Anda di halaman 1dari 15

TUGAS 1

METODE PERALATAN KONTRUKSI


ALAT BERAT MOTOR GRADER

OLEH:
AHMAD SOIMUN
3114105015
TANNIA KURNIA PUTRI 3114105016
ANDRIANS 3114105017
DANANG KURNIAWAN 3114105018
DOSEN
TRI JOKO WAHYU

PROGRAM STUDI LINTAS JALUR TEKNIK


SIPIL
FAKULTAS TEKNIK SIPIL DAN
PERENCANAAN
INSTITUT TEKNOLOGI SPULUH NOPEMBER

PENDAHULUAN
DISKRIPSI

ALAT

Motor Grader adalah Salah satu alat berat yang populer


digunakan dalam sektor Construction di Indonesia.
Berfungsi untuk melakukan Grading ataupun Leveling jalan,
serta melakukan Ripping material-material yang ringan
dengan menggunakan attachmentnya berupa Scarifier
maupun Ripper. Motor Grader yang kita kenal sekarang ada
dalam beberapa Brand, diantaranya Caterpillar, Komatsu,
XCMG, dll. Pemilihan Motor Grader di dasarkan pada jenis
material yang akan di grading. Oleh karena itu material
menentukan Power yang akan digunakan, pada akhirnya
menentukan model apa Motor Grader yang akan digunakan.
Selain itu, lebar Blade juga merupakan pertimbangan dalam
pemilihan Motor Grader. Lebar Blade dipilih bedasarkan lebar
jalan yang akan dikerjakan.

1. FUNGSI DAN BAGIAN


1.1. FUNGSI MOTOR GRADER
Motor grader mempunyai fungsi bermacam-macam, antara lain:
1) Meratakan dan membentuk permukaan
2) Merawat jalan
3) Mengupas jalan
4) Menyebarkan material ringan

1.2. BAGIAN MOTOR GRADER


Motor grader mempunyai enam bagian utama, sebagai berikut:
1) Prime mover atau disebut penggerak.
Alat motor penggerak motor grader adalah roda ban yang terletak di belakang
2) Frame atau disebut kerangka
Menghubungkan penggerak dan as depan. Letak frame cukup tinggi untuk memudahkan
maneuver alat
3) Moldboard atau disebut pisau
Dapat digerakan sesuai dengan kebutuhan bentuk permukaan. Panjang pisau biasanya
berkisar antara 3 sampai 5 meter

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

1. FUNGSI DAN BAGIAN


1.2. BAGIAN MOTOR GRADER
4) Sacrifier
Unit motor grader yang dikontrol secara hidrolis. Bagian ini mempunyai gigi yang berfungsi
untuk menghancurkan material. Sacrifier digerakkan dengan mendorong atau menarik unit
ini.
5) Circle
Bagian motor grader yang berbentuk seperti cincin dengan bagian dalam/luar bergigi. Fungsi
dari circle adalah untuk menggerakkan blade agar dapat berputar.
6) Drawbar
Bagian motor grader yang berbentuk V dan T. Drawbar menghubungkan circle dengan bagian
depan grader.

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

1. FUNGSI DAN BAGIAN


1.2. BAGIAN MOTOR GRADER

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

Gambar 1.1 Bagian motor grader

2. JENIS DAN PERAWATAN


2.1 JENIS DAN PERAWATAN MOTOR GRADER

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

Gambar 1.1 Jenis motor grader

2. JENIS DAN PERAWATAN


2.1 JENIS DAN PERAWATAN MOTOR GRADER
Panjang atau pendeknya usia sama sekali tergantung dari cara pemeliharaan. Untuk alat
berat yang usianya 5 tahun maka, baik kondisi atau harganya akan turun setiap tahun sebanyak
20% yang dinamakan depreciation rate 20%. Biasanya para kontraktor dalam penawaran harga,
ada yang dapat memperpanjang usia dari pada alat-alat berat tersebut berdasarkan pengalaman
dalam pemakaian alat (tabel 2.2), dengan demikian sewa dari pada alat akan jatuh lebih murah.
Pada tabel 2.3 contoh menghitung sewa alat berat
Tabel 2.1. Jenis motor grader beserta umur

Jenis Motor
Grader

Usia (Th)

Blade 2m 2,5 m

Blade 2,7 m 3 m

Sumber
Blade: Soedrajat
lebih dari

3m

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

2. JENIS
2.1 JENIS MOTOR GRADER

1. FUNGSI &
BAGIAN

Tabel 2.2. Perkiraan usia alat-alat berat

Jenis
Mesin

Penggunaan
untuk Pekerjaan
Ringan

Penggunaan untuk
Pekerjaan Sedang

Penggunaan
untuk Pekerjaan
Berat

2. JENIS &
PERAWATAN

Motor
Grader

15.000 jam operasi:


Perawatan jalan,
pembersihan salju
dll. Pada ukuran
kecil atau untuk
pekerjaan ringan
banyak tanahtanah angkutan
yang harus
dipindahkan

10.000 jam operasi:


Perawatan jalan
mencakup hampir
semua tipe operasi
dari motor grader
atau pekerjaan
pemindahan salju
secarasempurna

8.000 jam operasi:


Perawatan jalan
yang keras (jalan
yang telah
dipadatkan)
Pekerjaan scarifier
dari permukaan
aspal atau beton
Pekerjaan berat
lainnya

3. CARA
KERJA

Sumber : Soedrajat

4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

2. JENIS DAN PERAWATAN


2.1 JENIS DAN PERAWATAN MOTOR GRADER
Tabel 2.3. Pemakaian bahan bakar dan petunjuk pemakaian factor beban pemakaian U.S GAL/HR
(liter/ jam)

HP/ MODEL

FAKTOR
BEBAN
RENDAH

FAKTOR
BEBAN
SEDANG

FAKTOR
BEBAN
TINGGI

125 HP 120 B

3,4
(12,8)

4,7
(17,8)

6,4
(24,2)

125 HP 120 G

3,2
(12,1)

4,4
(16,7)

6,0
Keterangan:
(22,7)

135 HP 130 G

3,5
(13,2)

4,8
(18,2)

150 HP 140 G

3,8
(14,4)

5,2
(19,7)

180 HP 14 G

4,3
(16,3)

6,0
(22,7)

5,8
(22,0)

7,9
(29,9)

250 HP 16 G

Sumber : Soedrajat

Faktor beban:
6,6
Tinggi : gali serokan, menyebar timbunan, mengisi
(25,0)
bahan pondasi jalan
7,2
Sedang : pemeliharaan jalan, pekerjaan
mencampur bahan jalan
(27,3)
Rendah : grading akhir, pemeliharaan ringan,
8,1
berjalan tanpa beban

(30,7)
10,8
(40,9)

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

2. JENIS DAN PERAWATAN


2.1 JENIS DAN PERAWATAN MOTOR GRADER
Tabel 2.4. Pemakaian Pelumas per Jam

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA

Sumber : Soedrajat
4.
KAPASITAS
PROD.
Keterangan:
Penggunaan:
Daerah A
: Aus karena gesekan
Daerah B
: Aus pemakaian biasa tapi umur pendek
karena sobek kena batu tajam
Daerah C
: Umumnya sobek karena batu tajam

Gambar 2.1 Grafik untuk menaksir umur ban


Sumber : Soedrajat

DAFTAR
PUSTAKA

3. CARA KERJA
3.1 CARA KERJA
Moldboard/pisau dapat digerakkan seperti blade pada dozer, yaitu tilt, pitch, dan angle
dengan fleksibilitas yang lebih besar. Gerakan pitching kedepan biasanya untuk pekerjaan
finishing dan pencampuran. Sedangkan gerakan pitching kebelakang untuk meningkatkan
pemotongan.
Selain itu, bagian depan motor grader dapat bergerak fleksibel sesuai dengan
kebutuhan pekerjaan. Gerakan-gerakan bagian depan motor grader berupa straight mode
untuk melakukan pekerjaan normal (gambar 3.1.a), articulated mode memungkinkan bagian
depan grader untuk berputar pada radius kecil (gambar 3.1.b), dan crab mode memudahkan
bagian depan grader untuk melakukan pemotongan slope kanal atau saluran irigasi dengan
bagian belakang tetap berada pada permukaan dasar (gambar 3.1.c).
Untuk meratakan permukaan secara horizontal maka pisau diletakkan di tengah,
kanan, atau kiri. Sedangkan untuk meratakan permukaan pada suatu kemiringan maka roda
ada pada permukaan datar dan pisau diletakkan pada permukaan miring

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

Gambar 3.1. Gerakan Bagian Depan Motor Grader


(Sumber : Construction Methods and Management, 1996)

4. KAPASITAS PRODUKSI
4.1 KAPASITAS PRODUKSI

1. FUNGSI &
BAGIAN

PRODUKSI MOTOR GRADER :

QA = V x ( Le Lo ) x 1.000 x E
n
QA
V
Le
Lo
E
n

=
=
=
=
=
=

Luas Area tiap jam ( m2 / jam )


Kecepatan ( km / jam )
Panjang Blade Efektif ( m )
Lebar Overlap ( m ) biasanya 0,3 m
Efisiensi kerja ( Job Efficiency )
Jumlah litasan

ecepatan Motor Grader :

Pekerjaan Jalan = 2
Penggalian parit
=
Pembersihan salju =
Perataan Lapangan =
Perataan Timbunan=

s/d
1,6
7
1,6
2

6
s/d
s/d
s/d
s/d

km / jam
4 km / jam
20 km / jam
4 km / jam
8 km / jam

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

4. KAPASITAS PRODUKSI
4.1 KAPASITAS PRODUKSI

Panjang
Blade
Efektif

1. FUNGSI &
BAGIAN

Panjang Blade Efektif ( m )


Panjang
Blade

Sudut
Blade

Sudut Blade

(m)

60 derajat

45 derajat

2,20

1,90

1,60

2,50

2,20

1,80

2,80

2,40

2,00

3,05

2,60

2,20

3,10

2,70

2,20

3,40

2,90

2,40

3,70

3,20

2,60

4,00

3,50

2,80

4,30

3,70

3,00

4,90

4,20

3,50

2. JENIS &
PERAWATAN

Job Efficiency
Kondisi Kerja

Job Efficiency

Pekerjaan Jalan

0,80

Pembersihan Salju

0,70

Perataan Lapangan

0,60

Penggalian Parit

0,50

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

4. KAPASITAS PRODUKSI
4.1 KAPASITAS PRODUKSI

1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA

DAFTAR PUSTAKA
1. FUNGSI &
BAGIAN

2. JENIS &
PERAWATAN

3. CARA
KERJA
4.
KAPASITAS
PROD.
DAFTAR
PUSTAKA