Anda di halaman 1dari 12

KONSEP CORE

Analisa

TUJUAN :

MENENTUKAN SISTEM DAN BENTUK CORE PADA


BANGUNAN
Selain sebagai
struktur inti untuk menambah kekauan bangunan sebagai penyalur gaya letaeral akibat tiupan angin

dan gempa, sistem core mempunyai fungsi sebagai ruang untuk meletakkan sistem utilitas di dalam bangunan.
Perletakan dan bentuk core sangat dipengaruhi oleh bentuk bangunan dan lantai tipikal bangunan, sehingga
perletakan core di dalam bangunan tidak mengganggu fleksibilitas ruang dan sirkulasi di dalam bangunan tersebtu.
Perletakan core juga sanagat menetukan kekokohan sebuah bangunan. Bangunan yang mempunyai bidang yang simetris,
perletakan core di tengah bangunan menjadi lebih baik, karena core akan mempunyai titik keseimbangan terhadap
bangunan.

DASAR PERTIMBANGAN :
-

BENTUK BANGUNAN
LUAS LANTAI TIPIKAL BANGUNAN

Konsep perletakan core pada bangunan ini direncanakan di bagian tengah bangunan karena
melihat kondisi rencana denah lantai tipikal yang membentuk bidang yang simetris. Sehingga
menciptakan keseimbangan pada bangunan.
Konsep perletakan core pada bangunan ini direncanakan di bagian tengah
bangunan karena melihat kondisi rencana denah lantai tipikal yang
membentuk bidang yang simetris. Sehingga menciptakan keseimbangan
pada bangunan.
Bentuk core adalah persegi empat panjang karena dipengaruhi oleh
KRITERIA :
bentu bangunan yang memanjang. Konsep bentuk core seperti ini sangat
CORE DAPAT MENJADI STRUKTUR
SEKALIGUS
cocok
digunakan pada bangunan-bangunan seperti rental office dan
FUNGSI PENEMPATAN UTILITAS BANGUNAN.
apartemen, karena tidak mengganggu sistem sirkulasi serta flesibilitas
PERLETAKAN CORE DI SESUAIKAN DENGAN
ruang yang ada di sekelilingnya.
FLEKSIBILITAS FUNGSI BANGUNAN DAN
RUANGAN.
Core

sepenuhnya
diungsikan
sebagai
sarana
utilitas,
baik
BENTUK CORE
ADALAH
PERSEGI
EMPAT
PANJANG
transportasi, sistem plambing pemipaan vertikal, serta lubang shaft untuk
KARENA DIPENGARUHI OLEH BENTU BANGUNAN YANG
sistem sampah dan pemipaan.
MEMANJANG. KONSPE BENTUK CORE SEPERTI INI
BENTUK
CORE ADALAH
EMPAT
SANGT=AT COCOK
DIGUNAKAN
PADA PERSEGI
BANGUNAN-

PANJANG
KARENA
DIPENGARUHI
OLEH BENTU
BANGUNAN
SEPERTI
HOTEL
DAN APARTEMEN,
KARENA
BANGUNAN YANG
MEMANJANG.
KONSPE
TIDAK MENGGANGGU
SISTEM
SIRKULASI
SERTA
BENTUK
COREYANG
SEPERTI
COCOK
FLESIBILITAS
RUANG
ADAINI
DISANGT=AT
SEKELILINGNYA.
DIGUNAKAN PADA BANGUNAN-BANGUNAN
CORE
SEPENUHNYA
SEPERTI
HOTEL DANDIUNGSIKAN
APARTEMEN,SEBAGAI
KARENA
SARANATIDAK
UTILITAS,
BAIK TRANSPORTASI,
SISTEM SERTA
MENGGANGGU
SISTEM SIRKULASI
PLAMBING
PEMIPAANRUANG
VERTIKAL,
SERFTA
FLESIBILITAS
YANG
ADA DILUBANG SHAFT
UNTUK SEKELILINGNYA.
SISTEM SAMPAH DAN PEMIPAAN.

KONSEP SIRKULASI VERTIKAL


TUJUAN :
Srikulasi pada mall yang memiliki jumlah lantai sebanyak 4 lantai tidak membutuhkan lift sebagai alat sirkulasi
- hanya
MENETUKAN
JENIS
SIRKULASI
VERTIKAL
vertikal, namun
menggunakan
eskalator
dan ramp.
Penggunaan ramp cenderung digunakan untuk kalangan disable
DAN
KAPASITASNYA
UNTUK BANGUNAN
people, namun bisa
juga
digunakan oleh pengunjung
pada biasanya.

DASAR PERTIMBANGAN :
-

KETINGGIAN BANGUNAN
JUMLAH LANTAI TYPIKAL
JUMLAH POPULASI
PERFORMANCE BANGUNAN

2
4
3

KRETERIA : S
SIRKULASI BAIK PADA MALL,RENTAL OFFICE
MAUPUN APARTEMEN DAPAT MEMFASILITASI
KEBUTUHAN SIRKULASI VERTIKAL DAN
SESUAI DENGAN KEBUTUHAN

Pada zona 1,2,3 sakalator yang digunakan berjumlah 2 unit, yaitu satu jalur untuk naik, dan satu jalur
untuk turun.

PADA ZONA 1, 2, DAN 3 MERUPAKAN ZONA PERLETAKAN ESKALATOR. ESAKALATOR


YANG DIGUNAKAN BERJUMLAH 2 UNIT PADA SATU ZONA, YAITU SATU JALUR UNTUK
NAIK, DAN SATU JALUR UNTUK TURUN.

Pada zona 4 terdapat perletakan eskalator out door yang menghubungkan parkir basement dengan plaza
mall. Bagi pengunjung mall yang parkir di dalam basement, akses menuju ke mall dapat langsung
menggunakan eskalator out door ini untuk mempercepat sirkulasi.

PADA ZONA 1, 2, DAN 3 MERUPAKAN ZONA PERLETAKAN ESKALATOR. ESAKALATOR


YANG DIGUNAKAN BERJUMLAH 2 UNIT PADA SATU ZONA, YAITU SATU JALUR UNTUK
NAIK, DAN SATU JALUR UNTUK TURUN.

KONSEP SIRKULASI VERTIKAL


Sirkulasi vertikal dalam apartemen dan rental office
Sirkulasi pada apartemen dan rental office, agar menjadi lebih efisien, karena penghuni apartemen dan rental
mempunyai tingkat kegiatan atau akativitas yang tinggi, maka sarana sirkulasi vertikal yang digunakan pada aparetemen
dan rental office adalah lift. Jenis lift yang digunakan dengan pertimbangan aktivitas yang tinggi tersebut, maka lift yang
digunakan adalah lift exspress yang menghubungkan lantai 1 hingga lantai atas dalam satu jalur tanpa ada jeda perpindahan
lift.
Instalasi lift yang ideal adalah dengan menghasilkan waktu tunggu
disetiap lantai yang minimal,percepatan yang komforteble,angkutan
Lift sekluruhnya dilettakkan pada core bangunan dengan tangga darurat serta shaft plumbing dan utilitas lainnya.
vertikal yang cepat,permulaan dan penurunan yang cepat disetiap lantai.
Lift express menghubungkan lantai dasar pada basement dengan lantai teratas apartemen dan rental office, tanpa
adanya jeda perpindahan lift lain

KONSEP SISTEM PEMADAM KEBAKARAN


-

TUJUAN :
MENENTUKAN SISTEM PEMADAM
KEBAKARAN
PADA
GEDUNG
KHUSUSNYA PADA MASING-MASING
KAMAR DAN RUANGAN.

DASAR PERTIMBAGAN :

SISTEM KERJA ALAT


JENIS BAHAN-BAHAN DALAM
GEDUNG YANG TAHAN API
KEMUDAHAN AKSES DALAM
JALUR EVAKUASI

KRETERIA :
PERALATAN PEMADAM KEBAKARAN
DAPAT BEKERJA SECARA EFISIEN
SESUAI DENGAN OBJEK YANG AKAN
DIPROTEKSI, SERTA JENIS PEMADAM
SESUAI DENGAN PERUNTUKANNYA

Untuk sistem pemadam kebakara pada


bangunan gedung,dalam proses pencegahan
biasanya digunakan beberapa jenis alat
yang bekerja otomatis untuk mengetahui
terjadinya tandatanda kebakaran yaitu
Detectorapi,smokedetector,fixtemperature dll
Pada proses pemadaman biasanya digunakan alat
yang baik bekerja secara otomatis maupun
manual.Jenis alat tersebut harus dipasang pada
posisi yang sudah ditentukan untuk menanggulangi
terjadnya kebakaran. Alat yang digunakan yaitu
sprinkler,hydrant,fireextingusher,dll.
Sistem evakuasi pada bangunan menggunakan
tangga darurat dengan standar yamg sudah
ditentukan,diletakkan pada core.

sistem evakuasi

Sistem distribusi air melalui groundtank yang dikumpulkan melalui


rain water collector yang dikumpulkan pada sebuah kolam ,yang

Sistem evakuasi yang dimaksud adalah jalur penyelamatan


bagidipompa
penghuni
apartemen
danperletakanya
rental office
apabila
terjadi
selanhutnya
kereservoir
yang
sama
dengan
kebakaran pada gedung. Jalur evakuasi yang dimaksudkan adalah
ketersediaan
tanggabeda
darurat
atau
penyelamatan.
reservoir
air b ersih,namun
tangki
danlift
pemipaan.dari
reservoir
akan dipompa melalui presure tank ke pipa-pipa ke alat pemadam

Tangga darurat pada gedung terletak bersebelahan dengan lift dengn jumlah 2 buah tangga darurat yang terletak
bertekan tinggi.

berhadapan. Tangga dadrurat di design agar mudah di temukan. Keberadaan tangga darurat ini terletak pada core di tengahtengah bangunan sehingga mudah dijangkau oleh penghuni apartemen dan rental office dari kedua koridor.

Kipas Tekanan Angin Difungsikan Agar Asap Tidak Masuk Kedalam


Ruang Serta Menjaga Tekanan Udara Didalam Ruang

Pintu darurat terbuat dari bahan yang anti api,yang bisa membuka secara
otomatis,yang bisa membuka kearah dalam tangga,tetapi pada ruang paling atas dan
bawah pintu membuka kearah luar tangga.

Relling tangga menggunakan bahan yang tidak mudah menghantarkan panas serta

tahan api dalam jangka waktu tertentu


Tinggi anak tangga desesuaikan dengan standar yang ada dan diujung tangga
dilengkapi dengan bahan yang terbuat dari karet agar tidak slip.

KONSEP SISTEM PENANGKAL PETIR


Analisa

TUJUAN :
PENANGKAL
Keadaan MENENTUKAN
lingkungan sekitarSISTEM
merupakan
bagunan perumahan dan perdagangan.Artinya bagunan mixuse yang akan
-

PETING

YANG

COCOK

UNTUK

dibagunan merupakan
bagunan tertinggi yang ada dikawasan tersebut. Sehingga dibutuhkan sistem penangkal petir yang
BAGUNAN TINGGI
dapat memproteksi bagunan mixuse ini dengan jangkauan yang luas,sehingga tidak berdampak pada lingkungan sekitar.
Banyak sistem yang bisa dipakai untuk memproteksi bagunan mixuse dari petir dengan keliban dan kekurangannya
masing-masing. Sistem faraday sudah tidak termasuk dalam kategori sistem penangkal petir dalam memproteksi dengan
jangkauan yang luas. Maka sitem penangkal petir yang dapat digunakan yaitu sistem Franklin dan sistem elektrostatis.
Sistem ini dapat memproteksi bagunan hingga 150 meter dan tidak terlalu banyak menggunakan komponen kabel. Untuk
perawatan sistem
penangkal
petir ini relatif :lebih mudah dan sudah sering digunakan pada bagunan mixuse building.
- DASAR
PERTIMBANGAN

LUAS AREA YANG AKAN


DIPROTEKSI
KEBERADAAN BAGUNAN YANG
TINGGI DI SEKITAR MIXUSE
BULDING YANG AKAN DIBAGUN

KRETERIA :
-

PENANGKAL PETIR MAMPU


MEMPROTEKSI SELURUH BANGUNAN
Kabel penghubung pada Grounding ditempatkan pada lubang shaft
BAIK TOWER MAUPUN PODIUM DAN
KEBERADAANNYA MENJADI ELEMEN
khusus untuk penangkal petir hal ini dimaksudkan agar tidak
ESTETIKA PADA BAGUNAN

mempengaruhi sistem utilitas lain kabel akan diteruskan ke tanah


hingga kegrounding.

Bentuk penangkal petir didiseain dengan perletalkan pada


titik tertinggi gedung. Bentuk penangkal petir juga bisa
dijadikan unsur estetika juga memproteksi gedung dari
ancaman alam.

KABEL PENGHUNBUNG PADA

GROUNDING DITEMPATKAN PADA SEBUAH


LUBANG SHAFT KHUSUS UNTUK UTILITAS
PENANGJKAL PETIR SENDIRI
DIMAKSUDKAN AGAR TIDAK
MEMPERNGRUHI SISTEM UTILITAS
LAINNYA. KABEL DITERUSKAN HUNGGA

KONSEP SISTEM PENANGKAL PETIR


MENCAPAI TITIK TANAH SEBAGAI
GRIUNDING.

Konsep sirkulasi yang digunakan adalah sirkulasi bersegmen dimana jalur sirkulasi privat untuk penghuni
TUJUAN :
apartemen, rental
office dengan jalur SIRKULASI
pengunjung mallDI
akan dibedakan dan terpisah. Pada jalur sirkulasi pengunjung mall
- MENENTUKAN
TERCIPTA
akan terdapat duaDALAM
arah jalurSITE
yaituSEHINGGA
langsung menuju
basement, dan menuju entrance mall sebagai areal drop off kemudian
SIRKULASI YANG EFEKTIF BAGI
memasuki basement
PENGHUNI

APARTEMEN,

RENTAL

Sedangkan
bagi penghuni
apartemn
dan rental office akan langsung diarahkan menuju lobby apartemen dan rental
OFFICE
DENGAN
PENGUNJUNG
office. Parkir apartemen,
MALL rental office dengan mall dipisahkan menurut lantai basement dimana areal mall parkir pada
basement teratas, sedangkan untuk apartemen dan rental office pada basement 2 dan 3.

BENTUK PENANGKAL PETIR DI


DESIGN PERLETAKNNYA PADA TITIK

DASAR PERTIMBANGAN :
-

PRIVASI ANATARA 3 FUNGSI YANG


111

BERBEDA ( MALL, APARTEMEN,DAN


-

RENTAL OFFICE)
LETAK ENTRANCE IN DAN OUT

111

KRETERIA :
-

SIRKULASI YANG EFISIEN SEHINGGA


TIDAK MENIMBULKAN PERCAMPURAN
SIRKULASI ANATARA PENGHUNI
APARTEMEN ,RENTAL OFFICE DENGAN

PENGUNJUNG MALL
MENCIPTAKAN JALUR YANG
MENGARAHKANCIVITAS MENUJU KE
Jalur pengunjung Mall yang tidak melakukan drop off pada lobby mall
KELOMPOK RUANG MASING-MASING
dapat langsung menuju ke basement parking pada basemen teratas,namun
bagi pengunjung mall yang melakukan drop off pada lobbhy
mall dapat menggunakan jalur utama ke lobby mall dan

OUT
untuk memarkir kendaraannya dapatImenggunakan
jalur
memutar dan menuju ke basement
Jalur keluar dari besment terletak pada bagian kanan
bangunan sehingga pengunjung dapat langsung menuju ke
gate untuk keluar dari besment dan menuju ke entrance
out.
Penghuni apartemen dan rental office akan langsung
diarahken menuju ke lobby masing-masing baik rental
office dan apartemen. Jika penghuni apartemen dan rental
office ingin memarkir kebesment bisa langsung
mengkakses dari jalur belankang agar tidak terjadi cros

KONSEP SISTEM PENEMPATAN CCTV

Beri Nilai