Anda di halaman 1dari 2

Otorvastatin

Indikasi:
Terapi tambahan terhadap diet untul menurunkan kadar kolesterol total, LDL,
apoliprotein

dan

hiperkolesterolemia

trigliserida
primer,

yang

meningkat

hiperlipidemia

pada

kombinasi

pasien

dengan

(campuran)

dan

hiperkolesterolemia familial homozigot dan heterozigot dimana respon terhadap


diet atau terapi non farmakologi lain tidak adekuat. Menurunkan risiko terjadinya
penyakit jantung koroner fatal, infark miokard non fatal, stroke dan revaskularisasi,
angina pectoris pada dislipidemia dan pasien usia 40 tahun yang memiliki
sekurang-kurangnya 3 faktor risiko seperti merokok, riwayat penyakit jantung
koroner, dan NIDDM. Pasien anak ( 10 17 tahun); terapi tambahan terhadap diet
untuk menurunkan kadar kolestrol total, LDL, apo-B yang meningkat pada anak lakilaki dan anak perempuan pasca menarke dengan hipercolesterolemia familial
heterozigot. Kadar LDL tetap 190 mg/dL atau 160 mg/dL dengan riwayat
penyakit KV prematur dalam keluarga atau punya 2 faktor risiko.
Dosis: 10-80 mg tiap kali/hari. Hiperkolesterolemia heterozigot familial anak (1017tahun) 10 mg/hari. Maks 20mg/hari.
Kontra Indikasi: penyakit hati aktif atau peningkatan transaminase serum > 3 x dari
batas nilai normal. Hamil dan laktasi.
P: monitor fosfokinase kreatin dan peningkatan transaminase. Hindari konsumsi
alkohol.
Efek samping:
Ganggian gastrointestinal, sakit kepala, mialgia, estenia, edema, angioneurotik,
kram otot, miopati, ikterus kolestatik, neuropati perifer, pruritus.
IO: risiko miopati meningkat pada pemberian bersama dengan siklosporin, derivat
asam fibrat eritromisin, niasin atau anti jamurazol lain. Kadar atorvastatin dalam
plasma berkurang ole susp oral antasid yang mengandung Mg dal Al hidroksida dan
kolestipol. Meningkatkan kadar digoksin plasma pada status mantap. Kadar

atorvastatin plasma meningkat jika diberikan bersama dengan eritromisin. Dengan


noretindron dan etinilestradiol meningkatkan nilai AUC.
Sediaan
Tablet salut selaput 10mgx3x10, 20 mgx3x10