Anda di halaman 1dari 3

Alat:

1. Alat dasar
2. Petridish
3. Tempat sampah
4. Deepen glass
5. Round bur
6. Fissure sillindris bur
7. Inverted dan tapered bur
8. Stone hijau
9. Rubber cup merah dan hijau
10. Mortal dan pastel
11. Amalgamator
12. Kain peras
13. Pistol amalgam
14. Amalgam stopper
15. Carver
16. Burnisher
17. Plastis filling instrumen
18. Semen stopper
Bahan yang diperlukan
1. Cotton roll
2. Cotton pellet
3. Matrix band dan wedges
4. Seng oksida dan alkohol
5. Alloy dan merkuri
6. ZnPO4
Prosedur preparasi
1. Memasang masker dan handscoon
2. Asepsis dan isolasi daerah kerja
(asepsis dengan alkohol ; isolasi
bagian bukal dengan cotton roll,
bagian lingual dengan saliva ejector)
3. Ekskavasi daerah karies lunak
4. Dengan
round
diamond
bur
mempreparasi daerah karies sampai
kedalaman 2 mm
5. Dengan fissure silindris bur round bur
membentuk

dinding

tegak

lurus

dengan dasar kavitas dan berbentuk


box
6. Penambahan retensi bukopulpo dan
linguopulpo

line

angle

dengan

inverted diamond bur atau round bur


kecil untuk membuat undercut

7. Penghalusan dasar kavitas dengan


inverted diamond bur
8. Perhatikan bentukan kavitas tidak
terlalu sempit dan tidak terlalu lebar
9. Irigasi dengan akuades lalu keringkan
Aplikasi basis:
1. Asepsis dan isolasi daerah kerja
2. Aduk ZnPO4 dengan powder : liquid
= 1 : 2 di atas glass plate
3. Gerakan memutar dengan spatula
semen hingga konsistensi dempul
4. Aplikasikan dengan plastis filling
instrument

pada

dasar

kavitas.

Kondensasi dengan semen stopper


5. Buang kelebihan dengan ekscavator
6. Perhatikan: semen jangan ada pada
dinding/undercut, hanya pada dasar
kavitas
1. Melakukan triturasi: mencampurkan
merkuri

dan

alloy

(amalgamator) atau 8:5 (manual);


diletakkan diatas mortal dan diaduk
2.

dengan pastel 60 putaran per menit


Peras dengan kain dan pinset untuk

menghilangkan kelebihan merkuri


3. Buang sisa merkuri di atas wadah
yang berisi air
4. Aplikasi pada bagian oklusal dengan
pistol amalgam
5. Masukkan sedikit demi sedikit lalu
kondensasi dengan stopper amalgam
sampai setinggi oklusal
6. Pasien diinstruksikan oklusi
7. Carving dengan amalgam carving
8. Kelebihan dibuang dengan cotton
pellet lembab
9. Cek oklusi dengan articulating paper
10. Tunggu setting awal
11. Burnishing dengan burnisher
12. Instruksikan kepada pasien untuk
tidak makan makanan keras sampai 24

jam dan meminta pasien kembali


untuk dilakukan pemulasan
13. Poles dengan menggunakan finishing
stone hijau pada low speed untuk
menghilangkan

permukaan

yang

kasar.
14. Menggunakan rubber cup merah dan
zinc okside aquadest
15. Poles harus dalam keadaan basah dan
tekanan ringan