Anda di halaman 1dari 39

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT atas berkat, rahmat, dan hidayahnya penulis
dapat melaksanakan praktikum CAD 1(Pro Engeneering), yang dilaksanakan di Lab CAD 1 Universitas
Pancasila.
Sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan akhir praktikum Lab. CAD 1 (Pro Engeneering)
ini tepat waktu dari batas waktu yang telah diberikan. Laporan ini dapat terselesaikan tidak lepas karena
bantuan dan dukungan dari berbagai pihak yang tulus dan sabar memberikan sumbangan baik berupa ide,
materi pembahasan, dan juga bantuan lainnya yang tidak dapat dijelaskan satu persatu.
Sebagai mahasiswa yang sedang belajar, penulis masih ada kesalahan baik dalam praktikum Lab
CAD 1 maupun penyelesaian laporan akhir praktikum. Maka untuk memperbaiki semua itu, pada masa
yang akan datang penulis mengharap saran, kritikan, dan solusi dari pembaca.
Akhirnya saya berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat dan berfungsi sebagaimana mestinya
baik bagi penulis khususnya maupun pembaca secara umum.

Jakarta, 20 Januari 2016

Dadih

DAFTAR ISI
Kata Pengantar.............................................................................................................................. i
Daftar Isi......... ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1

Latar belakang................................................................................................................ 2

1.2

Sistematika Penulisan .................................................................................................... 3

BAB II TEORI
2.1 Fungsi Tools Pro Engeneering ...................................................................................... 6
2.2 Latihan Analisa Gambar .................................................................................................. 13
BAB III Soal UTS dan UAS
3.1 Gambar soal UTS............................................................................................................. 32
3.2 Gambar soal UAS............................................................................................................ 34
BAB IV PENUTUP
4.1 Kesimpulan ..................................................................................................................... 36
4.2 Saran ............................................................................................................................... 36

BAB I
PENDAHULUAN

Pro Engeneering Wildfire adalah program atau softwere yang di buat oleh PTC ( Parametic
Tecnology Corporation ), yang dibuat untuk mempermudah engeneer atau pembuat Gambar Teknik
dengan sistem BOM ( Bill Off Material ), optimasi design, dan simulasi assembly.
Dengan adanya sofwere Pro Engeneering saya bisa mempelajari serta mengetahui cara
membuat suatu benda tiga dimensi dengan berbagai cara, Yaitu dengan menggunakan tools yang ada pada
softwere Pro Engereering, diantaranya :

Extrude
Revolve
Holle
Shell
Chamfer
Sweep
Bland
Petern
Relation
Dantum Plant
Helical sweep

Tools yang terdapat pada softwere Pro - Engeneering akan dipelajari dan dijelaskan pada bab teori.

1.1. Latar Belakang

Pro-Engineering, PTC, terpadu 3D CAD / CAM / CAE solusi, digunakan oleh produsen
untuk discrete mechanical engineering, desain dan produksi. Dibuat oleh Dr Samuel P. Geisberg di
pertengahan tahun 1980-an, Pro-Engineering adalah industri pertama parametric, 3D CAD
pemodelan sistem.parametric modeling menggunakan pendekatan parameter, dimensi, dan memiliki
hubungan yang ditujukan untuk menangkap perilaku produk dan membuat resep yang
memungkinkan otomatisasi dan desain optimasi desain dan proses pengembangan produk. Ini kuat
dan kaya pendekatan desain yang digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang produk strategi
adalah keluarga atau berbasis platform-driven, di mana desain menentukan strategi sangat penting
untuk keberhasilan proses desain teknik embedding kendala dan hubungan dengan cepat
mengoptimalkan desain, atau di mana geometri yang dihasilkan mungkin kompleks atau
berdasarkan equations. Pro/Engineering menyediakan lengkap desain, analisis dan kemampuan
manufaktur pada satu, integral, scalable platform. penting untuk keberhasilan proses desain teknik
embedding kendala dan hubungan dengan cepat mengoptimalkan desain, atau di mana geometri
yang dihasilkan mungkin kompleks atau berdasarkan equations. Pro/Engineering menyediakan
lengkap desain, analisis dan kemampuan manufaktur pada satu, integral, scalable platform.
Kemampuan ini, termasuk Solid Model, Surfacing, Rendering, Data interoperabilitas,
dialihkan Desain Sistem, Simulasi, Analisis Toleransi, dan hiasan yg dibuat dgn alat NC dan
Desain. Beberapa perusahaan di aerospace dan pertahanan, otomotif, teknologi tinggi dan
elektronik, peralatan industri, alat medis, dan industri lain menggunakan
Pro-Engineering lengkap untuk membuat 3D digital model produk mereka. ProEngineering keluaran terdiri dari 2D dan 3D solid model data yang juga dapat digunakan di hilir
terbatas elemen analisis,prototyping cepat, hiasan yg dibuat dgn alat desain dan CNC manufaktur.
Semua data dan asosiatif yg dapat antara CAD, CAM dan Cae modul tanpa konversi. Semua data
dan asosiatif yg dapat antara CAD, CAM dan Cae modul tanpa konversi. Sebuah produk dan
seluruh Bill Of Material(BOM) dapat model akurat asosiatif dengan penuh rekayasa gambar,dan
informasi kontrol revisi. Kemampuan ini memungkinkan yg berbarengan teknik - desain, analisis
dan insinyur yang bekerja di manufaktur paralel - streamlines pengembangan produk dan
prosesPro/Engineering adalah bagian integral dari pembangunan yang lebih luas produk sistem
yang dikembangkan oleh PTC.

1.2 Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan laporan Pro Engeering saya susun berdasarkan teori yang
diberikan diLab CAD serta saran dan arahan yang diberikan oleh pengajar. Adapun
susunanya adalah Bab pertama dikemukan dengan pendahuluan, latar belakangdan
sistematika penulisan agar memudahkan para pembaca, pengguna untuk mengikuti dan
memahami pembahasan laporan ini. Bab kedua menguraikan teori dari Pro Engineering dan
analisa gambar. Bab ketiga menyelasaikan laporan dengan penutup, kesimpulan, saran. Bab
keempat hanya melampirkan gambar-gambar yang sudah di buat pada waktu latihan di
laboratorium mesin dengan software proengineering.

BAB II

TEORI
Sebelum kita menggunakan software Pro - Engineering langkah pertamanya Yaitu menginstall
software terdahulu. Jika softwere sudah tersedia dicomputer atau leptop open softwere dengan cara
double clik pada icon prowildfire ,tunggu sebentar, atau start application lalu pilih Prowildfire, jika
sudah terbuka tampilan software Pro - engineering maka pada layar monitor

akan ada navigator,

dashboard, interface tollbars. Pada Navigator ada yang namanya Model Tree, Folder Browser,
Favorites.masing- masing mempunyai arti yaitu :
Model Tree
:menampilkan komponen-komponen dan fitur
Folder Browser : Menampilkan model geometri.
Favorites
:Tempat penyimpanan yang di sukai
termasukpadahalaman web atau hardisk.
Pada dashboard salah satunya yaitu ada namanya icon select section yaitu untuk menentukan
pandangan ,datum plane,axis tools dan koordinat. Pada interface toolbars yang berisi yaitu
extrude,revolve,datum plane,chamfer dan masih banyak lagi yang ada pada interface toolbars tersebut.
Kemudian di program proe ini, Orienting Design Models.Orienting Design Models ada tiga bagian yaitu:
Spin

: untuk memutar objek caranya dengan tekan dan

tahanmouse bagian tengah.


Pan

: memindahkan objek caranya dengan tekan

tombol Shift pada keyboard dan tekan mouse


pada bagian tengah.
Zoom : memperbesar/memperkecil obyek caranya
dengan tekan dantombol Ctrl pada keyboard
dan mouse bagiantengahkemuadian gerakan keatas ke bawah.
View Mode
Delayed
Velocity

:- anchored
: gerakan obyek tertahan.
:obyek bergerak dengan kecepatantertentu.

Bagaimana cara mengatur supaya file kita tidak berantakan sesudah benda kerja di save yaitu :
Buatlah folder khusus dengan nama sendiri
Contoh : Latihan1_Dadih_RK_4315215006

Buka file kemudian klik kanan pada folder, pilih set working directory.
Kemudian ok.

Kemudian buat file baru dengan cara :

Buka menu file


Klik new
Sesudah itu pilih kotak pada bagian part atau berikan tanda ceklis pada bagian part.
Ketik nama pada file dan benda kerja yang akan kita buat nanti.
Jangan lupa tanda ceklis yang di beri nama use templets itu tanda ceklisnya hilangkan.
Kemudian ok.
Pilih ukuran akan dibuat kita pakai saja yang mmlbs_solid
Kemudian ok.

2.1 Tools Pro - Engeneering


1. Extrude tools
Extrude tool berfungsi untuk membuat solid, menambah, serta membuanng benda . Pembuatan
benda atau part kerja dengan menggunakan extrude tools dengan langkah sebagai berikut:

Klik lambang icon extrude pada dashboard


Kemudian klik create section atau kita pilih sectionnya,
Pilih pandangan-pandangannya kalau saya selalu pakai pandangan depan yaitu front
Klik pandangan front, lalu klik sketch.
Pilih reference di sana da dua sumbu yaitu sumbu (x,y) klik kedua sumbu tersebut

kemudian close.
Sketch atau gambar sebuah kotak dengan menggunakan menu line,buat seperti kotak
biasa dengan ukuran yang sama
Kemudian continue untuk melihat hasil gambar
2. Revolve tools
Revolve tool berfungsi untuk mebuat benda yang mempunyai sumbu putar di centre line.
Pembuatan benda kerja atau part dengan menggunakan revolve tool relative sama langkahnya dengan
extrude Yaitu sebagai berikut :

klambang icon revolve tool pada dashboard


Kemudian klik create section atau kita pilih sectionnya,
Pilih pandangan-pandangannya kalau saya selalu pakai pandangan depan yaitufront
Klik pandangan front, lalu klik sketch.
Pilih reference di sana da dua sumbu yaitu sumbu (x,y) klik kedua sumbu tersebut

kemudian close.
Sketch atau gambar sebuah lingkaran dengan menggunakan menu center
lines,buat seperti lingkaran biasa dengan diameter 500
Kemudian continue untuk melihat hasil gambar
Terbentuklah seperti bola.
Kemudian ok untuk mengakhirinya.

Mengacu pada langkah langkahnya fungsinya extrude tools dan revolve tools itu berbeda,yaitu :
Extrude : merupakan metode untuk membuat objek solid atau permukaaan dan untuk menambah dan
membuang material.
Revolve :merupakan metode untuk membuat objek yang mempunyai sumbu putar di center line berupa
solid atau permukaan dan menambah atau membuang material.

3. Hole tool
Hole tool berfungsi untuk membuat lubang pada objek yang solid. Hole tool ini terdiri dari dua
tipe yaitu straight hole dan standard hole. Pada straight hole kita hanya dapat menentukan diameter
lubang dan kedalaman lubang, sedangkan pada standard hole diameter lubang tersebut sudah di tetapkan
berdasarkan stnadar ISO dan UNC. Cara membuat lubang dengan menggunakan menu Hole tool yaitu :
Klik menu hole tool
Pilih tipe hole yang di inginkan yaitu straight hole atau standard hole.
Tentukan cara peletakan lubang disini ada beberapa letak posisi lubang yaitu :
- linear

: letak lubang berdasakan 2 bidang

- Coaxial

: letak lubang berdasarkan sumbu dan bidang

- Radial

: letak lubang berdasarkn bidang yang berputar

Isi diameter lubang dan kedalaman lubang.


Tentukan jenis kedalaman pelubang ada 6 jenis yaitu :
-Blind

: mengisi nilai kedalaman

- Symetric

: membagi sama besar jarak kedalamanlubang pada Suatu bidang.

- To Next

: kedalaman lubang sampai permukaan bidang berikutnya.

- Trough All

: kedalaman lubang sampai permukaan paling akhir.

- Trough Until : kedalaman lubang sampai bidang batasyang ditentukan.


- To Selected

: kedalaman lubang di tentukan sampai bidang permukaan obyek yang


di tentukan.

Kemudian klik ok untuk megakhiri benda yang ingin di lubangi.

4. Shell tool
shell tool berfungsi untuk merubah bentuk suatu objek yang solid menjadi bentuk pelat dengan
ketebalan tertentu dimana salah satu permukaannya dapat di hilangkan. Cara membuat shell yaitu :
Klik menu shell tool pada dashboard
Pilih permukaan benda yang akan di hilangkan (reference surface to be remove)

Masukan nilai ketebalan di kolom thikness


Kemudian klik applies icon.

5. Chamfer tool
Chamfer tool digunakan untuk membuat sudut patah pada ujung siku hasil pertemuan 2 bidang
yang dapat di tentukan jaraknya. Ada 4 tipe chamfer tool yaitu :
DxD
D1 x D2

: jarak patahan pada 2 sisi sama besar


: jarak patahan pada masing-masing sisi dapat
diaturbesarnya.

D1 x Angle
D x 45

:jarak patahan di tentukan berdasarkan panjang satusisi dan sudut.


45 0
: jarak patahan di tentukan berdasarkan panjang sisi sudut
.

6. Sweep tool
Sweep tool berfungsi untuk membuat suatu profil baik itu ekstrusi (solid) maupun berbentuk
suatu perpotongan (cut) berdasarkan suatu alur (path) yang ditentukan. adapun cara menjalankan menu
sweep :

Pilih Insert > sweep > sketch traj


Tentukan bidang referensi pada setup plane
Pilih okay > default
Buat lintasan trajectory kemudian pilih continue with untuk mengakhiri
Buat objek di perpotongan garis centerline kemudian pilih continue with untuk

melanjutkannya.
Kemudian klik ok.

7. Blend tool
Blend tool berfungsi untuk menghubungkan paling sedikit dua bidang yang tersambung pada
sisi-sisinya dengan permukaan transisional. Ada 2 tipe Blend :
Protusion
Thin protusion

: untuk obyek solid


: untuk obyek berdinding tipis

Prosedur menggunakan Blend :


Klik tool Blend melalui Insert > Blend pada menu bar, pilih tipe Blend yang di inginkan. Maka akan
tampil jendela Blend opts.
Pilih salah satu option pada jendela Blend opts lalu klik done
- Parallel

: Semua bagianBlend yang terletak padabidang secara parallel pada satu bagian
sketsa.

- Rotational : Bagian Blend berotasi terhadap sumbu y, sampaisudut maksimum

120 0

Setiap bagian dibuat secara individual dan aligned menggunakan system koordinat.

- General

: Bagian-bagian pada general blend dapat berputar atau bertranlasi sepanjang

sumbu x,y dan z. setiapbagian dibuat secara individual dan aligned menggunakan system
koordinat.
- Regular Sec : fitur ini menggunakan bidang sketsa
-Project Sec

: fitur ini menggunakan proyeksi pada bagian permukaan yang dipilih. Option ini

hanya digunakan untuk paralel Blend.


- Select Sec

: pilih bagian entity. Option ini tidak di gunakanpada parallel blend

- Sketch Sec

: Skets bagian entity.

Pada menu Attributes, kemudian pilih jenis tampilan blend


- Straight
: sisi-sisi yang terbentuk tidak beradius.
- Smooth

: sisi yang terbentuk baradius atau halus

Pada menu Setup plane, pilih bidang referensi :


- Plane

: memilih bidang yang sudah ada

- Make datum : membuat bidang baru


- Quit plane
Kemudian klik Done untuk mengakhiri pilihan
Pada tampilan menu SETUP SK PLN, pilih Setup New dan pilih arah pembuatan blend pada
menu Direction.

- Flip

: untuk merubah arah

- okay

: untuk menerima arah

Pada tampilan menu sket view, pilih Default.


Tentukan bidang-bidang yang akan di jadikan referensi
Buat sketsa gambar pertama, setelah jadi klik kanan dan pilih Toggle section untuk membuat
skets yang kedua, lalu ulangi kembali untuk membuat gambar skets ketiga jika di perlukan.
Jumlah sisi-sisi antara gambar pertama,kedua,ketiga dan seterusnya harus sama.
Tentukan start point [ ] pada masing-masing sketsa.
Kemudian setelah gambar sketsa selesai klik icon continue [] dan tentukan jarak antara skets
pertama dengan skets kedua dan seterusnya.

8. Pattern
Tools Pattern berfungsi untuk menggandakan fitur. Fitur awal yang akan di gandakan
dinamakan pattern leader. Ada 8 tipe pattern namun yang sering digunakan hanya 5 :
- Dimension : Mengontrol pattern dengan menggunakan driving dimension dan perubahan
jarak spesifik dapat berupa unidirectional (searah) dan bidirectional (dua arah).
- Table

: Mengontrol pattern menggunakan Table patterndannilai dimensi spesifik untuk

setiap pattern.
- Reference

: Mengontrol pattern dengan menggunakan referensi pattern lainnya.

- Fill

: Mengontrol pattern dengan menandai sebuah areasebagai tempat peletakan


hasil pattern.

Exis

: mengontrol pettern secara otomatis

Cara menjalankan tool pattern ini :


Pilih fitur yang akan di pattern (misal hole) dan klik Edit > pattern
Pilih dimensi untuk pattern pada arah pertama. Ubah nilai sebagai jarak untuk fitur yang baru.
Untuk memilih pattern pada arah lainnya tekan dan tahan mouse sebelah kanan lalu pilih
Direction 2 dimensions.lalu ubah nilainya

Note : diatas untuk pattern linier, sedangkan untuk pattern rotational dimensi yang dipilih berupa
sudut.
Tetntukan jumlah pattern pada arah pertama dan kedua (defaultnya dua) pada dashboard.
Lalu klik untuk menampilkan hasil pattern.

9. Relation
Tools Relation berfungsi untuk membuat relasi (hubungan) suatu fitur dengan fitur lain
dengan membuat suatu formula yang menghubungkan kedua fitur tersebut. Cara penggunaan
relation :

Click tools > relations


Pilih Insert dimension
Pilih anak obyek.
Click sudut induk dengan anak
Masukan rumus di kotak relations, Contoh : d14=360/p31

Click tanda ceklis


Kemudian untuk mengakhirinya ok
10. Datum Planes
Fungsi datum planes yaitu

biasa digunakan untuk membuat suatu bidang datum

tambahan sebagai referensi dalam pembuatan fitur/ part dan assembly komponen. Langkah-langkah
membuat datum planes yaitu :
Aktifkan datum plane tools
Masukan bidang referensinya dengan meng-click datum yang sudah ada seperti planes,
permukaan,edges (sisi), points atau sumbu.
Untuk metode penempatan datum yang baru ada beberapa metode seperti :
- trough

: datum baru di tempatkan pada reference yang telahdi pilih.

- offset

: datum baru di tempatkan dengan jarak referensi yang telah di pilih

- parallel

:datum baru yang di tempatkan paralel terhadap referensi yang telah di pilih

- normal

: datum baru di tempatkan normal terhada referensi yang telah di pilih

Kemudian klik ok
11. Helical sweep

Helical sweep tool Yaitu berfugsi untuk membuat gambar atau part sejenis pegaas atau
ulir pada mur dan baut. Langkah langkah membuat gambar atau part dengan menggunakan helical
sweep Yaitu:
Setworking directory, kemudian pilih file lalu ok.
Klik new, lalu klik perintah gambar part, lalu hilangkan pada kolom use defould templet,

ok.
Klik mmm, ok.
Klik insert, helical sweep, protucion, done, pilih plane, okey, default.
Gambargaris pada sumbu y , demenntun line, beri garis sumbu pada titik tengah,
Tentukan pich atau jarak penampang.
Beri penampanng berupa lingkaran.
Prewiew, ok.

2.2. ANALISA GAMBAR

Gambar Latihan_Extrude 1.

Langkah pembuatan gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Lanngkah pertama buka program Pro Engeneering.


Setworking directory, pilih file, ok.
New , Pilih Type = part, Sub type = solid
Isi kolom data name, Latihan_Extrude1_Dadih
Tanda pada kolom default templet dihilangnkan.
Ok
Insert, extrude
Klik, placement, define, pilih plane, skech.

9. Gambar menggunakan line,

dimensi 4 x 200 klik

luar 50 dalam 40 tinggi lingkaran 30. Untuk menghilangkan material didalam diameter
lingkkaran di remove material.
10. Klik

Gambar Latihan Rivolve 1.

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_Revolve_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, revolve
Placement, difine, pilih plan, skach

9. Gambar menggunakan lline.

Setelah digambar seperti diatas beri garis sumbu pada garis pusat.
10. Klik

Gambar Latihan Rivolve2

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_Revolve_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, revolve
Placement, difine, pilih plan, skach
Gambar meggunakan line

10. Beri garis sumbu pada garis x y


11. Klik

Gambar Latihan Rivolve3.

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_Revolve_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, revolve
Placement, difine, pilih plan, skach
Gambar meggunakan line

11. Beri garis sumbu pada garis x, y


12. Klik .

Gambar Latihan Sweep

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_sweep_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Klik insert, sweep, protrusion, sketch trej, done,
Pilih dantum plan,
Okey
Default
Gambar menggunakan line

12. Klik
13. Beri penampang berupa lingkaran

14. Klik
15. Preview, lallu klik ok.

Gambar Latihan Bland.

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_Bland_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, bland, protrusion, done, done.
Pilih dantum plan, okkey, default
Gambar menggunakan line.

10.
Pembuatan persegi harus sejajar agar bland permukaannya lurus, dan ketika akan membuat line
berikutnya klik CTRL klik kanan toogle section.
11. Masukan jarak penampang atas ke tengah dan tengah ke penampang bawah.
12. Klik
13. Preview, ok.

Latihan Helical Sweep 1.

Membuat pegas
Langkah Pembuatan Gambar:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_helicalsweep_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, helical sweep, protrusion, done
Pilih dantum plan, okey, default
Gambar menggunakan line

10. Beri garis sumbu pada garis x, y


11. Tentukn pich
12. Beri penampang berupa lingkaran.

13. Klik
14. Klik preview, ok.

Latihan Helical Sweep 2.

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_helicalsweep_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, extrude, placement, difine
Pilih dantum plan, skech
Gambar denggunakan line

10.
11.
12.
13.
14.

Klik
Insert, helical sweep, cut, done,
Pilih dantum plane, okey, default
Pilih hiden agar gambar terlihat transparan
Klik skech

Beri garis refensi pada bagian yang akan di cut.


15. Beri lini pada bagian yang sudah di beri garis referensi

16. Beri garis sumbu pada garis x, y


17. Masukan pich
18. Buat ulir sesuai dengan yang diinginkan

19. Klik
20. Priview, ok.

Gambar Latihan Helical Sweep 2.

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_helicalsweep_Dadih

5.
6.
7.
8.
9.

Tanda pada kolom default dihilangnkan


OK
Insert, extrude, placement, difine
Pilih dantum plan, skech
Gambar denggunakan line

10. Klik
11. Klik insert, helical sweep, protrusion, Done, pilih dantum plan, okey , default
12. Gambar menggunakan line pada penampang kepala baut berupa lingkaran,

13.
14.
15.
16.

Klik , tentukan panjanng untuk ulir


Klik .
Klik skech , reperensi, pilih bagian yang akan di cut menjadi bentuk ulir
Buat garis pada bagian yang ssudah di beri garis reperensi,

17.
18.
19.
20.

Beri garis sumbu pada garis x, y


Klik
Tentukan pich
Tentukan bentuk cut

21. Klik
22. Preview, oke.
Gambar menggunakan Petern Tool

Langkah Pembuatan Gambar:


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Langkah pertama buka program Pro Engeneering


Setworking directory, pilih file, OK.
New, Pilih type = part, sub type solid
Isi kolom data name, Latihan_helicalsweep_Dadih
Tanda pada kolom default dihilangnkan
OK
Insert, extrude, placement, difine
Pilih dantum plan, skech
Gambar denggunakan line

10. Klik
11. Gambar menggukan Extrude 2

12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.

Klik , remove matrial klik


Klik petern
Klik dimension, pilih Axis, klik sumbu A,
Tentukan jumlah petern
Kklik angural extent, untuk menentukan sudut petern secara otomatis
Klik
Extrude 3

Langkah ini sama seperti membuat petern pertama.

BAB III
SOAL SOAL

3.1. Soal - soal UTS


a. Gambar menggunakan extrude.

b. Gambar menggunakan revolve.

c. Gambar menggunakan sweep.

d.

Gambar menggunakan bland.

2.2. Soal soal UAS


a. Gambar menggunakan Helical sweep ( pegas ).

b. Gambar menggunakan helical Sweep / cut ( baut ).

c. Gambar menggunakan HelicalSweep

d. Gambar menggunakan Extrude (petern)

BAB IV

PENUTUP

4.1. Kesimpulan
Setelah melakukan praktikum Lab. CAD Mahasiswa dapat mengetahui:
1. Menggambar menggunakan softwere Pro Engeneering.
2. Mahasiswa dapat mengetahui tools extrude, revolve, swep, bland, helical sweep, dan petern.
3. Mahasiswa dapat memahami CAD1 hingga dapat menyusun laporan ini.
4.2. Saran
1. Semoga laporan Lab. CAD ini dapat bermanfaat bagi penulis serta pembacca
2. Jika ada kesalahan dalam penulisan, peyusunan, dan langkah langkah dalam membuat gambar
mohon dimaklumi karena masih dalam tahap pembelajaran.