KATA PENGANTAR

Dengan mengucap puji dan syukur pada Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah
memberikan rahmat dan hikmat-Nya kepada kita semua, sehingga kami dapat
menyelesaikan penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKJiP) Tahun 2015 dan
Penetapan Kinerja Tahun 2016 Pengadilan Agama Luwuk.
Salah satu azas dalam penerapan tata kepemerintahan yang baik adalah

sebagai

konsekwensi adanya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional. merupakan pertanggungjawaban dari amanah atau mandat yang
melekat pada suatu lembaga. Dengan landasan pemikiran tersebut, Laporan

Kinerja

(LKJIP) Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015 ini disusun. LKJIP ini
menyajikan capaian kinerja dari Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk selama tahun 2015
yang merupakan pelaksanaan amanah yang diemban oleh organisasi. Walaupun Inpres
No.7 Tahun 1999 memang mensyaratkan setiap Instansi Pemerintah menyusun suatu
laporan , jo Surat Keputusan Kepala LAN No. 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan
Pedoman Penyusunan Pelaporan Instansi Pemerintah, namun LKJIP ini juga merupakan
kebutuhan kami dalam melakukan analisis dan evaluasi kinerja dalam rangka peningkatan
kinerja organisasi secara menyeluruh.
Menindaklanjuti Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 516-1/SEK/KU.01/11/2015
Tanggal 17 Nopember 2015 tentang Penyampaian LKJIP Tahun 2015 dan Dokumen
perjanjian kinerja tahun 2016 sesuai dengan Sistem Kinerja. Berdasarkan Surat Keputusan
Pengadilan Sgama Luwuk Nomor: W19-A2/643/KP.04.5/12/2015, Tanggal 30 Desember
2015 tentang TEAM KERJA LAPORAN
maka Laporan penyusunan Laporan

PENGADILAN AGAMA LUWUK TAHUN 2015,
Kinerja Tahun 2015 ini di susun sebagai bagian

informasi pertanggungjawaban kinerja, tugas pokok dan fungsi dalam rangka pencapaian
visi, misi dan sasaran yang telah ditetapkan oleh Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015,
meskipun jauh dari kesempurnaan namun kiranya dapat memenuhi kewajiban sebagai
bentuk pertanggungjawaban capaian kinerja, laporan ini diharapkan menjadi sumber
informasi yang cukup dan sebagai bahan penyusunan dan implementasi rencana kerja,
rencana anggaran dan rencana strategis bagi Pengadilan Pengadilan Agama Luwuk di masa
mendatang dalam menjalankan Tupoksinya.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 1

Semoga laporan ini dapat bermanfaat sebagai perbaikan kinerja di Tahun yang
akan datang dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Pengadilan Agama Luwuk,
serta berguna dan bermanfaat bagi semua pihak terutama bagi pencari keadilan.

Luwuk, 04 Januari 2016
Ketua Pengadilan Agama Luwuk

Drs. H. Abdul Manaf
NIP. 19621116 199403 1 001

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 2

DAFTAR ISI
Kata Pengantar ........................................................................................................... 1
Daftar Isi .................................................................................................................... 2
Ringkasan Eksekutif ..................................................................................................... 3
Bab I.

Pendahuluan, ...................................................................................... 7
A. Latar Belakang; ............................................................................... 7
B. Tugas dan fungsi; ............................................................................ 7
C. Sistematika Penyajian....................................................................... 9

Bab II.

Perencanaan Srategis ........................................................................... 10
A. Rencana Strategis 2015-2019........................................................... 10
1. Visi dan Misi ............................................................................... 10
2. Tujuan sasaran strategis .............................................................. 11
B. Indikator Kinerja Utama Pengadilan Agama Luwuk .......................... 12
C. Perjanjian Kinerja ( Dokumen Penetapan Kinerja ) Tahun 2016...... 16

Bab III.

Kinerja; .............................................................................................. 19
A. Pengukuran Kinerja ...................................................................... 19

Bab IV.Penutup, ................................................................................................. 38
A. Kesimpulan ..................................................................................... 38
B. Saran. ............................................................................................. 38

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 3

RINGKASAN EKSEKUTIF

Dalam sistem birokrasi modern, Laporan
merupakan salah satu syarat

Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP)

yang harus dipenuhi

untuk mewujudkan sebuah

pemerintahan yang baik (good govermance).
Laporan

Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015

adalah merupakan suatu bentuk pertanggung jawaban sebagai instansi peradilan dalam
melaksanakan tugas-tugas selama kurun waktu 1 (satu) tahun berjalan, yang juga sekaligus
dalam rangka memenuhi amanat yang tertuang dalam Instruksi Presiden Republik
Indonesia No. 7 tahun 1999 tentang laporan

Kinerja Instansi Pemerintah, jo Surat

Keputusan Kepala LAN No. 239/IX/6/8/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan
Pelaporan Instansi Pemerintah, selanjutnya LKJIP tersebut secara operasionalnya di atur
oleh Surat Edaran Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi
Nomor 10 Tahun 2010 tertanggal 23 Nopember 2010 yang kemudian ditindaklanjuti
dengan Surat Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 516-1/SEK/KU.01/11/2015 Tanggal 17
Nopember 2015 tentang Penyampaian LKJIP Tahun 2015 dan Dokumen perjanjian kinerja
tahun 2016.
LKJIP Tahun 2015 ini menyajikan berbagai kegiatan yang dilaksanakan oleh Satuan
Kerja Pengadilan Agama Luwuk sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya sebagai
Peradilan Tingkat Pertama dan sesuai dengan Visi Misinya yaitu mewujudkan Pengadilan
Agma Banggai Sebagai Lembaga Peradilan yang Agung melalui kekuasaan kehakiman, serta
mendapatkan kepercayaan publik, profesional dan memberikan pelayanan hukum yang
berkualitas, etis, terjangkau dan biaya rendah bagi masyarakat yang berada di wilayah
perbatasan. dengan dana DIPA yang terbatas serta sumber daya Manusia yang sangat
terbatas, berupaya mampu menjawab panggilan pelayanan publik.
Pengadilan Agama Luwuk selama kurun waktu tahun 2015 telah menunjukan
kinerja dengan penyelesaian perkara, mulai sisa perkara tahun 2014 dan perkara masuk
tahun 2015, secara keseluruhan perkara yang harus diselesaikan pengadilan Agama Luwuk
tahun 2015 sebanyak 756 perkara atau meningkat 2 kali lipat dari target sekitar 204 %,
dengan sisa Sebanyak 47 perkara atau sekitar 6,6 % dari perkara yang harus diselesaikan
pada Pengadilan Agama Luwuk tahun 2014. selama tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 4

telah melakukan penyelesaian perkara sebanyak 708 perkara atau dalam capaian
persentase sebesar 191,3 % dari satuan indikator jumlah perkara ditargetkan selesai tahun
2015 sebanyak 370 perkara, dengan sisa perkara yang menjadi tunggakan sebanyak 48
perkara atau dalam capaian persentase sebesar 6,77 % dari total perkara yang harus di
selesaikan.
Dari nilai sisi capain kinerja berdasarkan indikator Rencana Kerja Tahunan (RKT) tahun
2015 sebagimana tertuang dalam dokumen indikator kinerja tahunan 2014 yang mana
untuk kinerja kepaniteraan dengan satuan indikator jumlah perkara ditargetkan selesai
sebanyak 370 perkara. Bedasarkan realisasi jumlah perkara selesai mencapai 708 perkara.
Dengan demikian terjadi realisasi kinerja kepaniteraan dari sisi kuntitatif sebesar 191,3%.
sehingganya dapat disimpulkan Pengadilan Agama Luwuk mengalami peningkatan realisasi
kinerja dari target sebelumnya.
Dari sisi

keuangan, bahwa Pada tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk

mendapatkan alokasi anggaran yang terbagi dalam dua unit eselon I yakni anggaran dalam
DIPA Bagian Anggaran 005.01 Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung RI Nomor :
DIPA-005.01.2.307300/2015 Tanggal 14 Nopember 2014 sebesar Rp. 4.528.528.000
(Empat Milyar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus Dua Puluh Delapan Ribu
Rupiah) dengan kode Satker 307300 yang bersumber dari Dana APBN, yang kemudian
telah di Revisi sampai dengan Revisi Ke 2 sehingga Anggaran Pengadilan Agama Luwuk
dengan Kode Satker 307300 pada tahun 2015 menjadi Rp. 3.856.083.000,- (Tiga Milyar

Delapan Ratus Lima Puluh Enam Juta Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah). Dan DIPA Bagian
Anggaran 005.04 Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI
Nomor: DIPA-005.04.2.309066/2015 Tanggal 14 Nopember 2014 sebesar

Rp.

39.705.000,- (Tiga Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Lima Ribu Rupiah) dengan kode
Satker 309066 yang juga bersumber dari APBN. Berdasarkan Formulir Pengukuran Kinerja
Kegiatan Tahun 2015 maka dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Pembayaran

Gaji

/Honor/Tunjangan,

terselengaranya

operasional

dan

pemeliharaan perkantoran kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan
pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 98,90%, output
100%, dan outcome 100%.
b. Pelaksananaan tersedianya sarana dan prasarana aparatur pada Mahkamah Agung dan
peradilan dibawahnya. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan pencapaian

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 5

rencana tingkat capaian kelompok indikator input 99,72%, output 99,72% dan
outcome 99,72%.
c. Pelaksanaan Program Perkara Prodeo dan Sidang Keliling untuk menjangkau segenap
lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan pencapaian rencana
tingkat capaian kelompok indikator input 92,34%, output 92,34% dan outcome
92,34%.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 6

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Secara umum kebijakan yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Luwuk dalam
melaksanakan seluruh kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan Peradilan Tingkat
Pertama, baik yang bersifat administratif, keuangan dan organisasi mengacu pada Surat
Keputusan Sekretaris Mahkamah Agung RI Nomor 677-1/SEK/01/SK/XII/2015 tentang
Penyampaian LKJiP 2015 dan Dokumen Penetapan Kinerja Tahun 2015, Pengadilan
Agama Luwuk yang berada pada Lembaga Mahkamah Agung RI sebagai salah satu
institusi negara sesuai dengan Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Nomor
XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi
dan Nepotisme dan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 1999 tentang Kinerja Instansi
Pemerintah, berkewajiban untuk mempertanggungjawabkan pelaksanaan tugas, fungsi
dan peranannya dalam pengelolaan sumberdaya, dan sumber dana serta kewenangan
yang ada yang dipercayakan kepada publik.
Untuk itulah Pengadilan Agama Luwuk membuat Laporan Kinerja Instansi
Pemerintah ( LKJIP ) Tahun 2015 dan Penetapan Kinerja Tahun 2015.
B. Tugas Pokok dan Fungsi
Berdasarkan UU Nomor 48 Tahun 2009 Pengadilan Agama Luwuk
merupakan Lembaga Peradilan Tingkat pertama yang berada di bawah Mahkamah
Agung

RI

sebagai

pelaksana

kekuasaan

kehakiman

yang

merdeka

untuk

menyelenggarakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan. Pengadilan
Agama Luwuk sebagai kawal depan (voorj post) Mahkamah Agung, bertugas dan
berwenang menerima, memeriksa, memutus dan menyelesaikan perkara antara orangorang yang beragama Islam, mengenai perkara perdata tertentu diatur oleh Undangundang.
Adapun tugas pokok dan fungsi sesuai dengan struktur organisasi di atas
adalah sebagai berikut :
1. Ketua dan Wakil Ketua ( Pimpinan Pengadilan Agama )

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 7

Ketua mengatur pembagian tugas para Hakim, membagikan berkas perkara dan
surat-surat lain yang berhubungan dengan perkara yang diajukan kepada
Majelis Hakim untuk diselesaikan.

Mengadakan pengawasan dan pelaksanaan tugas dan tingkahlaku Hakim,
Panitera/Sekretaris,

Pejabat

Struktural

dan

Fungsional,

serta

perangkat

administrasi peradilan di daerah hukumnya.

Menjaga agar penyelenggaraan peradilan terselenggara dengan wajar dan
seksama.

2. Majelis Hakim

Melaksanakan tugas kekuasaan kehakiman di daerah hukumnya.

3. Panitera

Panitera bertugas menyelenggarakan administrasi perkara, dan para Panitera
Muda, Panitera Pengganti, serta seluruh pelaksana di bagian tekhnis Pengadilan
Agama Luwuk.

Panitera, Panitera Muda dan Panitera Pengganti bertugas membantu Hakim
dengan mengikuti dan mencatat jalannya persidangan.

Panitera

membuat

daftar

perkara-perkara

perdata

yang

diterima

di

Kepaniteraan.

Panitera membuat salinan putusan menurut ketentuan undang-undang yang
berlaku.

Panitera bertanggung jawab atas pengurusan berkas perkara, putusan,
dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, suratsurat berharga, barang bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di
kepaniteraan.

Sekretaris bertugas menyelenggarakan administarsi umum, mengatur tugas
Kasubag Kepegawaian dan Ortala, Umum dan Keuangan, Perencanaan, IT dan
Pelaporan serta seluruh pelaksana di bagian Kesekretariatan Pengadilan Agama
Luwuk.

Sekretaris

selaku

Kuasa

Pengguna

Anggaran

bertanggung

jawab

atas

penggunaan anggaran.

Sekretaris selaku Kuasa Pengguna Barang bertanggung jawab atas keberadaan
dan pemanfaatan Barang Milik Negara ( BMN ).

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 8

C. Sistematika Penyajian
Laporan

Kinerja ini

menggambarkan pencapaian kinerja Pengadilan Agama

Luwuk selama tahun 2015 sebagai acuan untuk perbaikan kinerja di masa mendatang.
LKJIP disusun dengan sistematika sebagai berikut:
-

Bab I Pendahuluan, menjelaskan Latar Belakang, Maksud dan Tujuan Penulisan
Laporan, Tugas Pokok dan Fungsi, Struktur Organisasi serta Sistematika Penulisan.

-

Bab II. Rencana Strategis, dijelaskan mengenai Rencana Strategi dan Rencana
Kinerja. Disini akan dijelaskan Tujuan dan Sasaran, Strategi, Program dan Kegiatan
serta Indikator Kinerja Penetapan Kinerja dan Perjanjian Kinerja, yang akan
dilaksanakan dalam rangka pencapaian Visi dan Misi Pengadilan Agama Luwuk
Tahun 2015-2019.

-

Bab III. Kinerja, diuraikan Hasil Pengukuran Kinerja, Evaluasi serta Analisis Kinerja,
termasuk didalamnya menguraikan secara sistematis keberhasilan dan kegagalan,
hambatan/kendala dan permasalahan yang dihadapi serta langkah-langkah
antisipatif yang diambil.

-

Bab IV . Penutup, mengemukakan tujuan secara umum tentang Keberhasilan dan
Kegagalan, Permasalahan dan Kendala Utama yang berkaitan dengan Kinerja
Pengadilan Agama

Luwuk serta

Strategi Pemecahan Masalah

yang akan

dilaksanakan di tahun mendatang.
-

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.

Struktur Organisasi

2. Indikator Kinerja Utama
3. Rencana Kinerja Tahun 2016
4. Penetapan Kinerja Tahun 2016
5. Matriks Rencana Strategis 2015 - 2019
6. SK. Tim Penyusun Laporan LKJIP

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 9

BAB II
RENCANA STRATEGIS

A. Rencana Strategis 2015 – 2019
Rencana Strategis Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015 – 2019 merupakan
komitmen bersama dalam menetapkan kinerja dengan tahapan-tahapan yang
terencana dan terprogram secara sistematis melalui penataan, penertiban, perbaikan
pengkajian, pengelolaan terhadap sistem kebijakan dan peraturan perundanganundangan untuk mencapai efektivas dan efesiensi.
Selanjutnya untuk memberikan arah dan sasaran yang jelas serta sebagai
pedoman dan tolok ukur kinerja Pengadilan Agama Luwuk diselaraskan denga arah
kebijakan dan program Mahkamah Agung yang disesuaikan dengan rencana
pembangunan nasional yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Nasional
Jangka Panjang (RPNJP) 2005 – 2025 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah
(RPJM) 2015 – 2019, sebagai pedoman dan pengendalian kinerja dalam pelaksanaan
program dan kegiatan Pengadilan dalam mencapai visi dan misi serta tujuan organisasi
pada tahun 2015 – 2019.
1.

Visi dan Misi
Sebagai bagian dari institusi pelaksana kekuasaan kehakiman, maka
Pengadilan Agama adalah bagian istitusi peradilan yang mengemban visi dan misi
Mahkamah Agung Republik Indonesia. Oleh karena itu visi dan misi Pengadilan
Agama Luwuk merupakan tindak lanjut visi dan misi Mahkamah Agung RI.
Berdasarkan Rencana Stratejik (Strategic Action Plan) Mahkamah Agung RI.
Visi adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan
yang diinginkan untuk mewujudkan tercapainya tugas pokok dan fungsi
Pengadilan Agama Luwuk...
Adapun visi dari Pengadilan Agama Luwuk,adalah:

“Menjadikan Pengadilan Agama Luwuk Sebagai Pelaksana Kekuasaan Kehakiman
Yang bersih dan berwibawah Menuju Badan Peradilan Indonesia Yang Agung”

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 10

Untuk mencapai visi tersebut, Pengadilan Agama Luwuk menetapkan misi
yang menggambarkan hal yang harus dilaksanakan, yaitu :
1.

Mewujudkan peradilan yang sederhana, cepat, biaya ringan dan Transparansi.

2. Meningkatkan kualitas Sumber Daya Aparatur Peradilan dalam rangka
peningkatan pelayanan pada masyarakat.
3. Melaksanakan tertib administrasi dan manajemen peradilan yang efektif dan
efisien
4. Mengupayakan pelaksanakan pengawasan yang efektif.
5. Mengupayakan tersedianya sarana dan prasarana peradilan sesuai dengan
ketentuan yang berlaku
2. Tujuan dan Sasaran Strategis
Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu
satu sampai dengan lima tahun dan tujuan ditetapkan mengacu kepada
pernyataan visi dan misi Pengadilan Agama Luwuk
Adapun Tujuan yang hendak dicapai Pengadilan Agama Luwuk adalah
sebagai berikut :
1. Menjadi penyelenggara kekuasaan kehakiman yang demokratik, profesional,
efisien, efektif, berkeadilan, bersih, akuntabel dan partisipatif serta tanggap
terhadap aspirasi masyarakat pencari keadilan.
2. Pencari keadilan merasa kebutuhan dan kepuasannya terpenuhi
3. Setiap pencari keadilan dapat menjangkau badan peradilan
Sasaran adalah penjabaran dari tujuan secara terukur, yaitu sesuatu yang
akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu lima tahun kedepan dari tahun
2015 sampai dengan tahun 2019, sasaran strategis yang hendak dicapai Pengadilan
Agama Luwuk adalah sebagai berikut :
1.

Peningkatan penyelesaian perkara

2. Peningkatan aksesibilitas putusan Hakim
3. Peningkatan efektifitas pengelolaan penyelesaian perkara
4. Peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap peradilan (acces to justice)
LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 11

5. Peningkatan kualitas SDM
6. Meningkatnya kepatuhan terhadap putusan pengadilan.
7. Meningkatnya kualitas pengawasan
8. Kuatnya institusi Pengadilan Agama dengan dukungan sarana prasarana yang
memadai;
B. Indikator Kinerja Utama Pengadilan Agama Luwuk
Pengadilan Agama Luwuk telah menetapkan Indikator Kinerja Utama berdasarkan SK.
Ketua Pengadilan Agama Luwuk Nomor: Nomor: W13/OT.01.2/KP.04.5/I/2016
tanggal 4 Januari 2016, dapat dilihat sebagai berikut :
Kinerja Utama

Indikator Kinerja

Meningkatnya penyelesaian

a. Persentase mediasi yang diselesaikan

perkara

b. Persentase mediasi yang menjadi akta perdamaian
c. Persentase sisa perkara yang diselesaikan:
- CT
- CG
- Lainya
d. Persentase perkara yang diselesaikan:
- CT
- CG
- Lainya
e. Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka
waktu maksimal 6 bulan
f. Persentase perkara yang diselesaikan dalam jangka
waktu lebih dari 6 bulan

Peningkatan

aksepbilitas Persentase perkara yang tidak mengajukan upaya

putusan Hakim

hukum:
- Banding
- Kasasi
- Peninjauan Kembali

Peningkatan

LKJiP PA. LUWUK 2015

efektifitas

a. Persentase berkas yang diajukan kasasi dan PK

Halaman - 12

pengelolaan

penyelesaian

perkara

yang disampaikan secara lengkap
b. Persentase

berkas

yang

diregister

dan

siap

didistribusikan ke Majelis
c. Persentase penyampaian pemberitahuan relaas
putusan tepat waktu, tempat dan para pihak
d. Prosentase penyitaan tepat waktu dan tempat
e. Ratio Majelis Hakim terhadap perkara
f. Persentase responden yang puas terhadap proses
peradilan
Peningkatan

aksesibilitas a. Persentase perkara prodeo yang diselesaikan

masyarakat

terhadap b. Persentase perkara yang dapat diselesaikan dengan

peradilan (acces to justice)
Meningkatnya

cara sidang keliling

kepatuhan Persentase

terhadap

permohonan

eksekusi

atas

putusan

putusan perkara perdata yang berkekuatan hukum tetap yang

pengadilan.
Meningkatnya

ditindaklanjuti
kualitas a. Persentase

pengawasan

pengaduan

masyarakat

yang

ditindaklanjuti
b. Persentase temuan hasil pemeriksaan eksternal
yang ditindaklanjuti.

Memadainya
sarana

dukungan

Persentase tersedianya Sarana dan Prasaran Aparatur

dalam pelaksanaan Pengadaan Server, Pengadaan Mubelair, perangkat

tupoksi

IT, Pembangunan pagar kantor

A. PENETAPAN KINERJA TAHUN 2015
Penetapan

kinerja

pada

dasarnya

adalah

pernyataan

komitmen

yang

mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur
dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya
yang dikelola. Tujuan khusus penetapan kinerja antara lain adalah untuk meningkatkan
, transparansi dan kinerja sebagai wujud nyata komitmen, sebagai dasar penilaian
keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran Pengadilan Agama Luwuk,
menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 13

Penetapan Kinerja Tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk, sebagai berikut:
No

Sasaran

1.

Peningkatan penyelesaian
perkara

Indikator Kinerja Utama
a. Persentase

mediasi

Target

yang

diselesaikan

50%

b. Persentase sisa perkara yang
diselesaikan:
- CT

90%

- CG

90%

- LAINNYA

100%

c. Persentase

perkara

yang

diselesaikan dalam jangka
waktu maksimal 6 bulan
d. Persentase

perkara

100%

yang

diselesaikan dalam jangka
waktu lebih dari 6 bulan
2.

Peningkatan

aksesibilitas Persentase perkara yang tidak

putusan Hakim

LKJiP PA. LUWUK 2015

100%

mengajukan upaya hukum:
- Verzet

100%

- Banding

99%

- Kasasi

100%

- Peninjauan Kembali

100%

Halaman - 14

3.

Peningkatan efektifitas

a. Persentase

berkas perkara

pengelolaan penyelesaian

yang diajukan kasasi yang

perkara

disampaikan secara lengkap
b. Persentase

berkas perkara

yang diajukan

100%

PK yang

disampaikan secara lengkap
c. Persentase
diregister

berkas

yang

dan

siap

100%

didistribusikan ke Majelis
d. Persentase
relaas

penyampaian

pemberitahuan

putusan

tepat

isi

100%

waktu,

tempat dan para pihak
e. Persentase penyitaan tepat
waktu dan tempat
f. Ratio

Majelis

100%
Hakim

terhadap perkara

100%

g. Persentase responden yang
puas

terhadap

proses

-

peradilan
100%
4.

Peningkatan aksesibilitas
masyarakat terhadap
peradilan (acces to justice)

a. Persentase perkara prodeo

100%

yang diselesaikan
b. Persentase

perkara

yang

dapat diselesaikan dengan
cara sidang keliling
5.

Peningkatan kualitas SDM

a. Prosentase

pegawai

100%
yang

lulus diklat teknis
b. Prosentase

pegawai

100%
yang

lulus diklat non yudisial
6.

Meningkatnya kepatuhan Persentase

LKJiP PA. LUWUK 2015

100%

permohonan

Halaman - 15

terhadap

putusan eksekusi atas putusan perkara

pengadilan.

perdata

tertentu

yang

berkekuatan hukum tetap yang
ditindaklanjuti
7.

Meningkatnya

100%

kualitas a. Persentase

pengawasan

pengaduan

masyarakat

yang

ditindaklanjuti
b. Persentase

100%

temuan

hasil

pemeriksaan
internal/eksternal

yang

ditindaklanjuti.

100%

C. Penetapan Kinerja Tahun 2016
Penetapan

kinerja

pada

dasarnya

adalah

pernyataan

komitmen

yang

mempresentasikan tekad dan janji untuk mencapai kinerja yang jelas dan terukur
dalam rentang waktu satu tahun tertentu dengan mempertimbangkan sumber daya
yang dikelola. Tujuan khusus penetapan kinerja antara lain adalah untuk meningkatkan
, transparansi dan kinerja sebagai wujud nyata komitmen, sebagai dasar penilaian
keberhasilan/kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran Pengadilan Agama Luwuk,
menciptakan tolok ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja.
Penetapan Kinerja Tahun 2016 Pengadilan Agama Luwuk, sebagai berikut:
Tabel Penetapan Kinerja Tahun 2016 Pengadilan Agama Luwuk
No
1.

Kinerja Utama

Indikator Kinerja

Target

Meningkatnya penyelesaian

a. Persentase mediasi yang berhasil

10%

perkara

dengan perdamaian
b. Persentase

sisa perkara yang

diselesaikan

LKJiP PA. LUWUK 2015

- CT

100%

- CG

100%

Halaman - 16

- Lainya

100%

c. Persentase

perkara

yang

diselesaikan
- CT

90%

- CG

95%

- Lainya

95%

d. Persentase

perkara

yang

diselesaikan dalam jangka waktu
maksimal 5 bulan
e. Persentase

100%

perkara

yang

diselesaikan dalam jangka waktu
lebih dari 5 bulan
2.

Peningkatan

aksepbilitas Persentase

putusan Hakim

3.

perkara

100%
yang

tidak

mengajukan upaya hukum:
- Verzet

-

- Banding

1%

- Kasasi

-

- Peninjauan Kembali

-

Peningkatan

efektifitas

a. Persentase berkas yang diajukan

pengelolaan

penyelesaian

kasasi dan PK yang disampaikan

perkara

secara lengkap

-

b. Persentase berkas yang diregister
dan

siap

didistribusikan

ke

100%

Majelis
c. Persentase

penyampaian

pemberitahuan relaas putusan
tepat waktu, tempat dan para

100%

pihak.
d. Prosentase

penyitaan

tepat

waktu dan tempat

-

e. Ratio Majelis Hakim terhadap
perkara

LKJiP PA. LUWUK 2015

100%

Halaman - 17

f. Persentase responden yang puas
terhadap proses peradilan
4.

Peningkatan
masyarakat

-

aksesibilitas a. Persentase perkara prodeo yang
terhadap

peradilan (acces to justice)

diselesaikan

100%

b. Persentase perkara yang dapat
diselesaikan dengan cara sidang
keliling

5.

Meningkatnya
terhadap
pengadilan.

kepatuhan Persentase

100%
permohonan

eksekusi

putusan atas putusan perkara perdata yang
berkekuatan hukum

tetap

yang

ditindaklanjuti
6.

Meningkatnya
pengawasan

kualitas a. Persentase

pengaduan

masyarakat yang ditindaklanjuti
b. Persentase
pemeriksaan
ditindaklanjuti.

LKJiP PA. LUWUK 2015

-

temuan

hasil

eksternal

yang

-

100%

Halaman - 18

BAB III
KINERJA

A. PENGUKURAN KINERJA.
Kinerja adalah gambaran mengenai tingkat pencapaian pelaksanaan suatu
kegiatan/program/kebijakan dalam mewujudkan sasaran, tujuan, misi dan visi
organisasi yang tertuang dalam perumusan perencanaan strategis suatu organisasi.
Pengukuran Kinerja adalah proses sistematis dan berkesinambungan untuk menilai
keberhasilan/kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, kebijakan, untuk
mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. Pengukuran kinerja merupakan
suatu metode untuk menilai kemajuan yang telah dicapai dibandingkan dengan
sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan. sebagai mekanisme untuk memberikan
reward/punishment, melainkan sebagai variabel manajemen untuk memperbaiki
kinerja organisasi.
Pengukuran kinerja Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015 dilakukan dengan
cara membandingkan antara target pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan
dengan realisasinya, sehingga terlihat apakah sasaran yang telah ditetapkan tercapai
atau tidak. Secara umum terdapat beberapa keberhasilan pencapaian target kinerja,
mengacu pada indikator kinerja utama. Untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan
Pada akhir Tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk. telah melaksanakan seluruh
kegiatan yang menjadi tanggung jawabnya.
Oleh karena itu capaian kinerja secara akumulatif pengadilan agama Luwuk
selama tahun 2015 khususnya dalam menerima, memeriksa dan meyelesaikan perkara
yang diajukan oleh para pihak pencari keadilan sebagai berikut :
- Sisa perkara tahun 2014

:

47 perkara

- Perkara masuk 2015

: 709 perkara

(termasuk

1

perkara

Verzet)
Total yang harus diselesaikan

: 756 perkara

Jumlah perkara masuk tahun 2015 sebanyak 709 perkara di atas dapat
dikalasifikasi dalam jenis perkara sebagai berikut:
- Cerai talak

LKJiP PA. LUWUK 2015

:

173 perkara

Halaman - 19

- Cerai Gugat

: 305 perkara

- Harta bersama

:

5 perkara

- Perwalian

:

1 perkara

- Penguasaan Anak

:

1 perkara

- Asal Usul Anak

:

3 perkara

- Istbat Nikah

: 206 perkara

- Dispensasi Kawin

:

1 perkara

- Wali Adhal

:

1 perkara

- Kewarisan

:

8 perkara

- P3HP

:

2 perkara

- Lain-Lain

:

3 Perkara

Dari jumlah sisa perkara tahun 2014 dan perkara masuk tahun 2015, secara
keseluruhan perkara yang harus diselesaikan pengadilan Agama Luwuk tahun 2015
sebanyak 756 perkara atau meningkat 2 kali lipat dari target sekitar 204 %, dengan
sisa Sebanyak 47 perkara atau sekitar 6,6 % dari perkara yang harus diselesaikan pada
Pengadilan Agama Luwuk tahun 2014. Dari keseluruhan perkara yang ditangani pada
tahun 2015 secara akumulatif Pengadilan Agama Luwuk telah menyelesaikannya
dengan kategori sebagai berikut:
a. Dicabut sebanyak

:

44 perkara

b. Dikabulkan sebanyak

:

643 perkara

c.

:

8 perkara

d. Ditolak sebanyak

:

7 perkara

e. Di Coret

:

1 Perkara

f.

Digugurkan

:

5 perkara

Jumlah

:

708 perkara

Tidak diterima

Berdasarkan kategori penyelesaian perkara di atas dengan dasar perkara yang
harus diproses dan jumlah perkara yang putus, maka selama tahun 2015 Pengadilan
Agama Luwuk telah melakukan penyelesaian perkara sebanyak 708 perkara atau
dalam capaian persentase sebesar 191,3 % dari satuan indikator jumlah perkara
ditargetkan selesai tahun 2015 sebanyak 370 perkara, dengan sisa perkara yang
menjadi tunggakan sebanyak 48 perkara atau dalam capaian persentase sebesar 6,77
% dari total perkara yang harus di selesaikan.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 20

Dari nilai sisi capain kinerja berdasarkan indikator Rencana Kerja Tahunan
(RKT) tahun 2015 sebagimana tertuang dalam dokumen indikator kinerja tahunan
2014 yang mana untuk kinerja kepaniteraan dengan satuan indikator jumlah perkara
ditargetkan selesai sebanyak 370 perkara. Bedasarkan realisasi jumlah perkara selesai
mencapai 708 perkara. Dengan demikian terjadi realisasi kinerja kepaniteraan dari sisi
kuntitatif sebesar 191,3%. sehingganya dapat disimpulkan Pengadilan Agama Luwuk
mengalami peningkatan realisasi kinerja dari target sebelumnya.
Adanya tundaan perkara sebanyak 48 perkara atau sebesar 6,77% selain
diakibatkan karena jumlah perkara yang cukup banyak pada tahun 2015, juga
diakibatkan oleh beberapa faktor lain yang mempengaruhi. Faktor pengaruh tersebut
yakni perkara yang tertunda terdapat beberapa perkara gaib, sehingganya praktis
harus dilakukan penundaan sidang sesuai dengan kehendak hukum acara. Disamping
itu perkara yang mengalami tundaan terdapat perkara baru yang masuk atau terdaftar
pada bulan Desember 2015. Dengan adanya tundaan perkara tahun 2015 bukan
diakibatkan oleh kinerja yang kurang maksimal, namun adalah keharusan sebagai
akibat adanya faktor pengaruh yang tidak dapat dihindari oleh hakim dan unsur
terkait dalam penyelesaian perkara pada Pengadilan Agama Luwuk.

Adapun hasil capaian kinerja sesuai sasaran yang telah ditetapkan, akan diuraikan
sebagai berikut :
Meningkatnya Penyelesaian Perkara
Pencapaian target kinerja atas sasaran ini adalah sebagai berikut:
Sasaran

Target

Realisasi

Capaian
%

a. Persentase mediasi yang diselesaikan

370

135

36,48%

b. Persentase mediasi yang menjadi akta

37

11

29,72%

perdamaian

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 21

c. Persentase

sisa

perkara

yang

diselesaikan:
47

47

100%

- CT

100

151

151%

- CG

200

271

135,5%

70

225

321%

370

708

191,35%

-

-

d. Persentase perkara yang diselesaikan:

- Lainya
e. Persentase perkara yang diselesaikan
dalam jangka waktu maksimal 5 bulan
f. Persentase perkara yang diselesaikan

-

dalam jangka waktu lebih dari 6 bulan
 Persentase Mediasi Yang Menjadi Perdamaian
Berdasarkan Peraturan Mahkamah Agung RI Nomor 1 tentang Mediasi
perkara gugatan perdata yang masuk ke Pengadilan Agama harus melalui proses
mediasi agar perkara yang didaftarkannya dapat diselesaikan diluar persidangan.
Pada Tahun 2015 pengadilan Agama Luwuk menerima perkara sebanyak 709
perkara dari jumlah perkara tersebut bila para pihak hadir maka diupayakan
dengan jalan mediasi, dan perkara yang dapat dilaksanakan mediasi 135 perkara
dan yang menjadi perdamaian hanya 11 perkara atau 8,14%. Hal ini dikarenakan
perkara yang masuk hanya sebagian kecil yang dapat diselesaikan secara mediasi
dan menjadi perdamaian kedua belah pihak.
Adapun hal-hal yang membuat penyelesaian secara mediasi tidak tercapai,
sebagai berikut:
1. Bahwa semua perkara yang masuk telah melalui proses Perdamaian di tingkat
desa dan KUA Kecamatan
2. Bahwa salah satu pihak berkeras untuk didamaikan walaupun pihak lain masih
ingin didamaikan
3. Bahwa alasan untuk berperkara karena tidak ada keharmonisan.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 22

Sebagai bahan perbandingan perkara gugatan perdata yang menjadi
perdamaian sebagai berikut:
Perkara
Mediasi

Capaian Tahun
2013

2014

2015

0

4

11

Berdasarkan data tersebut di atas adanya peningkatan kinerja pada perkara
gugatan perdata yang menjadi perdamaian dari capaian tahun 2013 dengan capai
2013 sebanyak 0 % dan capai tahun 2014 sebanyak 6,81 % atau bila di bandingkan
dengan capaian Tahun 2015 terjadi peningkatan dengan pencapaian 275 % dari
tahun sebelumnya 2014.
 Persentase sisa perkara yang diselesaikan:
 Perkara yang masuk tahun 2013 dan tidak dapat diselesaikan pada tahun
tersebut merupakan sisa perkara yang harus diselesaikan pada tahun berikutnya,
penyebab adanya sisa perkara karena adanya perkara yang masuk pada bulan
Desember 2013 dan baru disidangkan pada Tahun 2015, sedangkan yang masuk
di bawah bulan desember masih dalam taraf pemeriksaan ada yang masih
dalam tahapan, replik, duplik, pembuktian/saksi.
Sisa perkara gugatan Tahun 2014 sebanyak 47 perkara dan pada Tahun
2015 diselesaikan seluruhnya sebanyak 47 Perkara sehingga capaiannya 100%.
Sebagai bahan perbandingan persentase sisa perkara gugatan perdata
yang diselesaikan, sebagai berikut :
Tahun
Perkara

2013

2014

2015

Capaian %

Capaian %

Capaian %

Sisa Perkara
-

CT

100%

100%

100%

-

CG

100%

100%

100%

-

Lainya

100%

100%

100%

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 23

Berdasarkan data tersebut di atas adanya peningkatan kinerja pada sisa
perkara yang diselesaikan dari capaian tahun 2011 dengan capaian tahun 2013
sebanyak 100% dan capai tahun 2014 sebanyak 100% dengan capaian Tahun
2015 sebanyak 100 %.
 Persentase perkara yang diselesaikan:
- Perkara Cerai Talak
Perkara cerai talak yang masuk pada Tahun 2015 sebanyak 46 perkara,
diselesaikan sebanyak 44 perkara dan sisa 2 perkara capaiannya 95,65%.
Keadaan Perkara di Pengadilan Agama Luwuk Cerai Talak Tahun 2015
No

Bulan

Masuk

Putus

1.

Januari

20

14

2.

Pebruari

12

11

3.

Maret

14

11

4.

April

11

12

5.

Mei

10

7

6.

Juni

9

13

7.

Juli

5

7

8.

Agustus

18

12

9.

September

25

12

10. Oktober

23

17

11.

15

15

11

20

173

151

Nopember

12. Desember
Jumlah

- Perkara Cerai Gugat
Perkara cerai gugat yang masuk pada Tahun 2013 sebanyak 96 perkara,
diselesaikan sebanyak 75 perkara sedangkan perkara yang dicabut untuk cerai
gugat sebanyak 11 Perkara dan sisa 10 perkara capaiannya 86,67%.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 24

Keadaan Perkara Di Pengadilan Agama Luwuk Cerai Gugat Tahun 2015
No

Bulan

Masuk

Putus

1.

Januari

27

20

2.

Pebruari

31

20

3.

Maret

20

24

4.

April

24

25

5

Mei

23

15

6

Juni

24

22

7

Juli

11

14

8

Agustus

20

20

9

September

41

20

10

Oktober

22

26

11

Nopember

43

30

12

Desember

19

35

305

271

Jumlah

- Penyelesaian Perkara Lainnya
Perkara Lainnya yang masuk pada Tahun 2015 sebanyak 9 perkara, diselesaikan
sebanyak 9 perkara dan sisa 0 perkara capaiannya 100%.

Keadaan Perkara Lainnya Di Pengadilan Agama Luwuk Tahun 2015
No

LKJiP PA. LUWUK 2015

Bulan

Masuk

Putus

1.

Januari

8

5

2.

Pebruari

41

5

3.

Maret

2

41

4.

April

47

47

5

Mei

1

3

6

Juni

6

3

7

Juli

21

4

Halaman - 25

8

Agustus

91

21

9

September

7

88

10

Oktober

2

4

11

Nopember

2

4

12

Desember

3

3

Jumlah

231

228

Sasaran 2. Peningkatan aksepbilitas putusan Hakim
Pencapaian target kinerja atas sasaran ini adalah sebagai berikut:
No

Sasaran

Indikator Kinerja

Target

Realisasi

Capaian
(%)

2.

Peningkatan

Persentase

aksebilitas

yang

putusan Hakim

mengajukan

perkara
tidak
upaya

hukum:
- Banding

5

5

100%

- Kasasi

2

2

100%

0%

0%

-Peninjauan Kembali

-

A. Keuangan
Pengukuran Kinerja terdiri dari Pengukuran Kinerja Kegiatan dan Pengukuran
Pencapaian Sasaran Aspek Keuangan.
1. Pengukuran Kinerja Kegiatan ( PKK )
Pengukuran kinerja kegiatan yaitu mengukur tingkat capaian kinerja kegiatan
yang dimulai dengan menetapkan indikator kinerja kegiatan berdasarkan kelompok
inputs, outputs, outcomes, benefits dan impacts; menentukan satuan setiap
kelompok indikator; menetapkan rencana tingkat capaian (target), mengetahui
realisasi indikator kinerja kegiatan, menghitung rencana dan realisasi untuk
mendapatkan prosentasenya.
Berdasarkan Formulir Pengukuran Kinerja Kegiatan Tahun 2015 maka dapat
diuraikan sebagai berikut :
LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 26

d. Pembayaran

Gaji

/Honor/Tunjangan,

terselengaranya

operasional

dan

pemeliharaan perkantoran kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan
pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 98,90%, output
100%, dan outcome 100%.
e. Pelaksananaan tersedianya sarana dan prasarana aparatur pada Mahkamah
Agung dan peradilan dibawahnya. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan
pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 99,72%, output
99,72% dan outcome 99,72%.
f. Pelaksanaan Program Perkara Prodeo dan Sidang Keliling untuk menjangkau
segenap lapisan masyarakat. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dengan
pencapaian rencana tingkat capaian kelompok indikator input 92,34%, output
92,34% dan outcome 92,34%.
Untuk lebih jelas akan diuraikan bahwa Pada tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk
mendapatkan Dua

alokasi anggaran yang terbagi dalam dua unit eselon I yakni

anggaran dalam DIPA Bagian Anggaran 005.01 Badan Urusan Administrasi Mahkamah
Agung RI Nomor : DIPA-005.01.2.307300/2015 Tanggal 14 Nopember 2014 sebesar
Rp. 4.528.528.000 (Empat Milyar Lima Ratus Dua Puluh Delapan Juta Lima Ratus
Dua Puluh Delapan Ribu Rupiah) dengan kode Satker 307300 yang bersumber dari
Dana APBN, yang kemudian telah di Revisi sampai dengan Revisi Ke 2 sehingga
Anggaran Pengadilan Agama Luwuk dengan Kode Satker 307300 pada tahun 2015
menjadi Rp. 3.856.083.000,- (Tiga Milyar Delapan Ratus Lima Puluh Enam Juta

Delapan Puluh Tiga Ribu Rupiah). Dan DIPA Bagian Anggaran 005.04 Direktorat
Jenderal

Badan

Peradilan

Agama

Mahkamah

Agung

RI

Nomor:

DIPA-

005.04.2.309066/2015 Tanggal 14 Nopember 2014 sebesar Rp. 39.705.000,- (Tiga
Puluh Sembilan Juta Tujuh Ratus Lima Ribu Rupiah) dengan kode Satker 309066 yang
juga bersumber dari APBN.
Jika dibandingkan dengan dua alokasi anggaran pada tahun 2014 DIPA BA-ES
1 005.01.307300 sebesar Rp. 3.520.245.000 (Tiga Milyar Lima Ratus Dua Puluh Ribu
Dua Ratus Empat Puluh Lima Ribu Rupiah). artinya terdapat kenaikan anggaran 8,70
%. Hal Ini disebabkan karena pada tahun 2014 Alokasi Anggaran Pengadilan Agama
Luwuk (307300) hanya untuk membiayai Belanja Pegawai dan Belanja Barang dan
pada tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk disamping mendapat Alokasi Anggaran

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 27

untuk Belanja modal juga mendapat alokasi belanja Pegawai yang cukup Besar. Dan
DIPA BA-ES 1 005.04.309066 sebesar Rp. 39.705.000,- (Tiga Puluh Sembilan Juta
Tujuh Ratus Lima Ribu Rupiah),

terjadi kenaikan anggaran sekitar 31,73 % yang

dipengaruhi dengan dialokasikannya anggaran berupa layanan Pos Bantuan Hukum
pada tahun 2015 yang pada tahun 2014 tidak teralokasikan. Adapun perincian alokasi
anggaran Pengadilan Agama Luwuk tahun 2015 terdiri dari :
DIPA BA-ES 01 No : DIPA-005.01.2.307300/2015 Tanggal 05 Nopember
2014 sebesar Rp. Rp. 3.856.083.000
NO

KEGIATAN

PAGU (Rp.)

REALISASI (Rp.)

(%)

1

Belanja Pegawai

3.462.983.000

3.090.827.535

89,25

2

Belanja Barang

353.100.000

352.566.382

99,85

3

Belanja Modal

40.000.000

39.820.000

99,55

J U M L A H

3.856.083.000

3.483.213.917

90,33

DIPA BA-ES 01 No : DIPA-005.04.2.309066/2015 Tanggal 05

Nopember

2014 yang hanya terdiri dari belanja barang sebesar Rp. 39.705.000,NO

KEGIATAN

1

Belanja Pegawai

2
3

REALISASI (Rp.)

(%)

-

-

0,00

Belanja Barang

39.705.000

18.612.000

46,88

Belanja Modal

-

-

0,00

39.705.000

18.612.000

46,88

J U M L A H

1.

PAGU (Rp.)

Belanja Pegawai :
Belanja pegawai meliputi belanja pegawai mengikat dan tidak mengikat
yang penggunaannya antara lain untuk gaji, tunjangan dan lembur.
a. Rencana Kerja Anggaran Kementrian / Lembaga (RKA-KL)
Pagu Belanja Pegawai dalam DIPA Pengadilan Agama Luwuk (307300)
dalam Rincian RKA-KL Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 4.135.428.000,yang telah mengalami revisi terkait Penyelesaian Pagu Minus pada belanja
Pegawai Lainnya dan revisi antar satker sehingga mengalami perubahan
anggaran menjadi Rp. 3.462.983.000,b

Pelaksanaan Anggaran.
Realisasi Belanja Pegawai Pada Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 3.090.827.535,- dengan presentase
89.25% .

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 28

c.

Sisa Anggaran Pelaksanaan
Sisa Anggaran Pelaksanaan Belanja Pegawai sampai dengan 31 Desember
2015 sebesar Rp. 372.166.221,-atau presentase sebesar
disebabkan karena jumlah realisasi lebih

10.75 %, hal ini

kecil dari pada

pagu yang ada

dalam DIPA Tahun Anggaran 2015.
Rincian Belanja Pegawai Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk
berdasarkan Pagu DIPA, Realisasi / Pelaksanaan dan Sisa Anggaran / Saldo perAKUN sebagai berikut :

5111

Belanja Gaji dan tunjangan PNS

511111

Belanja Gaji Pokok PNS (Pagu)

Rp.

1.138.298.000

Realisasi

Rp.

993.083.880

Sisa

Rp.

145.214.120

511119 Belanja pembulatan (Pagu)

Rp.

29.000

Realisasi

Rp.

28.301

Sisa

Rp.

699

Rp.

88.807.000

Realisasi

Rp.

78.888.370

Sisa

Rp.

9.918.630

Rp.

28.586.000

Rp.

27.395.954

511121 Belanja Tunj.Suami/Istri PNS (Pagu)

511122 Belanja Tunj. Anak PNS (Pagu)
Realisasi
Sisa

Rp.

1.190.046

Rp.

20.410.000

Realisasi

Rp.

15.370.000

Sisa

Rp.

5.040.000

511123 Belanja Tunj.Struktural PNS (Pagu)

511124 Belanja Tunj.Fungsional PNS (Pagu)Rp. 1.449.780.000
Realisasi

Rp.1.361.760.000

Sisa

Rp. 88.020.000

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 29

511125 Belanja PPH PNS (Pagu)
Realisasi

Rp.204.289.550

Sisa

Rp. 40.141.450

511126 Belanja Tunj. Beras PNS (Pagu)

Rp. 100.792.000

Realisasi

Rp.

72.432.480

Sisa

Rp.

28.359.520

511129 Belanja uang makan PNS (Pagu)

Rp. 210.400.000

Realisasi

Rp. 182.769.000

Sisa

Rp.

27.631.000

Rp.

19.450.000

Realisasi

Rp.

6.310.000

Sisa

Rp.

13.140.000

511151 Belanja Tunj.Umum PNS (Pagu)

511157 Bel. Tunj.Kemahalan Hakim (Pagu)

5122

Rp. 244.431.000

Rp. 162.000.000

Realisasi

Rp. 148.500.000

Sisa

Rp.

13.500.000

Belanja Lembur

2. Belanja Barang
Belanja barang adalah pengeluaran untuk pembelian barang dan jasa yang
habis pakai dalam kurun waktu satu tahun anggaran termasuk didalamnya biaya
pemeliharaan dan perjalanan Dinas. Belanja barang meliputi belanja barang
Operasional dan Belanja Barang Non Operasional. Pada belanja barang tahun
2015 Pengadilan Agama Luwuk mendapatkan sumber alokasi dana dari DIPA BAES005.01 dan DIPA BA-ES005.04 Adapun Sumber dana dari DIPA BA-ES 005.04
adalah DIPA Teknis yang dikhususkan untuk PembiayaanPenyelesaian Perkara,
Perkara Prodeo dan Sidang Keliling.
a. Rencana Kerja Anggaran Kementrian / Lembaga (RKA-KL)

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 30

Pagu Belanja Barang dalam DIPA BA-ES 005.01 Pengadilan agama
Luwuk dan dalam Rincian

RKA-KL Tahun Anggaran 2015

sebesar Rp.

353.100.000.
Pagu Belanja Barang dalam DIPA BA-ES 005.04 Pengadilan Agama
Luwuk dan dalam Rincian RKA-KL Tahun Anggaran 2015 semula mendapat
alokasi sebesar Rp. 39.705.000.
b. Pelaksanaan Anggaran
Realisasi Belanja Barang pada Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk
Tahun

Anggaran 2015 untuk DIPA BA-ES 005.01 sebesar Rp. 352.566.382

dengan presentase 99.85 %. Realisasi ini cukup tinggi disebabkan karena pagu
belanja yang tersedia

masih relatif rendah bila dibandingkan dengan

kebutuhan yang harus dipenuhi.
Realisasi Belanja Barang pada Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk
Tahun Anggaran 2015 untuk DIPA BA-ES 005.04 sebesar Rp. 21.093.000,dengan presentase 46.88 %. Realisasi ini mengalami penurunan jika
dibandingkan dengan tahun 2014 karena berkurangnya volume perkara
prodeo yang bisa direalisasikan dan dengan adanya alokasi anggaran baru
berupa Pos Bantuan Hukum yang terkendala teknis pelaksanaannya.
c.

Sisa Anggaran Pelaksanaan
Sisa Anggaran Pelaksanaan Belanja Barang untuk DIPA BA-ES005.01
per 31 Desember 2015 sebesar Rp. 533.618 dengan prosentase 0.15 %.
Sisa Anggaran Pelaksanaan Belanja Barang untuk DIPA BA-ES005.04
per 31 Desember 2015 sebesar Rp. 21.093.000,- dengan prosentase 53.12 %.
Adapun Rincian Belanja Barang Tahun Anggaran 2015 untuk DIPA
BA-ES 005.01 berdasarkan Pagu DIPA, Realisasi / Pelaksanaan dan Sisa
Anggaran per AKUN sebagai berikut :

Belanja Barang Operasional
002

Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran

Pemeliharaan Gedung Kantor dan Lingkungannya
523111

Belanja Pemeliharaan Gedung dan Bangunan

Pagu

Rp.

13.180.000

Realisasi

Rp.

13.180.000

LKJiP PA. LUWUK 2015

(100 %)

Halaman - 31

Sisa

Nihil

( 0 %)

Pemeliharaan Peralatan Dan Mesin
523121

Belanja Perawatan Kendaraan Roda 2

Pagu

Rp.

4.500.000

Realisasi

Rp.

4.500.000

Sisa
523121

(100 %)

Nihil

( 0 %)

Belanja Pemeliharaan Kendaraan Roda 4

Pagu

Rp.

10.000.000

Realisasi

Rp.

10.000.000

Sisa
523121

(100 %)

Nihil

( 0 %)

Belanja Pemeliharaan Peralatan Kantor

Pagu

Rp.

6.100.000

Realisasi

Rp.

6.100.000

Sisa

(100 %)

Nihil

( 0 %)

Langganan Daya Dan Jasa
522111

Belanja Langganan Listrik

Pagu

Rp.

37.200.000

Realisasi

Rp.

37.200.000

(100%)

NIHIL

(0%)

Sisa
522112

Belanja Langganan Telepon

Pagu

Rp.

9.900.000

Realisasi

Rp.

9.366.382

(94,61 %)

Sisa

Rp.

553.618

(5,39 %)

522113

Belanja Langganan Air

Pagu

Rp.

1.200.000

Realisasi

Rp.

1.200.000

(100 %)

Sisa

Rp.

NIHIL

(0 %)

Pengiriman Surat-Surat/Paket/Barang Dinas
521114

Belanja Pengiriman Surat Dinas Pos Surat

Pagu

Rp.

1.800.000

Realisasi

Rp.

1.800.000

LKJiP PA. LUWUK 2015

(100 %)

Halaman - 32

Sisa

Nihil

( 0 %)

Operasional Perkantoran dan Pimpinan
521111

Belanja Keperluan Perkantoran

Pagu

Rp.

108.900.000

Realisasi

Rp.

108.900.000

(100,00 %)

Nihil

( 0,00 % )

Sisa
521811

Belanja Barang Persediaan

Pagu

Rp.

21.600.000

Realisasi

Rp.

21.600.000

(100,00 %)

Nihil

( 0,00 % )

Sisa

Honorarium Pejabat Pengelola Keuangan
521115

Belanja Honor Operasional Satuan Kerja

Pagu

Rp.

33.150.000

Realisasi

Rp.

33.150.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

Polikelinin/Obat-Obatan
521119

Belanja Barang Operasional Lainnya

Pagu

Rp.

900.000

Realisasi

Rp.

900.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

Belanja Barang Non Operasional
Perjalanan Dinas Untuk Konsultasi Ke Tingkat Banding
521811

Belanja Barang Persediaan

Pagu

Rp.

2.830.000

Realisasi

Rp.

2.830.000

(100 %)

Sisa

Rp.

Nihil

(0 %)

524111

Belanja Perjalanan Biasa

Pagu

Rp.

86.720.000

Realisasi

Rp.

86.720.000

Sisa

Rp.

524113

LKJiP PA. LUWUK 2015

Nihil

(100 %)
(0 %)

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota

Halaman - 33

Pagu

Rp.

3.520.000

Realisasi

Rp.

3.520.000

Sisa

Rp.

Nihil

(100 %)
(0 %)

Penyusunan Program dan Rencana Kerja (RKAKL)
521811

Belanja Barang Persediaan

Pagu

Rp.

1.000.000

Realisasi

Rp.

1.000.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

Pelantikan/Pengambilan Sumpah Jabatan
521211

Belanja Bahan

Pagu

Rp.

2.100.000

Realisasi

Rp.

2.100.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa
521811

Belanja Barang Persediaan

Pagu

Rp.

900.000

Realisasi

Rp.

900.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

Penyelenggaraan Kearsipan/Perpustakaan/Dokumentasi
521211

Belanja Bahan

Pagu

Rp.

3.600.000

Realisasi

Rp.

3.600.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

Pertemuan/Jamuan Tamu/Delegasi
521211

Belanja Bahan

Pagu

Rp.

4.000.000

Realisasi

Rp.

4.000.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa

9). Honorarium Pejabat Pengelola Keuangan
521115
Pagu

LKJiP PA. LUWUK 2015

Belanja Honor Operasional Satuan Kerja
Rp.

28.680.000

Halaman - 34

Realisasi

Rp.

28.680.000

(100 %)

Nihil

(0 %)

Sisa
Dan

Rincian Belanja Barang Tahun Anggaran 2015 untuk BA-ES 005.04

berdasarkan Pagu DIPA, Realisasi/Pelaksanaan dan Sisa Anggaran per Akun
sebagai berikut :
1. Penyelesaian Administrasi Perkara dan Penanganan Perkara Prodeo
A. Penyelesaian Administrasi Perkara
521211

B.

Belanja Bahan

Pagu

Rp.

1.905.000

Realisasi

Rp.

1.425.000

(74,80 %)

Sisa

Rp.

480.000

(25,20 %)

Penyelenggaraan Pelayan Posbakum
522191

Belanja Jasa Lainnya

Pagu

Rp.

19.200.000

Realisasi

Rp.

0

(0 %)

Sisa

Rp.

19.200.000

(100 %)

C. Penyelenggaraan Sidang di Luar Gedung Pengadilan
524113

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota

Pagu

Rp.

15.600.000

Realisasi

Rp.

15.600.000

(100 %)

Sisa

Rp.

0

(0 %)

D. Pembebasan Biaya Perkara
521219

Belanja Barang Non Operasional Lainnya

Pagu

Rp.

3.000.000

Realisasi

Rp.

1.587.000

(52,90 %)

Sisa

Rp.

1.413.000

(47,10 %)

3. Belanja Modal
a. Rencana Kerja Anggaran Kementrian / Lembaga (RKA-KL)
Pagu Belanja Modal dalam DIPA Pengadilan agama Luwuk dan dalam
Rincian RKA-KL Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 40.000.000.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 35

b. Pelaksanaan Anggaran
Realisasi Belanja Modal pada Satuan Kerja Pengadilan Agama Luwuk
Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp. 39.820.000 dengan presentase 99.55 %.
c.

Sisa Anggaran Pelaksanaan
Sisa Anggaran Pelaksanaan Belanja Modal per 31 Desember 2015
sebesar Rp. 180.000 dengan prosentase 0.45 %.
Adapun Rincian Belanja Modal Tahun Anggaran 2015 berdasarkan
Pagu DIPA, Realisasi / Pelaksanaan dan Sisa Anggaran per AKUN sebagai
berikut :

Belanja Modal
532111

Belanja Modal Peralatan dan Mesin Teknologi Informasi

Pagu

Rp.

40.000.000

Realisasi

Rp.

39.820.000 (99,55 %)

Sisa

180.000 (0,45 %)

2. Pengukuran Pencapaian Sasaran (PPS)
Pengukuran

Pencapaian

Sasaran

meliputi;

menetapkan

indikator

sasaran;menetapkan rencana tingkat capaian (target);mengetahui realisasi indikator
sasaran;menghitung rencana dan realisasi untuk mendapatkan prosentasenya. Pada
Tahun 2015 Pengadilan Agama Luwuk menetapkan 2(dua) sasaran. Dalam DIPA 01
Dua sasaran tersebut telah direalisasikan dan memperoleh pencapaian rencana tingkat
capaian (target) sebesar ,99,06%.
Berdasarkan Formulir Pengukuran Pencapaian Sasaran Tahun 2013 maka dapat
dilaporkan sebagai berikut :
a. Tersedianya dukungan manajemen dan Tugas teknis dalam penyelengaraan fungsi
peradilan, Sasaran tersebut dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian 99.06
%.
b. Tersedianya

sarana

dan

peradilan/penyelengaraan

prasarana
peradilan

yang

berbasis

mendukung
teknologi.

penyelengaraan
Sasaran

tersebut

dilaksanakan dengan pencapaian tingkat capaian .99,06%.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 36

Dan pada DIPA 04 dengan 3 (tiga) sasaran pokok. Dua sasaran tersebut telah
direalisasikan dan memperoleh pencapaian rencana tingkat capaian (target) sebesar
109,52%

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 37

BAB I V
PENUTUP

A. KESIMPULAN
1. Dengan tersusunnya Laporan

Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Tahun 2015

memuat laporan pencapaian Kinerja Pengadilan Agama Luwuk telah melaksanakan
dan merampungkan kegiatan yang telah direncanakan dari kebijakan, program dan
kegiatan yang telah dilaksanakan sesuai dengan Visi dan Misi tujuan dan sasaran.
2. Laporan

Kinerja Pengadilan Agama Luwuk

Tahun 2015 diharapkan dapat

memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja yang telah dilakukan oleh
Pengadilan Agama Luwuk, dan LKJIP ini merupakan wujud Tranparansi dan
Pengadilan Agama Luwuk dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya serta
kewajiban yang diembannya.
3. Penyerapan anggaran semaksimal mungkin telah dialokasikan sesuai kebutuhan dan
aturan yang telah ditetapkan. Kalaupun ada anggaran yang belum terserap hal
tersebut lebih disebabkan persoalan teknis yang tidak mungkin dilanggar sesuai
prinsip . Penyerapan anggaran pada prinsipnya telah mencapai target yang
diinginkan. Dengan tersedianya anggaran sangat menunjang lancarnya pelaksanaan
tugas dan fungsi peradilan untuk memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.

B. SARAN
Dengan segala kerendahan hati, kami mohon kepada Mahkamah Agung Cq. Ketua
Pengadilan Tinggi Agama Palu, kiranya :
1. Melengkapi sarana an prasarana untuk menunjang pelaksanaan tugas, karena
masih banyak kekurangan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Oleh karenanya
penambahan dan peningkatan anggaran dari tahun berjalan sangat diharapkan untuk
tahun berikutnya.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 38

2. Adanaya kurang sinergi antara perencanaan dan penganggaran dengan
penjabaran program dan kegiatan, idealnya harus sesuai dengan agenda yang tertuang
dalam renstra, sehingga tidak terdapat kesulitan dalam pemetaan program dan
kegiatan dengan pengalokasian keuangan. Karenanya untuk pemecahan masalah yang
dihadapi perlu kiranya dilakukan alokasi anggaran berbasis renstra masing-masing
satker agar Dokumen Renstra dan LKJiP bisa dengan mudah untuk di singkronkan.
sehingga hasil yang diharapkan dapat terwujud dengan maksimal.

LKJiP PA. LUWUK 2015

Halaman - 39

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful