Anda di halaman 1dari 7

NAMA

: HAVE ZULKARNAEN

KELAS

: B / MAGISTER AKUTANSI, UNAIR

NIM

: 041524253026

Analisis Kasus Auditting


10.35
1. Persetujuan dari departemen atau mandor pada kartu absensi sangat di perluka sebelum menyiapkan
daftar pengajian.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 1 yang dilakukan dan diterapkan adalah bagaimana syarat
pembagian, pemisahan tugas dan kewenangan secara tepat dalam menghadapi adanya kegiatan transaksi
dan aktivitas yang berjalan pada suatu perusahaan.
b. Tujuan audit dalam kasus no 1 adalah untuk menunjukkan bahwa transaksi yang terjadi ada atau nyata,
dimana dapat melakukan konfirmasi melalui bukti yang dihasilkan dari sebuah sistem atau sebuah
aktivitas seperti halnya no 1
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 1 adalah Kartu absensi waktu
karyawan yang melakukan absen berbalik dengan karyawan yang benar benar absen. Dapat pula
membedakan antara karyawan tetap atau dengan karyawan yang tidak tetap. Dalam prosesnya nanti
absen tersebut akan digunakan dalam aktivitas menyiapkan daftar penggajian.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
seorang karyawan nantinya dapat mengaku dia lebih banyak menghabiskan waktu kerjanya
dibandingkan dengan rekan kerjanya atau karyawan tersebut dapat membuat perubahan sesuai dengan
keinginannya sendiri untuk waktu kerjanya.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah dengan cara memeriksa
daftar absensi dengan kehadiran karyawan dalam waktu tersebut, apakah karyawan tersebut benar benar
berada pada waktu kerjanya.
2. Semua kartu absensi yang di pranomeri dipertanggungjawabkan sebelum memulai pemasukan data
untuk penyiapan cek.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 2 yang dilakukan dan diterapkan adalah kelengkapan
dokumen dan pencatatan terhadap kartu absensi yang nantinya digunakan untuk aktivitas
penyusunan cek.
b. Tujuan audit dalam kasus no 2 adalah untuk membuktikan bahwa aktivitas dan transaks yang terjadi
benar benar ada.

c. Salah saji yang kemungkinan akan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 2 adalah apabila terjadi
kehilangan nomer untuk kelengkapan dalam kartu absen akan menyebabkan kartu absen tidak dapat
di teliti dalam proses kegiatan untuk penyiapan cek.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
Karyawan kemungkinan tidak akan menerima gaji, Pengendalian yang dilkukan akan mencegah
salah saji untuk waktu singkat dan untuk mencegah ketidakpuasan karyawan dari kegagalan untuk
membayar mereka.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah Mendapatkan daftar
karyawan perusahaan dan memastikan bahwa setiap karyawan telah menerima gaji untuk periode
waktu yang bersangkutan.
3. Aplikasi perangkat lunak akuntansi pengajian tidak akan menerima input data untuk nomor karyawan
yang tidak tercantum dalam file induk karyawan.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 3 yang dilakukan dan diterapkan adalah kewenangan
yang tepat dari aktivitas yang terjadi dan kegatan
b. Tujuan audit dalam kasus no 3 adalah membuktikan bahwa bukti yang ada merupakan hasil dari
aktivitas dan kegiatan yang benar benar ada (fakta).
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 3 adalah sebuah gaji dari
karyawan tidak akan diproses karena tidak memiliki nomer yang valid.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
akan dapat sebuah gaji karyawan yang diproses namun karyawan tersebut tidak memiliki nomer
karyawan dan dapat dikatakn sebagai karyawan illegal karena tidk tercantum dalam file induk
karyawan.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah melakukan uji test data
terhadap karyawan yang dinyatakan tidak valid atau terdaftar dalam aplikasi penggajian tersebut dan
menentukan bahwa semua data karyawan yang tidak valid tersebut secara otomatis ditolak oleh
aplikasi penggajian tersebut.

4. Personil yang menyiapkan pengajian tidak melaksanakan tugas pengajian lainnya (pencatatan waktu,
pendistributian cek) atau mempunyai akses ke file induk data penggajian atau kas.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 4 yang dilakukan dan diterapkan adalah sebuah
pembagian tugas dengan hak dan tanggung jawabnya masing masing.
b. Tujuan audit dalam kasus no 4 adalah untuk membuktikan aktivitas atau kegiatan yang terjadi benar
benar ada dalam hal ini adalah keggiatan yang berhubungan dengan penggajian.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 4 adalah terjadi
pendistribusian cek gaji ganda, atau gaji yang bukan haknya yang berasal dari orang yang memiliki
kewenangan.

d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah.
Akan terjadi penyatuan kewenangan dan tugas sehinggga nantinya dapat menimbulkan keputusan
yang kurang efektif dan efisien misalkan terjadinya pendistributian cek ganda atau penyelewengan
dana karena ada kesempatan.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah melakukan identifikasi
antar wewenan dan tugas masing masing karyawan terhadap kepentingan kegiatan penggajian yang
dijalankan berdasarkan sistem yang berlaku di perusahaan.
5. Computer menghitung pembayaran upah kotor dan bersih berdasarkan jumlah jam yang dimasukkan
serta informasi dalam file induk karyawan, dan personil akuntansi, penggajian memeriksa sekali lagi
keakuratan matematis atas dasar pengujian .
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 5 yang dilakukan dan diterapkan adalah pemeriksaan
kinerja computer terhadap pengukuran dari kakuratan kinerjanya.
b. Tujuan audit dalam kasus no 5 adalah transaksi yan terjadi dicatat dan dimasukkan dengan benar
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 5 adalah. kesalahan dari
menambahkan jumlah jam karyawan dalam bekerja,menghitung gaji kotor tidak benar, atau
menghitung beban pemotongan gaji karyawan tidak benar.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
cek gaji tidak benar dan bisa mendapatkan protes dari karyawan.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah periksa kembali
catatan penggajian kotor, pemotongan dan gaji bersih dari karyawan.
6. Semua cek gaji yang dibatalkan dan kotor dirusak serta disimpan sebagaimana mestinya.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 6 yang dilakukan dan diterapkan adalah kelengkapan
dokumen dan catatan kegiatan dalam hal ini adalah kegiatan cek gaji yang dibatalkan.
b. Tujuan audit dalam kasus no 6 adalah transaksi yang dicatat nanti menjadi benar jumlah
nominalnya.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 6 adalah pemberian dan
pengiriman cek gaji kepada orang yang tidak sesuai untuk mendapatkanya, encatatan dalam junal
pengeluaran kas.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
seseorang dapat merekam jumalah cek yang seharusnya dibatalkan yang akhirnya nanti dapat
menyebabkan terjadinya penelewengan dana karena aktivitas tersebut dapat di tutupi.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah rekonsialsasi tes akhir
bulan oleh bank secara rinsi untuk menentukan bahwa akun yang terjadi telah benar bahwa semua
pendukung dokumen sudah tepat, terutama untuk mencari cek yang dibersihkan dan seharusnya
dibatalkan, dan bahwa tidak ada perubahan telah dilakukan untuk laporan bank.
7. Bagian personalia mesyaratkan suatu investigasi atas lamaran kerja dari karyawan baru investigasi itu
meliputi pemeriksaan latar belakang karyawan. perusahaan terdahulu dan referensi.

a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 7 yang dilakukan dan diterapkan adalah kewenangan
yang tepat dari menyikapi suatu kegiatan atau aktvitas yang terjadi.
b. Tujuan audit dalam kasus no 7 adalah pencatan informasi sesuai dengan aturan yang berlaku dn
melakukan tahapan dengan benar.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 7 adalah kesalahan dan
penipuan kemungkinan akan dicegah jika kompeten, karyawan dapat dipercaya dipekerjakan.
Mempekerjakan karyawan yang jujur meminimalkan kemungkinan penipuan. Mempekerjakan
karyawan yang kompeten meminimalkan kemungkinan kesalahan yang tidak disengaja.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
dapat terjadi jika orang tidak jujur disewa akan menyebabkan terjadinya penipuan. Demikian pula,
beberapa jenis yang tidak disengaja kesalahan bisa terjadi jika orang tidak kompeten dipekerjakan..
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah pemeriksaan dokumen
pendukung, termasuk kartu waktu dan catatan personil, tes dari kemungkinan penipuan. Sebuah tes
perhitungan gaji adalah tes untuk kesalahan yang tidak disengaja yang disebabkan oleh karyawan
yang tidak kompeten..
8. Diperlukan pemberitahuan tertulis, dengan alasan agar pemberhentian itu didokumentasikan dengan
baik, serta persetujuan dari pejabat yang tepat.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 8 yang dilakukan dan diterapkan adalah kewenangn
yang tepat dengan aktifitas dan kegiatan yang beralku dan kelengkapan okumen serta catatan.
b. Tujuan audit dalam kasus no 8 adalah dapat membuktikan aktifitas atau kegiatan yang terjadi benar
benar ada dan terjadi.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 8 adalah perhiungan gaji
pada saat karyawan tersebut telah tidak lagi menjadi karyawan perusahaan.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
Seorang pegawai dihentikan bisa dilanjutkan dalam daftar gaji dengan orang lain memperoleh gaji..
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah melakkan pemeriksaan
bagaimana kegiatan pemberian dan penrimaan gaji ke karyawan.

9. Semua cek yang tidak dibagikan kepada karyawan dikembalikan ke bendahara untuk di simpan.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 9 yang dilakukan dan diterapkan adalah kontrol fisik
atas aset dan catatan, dan pembagian tugas
b. Tujuan audit dalam kasus no 9 adalah membuktikan bagaimana transaksi tersebut benar benar
terjadi.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 9 adalah Cek disiapkan
untuk karyawan ada atau karyawan berlibur, atau tidak ada karena alasan lain yang dapat diterima.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
Cek bisa hilang yang ditujukan untuk karyawan absen atau cek bisa diambil oleh orang yang
bertanggung jawab mendistribusikan cek..

e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah Memeriksa
pemeriksaan dibatalkan, untuk memastikan bahwa setiap cek benar didukung, didukung oleh kartu
waktu, dan orang untuk siapa cek tersebut dibuat masih bekerja untuk perusahaan.
10. Kemampuan online untuk menambah karyawan atau mengubah tariff upah pada file induk penggajian
dilindungi melalui kata sandi yang hanya diberikan kepada personil sumber daya yang berwenang.
a. Pengendalian internal khusus untuk kasus no 10 yang dilakukan dan diterapkan adalah pemberian
wewenang dari kegiatan atau aktivitas denga tepat dan pembagian tugas yang baik dan benar
b. Tujuan audit dalam kasus no 10 adalah pencatatan benar benar ada dan julam nominal yang
dimasukkan benar.
c. Salah saji yang kemungkinan dapat dicegah jika dilakukan aktivitas no 10 adalah adanya cek untuk
karyawan yang tidak ada atau cek menggunakan tingkat upah yang tidak disetujui dapat dicegah.
d. Akibat yang akan muncul salah saji pada saat tidak dilakukan pengendalian secara internal adalah
Sebuah cek gaji yang tidak ada dapat diproses untuk karyawan yang tidak ada jika mereka dengan
catatan tanggung jawab menjaga adalah diizinkan untuk memasukkan nomor karyawan baru ke
dalam file induk. Juga, gaji untuk karyawan yang valid dapat dilebih-lebihkan jika personil yang
tidak sah memiliki kemampuan untuk membuat perubahan tingkat upah di file induk.
e. Salah satu cara auditor dalam mengungkapkan salah saji yang terjadi adalah Mencoba untuk
mengakses on-line gaji master file menggunakan password yang tidak diperbolehkan akses ke file
induk.

10.36
1. Pada faktur penjualan digunakan harga yang salah untuk menagih pengiriman kepada pelanggan karena
harga yang salah itu dimasukkan kedalam file induk harga di computer
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 1 sehingga terjadi salah saji adalah dokumen yang
memadai, catatan dan pemeriksaan pada kinerja sehingga menyebabkan adanya kesalahan.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 1 adalah Transaksi dinyatakan sebesar jumlah yang
benar karena pada kasus tersebut transas faktur penjualan menggunakan harga yang salah.
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Perubahan komputer file harga pada
computer master agar tidak terjadi lagi kesalahan harga.
2. Sebuah faktur vendor yang di bayar dua kali untuk untuk pengiriman yang sama. Pembayaran yan
kedua terjadi karena vendor mengirimkan salinan faktur asli 2 minggu setelah pembayaran jatuh tempo.
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 2 sehingga terjadi salah saji adalah dokumen yang
memadai dan catatan secara terperinci mengenai transaksi yang terjadi.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 2 adalah bukti akan adanya transaksi tersebut betul
betul terjadi

c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Membutuhkan bahwa pembayaran hanya
dapat dilakukan pada awal faktur. Membutuhkan laporan penerimaan harus terpasang ke vendor
3. Pada hari terakhir tahun berjalan daging sapi satu truk penuh sudah dimasukkan tetapi tidak jadi
dikirimkan. Karena masih ada di perusahaan persediaan itu dihitung. Dokumen pengiriman bertanggal
hari terakhir tahun berjalan sehingga juga dimasukkan sebagai penjualan tahun berjalan.
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 3 sehingga terjadi salah saji adalah dokumen yang
memadai, catatan dan pemeriksaan pada kinerja sehingga menyebabkan adanya kesalahan.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 3 adalah Transaksi harus dapat dicatat pada tanggal
yang benar.
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah mengkoordinasikan hati-hati hitungan fisik
persediaan pada hari terakhir tahun ini dengan pencatatan penjualan untuk membuat persediaan
dihitung tertentu belum ditagih dan ditagih persediaan belum dihitung.
4. Satu faktur vendor telah di bayar walaupun tidak ada yang diterima. Aplikasi perangkat lunak utang
usaha tidak mengharuskan dimasukkkannya nomor pelaporan penerimaan yang sah sebelum
pembayaran dapat dilakukan
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 4 sehingga terjadi salah saji adalah otorisasi yang tepat
dari transaksi dan dokumen yang memadai dan catatan.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 4 adalah bukti transaksi sehingga dikatakan ada
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Termasuk kontrol dalam software hutang
yang membutuhkan masukan dari sejumlah laporan penerimaan yang harus valid sebelum perangkat
lunak akan memproses pembayaran pada hutang piutang
5. Karyawan departemen penerimaan menyisihkan potongan daging sapi untuk dipakai sendiri ketika
pengiriman daging diterimadepartemen penerimaan mengisi laporan penerimaaan dan menyerahkan
laporan itu kepada departemen akuntasi sejumlah barang yang benar benar diterima. Pada saat itu dua
potong daging dan separuh sapi di taruh dalam truk pikup karyawan dan bukan disimpan dalam gudang
pendingin.
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 5 sehingga terjadi salah saji adalah dokumen yang
memadai, catatan, kontrol fisik atas aset beserta catatannya, dan pemeriksaan independen atas
kinerja
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 5 adalah bukti akan adanya transak tersebut benar
benar ada
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah adanya fasilitas fisik pagar dan melarang
karyawan parkir dalam pagar. Membutuhkan departemen akuntansi untuk mempertahankan catatan
persediaan dan mengambil jumlah fisik actual sisi daging sapi secara berkala.
6. Selama perhitungan fisik persediaan di toko bahan makanan eceran atau konter. Menuliskan uraian yang
salah tentang beberapa produk yang salah menghitung kuantitasnya

a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 6 sehingga terjadi salah saji adalah pemeriksaan
independen atas kinerja.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 6 adalah transaksi yang dicatat dinyatakan sebesar
jumlah yang benar
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Hitungan berdasarkan teknisi ahli dan
pemeriksaan independen pada kinerja.
7. Seorang wiraniaga menjual semobil penuh daging domba dengan harga di bawah harga pokok karena
dia tidak mengetahui harga pokok daging domba sudah naik minggu lalu.
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 7 sehingga terjadi salah saji adalah otorisasi yang tepat
dari transaksi dan kegiatan.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 7 adalah Transaksi dinyatakan sebesar jumlah yang
benar
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Pastikan bahwa salesman memiliki daftar
harga saat ini. Membutuhkan persetujuan independen dari semua transaksi, termasuk harga, sebelum
pengiriman dilakukan.
8. Klerk utang usaha memmproses pembayaran kepada dirinya sendiri dengan menambahkan alamat
vendor viktif pada file induk vendor yang sudah disetujui.
a. Pengendalian yang tidak ada pada kasus no 8 sehingga terjadi salah saji adalah pemisahan tugas
yang sesuai.
b. Tujuan audit yang belum tercapai dari kasus no 8 adalah bukti transaksi yang harus ada jika benar
benar terjadi transaksi
c. Saran pengendalian untuk mengoreksi difensiesi adalah Membatasi akun petugas hutang dari
mampu untuk membuat perubahan file induk vendor disetujui. hanya memungkinkan pembelian
personil untuk masukan perubahan ke file induk.

Anda mungkin juga menyukai