasi dan survey lapangan

b).

Pendataan Mapping daerah rawan laka

c).

Pendataan Mapping daerah rawan langgar/macet

BAB IV
PENGAWASAN DAN PENGENDALIAN
Satuan Lalu lintas di singkat Sat Lantas di Pimpin oleh Kasat Lantas yang bertanggung
jawab kepada Kapolres dan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di bawah kendali Waka Polres.

-10BAB V
PENUTUP
Demikianlah mekanisme dan Hubungan Tata Cara Kerja ( HTCK ) di lingkungan Satuan
Lalu Lintas untuk dipergunakan sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas serta akan lebih
disempurnakan sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan.

Limboto,
2016
a.n. KEPALA KEPOLISIAN RESOR GORONTALO
KEPALA SATUAN LALU LINTAS
TTD

WAWAN ANDI S. SH. SIK


AKP.NRP 82051524

Anda mungkin juga menyukai