Anda di halaman 1dari 14

Subtansi dan Strategi Dakwah Rasulullah Saw Di Mekah

No.
A

Pokok Bahasan
Sejarah dan
Geografi Kota
Mekah

Penjelasan

Gambar

Sejarah kota mekah : Kota Mekah berasal dari kata


imtakka artinya mendesak atau mendorong. Pengertian
tentang mendesak/mendorong akan lebih jelas dengan
penjelasan di bawah. Dalam Alquran kota mekah
disebut dengan bakkah sebagaiman firman alloh taala:
Sesungguhnya tempat yang pertama kali dibangun
untuk tempat beribadah manusia adalah Baitulloh di
Bakkah (Mekah) yang memiliki berkah dan petunjuk
bagi seluruh alam (Qs ali imron:96).

Masjidil Haram

Asal kata Bakkah berasal dari kata bakka-yabbuku


artinya menekan, mendesak/mendorong
karena
Mekah menekan leher orang-orang yang sombong
demikian penjelasan dalam tafsir jalalain untuk Qs Ali
imron:96.
Orang pertama kali tinggal di kota Mekah adalah
Ismail alaihisalam dan ibunya siti hajar , tatkala
keduanya ditinggal di lembah itu oleh nabi ibrahim
atas perintah alloh taala. Sebelum meninggalkan

Kota Mekah

mereka nabi ibrahim berdoa kepada Alloh taala:


Ya rabb kami, sesungguhnya aku telah menempatkan
sebagian keturunanku di lembah yang tidak
mempunyai tanaman di dekat rumahMu yang di
hormati. Ya rabb kami yang demikian itu agar mereka
mendirikan sholat, maka jadikanlah hati sebagian
manusia cenderung kepada mereka dan beri rejekilah
mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka
bersyukur (Ibrahim: 37)
Setelah itu ditengah kehausan karena tidak adanya air,
ketika nabi ismail menjejakkan kakinya dengan kuasaNya muncullah air zam-zam yang diberkahi. Secara
kebetulan lewatlah kafilah dari jurhum yang baru saja
pulang dari syam, ketika mereka melihat air maka
mereka meminta izin untuk tinggal didekat situ.
Akhirnya tinggallah nabi ismail bersama mereka dan
merekalah penghuni pertama kota Mekah. Ketika
dewasa nabi ismailpun akhirnya menikah dengan
keturunan dari kafilah jurhum yang kemudian
keturunannya disebut dengan arab mustaribah oleh
para sejarawan.

Letak Geografis Mekah

Letak Geografis Kota Mekah


Posisi Kota Mekah

Kota mekah terletak 280 meter dari atas permukaan


laut,sejauh 430 km dari arah selatan kota madinah dan
sejauh 73 km dari jedah dari arah timur. Kota Mekah
berada di lembah ibrahim yang terkurung diantara
gunung Falaq dan gunung Quaiquan dari arah utara,
gunung Abu Hudaidah dari arah barat, gunung Kudai
dari arah selatan, gunung Abi qudais di arah tenggara.
Ada 2 sejarah besar yang berkenaan dengan kota
Mekah yaitu yang pertama hancurnya Abrahah
seseorang raja dari Habasyah yang hendak
menghancurkan Kabah. Yang kedua adalah lahirnya
nabi muhammad shallallahu alaihis wa salam, yang
kemudian menyebabkan perubahan besar di kota
mekah karena dakwah beliau tentang ketuhanan yang
akhirnya merubah peradaban manusia sampai
sekarang.

Letak Kota mekah dilihat dari Jazirah Arab

Subtansi Dakwah 1) Substansi dakwah Rasulullah SAW


Rasulullah Saw.
di Mekah
Substansi ajaran Islam periode Makkah, yang
didakwahkan Rasulullah SAW di awal kenabiannya
adalah sebagai berikut :
a) Keesaan Allah SWT
Islam mengajarkan bahwa pencipta dan pemelihara
alam semesta adalah Allah SWT, Tuhan Yang Maha
Esa. Allah SWT tempat bergantung segala apa saja dan
makhluk-Nya, tidak beranak dan tidak diperanakkan,
serta tidak ada selain Allah SWT, yang menyamai-Nya
(baca dan pelajari QS. A1-Ikhlas, 112: 1-4).
Umat manusia harus beribadah atau menghambakan
diri hanya kepada Allah SWT. Beribadah atau
menyembah kepada selain Allah SWT, termasuk ke
dalam perilaku syirik, yang hukumnya haram, dan
merupakan dosa yang paling besar (lihat Q.S AnNisa, 4: 48).

Seseorang sedang memberi ceramah

b) Hari Kiamat sebagai hari pembalasan


Islam mengajarkan bahwa mati yang dialami oleh
setiap manusia, bukanlah akhir kehidupan, tetapi
merupakan awal dan kehidupan yang panjang, yakni
kehidupan di alam kubur dan di alam akhirat.

Gambaran bumi ketika hari kiamat

Manusia yang ketika di dunianya taat beribadah, giat


beramal saleh, dan senantiasa berbudi pekerti yang
terpuji, tentu akan memperoleh balasan yang
menyenangkan. Di alam kubur akan memperoleh
berbagai kenikmatan dan di alam akhirat akan
ditempatkan di surga yang penuh dengan hal-hal yang
memuaskan. Tetapi manusia yang ketika di dunianya
durhaka kepada Allah SWT dan banyak berbuat jahat,
tentu setelah matinya akan mendapat siksa kubur dan
dicampakkan ke dalam neraka yang penuh dengan
berbagai macam siksaan. (Baca dan pelajari Q.S. AlQariah, 101: 1-11)
Setelah hari kiamat manusia dikumpulkan di suatu tempat
c) Kesucian jiwa
Islam menyerukan umat manusia agar senantiasa
berusaha menyucikan jiwanya dan melarang keras
mengotorinya. Seseorang dianggap suci jiwanya
apabila selama hayat di kandung badan senantiasa
beriman dan bertakwa atau meninggalkan segala
perbuatan dosa, dan dianggap mengotori jiwanya
apabila durhaka pada Allah SWT dan banyak berbuat
dosa.
Sungguh beruntung orang yang senantiasa memelihara
kesucian jiwanya, dan alangkah ruginva orang yang
mengotori jiwanya (baca Q.S. Asy-Syams, 91: 9-10).
Artinya : Sesungguhnya beruntunglah orang yang

Senantiasa beriman dan meninggalakan perbuatan dosa

mensucikan jiwa itu, dan Sesungguhnya merugilah


orang yang mengotorinya.
d) Persaudaraan dan Persatuan
Persaudaraan mempunyai hubungan yang erat dengan
persatuan, bahkan persaudaraan landasan bagi
terwujudnya persatuan.Islam mengajarkan bahwa
sesama orang beriman adalah bersaudara. Mereka
dituntut untuk saling mencintai dan sayangmenyayangi, di bawah naungan rida Ilahi. Rasulullah
SAW bersabda: Tidak dianggap beriman seorang
Muslim di antara kamu, sehingga ia mencintai
saudaranya, seperti rnencintai dirinya. (H.R. Bukhari,
Muslim, Ahmad, dan Nasai).
Selain itu sesama umat Islam, hendaknya saling
menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, jangan
sekali-kali tolong-menolong dalam dosa serta
permusuhan. Jangan saling menganiaya dan jangan
pula membiarkan saudaranya yang teraniaya tanpa
diberikan pertolongan. Sedangkan umat Islam yang
mampu disuruh untuk memberikan pertolongan
kepada saudaranya yang duafa, yakni para fakir
miskin dan anak-anak yatim telantar (baca dan pelajari
Q.S. Al-Maun, 107: 1-7).

Sesama orang beriman adalah bersaudara

Menjalin tali persaudaraan dan silaturahim

Strategi Dakwah
Rasulullah

1. Dakwah secara Sembunyi-sembunyi Selama 3-4


Tahun
Pada masa dakwah secara sembunyi-sembunyi ini,
Rasulullah SAW menyeru untuk masuk Islam, orangorang yang berada di lingkungan rumah tangganya
sendiri dan kerabat serta sahabat dekatnya. Mengenai
orang-orang yang telah memenuhi seruan dakwah
Rasulullah SAW tersebut adalah: Khadijah binti
Khuwailid (istri Rasulullah SAW, wafat tahun ke-10
dari kenabian), Ali bin Abu Thalib (saudara sepupu
Rasulullah SAW yang tinggal serumah dengannya),
Zaid bin Haritsah (anak angkat Rasulullah SAW), Abu
Bakar Ash-Shiddiq (sahabat dekat Rasulullah SAW)
dan Ummu Aiman (pengasuh Rasulullah SAW pada
waktu kecil).
Abu Bakar Ash-Shiddiq juga berdakwah ajaran Islam
sehingga ternyata beberapa orang kawan dekatnya
menyatakan diri masuk Islam, mereka adalah:
Abdul Amar dari Bani Zuhrah
Abu Ubaidah bin Jarrah dari Bani Haris
Utsman bin Affan
Zubair bin Awam
Saad bin Abu Waqqas
Thalhah bin Ubaidillah.
Orang-orang yang masuk Islam, pada masa dakwah
secara sembunyi-sembunyi, yang namanya sudah

Dakwah nabi secara sembunyi-sembunyi agar terhindar dari


pertentangan kaum Quraisy

Gua Hira tempat pertama kali nabi mendapat wahyu

disebutkan d atas disebut Assabiqunal


Awwalun (pemeluk Islam generasi awal).
2. Dakwah secara terang-terangan
Dakwah secara terang-terangan ini dimulai sejak tahun
ke-4 dari kenabian, yakni setelah turunnya wahyu
yang berisi perintah Allah SWT agar dakwah itu
dilaksanakan secara terang-terangan. Wahyu tersebut
berupa ayat Al-Quran Surah 26: 214-216.
Tahap-tahap dakwah Rasulullah SAW secara terangterangan ini antara lain sebaga berikut:
Mengundang kaum kerabat keturunan dari Bani
Hasyim, untuk menghadiri jamuan makan dan
mengajak agar masuk Islam. Walau banyak yang
belum menerima agama Islam, ada 3 orang kerabat
dari kalangan Bani Hasyim yang sudah masuk Islam,
tetapi merahasiakannya. Mereka adalah Ali bin Abu
Thalib, Jafar bin Abu Thalib, dan Zaid bin Haritsah.
Rasulullah SAW mengumpulkan para penduduk kota
Mekah, terutama yang berada dan bertempat tinggal di
sekitar Kabah untuk berkumpul di Bukit Shafa.
Pada periode dakwah secara terang-terangan ini juga
telah menyatakan diri masuk Islam dari kalangan
kaum kafir Quraisy, yaitu: Hamzah bin Abdul
Muthalib (paman Nabi SAW) dan Umar bin Khattab.

Nabi ingin melakukan dakwah secara terang terangan

Nabi melakukan dakwah dengan jamuan makan

Nama-nama

Hamzah bin Abdul Muthalib masuk Islam pada tahun


ke-6 dari kenabian, sedangkan Umar bin Khattab (581644 M).
Rasulullah SAW menyampaikan seruan dakwahnya
kepada para penduduk di luar kota Mekah. Sejarah
mencatat bahwa penduduk di luar kota Mekah yang
masuk Islam antara lain:
Abu Zar Al-Giffari, seorang tokoh dari kaum
Giffar.
Tufail bin Amr Ad-Dausi, seorang penyair
terpandang dari kaum Daus.
Dakwah Rasulullah SAW terhadap penduduk
Yastrib (Madinah). Gelombang pertama tahun 620 M,
telah masuk Islam dari suku Aus dan Khazraj
sebanyak 6 orang. Gelombang kedua tahun 621 M,
sebanyak 13 orang, dan pada gelombang ketiga tahun
berikutnya lebih banyak lagi. Diantaranya Abu Jabir
Abdullah bin Amr, pimpinan kaum Salamah.
Pertemuan umat Islam Yatsrib dengan Rasulullah
SAW pada gelombang ketiga ini, terjadi pada tahun
ke-13 dari kenabian dan menghasilkan Baiatul
Aqabah. Isi Baiatul Aqabah tersebut merupakan
pernyataan umat Islam Yatsrib bahwa mereka akan
melindungi dan membela Rasulullah SAW. Selain itu,
mereka memohon kepada Rasulullah SAW dan para
pengikutnya agar berhijrah ke Yatsrib.
Pengertian Pendidikan adalah pembelajaran

Para penduduk mekah di kumpulkan di Bukit Shafa

Kemudian Rasulullah berhijrah ke Yatsrib

Pendidikan di
Mekah

pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok


orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi
berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau
penelitian.
Fungsi pendidikan adalah mengembangkan
kemampuan dan membentuk watak, kepribadian serta
peradapan yang bermartabat dalam hidup dan
kehidupan atau dengan kata lain pendidikan berfungsi
memanusiakan manusia agar menjadi manusia yang
benar sesuai dengan norma yang dijadikan landasan
nya.

Pendidikan Umum yang terbagi menjadi tiga tahap :


a. Sekolah Dasar (Ibtida'iyah) dengan lama studi
6 tahun
b. Sekolah Menengah Pertama (Mutawasithah)
dengan lama studi 3 tahun
c. Sekolah Menengah Atas (Tsanawiyyah) dengan
lama studi 3 tahun
Pendidikan Tinggi yang terbagi menjadi:
a. Studi Sarjana (Bachelor)
b. Studi Magister
c. Studi Doktoral
Nama-nama pendidikan di Mekah :
1. Sekolah Indonesia Mekah
2. Universitas Umm Al-Qura

Nama-nama
Rumah Ibadah

Masjidil Haram (bahasa Arab: ) adalah


sebuah masjid di kota Mekkah yang dipandang sebagai
tempat tersuci bagi umatIslam. Masjid ini juga
merupakan tujuan utama dalam ibadah haji. Masjid ini
dibangun mengelilingi Ka'bah yang menjadi arah
kiblat bagi umat Islam dalam mengerjakan
ibadah Salat.
Masjid
ini
juga
merupakan Masjid terbesar di dunia.

Sejarah
Masijidil Haram

Menurut keyakinan umat Islam, Ka'bah atau nama


lainnya Bakkah pertama
sekali
dibangun
oleh
Nabi Adam. Dan kemudian dilanjutkan pada masa
Nabi Ibrahim bersama
dengan
anaknya,
Nabi Ismail yang meninggikan dasar - dasar Ka'bah,
dan sekaligus membangun masjid di sekitar Ka'bah
tersebut. Ka'bah kurang lebih terletak di tengah
masjidil Haram: tingginya mencapai lima belas hasta;
bentuknya kubus batu besar. [2].
Selanjutnya perluasan Masjidil Haram dimulai pada
tahun 638 sewaktu khalifah Umar bin Khattab, dengan
membeli rumah-rumah di sekeliling Ka'bah dan
diruntuhkan untuk tujuan perluasan, dan kemudian
dilanjutkan lagi pada masa khalifah Usman bin

Affan sekitar tahun 647 M.


Menurut hadits shahih, satu kali salat di Masjidil
Haram sama dengan 100.000 kali salat di masjidmasjid lain, kecuali Masjid Nabawi danMasjidil
Aqsha. Satu kali salat di Masjid Nabawi sama dengan
1.000 kali salat di masjid-masjid lain, kecuali Masjidil
Haram dan Masjidil Aqsha. Adapun satu kali salat di
Masjidil Aqsha sama dengan 250 kali salat di masjidmasjid lain, kecuali Masjidil Haram dan Masjid
Nabawi..
Seluruh umat islam diperintah untuk memalingkan
wajahnya/hatinya kearah masjidil haram dimanapun
berada, hal ini di perkuat dengan surah al-baqarah ayat
149 dan 150. perintah ini hampir sama derajatnya
dengan perintah Allah yang lain seperti hal melakukan
sholat, zakat, puasa, haji sebagai wujud hati yang
terikat dan ingat kepada Allah dalam segala hal
duniawi ini.

Nama-nama
Orgaisasi islam di
Mekah

Organisasi islam pada intinya adalah interaksiinteraksi orang dalam sebuah wadah untuk melakukan
sebuah tujuan yang sama. Dalam Islam, organisasi
merupakan suatu kebutuhan. Organisasi berarti kerja
bersama. Organisasi tidak diartikan semata-mata
sebagai wadah. Pengertian organisasi itu ada dua, yaitu
pertama, organisasi sebagai wadah atau tempat, dan
kedua, pengertian organisasi sebagai proses yang
dilakukan bersama-sama, dengan landasan yang sama,
tujuan yang sama, dan juga dengan cara-cara yang
sama.
Fungsi organisasi islam adalah untuk memberikan
arahan dan pemusatan kegiatan organisasi, mengenai
apa yang seharusnya dilakukan dan tidak dilakukan
oleh organisasi, dapat meningkatkan kemampuan
anggota organsasi dalam mendapatkan sumber daya
dan dukungan dari lingkungan masyarakat, dapat
memberikan pengetahuan yang baru kepada
anggotanya.
Organisasi Ibu Kota dan Kota Islam

Kesimpulan