Anda di halaman 1dari 13

1

RANCANGAN PEMBELAJARAN (SATUAN ACARA PEMBELAJARAN)


Kolesterol pada Masyarakat

A. Pendahuluan
Kata kolesterol ini pasti sangat familiar di telinga kita.
Sayangnya, kolesterol populer bukan karena manfaatnya, tetapi justru
karena peranannya yang sangat besar menyebabkan terjadinya penyakit
berat, seperti jantung koroner, stroke, diabetes, dan impotensi. Akibatnya,
secara sembarangan dan serampangan orang menjadi antipasti pada
kolesterol. Padahal, selain karena pengaruh buruknya, kolesterol juga
sangat berguna bagi tubuh. Kolesterol merupakankomponen penting
dalam menentukan standar kesehatan seseorang.
Kolesterol berasal dari bahasa Yunan, (Chole empedu dan Stereo
padat). Dinamakan seperti itu karena pada abad 18, ditemukan pertama
kali pada batu empedu. Kolesterol merupakan senyawa sterol (gabungan
senyawa steroid dan alkohol) dan lemak yang ditemukan dalam membran
sel di semua jaringan tubuh.
B. Pengkajian
1. Pengkajian Faktor Predisposisi
a. Riwayat
Di

Indonesia

jumlah

orang

yang

mengalami

kelebihan

kolesterol mencapai 27 banding 100 orang, tak terpaut jauh dari


Amerika Serikat yang sudah terkenal dengan junk food-nya, yaitu
mencapai 30 banding 1000 orang. Yang mengkhawatirkan, WHO
melaporkan pada bulan Februari 2012 lalu bahwa jumlah penderita
penyakit jantung di Negara-negara berkembang seperti Indonesia akan
mengalami peningkatan sebesar 137% pada tahun 2020, sedangkan
di negara maju hanya 47%.

b. Keadaan Fisik
Lingkungan di daerah Kotagede Yogyakarta termasuk lingkungan
yang padat penduduk dan banyak terdapat lansia serta pekerja kantoran
yang tidak pernah sempat untuk berolahraga.
c. Kesiapan Belajar
Berberapa warga yang orang tuanya mengalami panyakit
jantung koroner dan stroke merasa prihatin atas kejadian yang
menimpa

orang

tua

mereka.

Akhirnya

mereka

mengadakan

musyawarah untuk mengetahui penyebab penyakit-penyakit tersebut.


Atas suatu warga, akhirnya mereka memutuskan untuk
mendatangi instansi kesehatan di daerah tersebut untuk memberikan
penyuluhan kesehatan kepada masyarakat terkait dengan penyakitpenyakit tersebut untuk menghindari jatuhnya korban lagi. Pihak
instansi kesehatan tersebut pu menyetujui permintaan warga
d. Motivasi Belajar
Masyarakat sangat antusias dengan rencana penyuluhan
kesehatan yang akan dilaksanakan. Mereka berharap dengan
diadakannya penyuluhan kesehatan ini akan membawa hasil yang
positif sehingga kampung mereka akan terhindar dari penyakit
kolesterol.
e. Kemampuan Belajar
Sekitar 95% masyarakat kampung ini mampu membaca dan
mengerti bahasa Indonesia. Sehingga penyuluhan kesehatan akan
menggunakan

bahasa

Indonesia.

Diharapkan

informasi

yang

disampaikan oleh pihak instansi kesehatan tersebut dapat diterima


masyarakat dengan baik. Adapun masyarakat yang kurang mengerti
bahasa Indonesia akan mendapatkan penyuluhan khusus dari kader
kesehatan setempat dalam bahasa daerah setempat.

2. Pengkajian Faktor Pemungkin


Di insatansi tersebut terdapat analis kesehatan yang mempu
memberikan penyuluhan dengan baik karena sering kali telah mengikuti
berbagai pelatihan kesehatan. Penuluhan kesehatan yang dilaksanakan
menggunakan metode ceramah dan Tanya jawabdengan alat bantu
berupa leaflet.
3. Faktor Penguat
Seorang warga kampung yang juga merupakan kader kesehatan
mendorong warga untuk berkonsultasi kepada pihak instansi tersebut
terkait dengan

penyakit yang menimpa daerah mereka. Akhirnya

mmasyarakat setuju untukmengadakan penyuluhan kesehatan. Pihak


kecamatan pun menyambut baik rencana tersebut dan menyiapkan
tempat dan peralatan yang dibutuhkan.
C. Analisa Data
Data
Lingkungan di sekitar

Masalah
Kurangnya pengetahuan

Etiologi
Masyarakat kurang

kampung tersebut tergolong

masyarakat tentang

informasdi tentang

lingkungan yang baik. Warga

kolesterol.

kolesterol.

banyak yang lansia dan


sangat peduli terhadap
kesehatan. Namun dalam
sepekan terakhir banyak
lansia yang menderita
penyakit jantung koroner
dan stroke.

D. Diagnosa

Kurangnya pengetahuan warga tentang penyakit kolesterol


dengan gejala yang sering di temui dimasyarakat sehingga warga kurang
mengetahui apa yang harus dilakukan untuk penanganan penyakit
tersebut. Dalam kurun waktu seminggu terakhir kampung ini telah
kehilangan beberapa warganya lansia yang meninggal dunia dikarenakan
penyakit jantung koroner dan stroke. Keluarga mengaku bahwa penderita
merasakan sakit dibagian tengkuk, urat dan ujung jari.

E. Perencanaan Tindakan

Tindakan

yang

direncanakan

untuk

memecahkan

masalah

tersebut adalah dengan promosi atau pendidikan kesehatan kepada


semua warga kampong tersebut. Berikut adalah rancangan pembelajaran
yang harus disiapkan untuk penyuluhan kesehatan:
1. Topik
Kolesterol
2. Sasaran
Sasaran Penyuluhan Kesehatan adalah seluruh warga
3. Tujuan
a. Tujuan Umum
Setelah diberikan penyuluhan kesehatan

mengenai

kolesterol, diharapkan masyarakat mampu memahami tentang


kolesterol
b. Tujuan Khusus
Setelah

diberikan

penyuluhan

kesehatan

mengenai

kolesterol, diharapkan masyarakat mampu:


1)
2)
3)
4)
5)
6)

Mengetahui Pengertian Kolesterol


Mengetahui Fungsi Kolesterol
Mengetahui Jenis Kolesterol
Mengetahui Pemeriksaan Kolesterol
Memahami Angka Kolesterol
Mengetahui Penyebab dan Faktor Tingginya Angka

Kolesterol Jahat (HDL)


7) Mengetahui Faktor penyebab dan usia rawan
kolesterol
8) Mengetahui Gejala Penyakit Kolesterol
9) Mengetahui Pengobatan Hiperkolesterol

10) Mengetahui Cara Meningkatkan Kolesterol Baik


4. Materi
Materi penyuluhan yang akan diberikan meliputi :
1) Pengertian Kolesterol
2) Fungsi Kolesterol
3) Jenis Kolesterol
4) Pemeriksaan Kolesterol
5) Memahami Angka Kolesterol
6) Penyebab dan Faktor Tingginya Angka
Kolesterol Jahat (HDL)
7) Faktor penyebab dan usia rawan kolesterol
8) Gejala Penyakit Kolesterol
9) Pengobatan Hiperkolesterol
10) Cara Meningkatkan Kolesterol Baik
F. Metode Pembelajaran
Metode pembelajaran yang tepat digunakan adalah ceramah, diskusi dan
tanya jawab
G. Alat Bantu Pembelajaran
Media yang digunakan untuk penyuluhan antara lain:
1. Leaflet tentang kolesterol, meliputi:
a. Pengertian Kolesterol
b. Fungsi Kolesterol
c. Jenis Kolesterol
d. Pemeriksaan Kolesterol
e. Memahami Angka Kolesterol
f. Penyebab dan Faktor Tingginya Angka Kolesterol Jahat (HDL)
g. Faktor penyebab dan usia rawan kolesterol
h. Gejala Penyakit Kolesterol
i. Pengobatan Hiperkolesterol
j. Cara Meningkatkan Kolesterol Baik
2. Kursi 50 buah
3. Meja 2 buah
4. LCD projector
5. Laptop
H. Tempat Pelaksanaan
1. Tempat
Balai Desa
2. Setting tempat duduk

1
3
5
4

Keterangan
1) Moderator
2) Penyuluh
3) Fasilitator
4) Observer
5) Peserta

I.

Waktu Pelaksanaan
1. Hari
: Minggu
2. Tanggal
: 16 Mei 2015
3. Waktu
: 09.00-09.35
4. Alokasi Waktu
No.
1.

Waktu
5 menit

Kegiatan Penyuluhan
Pembukaan:
1. Salam Pembuka
2. Memperkenalkan diri,
menjelaskan topic dan tujuan dari
penyuluhan
3. Menggali pengetahuan peserta

2.

20 menit

tentang Kolesterol
1. Menjelasakan maateri tentang :

Kegiatan Peserta
1. Menjawab
salam dari
penyuluh
2. Mendengarkan
3. Memberikan
tanggapan
1. Mendengar

a. Pengertian Kolesterol

dan

b.

Fungsi Kolesterol

memperhatika

c.

Jenis Kolesterol

d.

Pemeriksaan Kolesterol

penyampaian

e.

Memahami Angka Kolesterol

materi oleh

f.

Penyebab dan Faktor


Tingginya Angka Kolesterol

Jahat (HDL)
g. Faktor penyebab dan usia
rawan kolesterol
h. Gejala Penyakit Kolesterol
i. Pengobatan Hiperkolesterol
j. Cara Meningkatkan Kolesterol
Baik
2. Memberi kesempatan kepada
peserta untuk bertanya
3. Mendengarkan dan

penyuluh
2. Memberikan
pertanyaan
3. Memperhatika
n jawaban
yang diberikan
4. Memberikan
tanggapan
atas jawaban
yang diberika
oleh penyuluh

memperhatikan
4. Menjawab pertanyaan yang
diberikan oleh peserta
5. Mengajukan pertanyaan kepada
peserta apakah sudah mengerti
3.

10 menit

atau belum.
Penutup:
1. Melakukan evaluasi dengan

1. Mendengarkan
dan

memberikan pertanyaan
2. Menyimpulkan materi yang telah
disampaikan
3. Memberikan kesempatan kepada
peserta untuk bertanya kembali

memperhatika
n
2. Memberikan
tanggapan
3. Mengajukan

apabila kurang jelas


4. Memberikan jawaban yang

pertanyaan
apabila ada

diajukan peserta
5. Mengucapkan salam penutup

yang kurang
jelas
4. Menjawab
salam penutup

k. Rencana Evaluasi
No.

Aspek
1. Kognitif

2. Afektif

Waktu
Segera

Metode
Tnya jawab

setelah

pertanyaan

penyuluhan

tentang

Segera

Tanya

kolesterol
Daftar

setelah

jawab

pertanyaan

penyuluhan
3. Psikomotorik

Alat
Daftar

3 minggu
setelah

Evaluator

tentang
Observasi

kolesterol
Lembar
observasi

penyuluhan
Lampiran Evaluasi
A. Aspek Kognitif
Berupa pertanyaan-pertanyaan sebagai berikut:
1. Apa pengertian Kolesterol ?
2. Apa fungsi Kolesterol ?
3. Apa saja jenis Kolesterol ?
4. Bagaimana pemeriksaan kolesterol ?
5. Memahami angka kolesterol
6. Apa penyebab dan faktor tingginya Angka Kolesterol Jahat (HDL) ?
7. Berapa usia rawan kolesterol ?
8. Bagaimana gejala penyakit kolesterol ?
9. Bagaiman pengobatan hiperkolesterol?
10. Bagaimana cara meningkatkan Kolesterol baik ?

B. Aspek Afektif
Berupa pertanyaan sebagai berikut:
1. Dari penjelasan yang telah diberikan, bagaiman kesimpulan anda
tentang kolesterol
2. Apa yang anda lakukan setelah mengetahui tentang kolesterol ?
C. Aspek Psikomotorik
1. Memeriksakan diri ke dokter apabila terserang gejala kolesterol
tinggi.

MATERI PEMBELAJARAN
KOLESTEROL
A. Pengertian Kolesterol
Kolesterol berasal dari bahasa Yunan, (Chole empedu dan Stereo
padat). Dinamakan seperti itu karena pada abad 18, ditemukan pertama
kali pada batu empedu. Kolesterol merupakan senyawa sterol (gabungan
senyawa steroid dan alkohol) dan lemak yang ditemukan dalam membran
sel di semua jaringan tubuh.
B. Fungsi Kolesterol
Kolesterol secara normal diproduksi oleh tubuh dan mempunyai banyak
fungsi yang penting bagi perkembangan tubuh. Fungsi tersebut antara
lain :
1. Bahan Pembentuk membran sel
2. Membuat asam empedu untuk mengemulsikan lemak
3. Membuat vitamin D
4. Membentuk hormon-hormon seks dan kortikosteroid (Junge dan
Freeman, 2005)
C. Jenis Kolesterol
Kolesterol ditransportasikan melalui plasma darah dengan cara berikatan
dengan protein. Ikatan ini disebut Lipoprotein, terdapat 2 jenis Lipoprotein
yaitu :
1. Low Density Lipoprotein (LDL), Bertugas mengirimkan kolesterol ke
dalam jaringan-jaringan tubuh yang memerlukan. LDL sering disebut
kolesterol jahat karena fungsinya yang mengirimkan kolesterol ke
jaringan tubuh, apabila berlebih kolesterol LDL mempunyai
kecenderungan melekat di dinding pembuluh darah dan
menyempitkan pembuluh darah. Jumlah normal 130 mg/dL.
2. High Density Lipoprotein (HDL), bertugas untuk mengambil kelebihan
kolesterol (jumlah normal dalam tubuh 40 mg/dL). Kolesterol jenis ini
disebut kolesterol baik karena fungsinya mengambil kelebihan
kolesterol dari jaringan ke empedu untuk diuraikan kembali menjadi
cairan empedu atau mendaur ulangnya.
D. Jenis lemak yang penting selain lipoprotein

10

3. Kolesterol Total adalah jumlah total kandungan kolesterol darah.


Kolesterol diproduksi oleh tubuh sendiri dan juga datang dari asupan
makanan yang kita konsumsi (produk hewani).
4. Trigliserida (TG). Trigliserida adalah tipe lemak lain dalam darah.
Level TG yang tinggi umumnya menunjukkan bahwa anda makan
lebih banyak kalori daripada kalori yang dibakar untuk aktivitas,
karena itu level TG biasanya tinggi pada pasien yang gemuk atau
pasien diabetes.
E. Pemeriksaan Kolesterol
Untuk mengetahui secera pasti apakah seseorang menderita
kolesterol tinggi atau tidak, petugas medis akan memeriksa darah pasien.
Dengan mengambil darah vena pasien, kemudian memeriksanya dengan
metode manual maupun modern. Tujuan pemeriksaan lemak darah dapat
digolongkan

sebagai

upaya

penapisan

kesehatan,

penilaian

faktor

resiko,

(sreening)

klasifiksai

atau

check-up

hiperlipidemia

atau

dislipidemia, pengobatan dan pemantauan penyakit yang berhubungan


dengan masalah metabolisme lemak. Kadar lipid plasma dan pola
lipoprotein dipengaruhi oleh makanan, merokok, minum alkohol, stress,
dan posisi badan. Pengambilan spesimen sebaiknya pada kondisi standar
dengan mempertimbangkan hal-hal berikut :
1. Kadar trigliserida meningkat setelah makan. Oleh karena itu
spismen diambil 12 setelah makan atau antara 12-16 jam bila
dipertimbangkan dengan variasi biologik sikardian lainnya.
Penderita yang dirawat di rumah sakit dengan pemberian
lemak secara infusi, tidak dapat diperiksa oleh karena itu
terjadi plasma lipemik. Untuk itu maka sekitar 4 jam
sebelumnya infus, lemak harus dihentikan dulu sebelum
pengambilan darah.
2. Penderita seharusnya makan atau diet biasa atau diet normal
dan berat badan stabil selama 2 minggu terakhir sebelum
pengambilan darah.
3. Penderita harus bebas dari obat penurun lemak darah kecuali
sedang dalam pemantauan.

10

11

4. Statis vena ( pembendungan harus kurang dari 1 menit ) dan


sikap tubuh mempengaruhi kadar lipoprotein, misalnya kadar
kolestrol meningkat sampai 10 % pada posisi berdiri oleh
karena itu pengambilan darah vena sebaiknya dalam posisi
berbaring. Stres fisik atau sakit berat dapat mempengaruhi
kadar lipid plasma.
F. Memahami Angka Kolesterol

G. Penyebab dan Faktor Tingginya Angka Kolesterol Jahat (HDL)


Penyebab kolesterol ada 2 yaitu :
1. Faktor genetik
2. Faktor makanan
Faktor pemicu kolesterol tinggi
1. Stress
2. Radikal bebas
3. Kebiasaan buruk
H. Usia Rawan Kolesterol
Kolesterol sebenarnya dapat menyerang usia berapapun, namun
lebih sering pada orang tua.Ini terjadi karena orang tua cenderung tidak
aktif bergerak. Pola makan dan gaya hidup yang cenderung mau enak
sehingga tidak pernah melakukan aktifitas fisik.

11

12

I.

Gejala Penyakit Kolesterol


1. Pada urat dan juga bagian jaringan kulit yang ada penumpukan
kolesterol dengan adanya suatu tenda pembengkakan yang
bentuknya bulat dengan warna kekuningan
2. Dibawah beagian kelopak mata biasanya ada bercak warna kuning
3. Dan untuk mereka yang mempuyai kolesterol tinggi akibat factor
genetika penumpukan dari kolesterol yang bias terlibat dan dirasakan
pada urat dan sekitar bagian kuku jari
4. Pegal dibagian tengkuk

J. Pengobatan Kolesterol
Penyakit hiperkolesterol sering kali tidak disertai dengan gejala-gejala
khas.

Dalam

menangani

Hiperkolesterol,

terlebih

dahulu

melakukan

pengaturan makan (diet) dan olahraga. Obat kolesterol baru diperlukan bila
1-2 bulan mengatur makan dan olahraga tidak mengalami perbaikan.

K. Cara Meningkatkan Kolesterol Baik


1. Berpikir sehat
2. Berolahraga secara teratur
3. Mengonsumsi minyak tak jenuh
4. Memasang target
5. Mengubah gaya hidup
6. Menjaga berat badan ideal
12

13

DAFTAR PUSTAKA
Freeman Manson W, Junge Christine. 2008. Kolesterol Rendah Jantung Sehat.
Jakarta : BIP
Mumpuni Yekti dan Wulandari Ari. 2011. Cara Jitu Mengatasi Kolesterol. Jakarta :
Andhi Publisher
Tim penyakit kolesterol.org. penyakitkolesterol.org. 3 Mei 2015
Tim Alodokter. www.alodokter.com/kolesterol-tinggi. 3 Mei 2015
Harnowo Agus Putro. detikHealth. 3 Mei 2015

13