Anda di halaman 1dari 6

TUGAS MATA KULIAH

METODE PENELITIAN BISNIS


The Critical Literature Review
Dosen Pengampu: Prof. Dr. Salamah Wahyuni, SU.

Disusun oleh kelompok 12

Sukaril

NIM S411508006

M. Nur Kamila Amrullah

NIM S411508013

JURUSAN MAGISTER MANAJEMEN


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015

TINJAUAN LITERATUR KRITIS


TUJUAN TEORI KRITIS
Riview literatur merupakan hal penting yang harus dilakukan peneliti
sebelum melakukan penelitian. Oleh karena itu, peneliti harus melakukan banyak
kajian literatur agar mereka mendapatkan gambaran tentang topik yang akan
mereka teliti. Selain itu mereka juga dapat membuat rencana penelitian setelah
melakukan kajian literatur. Adapun kajian literatur yang dapat mereka lakukan
adalah dengan melakukan beberapa tehap; mendaftar kata kunci, memeriksa
sumber utama, dan membaca dan mencatat sumber utama.
Meskipun kualitas penelitian pendidikan meningkat, bukti masih
menunjukkan bahwa banyak dari penelitian yang telah dipublikasikan masih
memiliki kelemahan yang serius. Oleh karena itu para pengkaji khususnya para
peneliti harus menimbang secara benar suatu hasil penelitian. Keterampilan dalam
mengevaluasi secara kritis suatu penelitian diperlukan pada awal proses penelitian
sehingga kita dapat menentukan kekuatan dan kelemahan dari penelitian
sebelumnya yang relevan dengan penelitian kita. Analisis literature sangat
diperlukan dalam mengevaluasi secara kritis suatu penelitian yang telah
dipublikasikan agar kesalahan yang sama dalam melakukan penelitian dapat
dihindari.
Kualitas dari tinjaun pustaka bergantung pada kehati-hatian dalam
memilih dan membaca buku, jurnal akademik dan profesional, laporan, tesis, dan
hal sejenis. Buku akademik, dan jurnal secara umum, sebagai sumber informasi
yang paling berguna. Akan tetapi, sumber lain seperti jurnal profesional, laporan,
dan surat kabar juga dapat bernilai karna menyediakan informasi yang spesifik,
informasi sesungguhnya tentang pasar, industri, dan perusahaan. Sehingga,
sebaiknya kita mengkombinasikan informasi-informasi tersebut.

1
OBSERVATI
ON

PROB
LEM
DEFIN
ITION

CRITI
CAL
LITER
ATUR
E
REVIE
W

DEDU
CTIO
N
THEO
RETIC
AL
FRAM
EWO

DED
UCTI
ON
GEN
ERAT
ION
OF
HYP

8
7.
RESE
ARCH
DESI
GN

DATA
COLLETI
ON,
ANALYSIS
, AND
INTERPR
ESTATION

9b
INDU
CTIO
N

2
PRELIMI
NARY
DATA
GATHER
ING
No

Buku Bacaan

ye
s
10
report
writing

11
report
present

Buku bacaan berguna sebagai sumber teori terkait penelitian. Keuntungan


menggunakan buku bacaan lebih baik dibanding artikel. Kelemahannya buku
bacaan kurang update dibanding jurnal.
Jurnal
Jurnal akademik dan profesional merupakan sumber informasi yang
update.
Tesis
Tesis PhD seringberisi review lengkap dari literatur dalam area tertentu.
Catatan Konfrensi
Catatan konferensi berguna untuk menyediakan informasi dari penelitian
terakhir, atau penelitian yang belum dipublikasikan. Catatankonferensi sangat
update.

9A
DED
UCT
ION

12
mane
gerial

Naskah yang Tidak Terpublikasikan


Naskah yang tidak terpublikasikan adalah sumber informasi yang tidak
diterbitkan resmi oleh pemiliknya, perusahaan atau instansi lainnya.
Laporan
Departemen pemerintah dan komisi perusahaan atau yang menyelesaikan
penelitian dalam jumlah yang besar. Mereka mempublikasikan hasil temuan yang
menyediakan informasi spesifik pasar, industi, dan informasi perusahaan
Surat Kabar
Koran menyediakan informasi bisnis terkini. Koran merupakan sumber
informasi pasar, industri, atau perusahaan.
Internet
Jumlah informasi yang dapat ditemukan di World Wide Web sangat
banyak. Dengan internet pencarian buku, jurnal dan artikel, catatan konferensi,
juga data khusus seperti publikasi perusahaan, dan laporan dapat diperoleh dengan
mudah.`
Pencarian Kepustakaan
Basis data terkomputerisasi menyediakan banyak informasi. Kebanyakan
perpustakaan menyediakan informasi elektronik sebagai berikut :
1.
2.
3.
4.

Jurnal elektronik
Basis-data Full text
Basis-data bibliografi
Basis-data abstrak

Evaluasi Kepustakaan
Melihat sekilas judul artikel atau buku akan mengindikasikan yang mana
yang mungkin berkaitan dan yang mana yang sepertinya diluar pokok bahasan
mengenai studi. Abstrak artikel biasanya menyediakan gambaran umum tujuan
studi, strategi penelitian secara umum, temuan, dan kesimpulan akhir. Abstrak

yang bagus menyediakan informasi yang cukup untuk memutuskan artikel mana
yang relevan. Rumusan masalah juga dapat membantu melihan relevansi. Selain
itu, daftar isi dan chapter awal juga membantu untuk melihat relevansi buku
tersebut.
Mendokumentasikan Tinjauan Pustaka
Mendokumentasiskan tinjauan pustaka penting untuk meyakinkan pembaca
bahwa
1) Peneliti memiliki pengetahuan mengenai area permasalahan dan telah
melakukan persiapa terlebih dahulu sebelum melakukan penelitian.
2) Kerangka kerja teoritis (dalam penelitian deduktif) akan disusun dalam
pekerjaan telah selesai dan akan ditambahkan sebagai fondasi dari
pengetahuan yang telah ada.
Akhirnya, kita mengambil bagian tinjauan pustaka yang selesai dan menguji
bagaimana aktifitas tersebut membantu untuk :
1) Memperkenalkan subjek studi
2) Mengidentifikasi rumusan masalah
3) Membangun penelitian sebelumnya

sebagai

usaha

dasar

untuk

memperoleh tahap selanjutnya dari kerangka dasar teoritis dan


pengembangan hipotesis
ISU-ISU ETIS
Ada dua hal yang harus diwaspadai ketika mengutip, manambahkan, atau
menantang hasil kerja orang lain :
1. Dengan sengaja salah menyajikan hasil karya penulis lain seperti sudut
pandangnya, ide, model, hasil temuan, interpretasi, dan hal sejenisnya.
2. Plagiarisme menggunakan kata-kata milik orang lain, argumen, atau ide
seperti milik sendiri.
Anda akan mendapatkan keuntungan dengan menghabiskan beberapa waktu
untuk menjadi akrab dengan sumber daya online yang menyediakan kepustakaan
untuk Anda. sebagian besar perpustakaan memiliki sumber daya berikut

elektronik yang mereka miliki beberapa sumber daya online yang berguna untuk
penelitian bisnis
online database
1. ABI / INFORM global and ABI/ INFORM
2. The business Periodicals Index (BPI)
3. Dowjones Factiva
4. EconLit
5. The International Bibliography of the Social Sciences
6. PsycINFO
7. rePec