Anda di halaman 1dari 12

Prinsip-prinsip

Komunikasi
Pengantar Komunikasi

Danang Tandyonomanu
Prodi Administrasi Negara
FIS Uniersitas Negeri Surabaya

Prinsip 1.
Komunikasi Merupakan Suatu Proses Simbolik

Ernst Cassier: manusia adalah animal


symbolicum.
Lambang atau simbol adalah sesuatu yang
digunakan untuk menunjuk sesuatu lainnya,
berdasarkan kesepakatan sekelompok
orang.
Perilaku komunikasi merupakan suatu paket
penggunaan lambang-lambang baik berupa
lambang verbal maupun non-verbal atau
kombinasi keduanya.

Lambang mempunyai
beberapa sifat

Lambang bersifat sembarang,


mana suka dan sewenang-wenang.
Lambang pada dasarnya tidak
mempunyai makna, kita-lah yang
memberi makna.
Lambang itu bervariasi.

Prinsip 2.
Komunikasi Adalah Suatu Yang
Tak Dapat Dihindari
Kita tidak dapat untuk tidak berkomunikasi.
Setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi.
Komunikasi terjadi bila seseorang memberi

makna pada perilaku orang lain dan


perilakunya sendiri.

Puisi Sigmund Freud

No mortal can keep a secret.


If his lips are silent
he catters with his fingertips;
betrayal oozes out of him at every pore.

Prinsip 3.
Komunikasi Bersifat Transaksional

Komunikasi merupakan suatu proses,


suatu kegiatan yang dinamis.
Komponen-komponennya saling
terkait, dan bahwa para
komunikatornya beraksi dan bereaksi
sebagai suatu kesatuan atau
keseluruhan.

Prinsip 4.
Komunikasi Bersifat Sistemik

Sistem yang terlibat dalam proses


komunikasi: sistem internal dan sistem
eksternal.
Sistem internal:

Kognitif:

frame of reference
field of experience

Psikologis.
Fisiologis.

Sistem eksternal:

Fisik: lingkungan komunikasi (suhu, tata


cahaya, ruang, dsb.).
Sosial: nilai-nilai, norma, kepercayaan,
dsb.

Prinsip 5.
Komunikasi Adalah Suatu Yang
Kontinyu
Komunikasi tidak dapat ditentukan
kapan akan kita mulai dan kapan kita
akhiri.
Apa yang terjadi di masa lalu akan
mempengaruhi masa kini dan yang
akan datang.

Prinsip 6.
Komunikasi Terjadi Dalam Konteks Ruang, Waktu,
Sosial dan Psikologis

Pemaknaan

suatu pesan sangat


bergantung pada konteks ruang/fisik,
waktu, sosial dan psikologis.
Ruang dan waktu yang berbeda akan
bermakna berbeda.
Kondisi sosial dan psikologis
mempengaruhi pemaknaan suatu
pesan.

Prinsip 7.
Komunikasi Mencakup Dimensi Isi
Dan Hubungan

Dimensi isi disandi secara verbal, dimensi


hubungan disandi secara nonverbal.
Dimensi isi menunjukkan muatan (isi)
komunikasi, yaitu yang dikatakan.
Dimensi hubungan menunjukkan
bagaimana cara mengatakannya yang
juga mengisyaratkan bagaimana
hubungan para peserta komunikasi itu,
dan bagaimana seharusnya pesan
komunikasi itu ditafsirkan.

Prinsip 8.
Komunikasi Bersifat Irreversible/
Tidak Dapat Dibalik

Pesan yang telah disampaikan tidak


dapat ditarik kembali.
Apa yang terjadi akan mempengaruhi
proses komunikasi selanjutnya.

Terim
a Kasih

Danang Tandyonomau

Anda mungkin juga menyukai