Anda di halaman 1dari 3

A.

ANALISA DATA
No.
1.

Data

Etiologi
Diagnosa DM Tipe II

DS :
Klien mengatakan lemas
dan pusing.
Riwayat pengobatan DM
2tahun

yang

Glibenklamid)

namun

pasien hanya minum 1


bulan saja.
Keluarga

ketidakstabilan
Kurang pengetahuan tentang

Mana-

Kebia-

Terapi

jemen

saan

Giben-

minum

clamid

kopi

(2 thn

DM

mempunyai

Pemanriwayat DM.
Klien mengatakan hamil tauan
GD tdk
32 minggu.
Klien mengatakan pada tepat
saat makan dirumah
tidak ada pantangan.
Klien mengatakan sering
tidak memakai alas kaki
ketika beraktivitas
Klien mengatakan setiap
hari

minum

15gelas.

kadar gula darah

penyakit DM

lalu

(pemberian

Dx.Keperawatan
Risiko

lalu)
Diet
tidak

Kepa-

tepat

tuhan
minum
obat

Kadar gula darah tidak


terkontrol (200 mg/dL pada 27
Oktober 2014)

(gelas besar)
Terapi insulaktat dan nutrisi
DO :
GDS

saat

di

20mg/dl.
GDS pada
ruangan

UGD

Kadar gula darah sewaktu 250


pada 28 Oktober 2014

saat

rawat

250mg/dl.
Proteinuria (+2)
Terjadi kenaikan

di
inap

Resiko ketidakstabilan kadar


gula darah

BB

22kg. (10-15kg)
2.

DS :
Klien mengatakan

Pemeriksaan antenatal yang

Risiko gangguan

tidak teratur

hubungan ibu janin.

memakai KB suntik

Preeklamsia TD 160/100mmHg

selama 2 tahun dan

dan GDS 250 mg/dl

mengatakan tidak ada


keluhan.
Klien mengatakan ada
riwayat HT.
Klien mengtakan

semakin
Suplai O2 dan darah ke

mempunyai riwayat DM.


Klien mengatakan
mengkonsumsi kopi
1gelas/hari selama 15
tahun.
DS :
GDS pada saat di UGD

3.

Spasme pembuluh darah

plasenta
Perfusi uteroplasenter
Hipoksiaplasenta
Gang. Pertumbuhan

suplai

O2 dan
Pada plasenta

nutrisi

pd janin

200mg/dl
GDS pada waktu di

Risiko gangguan Ibu dan

ruang rawat inap

Janin

250mg/dl
TD 140/90mmHg
DJJ 155x/menit
DS :
Klien mengatakan tidak
memakai alas kaki pada
saat

bermain

anaknya.
Klien

dengan

mengatakan

terdapat luka pada kaki


sebelah

kanan

dan

dibawah ibu jari.


Klien
mengatakan
terdapat luka sejak 6hari
yang

lalu

dan

dikaki

obesitas, gaya hidup)


sensitivitas insulin
Hiperglikemia
Glukosa > ambang ginjal

warna

lengket.
Luas luka 2x2cm
Luka terlihat dalam dan
ada lapisan kulit yang
dan

(umur, riwayat keluarga, diet,

Glukosuria

merah kehitaman kuning

hilang

penyakit DM

tidak

sembuh-sembuh.
DO :
Luka

Faktor resiko dan etiologi

terdapat

Diuresis osmotik
Dehidrasi
Volume darah

Kerusakan
integritas jaringan

terowongan
tegas

tidak

berbatas

Kegagalan sirkulasi perifer

mencapai

dasar luka.
Ada jaringan nekrotik
Indulasi 3cm meluas ke
1-2%.
Granulasi
kemerahan.
Epitalisasi 25%
CRT 3 detik.

Nutrisi dan O2 tidak sampai ke


perifer dengan adekut
Gangren

20%

Kerusakan integritas jaringan

B. PRIORITAS DIAGNOSA
1. Risiko Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah b/d kehamilan, pemantauan glukosa darah
tidak adekuat
2. Risiko Gangguan Hubungan Ibu dan Janin b/d gangguan transpor O2 (hipertensi) dan
gangguan metabolisme glukosa (DM)
3. Kerusakan Integritas Jaringan b/d faktor mekanik (luka)

DAFTAR PUSTAKA
Heardman, T. Heather (Editor). 2012. NANDA International Nursing Diagnoses : Definition
and Classification 2011 2014. Oxford : Wiley-Blackwell
Moorhead, Sue; Johnson, Marion; maas, Maridean L.; Swanson, Elizabeth. 2008. Nursing
Outcomes Classification (NOC) (Fourth Edition). United States of America:
Elsevier.
Bulechek, Gloria M.; Butcher, Howard K.; Dochterman, Joanne McCloskey. 2008. Nursing
Intervention Classification (NIC)(Fifth Edition). United States of America: Elsevier.
Doenges, Marylinn E.; Moorhouse, Mary Frances; Murr, Alice C. 2010. Nursing Diagnosis
Manual : Planning, Individualizing, and Documenting Client Care (Edition 3th).
Philadephia : F.A. Davis Company