Anda di halaman 1dari 8

KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA

DAERAH GORONTALO
RESOR GORONTALO

STANDART PROSEDUR PENGAMANAN


MARKAS
KEPOLISIAN RESOR GORONTALO

I.

PENDAHULUAN
a. Dasar

b.

1.

Undang-Undang No. 2 th. 2002 tanggal 8 januari 2002


tentang Kepolisian Negara Republik indonesia.

2.

Rencana Kerja Polres Gorontalo tahun anggaran 2016

3.

Skep / 551 / VII / 2003, Ttg petunjuk pelaksanaan


pengaman obyek khusus

Latar belakang

1. Pengaruh dari pada adanya kesuksesan Polri dalam


pemberantasan tindak pidana terosisme yang terjadi di wilayah
hukum Negara Kesatuan republik Indonesia dan dengan
ditangkap dan terbunuhnya beberapa gembong teroris pada
wilayah hukum negara republik Indonesia serta ditemukan atau
diketahuinya beberapa rekaman tulisan dalam bentuk SMS
atau melalui situs situs tertentu dimana berisi tentang adanya
perubahan target atau sasaran serta modus operandi yang
akan dlakukan oleh pihak pihak / orang orang tertentu yang
dimana masih dalam jaringan / sel dari teroris yang yang
dimana saat ini ditujukan atau diarahkan pada pihak penagak
hukum pada umumnya serta kepolisian padaa khususnya
sehingga pimpinan memandang perlu untuk membuat standart
operasional prosedur (SOP) sebagai landasan atau acuan
dalam bertindak sebagai anggota Polres Gorontalo.
2. SOP merupakan suatu pola atau sistem atau tindakan yang
harus diambil atau dilaksanakan dalam melaksanakan
pengamanan dengan harapan atau tujuan memberikan rasa
aman dan tentram terhadap personil yang akan melaksanakan

2
tugas / kegiatan pelayanan terhadap masyarakat pada polres
Gorontalo
c.

Maksud dan Tujuan


1.

Maksud

:
:

Memberikan rasa aman terhadap personil Polres


Gorontalo serta Menjadi pedoman atau dasar dalam
melakukan kegiatan pengamanan.
2.

Tujuan

Sebagai petunjuk atau pedoman bagi personil Polres


dalam melaksanakan prosedur pengamanan pada satuan
masing masing.
II.

SITUASI DAN ANCAMAN :


a.

Situasi :
1. Struktur gedung Mapolres Gorontalo yang telah berdiri
semenjak tahun 1984 dengan perkiraan struktur kelistrikan dan
gedung yang sudah tua.
2. Tingkat perhatian masyarakat yang kedepan semakin
menyoroti kegiatan masyarakat baik yang sdh ditangani / belum
ditangani Polri Khususnya Polres Gorontalo.
3. Keberhasilan Polri dalam penanganan tindak teroris pada
wilayah hukum Negara republik Indonesia serta ditemukanya
atau diketahui beberapa rekaman atau tulisan atau situs
tertentu tentang adanya perubahan modus operandi yang akan
dilakukan oleh pihak / orang tertentu yang ditujukan kepada
pihak penegak hukum pada umumnya dan pihak kepolisian
pada khususnya.

b.

Ancaman :
1. Kebakaran.
2. Unjuk rasa
3. Penyusupan

III.

Sistem Pengamanan Mako Polres Limboto


1.

Obyek khusus :Obyek yang karena kedudukan dan


kepentingannya memerlukan perhatian dan keamanan.

2.

Ancaman
: Tindakan yang belum nyata atau
menimbulkan kerugian jiwa dan harta bendanya namun
dapat menimbulkan rasa tidak aman dan atau tidak tentram

3
3.

Gangguan : Tindakan yang sudah nyata dan dapat


menimbukan kerugian yang berupa korban jiwa dan harta
benda

4.

Pengamanan : suatu kegiatan / sistem yang merupakan


suatu unit yang lengkap dengan tujuan memberikan rasa
aman dan tentram terhadap personil yang menggunakan
kegiatan tersebut.

Tujuan pengamanan : Tercapainya Keamanan dan


ketertiban pada obyek dan lingkungan yang diamankan.

6.

Sasaran

7.

a.

Manusia

: Personil Polri, Tamu dan


Lain-lain

b.

Materiil

: Bangunan, sarana angkutan,


peralatan peralatan lain yang
ada didalam dan disemua
obyek
atau
benda-benda
lainnya

c.

Informasi

: Dokumen, pembicaraan
telpon, dan lain lain.

d.

Kegiatan

: Kegiatan rutin maupun


Insidentil.

Pendekatan Pengamanan :
Pendekatan pengamanan lebih kepada pencegahan
kerugian baik kerugian materi maupun harta benda serta
kepercayaan.

8.

Disain Pola pengamanan obyek Berdasarkan Ancaman :


I. ORGANISASI DAN TUGAS
a. Unsur Pimpinan
Kapolres Gorontalo bertugas :
a. Memimpin dan bertanggung jawab atas
pelaksanaan Operasi Kepolisian serta
penanggulangan bencana.
b. Menentukan
kebijaksanaan
dan
pengendalian penanggulangan bencana
Waka Polres Gorontalo bertugas :

a. Membantu dan memberikan saran saran


kepada Kasatgasres
b. Memimpin,mengkoordinasikan,
mengadakan supervisi dan pengawasan
terhadap pelaksanaan pengamanan.
b. Unsur Staf
Kabag Ops Polres Gorontalo bertugas :
a. Melaksanakan koordinasi dengan pejabat
fungsi terkait sesuai kebutuhan serta
memimpin, mengawasi dan mengedalikan
pelaksanaan tugas di bidang administrasi
pengamanan.
b. Membantu pimpinan di bidang pelayanan
Staf khususnya di bidang administrasi
(arsip).
Kasubinops Polres Gorontalo bertugas :
a. Mengamankan data-data dan dokumen
penting Polres Gorontalo
b. Menyiapkan Posko pengamanan yang
dalam pelaksanaannya dibantu anggota
Posko.
c. Mengendalikan unit unit pelaksana
lapangan serta perintah pimpinan.
d. Menyiapkan posko penampungan data dan
arsip.
e. Dalam pelaksanaan tugas bertanggung
jawab kepada Kaset Ops.
Piket Ka SPKT sbg pengendali piket fungsi :
a. Kontrol pintu atau jalan masuk ke
Mapolres, termasuk laporan orang yg
datang dan pergi selama Kebakaran.
b. Kontrol lantas, termasuk jalan agar tdk
ganggu, diluar unit Kebakaran.

c. Perlindungan harta benda, pengamanan


fisik lebih utama dlm kekacauan dan
Kebakaran.
d. Pencegahan
pencurian,
perampokan,
sabotase dan spionase.

5
e. Pimpin dan kontrol personil.
f. Bantuan
P3K,
penyelamatan
dan
keperluan darurat.
g. Perlindungan informasi penting, dokumen,
dll.
h. Kontrol dan klasifikasi lokasi bahaya serta
harta berharga.
i. Adakan komunikasi dgn pihak luar Dinas
Kebakaran, Rumah Sakit, Ambulance, dll.
Pelibatan kekuatan
38
II.

Personil

INSTRUKSI DAN KOORDINASI


a. Utamakan keselamatan
memberikan pertolongan.

petugas

dalam

b. Dahulukan kecepatan bertugas.


c. Adakan koordinasi yang sebaik-baiknya
dengan instansi yang erat kaitannya dengan
pelaksanaan pengamanan tersebut.
d. Hal-hal menonjol segera dilaporkan kepada
Kapolres Gorontalo Up Kabag Ops.
e. Laksanakan tugas dengan seksama dan
penuh tanggung jawab.
1)

Ancaman kebakaran :
Cara bertindak :
a.
Piket Ka SPK :
Melaporkan ke Perwira Pengawas
(Pawas)
tentang
kejadian
Kebakaran.
Melaksanakan Apel piket fungsi dan
menuju ke TKP
Lakukan
Penanganan
Awal
Kebakaran serta memberitahukan
kepada Unit Damkar di Pemkab
Kab. Gorontalo dan Gorontalo Utara
Laporkan situasi Kepada Kapolres
ttg Situasi Unras.
b.

Disain
pengamanan
tertutup.(Sat
intelkam & Reskrim) :
pengamatan & Pengambaran
Pul data Sebab Akibat Kebakaran.
Rekam mengunakan media eletronik

6
c.

2)

Disain Pam Buka. (Sat Sabhara & Sat


Lantas)
Pengaturan Lalin di sekitar TKP
Penjagaan Sikon di sekitar TKP
Pengamanan Harta Benda di TKP

Ancaman terhadap Unras :


Cara bertindak :
a.
Piket Ka SPK :
Menutup Pintu Gerbang
Lak Apel piket fungsi.
Lakukan Penanganan Awal Unjuk
rasa.
Laporkan situasi Kepada Kapolres
ttg Situasi Unras.
b.

Disain Pam Tup. (Sat intelkam & Sat


Reskrim) :
pengamatan & Pengambaran
Pul data Unras.
Rekam mengunakan media eletronik
c.

3)

Disain Pam Buka.(Sat Sabhara & Unsur


Staf)
Pengaturan
Penjagaan
Pengamanan

Ancaman Penyusupan :
a)

Disain Sifat Pengamanan :

Disain pengamanan tertutup.


Menetukan
Sumber
Daya
Menentukan sumber daya pengamanan
tertutup antara lain :
Mekanisme pengamanan tertutup
( pengamatan & Pengambaran )
Kekuatan personil ( jumlah dan
standart kemampuan)
Sarana dan prasarana ( Alkom dan
ruangan wawancara )
Disain Pengamanan terbuka
Menentukan sumberdaya
pengamanan terbuka antara lain :
Mekanisme pengamanan terbuka
( penjagaan & razia / sweping)
Kekuatan personil ( jumlah dan
standart kemampuan )

7
Sarana & prasarana ( Metek, miror
set, & ruang SPK )
b)

9.

Disain metode Pengamanan :

Pengamanan yang dilakukan oleh


Manusia :
Pengamatan dan pengambaran
Penjagaan
Pengaturan
Patroli
Pengawalan
Razia / Sweping

Pengamanan
Mengunakan
mengunakanperalatan seperti :
Metek
Miror set
Pagar beton
Pintu besi

alat

Menentukan kegiatan pengamanan berupa :


a)

Metode Pengaturan antara lain:

b)

c)

10.

Menyangkut Tempat keluar masuk manusia /


barang
Ruang parkir
Route lalu lintas di dalam area parkir Polres
Tempat penyimpanan barang inventaris Polres
Metode Penjagaan antara lain :
Menyangkut jumlah personil yang digunakan
Giliran waktu jaga
Penentuan tempat jaga yang dipandang
strategis
Pusat kontrol penjagaan
Metode Patroli antara lain :
Waktu patroli
Jumlah personil patroli
Route patroli
Jumlah giliran Patroli
Sarana Patroli yang digunakan ( patroli jalan
kaki )

Ketentuan Lain-lain :
a)

Disain pengamanan berupa razia / sweping


memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
Razia atau sweping dilakukan dengan sopan
dan santun

IV.

Memperhatikan hak asasi manusia


Apabila yang dicurigai adalah seorang wanita
maka pemeriksaan dilakukan oleh personil
Polwan.

b)

Perlengkapan personil polri dalam melaksanakan


pengamanan antara lain :
senpi Inventaris
Borgol
Tongkat T
Senter
Pluit
Miror set
Metek

c)

Unit Samapta dalam melaksanakan Patroli lakukan


selalu kordinasi dengan satuan lain yang dilibatkan
dalam pengamanan tertutup.

d)

Unit Intel lakukan deteksi secara terus menerus dan


dikordinasikan dengan unit Pam Terbuka yang
melaksanakan penjagaan dan patroli.

PENUTUP.

Demikian standart prosedur operasional dibuat sebagai acuan serta


pedoman dalam pelaksanaan tugas pengamanan markas komando Kepolisian
Resor Gorontalo

Paraf / Konseptor:
1. Kabag Ops
2. Kasium
:
3. Waka :

Limboto,
Maret 2016
KEPALA BAGIAN OPERASIONAL

Tembusan :
1. Kapolres Gorontalo.
2. waka polres Gorontalo.
.:

TTD

I PUTU SATMANADIKA, SIP


AJUN KOMISARIS POLISI NRP 64070543