Anda di halaman 1dari 13

1

PENDAHULUAN
Alat pemerah santan merupakan suatu alat yang digunakan untuk
membantu kegiatan manusia pada zaman sekarang.. Menurut data BPS kota
Medan terdapat 55 pasar tradisional di Medan, dan di perkirakan setiap pasar
membutuhkan mesin atau alat pemeras kelapa parut serta alat pemarut kelapa.
Dari hasil survey di beberapa pasar kota Medan diamati memiliki proses
diantaranya pemarut kelapa, pemerasan kelapa, dengan menggunakan kain kassa
sebagai wadah, lalu kemudian diperas dengan menggunakan sistem mendoingkrak
lalu diperolehlah santan kelapa murni yang digunakan untuk berbagai kebutuhan.
Semua olahan tersebut berawal dari sntan yang dihasilkan melalui proses
pemerahan buah kelapa. Tanaman kelapa (Cocos nucifera) merupakan salah satu
tanaman yang termasuk famili Palmae dan banyak tumbuh di berbagai daerah
tropis di Indonesia. Tanaman ini memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi karena
hampir seluruh bagian tanaman ini dapat digunakan dalam memenuhui kebutuhan
sehari-hari. Buah Kelapa dapat digunakan untuk berbagai macam produk yaitu
santan. Batang yang digunakan untuk bangunan, daun yang digunakan sebagai
atap serta akar yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.
Berawal dari alasan tersebut, timbul suatu keinginan untuk membuat suatu
meode pembuatan santan yang lebih efisien diantara metode-metode tersebut yaitu
dengan

membuat rancang bangun mesin pemarut yang dilengkapi dengan

pemeras santan. Dengan pertimbangan mesin yang fleksibel bertenaga gerak


motor listrik berdatya rendah diharapkan dapat menjawab kebutuhan manusia
akan santan, sehingga semua lapisan tingkatan masyarakat dapat menikmati
santan.

Alat pemerah santan merupakan alat-alat yang digunakan untuk memerah


santan. Mekanisasi proses pemerasan tersebut perlu dilakukan karena proses
pemerasan kelapa parut yang dilakukan dengan cara tradisional selain pemborosan
waktu, tenaga, juga ditinjau dari segi kebersihan tidak memenughi standar
kesehatan. Untuk memperbaiki proses pemerasan agar lebih efisien, yang dapat
meningkatkan kapasitas dan memenuhi standar kesehatan, maka mesin pemeras
kelapa parut dibuaty dengan sistem ulir tekan dan tenaga penggerak dari motor
listrik.
Cara tradisional yanmg digunakan yaitu dengan memeras langsung dengan
tangan kelapa yang telah diparut, menggunakan alat yang disebut dengan kacik.
Alat ini terbuat dari kayu yang cara kerjanya dengan meletakkan kelapa parut
diantara 2 penjepit ditekan maka santan akan keluar dan yang menggunakan alat
dengan sistem dongkrak yaitu dengan meletakkan kelapa parut pada tempat yang
telah ditentukan kemudian diperas oleh salah satu penjepit yang bergerak dengan
sistem dongkrak.
Unrtuk membuat 1 kilogram santan, dibutuhkan kurang lebih 4 buah
kelapa. Dalam sehari, pedagang di pasar tradisional membutuhkan 300-400 kelapa
untuk diperas dan menghasilkan kurang lebih sebanyak 100 kilogram santann
kelapa. Proses pemerasan 4 kilogram kelapa parut dalam 2 kali perasan dilakukan
kurang lebih 7 menit dan proses- proses pengepresan dengan menggunakan
dongkrak tabung kecil dilakukan secara repetitif sebanyak kurang lebih sebanyak
30 kali.
Virgin Coconut Oil atau dikenal dengan nama VCO adalah terbaru kelapa
yang bernilai tinggi sangat banyak dicari dan digunakan oleh manusia, manfaat

yang alami dan sebagai makanan fungsional. Permintaan dunia untuk VCO
meningkat dengan pesat, produksi VCO yang saat ini banyak dilakukan di Rumah
tangga, meningkat pesat dan mempunyai potensi yang sangat baik untuk
meningkatkan produksi dari kelapa santan.
Tujuan Penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini adalah agar mahasiswa dapat mengetahui
cara pengoperasian alat pemeras santan dan bagian-bagiannya dan agar
mahasiswa mengetahui prinsip kerja alat pemerah santan.
Kegunaan Penulisan
Adapun kegunaan dari penulisan ini adalah sebagai salah satu syarat untuk
dapat memenuhi komponen penilaian di Laboratotium Mekanisasi Pertanian,
Program Studi Keteknikan Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera
Utara, Medan dan sebagai bahan informasi bagi pihak yang membutuhkan.

TINJAUAN PUSTAKA

Mesin pemeras santan kelapa menjadi santan sistemulir tekan penggerak


motor listrik 1 hp, memang dapat meningkatkan hasil sebanyak 7,4 kali dari cara
tradisonal, tetapi penggunaannya membutuhkan biaya yang cukup besar dengan
pengoperasian alat tersebut. Unrtuk membuat 1 kilogram santan, dibutuhkan
kurang lebih 4 buah kelapa. Proses pemerasan 4 kilogram kelapa parut dalam 2
kali perasan dilakukan kurang lebih 7 menit dan proses- proses pengepresan
dengan menggunakan dongkrak tabung kecil dilakukan secara repetitif sebanyak
kurang lebih sebanyak 30 kali (Ghazali, dkk., 2009).
Spesifikasi teknis mesin pemerahkelapa dan pemeras santan kelapa
tersebut meliputi motor bakar 4 tak dengan daya 5,5 hp. Pengaduk dengan volume
22507 cm3. Peralatan lain yang digunakan meliputi technometer digunakan
mengetahui kecepatan putaran poros. Tabung press adalah bagian yang penting
untuk kebersihan santan hasil press. Tabung press terbuat dari besi segi empat ,
plat dengan ketebalan 5mm, Besi pros inchi dan pipa dengan diameter 3 inchi
logam yang digunakan hendaknya yang tahan karat supaya santan tidak
terkontaminasi oleh logam yang berkarat (Hasan, 2012)
Perencanaan mekanisme mesin dibagi menjadi dua macam yaitu
mekanisasi mesin pemaruh dan mekanisme mesin pemeras. Ada juga mesin
pemarut dan pemeras portable santan model co0ntinue ini, merupakan mesin
pemarut yang dilengkapi beberapa komponen penting yang mendukung sistem
kerja mesin seperti pemarut dan pemeras santan yang terhubung dengan sasatu
motor gerak. Kerangka yang awalnya direncanakan memiliki tiga penyyanga ,
yaitu peyyangga wadah output santan, output ampas dan penyyanga mesin

dibagian bawah diganti menjadi penyyanga mesin di bagian bawah menjadi


penyyanga mesin bagian bawa saja (Lestari, dkk., 2014)
Alat pemisah santan kombinasi tipe sentrifugasi dan dibagi atas dua bagian
utama yaitu bagian fungsional (proccess system ) dan bagian pendukung ( support
system ) . Proses System merupakan bagian alat yang berfungsi melakukan proses
tertentu seperti memotong , menghancurkan, memarut ,dll. Sedangkan sauppot
system merupakan bagian yang membantu berfungsinya system secara
keseluruhan. Sistem ini dibedakan menjadi 2 yaitu Farming and Power system
(Adriansyah, dkk., 2014).
Mesin pemeras santan ini di rancang dengan ukuran rangka 50 x 40 x 100 .
Menguji dan mengevaluasi prototype dari buah kelapa, mesin pemotong semi
otomatis. Konsep design alat pemeras dicapai oleh pers pnewmatik pada kelaqpa
dengan pemeras melalui tekanan hidrolik pada bidang vertical.Mesin ini terdiri
dari 5 bagian utama yaitu kerangka mesin, dasar pemerassan, pisau sel, sistem
pneuratik dari tangki / jalur pemerasan air kelapa (kelapa yang diparut). Selain itu
kehigenisan dari mesin pemerah santan juga jarus dijaga supaya tidak terjadi
kontaminasi (Rattan and Ranpasang, 2008)
Langkah langkah dalam pengoperasian mesin ini perlu memperhatikan
tahap-tahap pengoperasiannya. Proses pemerasan kelapa dan daging kelapa segar
dan melewati segala pengolahan kopra yang tidak perlu merupakan warisan dari
zaman kolonial. Ketika penggilingan minyak dilakukan pertama kali di luar negeri
. seluruh kelapa yang telah diparut diangkut ke lokasi pemerasan , namun
penggunaan teknologi yang lebih canggih memerlukan biaya tidak sedikit.

pengorepasian alat ini juga harus diperhatikan secara hati-hati agar tidak terjadi
kesalahan fatal yang dapat merugikan manusia (Quarterly, 1981).
Santan merupakan cairan yang diperoleh dari pengepresan daging buah
kelapa yang sudah tua, santan berwarna putih. Virgin Coconut Oil atau dikenal
dengan nama VCO adalah terbaru kelapa yang bernilai tinggi sangat banyak dicari
dan digunakan oleh manusia, manfaat yang alami dan sebagai makanan
fungsional. Permintaan dunia untuk VCO meningkat dengan pesat, produksi VCO
yang saat ini banyak dilakukan di Rumah Tangga, Meningkat pesat dan
mempunyai potensi yang sangat baik untuk meningkatkan Produksi dari kelapa
santan (Divina and Keith, 2003).
Kelapa adalah salah satu tanaman yang paling penting yang tumbuh di
daerah tropis lembab. Lebih dari 11 juta petani, sebagian besar petani dengan
pendapatan rendah, tumbuh di lebih dari 90 negara. Lebih dari 80% total produksi
dunia berasal dari negara asia pasifik, yang dekat dengan tetangga Australia
terutama Queensland bagian utara dimana produksi kelapa juga tinggi di daerah
ini. Kelapa juga merupakan salah satun komoditi utama di negara Australia dan
sekitarnya (Adkins, dkk., 2015).
Hopper adalah tempat pemasukan bahan atau kelapa yang akan di proses
atau diperoleh minyak atau santannya. Hopper tersebut terbuat dari plat stainless
dengan ketebalan 1mm. Rangka adalah bagian pada mesin pemeras kelapa yang
berfungsi sebagai kedudukan bagi para komponen. Komponen rangka terbuat dari
besi. Perhitungan kecepatan putaran jugalah penting dalam proses pemerasan
santan kelapa parut yang diusahakan.Hopper biasanya terbuat dari logam yang
stainless steel (Silaban, 2009).

Santan merupakan cairan yang diperoleh dari pengkompresan daging buah


kelapa yang sudah tua. Santan berwarna putih merupakan ekstraksi minyak dalam
air yang diekstraksi dari daging kelapa. Kematangan kelapa merupakan faktor
penting pada ekstraksi santan. Kelapa yang belum tua, bila diekstraksi akan
menghasilkan santan dalam jumlah sedikit dan memiliki kualitas yang rendah.
Oleh karena itu, dibutuhkan alat pemarut dan pemeras santan yang dapat
meningkatkan efisiensi kerja pada proses pemarutan serta pemerasan yaitu alat
pemarut kelapa (Kasijalham, dkk., 2013).

BAHAN DAN METODE


Waktu dan Tempat Praktikum
Adapun praktikum ini dilaksanakan di laboratorium Mekanisasi Pertanian,
Program Studi Agroekoteknologi,

Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera

Utara, Medan dengan ketinggian 25 mdpl pada tanggal 20 Oktober 2015 pukul
09.00 WIB s/d selesai.
Bahan dan Alat
Adapun bahan yang digunakan selama praktikum adalah Kelapa parut
untuk diperas santannya, kertas data untuk menulis data,soal, dan jawaban, plastik
sebagai wadah sisa pemerasan, listrik sebagai sumber tenaga mesin dan air bersih
untuk mencuci bagian mesin yang kotor.
Adapun alat-alat yang digunakan selama praktikum adalah alat pemeras
santan untuk memeras kelapa parut, alat-alat tulis untuk menulis data,soal, dan
jurnal, serbet untuk mengelap, kunci inggris untuk membuka baut, spatula kayu
untuk mengatur pemasukan kelapa parut, baskom untuk menampung hasil
pemerasan santan dan botol untuk menyimpan santan hasil pemerasan.
Prosedur Kerja
1.
2.
3.
4.
5.

Disiapkan alat yang akan digunakan.


Disiapkan bahan kelapa parut yang akan diambil santannya..
Dinyalakan mesin pemeras santan.
Dimasukkan kelapa parut yang akan diekstrak.
Ditampung hasil yang diperas serta dihitung waktu tiap pemerasan sebanyak

3 kali pemerasan.
6. Hasil yang diperoleh tadi diambil dan dikalkulasikan lalu di acc kan dan
diolah ke dalam jurnal.

7. Santan yang diperas kemudian dimasukkan ke dalam botol dan dibawa


pulang.
8. Digunakan kunci inggris untuk membuka baut sehingga dapat diambil bagian
mesin yang kotor dan kemudian dicuci.
9. Alat yang sudah dicuci itu kemudian dipaang kembali dan di lap dengan
serbet sampai kering.

HASIL DAN PEMBAHASAN


Hasil
Ulangan

Berat

Waktu

Berat

Berat

Kapasitas

10

Bahan
Awal (Kg)
1
1
2kg
1kg

I
II
Jumlah
Rataan

Pengoperasia
n (Menit)
3,59
4,45
8,04
4,02

Santan
(ml)
700
650
1.350
675

Akhir
( Kg)
0,25
0,3
0,55
0,275

(Kg/jam)
16,94
13,51
30,45
15,225

Kapasitas alat (I) = Berat Kelapa dipres (Kg)


Rata-rata Waktu (Menit)
= 1kg/3,59 menit
= 1kg/0,05983 jam
= 16,94 kg/jam
Kapasitas alat (II)= Berat Kelapa dipres (Kg)
Rata-rata Waktu (Menit)
= 1kg/4,45 menit
= 1kg/0,074 jam
= 13,51 kg/jam
Pembahasan
Mesin pemeras santan adalah mesin yang di rancang untuk
mempermudah proses pemerasan kelapa parut sehingga proses pengerjaan dapat
menjadi lebih efisien dan hemat biayaya juga dapat meningkat kan daya hidup
maysrakat yang ada di sekitar nya. Hal ini sesui dengan literature ( Lestari, dkk,.
2014) yang menyatakan bahwa mesin pemarut dan mesin partable di lengkapi
dengan beberapa komponen penting yang mendukung sistem kerja mesin.
Santan kualitas terbaik di proleh dari kelapa yang sudah tua, kelapa yang
belum tua akan masih mudah di ekstrasi di ambil santan nya, santan sedikit dan
kualitas nya rendah tidak baik dari santan kelapa tua yang mempunyai kualitas
yang baik santan yang baik. Hal ini sesuai dengan literature (Kesijhan, dkk,. 2013)
yang menyatakan bahwakematangan kelapa merupakan faktor penting dalam
ekstrasi untuk santan yang ada sebelum nya.
Bagaian bagian dari mesin pemarut santan yaitu bak penampung, poros
init pemeras, pada gigi kerucut, sabuk vi, poros transmisi, perancanaan pegas

11

dansetiap bagian mempunyai bagian bagian masing masing yang penting yang
mempunyai peran sendiri sendiri. Hal ini sesuai dengan literature ( Silaban, 2009)
yang menyatakan bahwa hopper adalah salah satu tempat pemasukan bahan ztzu
kelapa yang akan diproses sebelum nya kemudian setiap alat mempunyai kegiatan
masing masing.
Fungsi corong untuk memasukan parutan kelapa untuk di parut, hopper
adalah pemasukan bahan atau kelapa yang akan di press. Motor listrik pada santan
merupakan alat penggerak mesin, vebet untuk mengubah energy agar alat atau
mesin pengpresen mesin bergerak. Hal ini sesuai dengan litertur ( Hasan,2003)
yang menyatakan bahwa snew proses terbuat dari stinles stall.
Prosedur kerja mesin pemeras santan ialah moto memutar play penggerak
kemudian di siapkan belt untuk memutar silinder parut dimana teradapat bantalan.
Hal ini sesuai dengan literature ( Adriansyah, 2014) yang menyatakan bahwa alat
pemisah santan komibnisi tipe strafikasi dan di bagi atas 2 bagian fungsional dan
bagian pendukung.
Kelapa adalah salah satu tanaman yang tumbuh di daerah tropis lembab
biasa nya kelapa berada paling banyak terletak di asia dan mempunyai daya
ekonomis yang tinggiHal ini sesuai dengan literature (Adkins dkk, 2015) yang
menyatakan bahwa lebih dari 80% dari total produksi dunia berasal dari Negara
Negara asia pasifik.
KESIMPULAN
1. Mesin pemeras santan adalah mesin yang dirancang untuk mempermudah
proses pemerasan kelapa parut sehingga proses pengerjaan dapat lebih efisien.

12

2. Bagian-bagian dari mesin pemeras santan yaitu bak penampung, poros ulit
pemeras pada gigi kerucut, sabuk Vi, poros transmisi, dan pegas..
3. Semakin matang kelapa, maka santan yang dihasilkan memiliki kualitas santan
yang bagus dan banyak. Semakin muda kelapa maka semakin sedikit dan
rendah kualitas santannya..
4. Lebih dari 80% dari total produksi kelapa dunia berasal dari Asia Pasifik.
5. Prinsip kerjanya adalah motor pemutar pulley penggerak dan kemudian
ditransmisikan belt untuk memutar silinder parut dimana terdapat bantalan..
6. Kendala yang dihadapi adalah sulitnya pemasukan kelapa, lamanya proses
pemerasan serta baut yang harus dilepas.Keuntungan dari mesin pemerah
santan ini adalah dapat menghemat tenaga manusia dan proses pemerasannya
lebih higenis.

DAFTAR PUSTAKA
Adkins S.W., Foate M., Samosir Y.M.S., 2005. Coconut revival ; How
Possibilities For The Tree of life. Proceeding of The International Coconut
from Australia, Australia

13

Adriansyah, Junardi, Gasni D. 2014. Pengembangan Mesin Pengepres Tandan


Kosong Sawit Cacahan Dengan Sistem Hantaran Seribu. Unand, Padang.
Divina D.B., and Keith R.C., 2014. Virgin Coconut Oil Production Manual for
Micro and Village Scale pressing. FAO Regional Office, Bangkok.
Ghazali I., mangara M., dan Nazlina. 2013. Perancangan Alat Pemeras kelapa
Parut menjadi santan dengan Cara Pengepresan Manual yang Ergonomis,
USU, Medan.
Hasan M.R., 2012. Perencanaan dan Pembuatan Alat Pemeras Santan Kelapa.
Universitas Jember, Jember.
Kasijalham F., Bambasa D.A., dan Mushtofal. 2013. Uji Performansi Mesin
Pemarut Kelapa dan Pemeras Santan Kelapa. Unbraw, Malang.
Lestari D., Bambang S., dan rini Y. 2014. Rancang Bangun Mesin Pemarut dan
Pemeras Santan Kelapa portable Model Kontinyu. Unbraw, Malang.
Rattanapaskorn S. And Roonprasang K., 2008. Design and Development of semi
Automatic Culting Machine for young Coconuts. Faculty of Agriculture
Engineering, Thailand.
Silaban R., Manullang R.S., dan Hutapea V., 2009. Pembuatan Virgin Coconut Oil
(VCO) Melalui Kombinasi Teknik Fermentasi dan Enzimatis. Unimed,
Medan.
Quarterly, N. 1981. Coconut Industries Special Issue Integrated Processing.
Number 3:1981, Southern Northern.