Anda di halaman 1dari 4

Nama

NIM

: Muhammad Gladi Reksa


: A311 12 294

> Foundation of Internal Auditing <


Sejarah internal audit berkembang dari waktu ke waktu mengikuti
perubahan yang terjadi pada dunia usaha. Audit internal telah dimulai sejak
3.500 tahun SM yaitu semenjak zaman peradaban Mesopotamia. Sejarah
mencatat beberapa Negara pada waktu itu seperti : Mesir, Cina, Yahudi mulai
menerapkan internal audit yang masih sangat sederhana, misalnya : setiap
penyerahan hasil pertanian ke organisasi desa mensyaratkan adanya dokumen
yang sah, sehingga mudah di periksa dan di verifikasi oleh yang berwenang.
Berbeda di Yunani dimana orang-orang Yunani telah mementingkan control atau
transaksi-transaki keuangan, sedangkan kerajaan Romawi kuno menerapkan
sistem dengan laporan, dimana verifikasi melalui pelaporan lisan atas semua
laporan keuangan. Audit telah berkembang selama ribuan tahun, dan hari ini kita
biasanya berpikir tentang dua tipe dasar auditor bisnis, yaitu: eksternal dan
internal.
Audit internal merupakan bidang yang lebih luas dan biasanya lebih
menarik. Sebagai karyawan atau anggota dari suatu perusahaan, internal auditor
memiliki hak independen dalam meninjau dan menilai operasi di berbagai jenis
area, seperti pada prosedur kantor akuntansi atau proses kualitas manufaktur.
Kebanyakan auditor internal mengikuti standar tingkat-tinggi yang didirikan oleh
perusahaan profesional mereka, Institute of Internal Auditor (IIA), tetapi ada
banyak perbedaan dan pendekatan audit internal hari ini dikarena sifat seluruh
dunia dan adanya banyak jenis kegiatan audit.
Langkah pertama yang efektif untuk memahami audit internal dan bidang
pengetahuan utamanya adalah merujuk pada organisasi profesional, IIA, dan
standar profesional yang diterbitkan. IIA mendefinisikan praktek audit internal
dengan cara ini :

Audit internal adalah sebuah fungsi penilaian independen yang


dibentuk dalam sebuah organisasi untuk menguji dan mengevaluasi
kegiatan sebagai pelayanan kepada organisasi.
Definisi lain audit internal dari IIA mencakup sejumlah istilah penting yang
berlaku untuk profesi, diantaranya :

Istilah Independent digunakan untuk audit yang bebas dari pembatasan


yang secara signifikan dapat membatasi ruang lingkup dan efektivitas dari
setiap review auditor internal maupun pelaporan kemudian dari temuan
yang dihasilkan dan kesimpulan.
Kata apprasial menegaskan perlunya untuk evaluasi yang dapat
mendorong auditor internal ketika mereka mengembangkan kesimpulan
mereka.

Pengauditan Internal : Foundation of Internal Auditing

Page 1

Istilah establisbed menegaskan bahwa audit internal adalah formal, fungsi


yang pasti dalam perusahaan modern.
Ungkapan examine dan evaluate menggambarkan peran aktif dari auditor
internal, yang pertama dari fakta-pertanyaan yang ditemukan dan
kemudian untuk keputusan evaluasi
Istilah its activities menegaskan cakupan yurisdiksi yang luas dari
pekerjaan audit internal yang diaplikasikan untuk seluruh aktivitas dari
perusahaan modern
Kata service bahwa bantuan untuk komite audit, manajemen, dan anggota
lain dari perusahaan adalah produk akhir dari seluruh pekerjaan audit
internal
Ungkapa to be organization menegaskan bahwa jumlah cakupan audit
internal berkaitan pada seluruh perusahaan, termasuk seluruh anggota,
dewan direksi, dan komite audit mereka, pemegang saham, dan pemilik
lainnya.

Audit internal harus diakui sebagai sebuah kontrol organisasi dalam


sebuah perusahaan yang fungsinya oleh pengukuran dan pengevaluasian
efektivitas dari kontrol lainnya. Ketika sebuah perusahaan menetapkan
rencananya dan proses untuk mengimplementasikan rencana dalam istilah
operasional, maka ini harus memonitor operasi untuk memastikan pencapaian
dari penetapan sasarannya. Upaya lebih lanjut dapat dianggap sebagai sebuah
kontrol. Meskipun fungsi internal audit adalah salah satu dari tipe-tipe
pengontrolan yang digunakan, ada jarak yang luas dari tingkat-fungsi
pengontrolan lainnya. Dengan demikian, auditor internal harus mengerti
keduanya, peran mereka sebagai sebuah fungsi kontrol dan secara alamiah serta
cakupan tipe lain dari kontrol dalam perusahaan secara keseluruhan.

Sejarah Audit Internal dan Latar Belakangnya


Diawali dari negara Amerika Serikat yaitu saat dunia baru saja mengalami
depresi ekonomi utama. Sebagai tindakan koreksi legislatif, SEC mengharuskan
perusahaan terdaftar dengan memberikan laporan keuangan disertifikasi oleh
auditor independen. Persyaratan ini mendorong perusahaan untuk membangun
departemen audit internal, tujuan utama adalah untuk membantu auditor
independen mereka. Pada saat itu, keuangan auditor eksternal tersebut berfokus
pada menyatakan pendapat atas kewajaran dari sebuah laporan keuangan
bukan pada mendeteksi kelemahan pengendalian internal atau kesalahan.
Peraturan SEC kemudian menghasilkan audit berdasarkan pada sebuah
pembatasan sampel dari transaksi, bersama dengan ketergantungan lebih besar
pada prosedur pengendalian internal.
Pada waktu itu, auditor internal mengutamakan konsentrasi dengan
mengecek arsip akuntansi dan mendeteksi kesalahan keuangan dan
penyimpangan serta seringkali lebih kecil dari bayangan atau penilaian untuk
auditor independen eksternal mereka. Walter B.Meigs, menulis mengenai status
dari auditor internal selama tahun 1930-an, mengobservasi bahwa auditor
internal entah juru tulis yang ditugaskan untuk tugas rutin dari sebuah pencarian
Pengauditan Internal : Foundation of Internal Auditing

Page 2

terus-menerus untuk kesalahan juru tulis dalam pengakuntansian dokumen, atau


mereka berpindah perwakilan dari perusahaan yang memiliki cabang dalam
lokasi yang luas dan terpencar.: lebih awal auditor internal seringkali sedikit
lebih dari pembantu juru tulis yang melakukan rekonsiliasi akuntansi rutin atau
melayani sebagai personel pendukung juru tulis. Sisa dari definisi lama ini dari
audit internal bersambung dalam beberapa tempat bahkan hingga awal 1970-an.
Meskipun
pendapat
lain
mengatakan
harus
dilakukan
untuk
mengembangkan dan memanfaatkan potensi dari auditor internal, hal ini benarbenar dimulai setelah Victor Z. Brink melengkapi tesisnya pada kebutuhan untuk
audit internal modern sebelum dia pergi untuk melayani perang dunia II. Setelah
peran berakhir, Brink kembali untuk mengatur dan mengepalai audit internal
untuk Ford Motor, dan tesisnya telah ditetapkan sebagai cetakan terpanjang
sekarang ini untuk edisi pertama dari Audit Internal Modern.
Perusahaan bisnis 1940-an, ketika audit internal modern baru dimulai,
mensyaratkan sebuah keterampilan yang sangat berbeda dari bisnis yang
berlaku hari ini. Sebagai contoh, disamping dari beberapa perangkat
elektromekanik dan kegiatan dalam laboratorium penelitian, sistem komputer
digital belum ada. Perusahaan tidak membutuhkan program komputer hingga
komputer mulai berguna untuk penyimpanan arsip dan komputerisasi lainnya
serta fungsi akuntansinya. Secara bersamaan, perusahaan belum terkoneksi
dengan telepon secara bersamaan; Operator penghubung seluruh panggilan
masuk untuk sejumlah nomor yang dibatasi pada layar telepon. Sekarang ini,
kita seluruhnya terkoneksi secara cepat, menggunakan otomisasi web diseluruh
dunia sebagai telekomunikasi dan internet. Peningkatan yang kompleks dari
bisnis modern dan perusahaan lain telah menciptakan kebutuhan untuk auditor
internal menjadi spesialis dalam variasi pengontrolan bisnis. Kita juga bisa
mengerti lebih baik dari sifat audit internal sekarang ini jika kita tahu sesuatu
tentang perubahan kondisi di masa lalu dan perbedaan kebutuhan yang berubah
tercipta. Apakah ini merupakan bentuk paling sederhana dari audit internal ? dan
bagaimana ini bisa eksis ? bagaimana audit internal merespon perubahan
kebutuhan ?
Pada tingkat yang paling primitif, sebuah penilaian-sendiri atau fungsi
audit internal dapat ada ketika seseorang duduk kembali dan mensurvey sesuatu
yang dia lakukan. Pada hal ini, seseorang menanyai dirinya-seberapa baik
sebuah tugas khusus dilakukan dan, kemungkinannya, bagaimana ini dilakukan
secara lebih baik jika dilakukan lagi selanjutnya. Jika orang kedua terlibat dalam
aktivitas ini, fungsi penilaian akan diperluas termasuk dalam sebuah evaluasi
dari partisipasi orang kedua dalam usaha yang keras. Pada bisnis kecil, pemilik
atau manajer akan melakukan peninjauan untuk beberapa tingkat untuk seluruh
karyawan perusahaan. Pada seluruh situasi tersebut, penilaian atau fungsi audit
internal adalah dilakukan secara langsung sebagai sebuah bagian dari sebuah
peran dasar manajemen.Namun, sebagai operasional dari sebuah perusahaan
menjadi lebih produktif dan kontak dengan seluruh operasional untuk tinjauan
efektivitas secara lebih memuaskan dari kinerja perusahaan. Tanggung jawab ini
harus didelegasikan.
Pengauditan Internal : Foundation of Internal Auditing

Page 3

Profesi internal audit terus berkembang dengan kemajuan ilmu


manajemen setelah perang dunia 2. Secara konseptual hal ini mirip dalam
banyak cara untuk audit keuangan oleh kantor akuntan publik, jaminan kualitas
dan kepatuhan kegiatan perbankan. Banyak teori yang mendasari bahwa audit
internal berasal dari konsultan manajemen dan profesi akuntan publik. Dengan
pelaksanaan di Amerika Serikat dari Sarbanes Oaxley Act tahun 2002, Provesi
pertumbuhan dipercepat, sebagai auditor internal banyak memiliki keahlian yang
dibutuhkan untuk membantu perusahaan dalam memenuhi persyaratan hukum.

Pengauditan Internal : Foundation of Internal Auditing

Page 4