Anda di halaman 1dari 48

BUKU PANDUAN

KADER
PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN

POSYANDU DAN
LANSIA

PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN


FK UNIVERSITAS BRAWIAJAYA
2016

Pos pelayanan
terpadu untuk lanjut
usia

1. Lansia usia 45 -70 tahun


2. Keluarga Lansia

1. Meningkatkan
jangkauan
pelayanan kesehatan lansia
2. Meningkatkan komunikasi antar
lansia

1.
2.
3.
4.

Peningkatan Kesehatan
Pencegahan Penyakit
Pengobatan
Rehabilitatif

1. Melakukan kegiatan bulanan Posyandu


a. Mempersiapkan pelaksanaan Posyandu
b. Melakukan kegiatan bulanan pada hari buka
Posyandu yang disebut juga dengan tugas
pelayanan 5 meja
2. Melaksanakan kegiatan setelah pelayanan
bulanan Posyandu
a.Memindahkan catatan-catatan dalam KMS ke
dalam buku register atau buku bantu kader
b.Menilai (mengevaluasi) hasil kegiatan dan
merencanakan kegiatan hari Posyandu pada
bulan berikutnya
c. Kegiatan kunjungan rumah (penyuluhan
perorangan) merupakan tindak lanjut dan
mengajak lansia datang ke Posyandu pada
kegiatan bulan berikutnya.

3. Melaksanakan kegiatan di luar Posyandu


a. Menggerakkan masyarakat untuk menghadiri
dan ikut serta dalam kegiatan Posyandu dan
membantu petugas kesehatan dalam
pendaftaran, penyuluhan, dan berbagai usaha
kesehatan masyarakat.
b. Melaksanakan kunjungan rumah

Lansia yang tidak hadir 2 (dua) bulan


berturut-turut di posyandu
Lansia yang sakit
Lansia yang bulan lalu dikirim atau dirujuk
ke puskesmas

Meja 1 :
PENDAFTARAN

Meja 2 :
PEMERIKSAAN
OLEH KADER

Meja 3 :
PENCATATAN

Meja 4 :
PENYULUHAN

Meja 5 :
PELAYANAN
MEDIS OLEH
PETUGAS
PUSKESMAS

LATIHAN FISIK KEBUTUHAN LANSIA


PEDOMAN LATIHAN BAGI LANSIA
L

Luruskan tubuh dan syukur atas hidup sampai hari ini

Awali pemanasan dgn menepuk sambil jalan di tempat

Nikmati aliran panas yang menghidupi seluruh sel


tubuh

Seluruh otot harus digerakkan dalam latihan inti

Iringi dengan musik yang memberi semangat

Aliran darah tepi dan kelentukan menjadi sasaran


latihan
Sesuaikan kekerasan latihan dengan kemampuan
tubuh

Elakkan cuaca yang sangat ekstrim, panas atau dingin

Hitung denyut nadi selama latihan (60-70%DN maks)

Atur pernafasan, harus dapat berbicara atau bernyanyi

Tiga sampai lima kali seminggu latihan dilakukan

Bersama teman akan menambah semangat aman

Usahakan untuk terus bergerak minimal 30 menit

Gembira, lepas, bebas harus mengiringi setiap gerakan

A
R

Akhiri dengan pendinginan dan penguluran seluruh


tubuh
Rasakan bugarnya tubuh setelah keringat menguap

SENAM ERGONOMIK
Apa itu Senam Ergonomik?
Senam ergonomik adalah suatu teknik senam untuk
mengembalikan atau membetulkan posisi dan kelenturan
sistem saraf dan aliran darah, memaksimalkan suplai oksigen
ke otak, membuka sistem kecerdasan, sistem keringat, sistem
pemanas tubuh, sistem pembakaran asam urat, kolesterol, gula
darah, asam laktat, sistem kesegaran tubuh, dan sistem
kekebalan tubuh.

Apa Manfaatnya?
1. Mengoptimalkan metabolisme
2. Mencegah sakit pinggang dan menjaga syaraf memori
(daya ingat).
3. Melancarkan BAK dan BAB dan melancarkan pencernaan.
4. Meningkatkan, mempertahankan suplai darah, dan
oksigenasi otak secara optimal.
5. Mengoptimalkan suplai darah dan oksigenasi otak, serta
optimalisasi fungsi organ paru, jantung, ginjal, lambung,
usus, dan liver.

Bagaimana Gerakannya?
1. Gerakan lapang dada (3x)
Berdiri tegak, dua lengan diputar
ke
belakang
semaksimal
mungkin. Rasakan keluar dan
masuk napas dengan rileks. Saat
dua lengan di atas kepala, jari
kaki jinjit.

2. Tunduk syukur
Dari posisi berdiri tegak dengan
menarik napas dalam secara
rileks, tahan napas sambil
membungkukkan
badan
ke
depan semampunya. Tangan
berpegangan pada pergelangan
kaki sampai punggung terasa
tertarik/teregang.
Wajah
menengadah sampai terasa
tegang/panas. Saat melepaskan napas, lakukan hal itu
dengan rileks dan perlahan.
3. Duduk perkasa
Menarik napas dalam (napas dada) lalu tahan sambil
membungkukkan badan ke
depan
dan
dua
tangan
bertumpu pada paha. Wajah
menengadah sampai terasa
tegang/panas.
Saat
membungkuk, pantat jangan sampai menungging.
4. Duduk pembakaran
Posisi kaki duduk pembakaran dilanjutkan berbaring
pasrah. Punggung menyentuh lantai/alas, dua lengan
lurus di atas kepala, napas
rileks dan dirasakan (napas
dada),
perut
mengecil.
Apabila
tidak
mampu
menekuk kaki, maka kaki
bisa
diposisikan
pada
keadaan lurus.

5. Berbaring Pasrah
Posisi kaki Duduk Pembakaran dilanjutkan Berbaring
Pasrah. Punggung menyentuh lantai/alas, dua lengan
lurus di atas kepala, napas rileks dan dirasakan (napas
dada), perut mengecil.

SENAM ANTI STROKE


Apa itu senam anti stroke ?
Senam anti stroke adalah salah satu senam yang
bermanfaat untuk membantu mengurangi resiko terjadinya
stroke pada seseorang yang menderita penyakit diabetes dan
hipertensi.

Manfaatnya apaa????
1. Memperlancar proses degenerasi karena perubahan usia
2. mempermudah untuk menyesuaikan kesehatan jasmani
dalam kehidupan (Adaptasi)
3. fungsi melindungi, yaitu memperbaiki tenaga cadangan
dalam fungsinya terhadap bertambahnya tuntutan,
misalnya sakit.

Bagaimana cara nya ???


1. Jalan di tempat selama 8x

2. Tepuk tangan 4x8

3. Tepuk jari 4x8

4. Tepuk jalin tangan 4x8

5. Silang ibu jari 4x8

6. Adu sisi kelingking 2x8

7. Adu sisi telunjuk 2x8

8. Ketok pergelangan 2x8

9. Ketok nadi 2x8

10. Tekan jari jari 2x8

11. Buka dan mengepal 2x8

12. Menepuk
tangan 4x8

13. Menepuk
bahu 4x8

punggung

lengan

dan

14. Menepuk pinggang 2x8

15. Menepuk paha 4x8

16. Menepuk samping betis


2x8

17. Jongkok berdiri 2x8

18. Menepuk perut 2x8

19. Kaki jinjit 2x8

SENAM KAKI DIABETES


Senam kaki adalah latihan gerakan-gerakan kaki yang
dapat meningkatkan aliran darah ke kaki. Pada area kaki yang
kaku, atau area yang ototnya ketat atau kram dapat merasa
lebih baik. Latihan kaki merupakan gerakan sederhana pada
kedua kaki yang dilaksanakan dengan posisi duduk.
Dengan berolahraga diharapkan terjaganya kebugaran
tubuh, menurunkan berat badan dan memperbaiki sensitivitas
insulin, sehingga dapat memperbaiki kadar gula dalam
darah.Pasien DM disarankan untuk berolahraga minimal 3 kali
sepekan selama paling sedikit 30 menit. Olahraga yang
disarankan adalah olahraga aerobik, seperti: jalan kaki,
bersepeda, jogging, dan berenang. Olahraga disesuaikan
dengan umur dan status kesegaran jasmani individu. Untuk
pasien DM yang masih sehat, intensitas olahraga dapat
ditingkatkan, namun untuk pasien yang telah mengalami
komplikasi, olahraga dapat dikurangi.
Latihan atau olahraga mampu memberikan dampak pada
pengendalian kondisi pasien DM melalui :
1. Meningkatkan penggunaan insulin oleh tubuh.
2. Membantu pembakaran lemak tubuh serta membantu
mengontrol berat badan.
3. Meningkatkan kekuatan otot.
4. Meningkatkan sirkulasi darah dan menurunkan kerusakan
saraf.
5. Menurunkan stress, meningkatkan relaxasi, menurunkan
ketegangan dan kecemasan.

Latihan kaki memiliki fungsi yang sangat baik bagi upaya


pencegahan komplikasi kaki diabetik. Beberapa manfaat yang
akan diperoleh adalah sebagai berikut :
1. Memperbaiki sirkulasi darah
2. Memperkuat otot-otot kecil
3. Mencegah terjadinya kelainan bentuk kaki
4. Meningkatkan kekuatan otot betis dan paha
5. Mengatasi keterbatasan gerak sendi
6. Mengurangi rasa nyeri, kram dan kaku.

Hal-hal yang perlu diperhatikan :


1) Senam kaki dapat dilaksanakan bila pasien memiliki gula
darah dan tekanan darah yang terkontrol.
2) Senam kaki hanya boleh dilaksanakan oleh pasien
diabetes yang tidak memiliki luka di kaki.
3) Pelaksanaan senam dapat dilaksanakan tiga kali sehari,
pada pagi, siang, dan sore hari, masing-masing selama
10-20 menit.
4) Latihan dilaksanakan 2 jam setelah makan.
Langkah-langkah senam kaki
Langkah-langkah senam kaki adalah sebagai berikut:
1. Duduk dengan baik di atas kursi
sambil meletakkan kaki ke lantai

2. Sambil meletakkan tumit di lantai, jari-jari kedua belah kaki


diluruskan
ke
atas
dan
dibengkokkan
ke
bawah
sebanyak 10 kali.

3. Sambil meletakkan tumit di lantai,


angkat telapak kaki ke atas.
Kemudian, jari-jari kaki diletakkan di
lantai sambil tumit kaki diangkat ke
atas. Langkah ini diulangi sebanyak
10 kali

4. Tumit kaki diletakkan di lantai.


Bagian depan kaki diangkat ke atas
dan putaran 360 dibuat dengan
pergerakan pada pergelangan kaki
sebanyak 10 kali

5. Jari-jari kaki diletakkan dilantai.


Tumit diangkat dan putaran 360
dibuat dengan pergerakan pada
pergelangan kaki sebanyak 10 kali

6. Kaki diangkat ke atas


dengan meluruskan lutut.
Putaran
360
dibuat
dengan pergerakan pada
pergelangan kaki sebanyak
10 kali
7. Lutut diluruskan dan dibengkokkan ke bawah sebanyak
10 kali. Ulangi langkah ini untuk kaki yang sebelah lagi :

8. Letakkan sehelai kertas


koran di lantai. Remas
kertas itu menjadi bola
dengan
kedua
kaki.
Kemudian, buka bola itu
menjadi kertas yang lebar
menggunakan kedua belah
kaki. Langkah ini dilakukan
sekali saja.

TEKANAN DARAH TINGGI


(HIPERTENSI)
A. PENGERTIAN
Penyakit Hipertensi atau
yang lebih dikenal penyakit
darah tinggi adalah suatu
keadaan
dimana
tekanan
darah seseorang adalah ~140
mm Hg (tekanan sistolik) dan/
atau ~90 mmHg (tekanan
diastolik)
(Joint
National
Committe on Prevention Detection, Evaluation, and
Treatment of High Pressure VII,2003).
Nilai yang lebih tinggi (sistolik) menunjukan fase darah
yang dipompa oleh jantung, nilai yang lebih rendah
(diastolik) menunjukan fase darah kembali ke dalam jantung.
.
Klasifikasi Hipertensi Menurut
JNC-VII 2003
Kategori
Normal

Sistolik

Diastolik (mmHg)

(mmHg)
~120

~80

Pre hipertensi

120-139

80-90

Hipertensi derajat 1

140-159

90-99

Hipertensi derajat 2

~160

~100

B. Faktor Risiko
Faktor risiko dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu :
1. Faktor risiko yang tidak dapat diubah
a. Umur
Tingginya
hipertensi
sejalan
dengan
bertambahnya
umur, disebabkan oleh perubahan
struktur pada pembuluh darah besar, sehingga
lumen menjadi lebih sempit dan dinding pembuluh
darah menjadi lebih kaku, sebagai akibat adalah
meningkatnya
tekanan darah sistolik (Kamso,
2000).
b. Jenis Kelamin
Faktor gender
berpengaruh
pada terjadinya
hipertensi, di mana pria lebih banyak yang menderita
hipertensi dibandingkan dengan wanita, dengan
rasio sekitar 2,29 untuk peningkatan tekanan darah
sistolik. Pria diduga memiliki gaya hidup yang
cenderung
dapat meningkatkan
tekanan darah
dibandingkan
dengan wanita. Namun,
setelah
memasuki
menopause,
prevalensi
hipertensi
pada wanita meningkat. Bahkan setelah usia 65
tahun, terjadinya hipertensi pad a wanita lebih tinggi
dibandingkan dengan pria yang diakibatkan oleh
faktor hormonal.
c. Keturunan (genetik)
Faktor genetic berkaitan
dengan
metabolisme
pengaturan garam dan renin membran sel. Menurut
Davidson
bila kedua orang tuanya menderita
hipertensi maka sekitar 45% akan turun ke anakanaknya dan bila salah satu orang tuanya yang
menderita hipertensi maka sekitar 30% akan turun
ke anak-anaknya.

2. Faktor Risiko Yang Dapat Diubah


a. Kegemukan (obesitas)
Berat badan dan indeks masa tubuh
(IMT) berkorelasi langsung dengan
tekanan darah, terutama
tekanan
darah sistolik.

NilaiI MT dihitung menurut rumus :

Indeks Massa tubuh (IMT) =

Berat badan (kg)


Tinggi badan dibagi 100 (cm2)

Klasifikasi Indeks Massa Tubuh


(IMT) Orang Indonesia
IMT(Kg/cm2)

Kategori

<17

Kekurangan berat badan


tingkat berat

17,0-18,5
18,5-25,0

Kekurangan berat badan


tingkat ringan
IDEAL

>25,0- >27,0

Kelebihan berat badan


tingkat ringan

>27

Kelebihan berat badan


tingkat berat

Keadaan

Kurus

Normal

Gemuk

b. Psikososial dan Stress


Stress atau ketegangan jiwa (rasa tertekan,
murung, rasa marah,dendam, rasa takut, rasa bersalah)
dapat merangsang kelenjar anak ginjal melepaskan
hormon adrenalin dan memacu jantung berdenyut lebih
cepat serta lebih kuat, sehingga tekanan darah akan
meningkat. Jika stress berlangsung lama, tubuh akan
berusaha mengadakan penyesuaian sehingga timbul
kelainan organis atau perubahan patologis. Gejala
yang muncul dapat berupa
hipertensi atau penyakit
maag.

c. Merokok
Zat-zat kimia beracun seperti nikotin dan karbon
monoksida yang dihisap melalui rokok yang masuk ke
dalam aliran darah dapat merusak lapisan endotel
pembuluh darah arteri,dan mengakibatkan
proses artereosklerosis, dan tekanan darah
tinggi. Merokok pada penderita tekanan
darah tinggi semakin meningkatkan risiko
kerusakan pada pernbuluh darah arteri.

d. Konsumsi Alkohol Berlebih


Pengaruh alkohol peningkatan kadar kortisol, dan
peningkatan
volume sel darah
merah serta
kekentalan darah berperan dalam menaikan tekanan
darah.

d. Olah Raga
Olah
raga
yang
teratur dapat membantu
menurunkan
tekanan
darah dan bermanfaat
bagi penderita hipertensi
ringan.
Pada
orang
tertentu
dengan
melakukan olah raga
aerobik yang teratur dapat menurunkan tekanan darah,
tanpa perlu sampai berat badan turun.

f. Konsumsi Garam Berlebihan


Garam menyebabkan penumpukan cairan dalam tubuh
karena menarik cairan di luar sel
agar tidak dikeluarkan, sehingga
akan meningkatkan volume dan
tekanan darah.

g. Hiperlipidemia/Hiperkolesterolemia
Kelainan metabolisme lipid (Iemak) yang ditandai
dengan peningkatan kadar kolesterol total, trigliserida,
kolesterol LDL dan/atau penurunan kadar kolesterol
HDL dalam darah.
Kolesterol merupakan faktor
penting
dalam
terjadinya aterosklerosis yang
mengakibatkan peninggian tahanan perifer pembuluh
darah sehingga tekanan darah meningkat. Untuk
jelasnya dapat dilihat tabel di bawah ini.

Batasan Kadar Lipid / Lemak Dalam Darah


Komponen Lipid

Kolesterol Total

Batasan
(mg/dl)
<200
200239
>240

Klasifikasi
Yang diinginkan
Batas tinggi
Tinggi

<100
Kolesterol LDL

Kolesterol HDL

Trigliserida

Optimal

100- 129

Mendekati optimal

130- 159

Batas tinggi

160- 189

Tinggi

>190

Sangat tinggi

<40
>60

Rendah
Tinggi

<150
150- 199
200499
>500

Normal
Batas tinggi
Tinggi
Sangat tinggi

E. Identifikasi Tanda Dan Gejala Hipertensi


Keluhan yang tidak spesifik pada penderita hipertensi
antara lain:
1.Sakit kepala

2.Gelisah

3.Jantung berdebar-debar

4.Rasa sakit didada

5.Penglihatan kabur

6.Mudah lelah

MACAM MACAM JUS


UNTUK MENURUNKAN
TEKANAN DARAH TINGGI
(HIPERTENSI)

1. JUS MENTIMUN
Mentimun
mengandung
kalium,
magnesium dan
serat yang dapat
mengurangi
tekanan
darah.
Selain itu juga
mengandung
Vitamin A dan K, folat, asam caffeic, silika, dan Vitamin C
CARA MEMBUAT:
1. 2 buah mentimun ukuran sedang, potong kedua
ujungnya agar tidak pahit
2. Blender mentimun tambahkan air 100cc (setengah
gelas) tidak perlu ditambahkan gula
3. Jus diminum satu kali sehari pagi atau sore
4. Setelah 1 minggu mengonsumsi jus mentimun segera
kontrol ke pelayanan kesehatan untuk mengecek
tekanan darah
5. Jika tekanan darah sudah normal, jus mentimun
sebaiknya di konsumsi 2-3 kali dalam seminggu

2. JUS WORTEL
Manfaat
wortel
sangat luar biasa bagi
tubuh
kita,
selain
sebagai
penyedia
vitamin A
wortel
juga memliki berbagai
manfaat
untuk
mengandalikan
Tekanan darah Tinggi atau Hipertensi.
Wortel sangat dianjurkan untuk dikonsumsi oleh
anak-anak maupun dewasa karena wortel juga kaya akan
vitamin C, vitamin K dan potasium.Sebuah penelitian
membuktikan bahwa mengkonsumsi wortel 7 ons setiap
hari secara rutin dapat mengurangi kadar kolesterol
sebesar 11 persen
CARA MEMBUAT:
1. 500g wortel dicuci, dipotong-potong, beri sedikit air
matang, lalu diblender.
2. Kemudian di saring dan di minum
3. Jus wortel diminum 3x sehari
4. Setelah 1 minggu mengonsumsi jus wortel segera
kontrol ke pelayanan kesehatan untuk mengecek
tekanan darah
5. Jika tekanan darah sudah normal, jus mentimun
sebaiknya di konsumsi 2-3 kali dalam seminggu
Catatan: BAGI PENDERITA KENCING MANIS TIDAK
DIANJURKAN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH
DENGAN JUS WORTEL

3. JUS SEMANGKA
Salah satu
buahbuahan
yang
dapat
menurunkan
tekanan
darah adalah semangka.
Semangka mengandung
zat
anti
hipertensi
seperti potassium, beta
karoten
dan
kalium.
Unsur air dan kalium
yang
ada
dalam
semangka dapat menetralkan tekanan
menjaga keseimbangan tubuh.

darah

dan

CARA MEMBUAT:
1. Buah semangka sebanyak 250 g
2. Buah semangka dibuang bijinya dan dipotong menjadi
beberapa bagian
3. Tambahkan sedikit air
4. Buah semangka siap di blander
5. Jus semangka di minum satu kali sehari
6. Setelah 1 minggu mengonsumsi jus semangka segera
kontrol ke pelayanan kesehatan untuk mengecek
tekanan darah
7. Jika tekanan darah sudah normal, jus mentimun
sebaiknya di konsumsi 2-3 kali dalam seminggu
Catatan: BAGI PENDERITA KENCING MANIS TIDAK
DIANJURKAN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH
DENGAN JUS SEMANGKA

4. JUS MENGKUDU

Buah mengkudu mampunayai rasa sedikit pahit, tetapi


mempunyai kandungan scopeletin yangterbukti dapat
menurunkan tekanan darah.

CARA MEMBUAT:
1. 2 buah mengkudu ukuran sedang
2. Blender dengan air 100 ml dan tambahkan madu asli
20 ml
3. Jus menkudu diminum 2x sehari pagi dan malam, kira kira setengah jam sebelum makan nasi atau 2 jam
sesudah makan nasi

5. JUS TOMAT

Tomat kaya akan kalium (235 mg/100 gr tomat), sedikit


natrium, dan lemak. Kerja kalium dalam tubuh dapat
menurunkan tekanan darah. Selain itu, tomat juga
mengandung antioksidan
CARA MEMBUAT:
1. Siapkan tomat buah warna merah matang sebanyak
150 gram atau kurang lebih 5-6 buah ukuran sedang
2. Dihancurkan dengan menggunakan blander
3. Jus tomat dapat diminum 1x sehari, pagi atau sore

6. JUS BELIMBING
Buah belimbing manis (Averrhoa carambola L)
bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah karena
mengandung serat, kalium, fosfor dan vitamin C. Untuk
menurunkan tekanan
darah
sangat
dianjurkan
mengkonsumsi makanan yang tinggi kalium dan serat.
Kandungan
kalium
(potassium) dalam 1
buah
belimbing
(127gram)
adalah
sebesar 207 mg.

CARA MEMBUAT:
1. Siapkan 200 gram buah belimbing matang
2. Cuci belimbing dengan air matang, kupas sudut-sudut
rusuknya, potong-potong dan buang biji-bijinya.
3. Blender potong-potongan belimbing bersama air
matang secukupnya.
4. Minum jus belimbing 1 kali sehari, pagi atau sore hari

7. AIR REBUSAN DAUN SELEDRI

Seledri diketahui mengandung senyawa aktif yang


dapat menurunkan tekanan darah yaitu ''apiin'' (yang
berfungsi sebagai calcium antagonist) dan manitol
yang berfungsi seperti diuretik.
CARA MEMBUAT:
1. Siapkan daun seledri segar sebanyak 40 gr
2. Direbus dengan 2 gelas (400 cc) hingga didapatkan
segelas air (200cc) selama 15 menit
3. Setelah dingin, di saring lalu hasil saringan
diminum 2 kali sehari sebanyak 100 cc pagi hari
dan 100 cc sore hari

AKSI MENU SEHAT


untuk

TEKANAN DARAH TINGGI

(HIPERTENSI)

RAHASIA DIET SEHAT UNTUK


PENDERITA DARAH TINGGI
Diet hipertensi diberikan kepada orang dengan tekanan darah
di atas normal (140/90 mmHg)

TUJUAN DIET :

embantu menurunkan tekanan darah

Membantu

menghilangkan

penimbunan

cairan dalam tubuh atau bengkak


(akibat

tubuh

tidak

mampu

membuang garam/natrium yang


berlebihan, natrium ini mampu
mengikat

air

sehingga

menimbulkan bengkak)

SYARAT DIET :
Makanan beraneka ragam dengan gizi seimbang
Jumlah garam/Natrium disesuaikan dengan berat tidaknya
penyakit dan obat yang diberikan

Jenis makanan sesuaikan kondisi penderita

BAHAN

MAKANAN

YANG

DIANJURKAN :
Sayuran berwarna hijau & cerah : kentang, wortel, bayam,
seledri, labu siam/ manisa (sayuran dan buah tinggi
serat)
Buah tinggi kalium : papaya, semangka, jeruk, tomat,
pisang
Makanan yang diolah tanpa atau sedikit menggunakan
garam/natrium, vetsin & kaldu bubuk (penyedap rasa)
Sumber protein hewani:daging/ayam/ikan paling banyak 2
irisan/hari. Telur 1 butir/ hari.
Susu segar 200 ml/ hari

BAHAN MAKANAN YANG DIHINDARI


DAN DIBATASI :
Makanan yang berkadar lemak
jenuh tinggi (Otak, jeroan, daging
kambing, gajih)
Makanan

olahan

menggunakan

garam/natrium (Krupuk, kripik & makanan


kering yang asin)
Makanan dan minuman dalam kaleng
(sarden, sosis, kornet, sayuran dan buah
dalam kaleng)
Makanan yang diawetkan (dendeng, abon, ikan asin, ikan
pindang, udang kering, telur asin)
Susu full cream, mentega/margarine,
keju, mayonnaise, serta sumber protein
hewani yang tinggi kolesterol (daging
merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam).
Bumbu-bumbu (kecap asin, terasi, petis, garam, saus
tomat/sambel & bumbu penyedap lainnya)

Makanan

beralkohol

(durian &tape)

CARA MENGATUR DIET:

Perbaiki rasa tawar dengan menambah


gula merah/putih, bawang (merah/putih),
jahe, dan bumbu lain yang mengandung
sedikit garam.

Menggunakan garam beryodium dan


janganlebih dari - 1 sendok teh/hari.

Ikan asin direndam dan dicuci terlebih


dahulu.

Menumis makanan dengan sedikit minyak


1 sendok makan.

Menumis sayuran dengan menggunakan


sedikit air / tanpa air (memanfaatkan air yang menempel
pada sayuran setelah dicuci)

Sayuran

yang

dimasak

dengan

merebusnya lebih baik dimasukkan


kedalam panci saat air sudah benarbenar mendidih untuk mengurangi
jumlah vitamin yang terbuang.

INGAT!! Sayuran / buah lebih baik dicuci terlebih dahulu,


setelah itu baru dikupas& dipotong.

CONTOH MENU
SEHARI
PAGI

SIANG

SORE

Nasi

Nasi

Nasi

Telur Dadar

Ikan Acar Kuning Daging Pesmol

Tumis Kacang

Tahu Bacem

Keripik Tempe

Tempe

Sayur Lodeh

Cah Sayuran

Bubur Kacang Hijau

Pepaya

Pisang

Panjang

BAHAN MAKANAN SEHARI


BAHAN

BERAT

UKURAN RUMAH TANGGA

MAKANAN

(Gr)

(URT)

Beras

300

5 gelas nasi

Daging

100

2 potong sedang

Telur Ayam

50

1 butir

Tempe

100

4 potong sedang

Kacang Hijau

25

2 sendok makan

Sayuran

200

2 gelas

Buah

200

2 potong sedang pepaya

Minyak

25

2 sendok makan

Gula Pasir

25

2 sendok makan

RESEP SEHAT HARIAN


SARI BUAH SEGAR"
Bahan :
omat
elon
emangka

-T
Jer
uk manis
-M
Ape
l atau Cuka Apel &
SMadu

Cara Membuat :

uci lalu Kupas buah

otong kecil-kecil, lalu jus

angan ditambah gula

*pilih salah satu /campur buah sesuai selera

TELUR PUYUH BUMBU KUNING


Bahan :
-

1 lembar daun salam


1 lembar daun jeruk
1 sendok minyak
6 telur puyuh
Air putih

Bumbu :
siung bawang putih
siung bawang merah
engkuas,
ketumbar

kunyit,

jahe,

Cara membuat :
1.
umis bumbu halus sampai
mengental
2.
asukkan telur puyuh rebus

emiri, asam jawa, garam

SUP AYAM TABUR SELEDRI

Cara Membuat:
1.

Bahan:
200
g
daging
ayam
kampung tanpa kulit,potong
dadu
1400 ml kaldu ayam tawar
60 g wortel, potong dadu
1 buah tomat, potong dadu
60 kacang polong
60 g jagung manis pipilan
1 sdm minyak goreng

Bumbu:
4 siung bawang putih,
cincang kasar
40 g bawang bombay,
cincang kasar
2 slung bawang merah, iris
halus
2cm jahe
1 sdm seledri cincang
1 sdt gula pasir
sdt lada halus
anaskan minyak, tumis bawang merah, bawang putih, dan
bawang bombay hingga harum. Tuang kaldu, masak hingga
mendidih.

2.

M
asukkan potongan daging ayam, wortel, tomat, kacang
polong dan jagung manis. Bumbui jahe, gula pasir, dan lada.
Masak hingga semua bahan.

3.

S
esaat sebelum diangkat
taburi
dengan
seledri
cincang. Angkat. Tuang ke
dalam
mangkuk
saji,
hidangkan hangat.

JADWAL KEGIATAN BULANAN POSYANDU


LANSIA FATMAWATI II RW 07
KELURAHAN SUKOHARJO
NO

BULAN

Januari

Februari

Maret

April

Mei

8
9
10
11
12

Juni

Juli

Agustus

KEGIATAN
Senam ergonomik
Demo pembuatan jus dan pembagian jus
tomat
Senam anti-stroke
Demo pembuatan jus dan pembagian jus
semangka
Senam kaki
Demo pembuatan jus dan pembagian jus
belimbing
Demo pembuatan jus dan pembagian jus
wortel
Demo pembuatan jus dan pembagian jus
mengkudu

September Senam anti-stroke


Oktober

Demo

pembuatan

air

rebusan

daun

seledri

November Senam ergonomik


Desember

Demo pembuatan jus dan pembagian jus


mentimun

CATATAN :