Anda di halaman 1dari 4

Media Sosial

Media sosial merupakan media untuk interaksi sosial, sebagai suatu rangkaian
terus menerus tanpa henti di balik komunikasi sosial. Andreas Kaplan dan Michael
Haenlein (2010: 56-57) mendefinisikan media sosial sebagai sebuah kelompok aplikasi
berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan
yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content.

Dalam

partisipasi politik antara aktivis muda, media baru termasuk media sosial memberikan
anggaran yang murah untuk: (1) menginformasi, menyosialisasikan atau berkampanye;
(2) berkoordinasi antara partisipan; (3) merekrut dan memobilisasi partisipan; dan (4)
membangun komunitas online dan keanggotaan partisipan politik secara virtual.
(Irwansyah, 2012: 103)
Saat ini media massa dapat berkembang dengan pesat. Hal ini dikarenakan hampir
semua orang telah memiliki media sosial sendiri. Untuk memiliki media sosial, seseorang
tidak membutuhkan modal besar seperti jika untuk memiliki media tradisional. Jika untuk
memiliki media tradisional seperti televisi, radio, atau koran dibutuhkan modal besar dan
tenaga kerja yang banyak, seorang pengguna media sosial hanya memerlukan jariangan
internet untuk mengakses media sosial. Dalam media sosial, kita dapat melakukan
berbagai aktivitas dua arah seperti berkenalan, kolaborasi, dan berbagai bentuk
pertukaran baik secara tulisan, visual maupun audiovisual

(Marindo, Puntoadi, &

Sutedja, 2011: 2)
Media sosial mempunyai ciri-ciri, yaitu sebagai berikut :

a.

Media sosial memiliki sifat viral


Media sosial bersifat viral, viral dalm hal ini mempunyai arti sifat seperti virus
yaitu menyebar dengan cepat.

b.

Media sosial dapat menjadi media untuk membentuk komunitas online.

c.

Media Sosial memberikan kesempatan untuk berinteraksi lebih dekat dengan


masyarakat (Marindo, Puntoadi, & Sutedja, 2011: 21-25).

2.1.6.1Fungsi Media Sosial


Media sosial merupakan salah satu dari sistem komunikasi. Maka dari itu,
ada beberapa fungsi media sosial jika dikaitkan dengan system komunikasi, antara
lain:
a. Administrasi
Media sosial dapat digunakan untuk mengorganisasikan profil karyawan
perusahaan dalam jariangan sosial yang relevan dan relatif dimana posisi
pasar anda sekarang. Dengan membentu sebuah media sosial, masyarakat
dapat dengan mudah menemukan perusahaan dan segala jenis bentuk
administratifnya.
b. Mendengarkan dan Belajar
Melalui media sosial, perusahaan dapat mendengarkan dan belajar dari apa
yang ada di media tersebut. Informasi dari media sosial membuat
perusahaan tahu mnegenai apa yang pasar inginkan dan bagaimana
memuaskan mereka. Informasi yang relevan dapat membantu perusahaan
untuk mebcapai visi dan misi mereka.

c. Berpikir dan Perencanaan


Dengan melihat tahap 1 dan 2 apa yang akan organisasi lakukan untuk
memuaskan pasar, maka organisasi bisa berpikir dan menetapkan
perencanaan berkomunikasi ke pasar. Bagaimana teknologi sosial dapat
meningkatkan efisiensi operasional hubungan pasar.

d. Pengukuran
Setelah melihat langkah 1-3, Perusahaan dapat memiliki pengetahuan dan
data yang relevan dengan pasar. Dari data tersebut, perusahaan dapat
mengukur dan dapat menetapkan langkah-langkah efektif untuk mengkur
apakah metode yang digunakan adalah metode yang terbaik (Wijaya,
2013)
2.1.6.2 Peran Media Sosial
Media sosial seperti YouTube, blog, facebook, twitter memiliki sejumlah
manfaat bagi perusahaan dan lebih cepat dari media konvensional seperti media
cetak, iklan, TV, brosur dan selebaran.
Media sosial memiliki kelebihan

dibandingkan

dengan

media

konvensional, antara lain :


a. Kesederhanaan
Sederhana dalam hal ini berarti simple atau mudah digunakan. Jika
dibandingkan dengan media lainnya, oaring tanpa latar belakang IT pun dapa
menggunakan media sosial, yang dibutuhkan hanya computer dan koneksi
internet.
a. Membangun Hubungan

Media konvensional seperti TV dan radio hanya bisa menjalin komunikasi


satu arah, namun media sosial dapat melakukan komunikasi 2 arah.
Perusahaan dapat langsung memperoleh feedback atau umpan balik secara
langsung sehingga hubungan terlihat lebih interaktif.
b. Jangkauan Global
Media sosial juga memungkinkan untuk menyesuaikan konten anda untuk
setiap segmen pasar dan memberikan kesempatan bisnis untuk mengirimkan
pesan ke lebih banyak pengguna. Pengiriman pesan melalui media sosial tidak
dibatasi dengan waktu dan lokasi geografis.
c. Terukur
Dengan sistemtracking yang mudah, pengiriman pesan dapat terukur,
sehingga perusahaan langsung dapat mengetahui efektifitas promosi. Tidak
demikian dengan media konvensional yang membutuhkan waktu yang lama
(Wijaya, 2013)