Anda di halaman 1dari 82

Standard Operation

Procedure
Human Resources Development

Contents
Struktur Organisasi & Job Description
Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
Pelatihan & Pengembangan Karyawan
Penilaian Prestasi Kerja
Bantuan Pemeliharaan Kesehatan
Kerja Lembur & Insentif
Rotasi & Mutasi
Cuti Karyawan

Struktur Organisasi & Job


Description

Struktur Organisasi & Job


Description
Tujuan
Aturan dalam penyusunan Struktur Organisasi
& Job Description
Mengacu kepada Company Goal
Penggunaan prinsip Layer
Corporate Layer
Bisnis Unit Layer

Struktur Organisasi yang efektif & efisien


Kejelasan tugas & tanggung jawab serta
pencapaian target yang jelas

Struktur Organisasi
Ketentuan & Aturan
Format Struktur Organisasi harus sesuai
standar format yang ditetapkan Corporate HR
(FM/HR-OD/01)

Setiap Perubahan dilakukan oleh Corporate HR


dengan Verifikasi atau Persetujuan HR Director

Struktur Organisasi
Level Otorisasi
LEVEL

Perubahan Struktur Organisasi


Diajukan

Verifikasi

Persetujuan

Corp. Respective Director


& HR Director

Corp. Respective
Director & HR Director

President Director

Corporate Respective
Director & HR
Director

Corporate Respective
Director & HR Director

President Director

GM

Corp. Respective Director


& HR Director

Corp. Respective
Director & HR Director

President Director

Manager- kebawah

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corp. Respective
Director &
HR Director

President Director*

CORPORATE
All Level
BISNIS UNIT/PROJECT
Director

Job Description
Ketentuan & Aturan
Format Job Description harus sesuai standar
format yang ditetapkan Corporate HR (FM/HR-OD/02)
Tahapan dalam penyusunan Job Description
Menetapkan Tujuan Utama
KPI & Job Competencies
Dimensi Tanggung Jawab

Job Description
Menetapkan Tujuan Utama
Divisions Goal mengacu kepada Companys
Goals
Departements Goal mengacu kepada
Divisions Goals
Tanggung Jawab utama menggambarkan
semua fungsi departemen di divisi/bisnis unit
terkait
Gunakan pendekatan Kualitatif

Job Description
KPI & Job Competensies
Tetapkan KPI
Gunakan kalimat Kuantitatif
Susun berdasarkan proses akhir dari suatu
aktifitas

Job Description
Scope/Dimensi Tanggung Jawab
Tentukan besaran tanggung jawab yang
meliputi aspek People & Financial
Harus menggambarkan aspek-aspek :

Teknis
Manajerial
Perilaku (Corporate Habits)
Persyaratan Lainnya

Job Description
Level Otorisasi
LEVEL

Penyusunan Job Decription


Diajukan

Verifikasi

Persetujuan

Director

Corp. Respective Director &


HR Director

Corp. Respective Director


& HR Director

President Director

GM

Corp. Respective Director &


HR Director

Corp. Respective Director


& HR Director

President Director

Manager

Corp. Respective Dept Head/


Corp. HR Dept Head

Corp. Respective Dept


Head/ Corp. HR Dept
Head

Corp. Respective Director


& HR Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corp. Respective Director


& HR Director

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Section Head


& HR Section Head

Respective Dept. Head &


HR Dept. Head

Seleksi & Penerimaan


Karyawan Baru

Seleksi & Penerimaan Karyawan


Baru
Tujuan
Mekanisme proses rekrutmen karyawan yang
lebih jelas mencakup aktifitas permintaan
sampai dengan penempatan Karyawan Baru
Pedoman pelaksanaan rekrutmen karyawan
yang memperhatikan Kualitas, Kuantitas,
Waktu & Anggaran
Meningkatkan efektifitas proses rekrutmen

Seleksi & Penerimaan Karyawan


Baru

Ketentuan & Aturan


1. Kebijakan Perusahaan

2. Sumber Calon Tenaga Kerja


3. Status Karyawan
4. Syarat Umum Calon Karyawan
5. Persetujuan Permohonan Pengadaan Tenaga
Kerja
6. Proses Seleksi
7. Perjanjian Kerja
8. Orientasi Karyawan Baru
9. Masa Percobaan Karyawan
10.Surat Keputusan Pengangkatan

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
1. Kebijakan Perusahaan

Rencana Jumlah Karyawan yang dibutuhkan harus


disertai Struktur Organisasi yang telah disetujui
Permintaan Karyawan harus didasari atas kebutuhan
operasional
Formulir Permintaan Karyawan (FPK) telah dilengkapi
dan disetujui oleh pejabat terkait.
Pengajuan minimal 1 bulan sebelum tanggal
dibutuhkan
Internal Rekrutmen sepanjang memenuhi persyaratan
Ratio Kandidat minimal 1:3
Psikotest untuk Kandidat level Supevisor ke bawah

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
2. Sumber Calon Tenaga Kerja

Internal Rekrutmen
Eksternal Rekrutmen

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
3. Status Karyawan

Karyawan Tetap
Karyawan Kontrak
Karyawan Outsourcing

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
4. Syarat Umum Calon Karyawan
Membuat Surat Lamaran Kerja
Mengisi Formulir Biodata
Sehat Jasmani & Rohani (surat keterangan sehat,
jika diperlukan)

Berkelakukan Baik (SKCK, jika diperlukan)


Lulus Seleksi & Wawancara
Surat Referensi dari Perusahaan
sebelumnya
Batas Usia min. 18 tahun maks. 45 tahun

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru

5. Persetujuan Permohonan Tenaga Kerja


Employe
e Level

Budgeted
Unbudgeted

Diajukan & Diverifikasi

Disetujui

Director

Corp. Respective Director


or HR Director

President Director

President Director

GM

Corp. Respective Director


or HR Director

President Director

President Director

Manager

Respective GM or
GM HRD

Corp. Respective Director


or HR Director

Corp. Respective Director


& HR Director

Supervisor

Respective Dept. Head &


HR Dept. Head

Corp. Respective Director


& HR Director

Corp. Respective Director


& HR Director

Staf

Respective Dept. Head &


HR Dept. Head

Respective Dept. Head &


HR Dept. Head

Corp. Respective Director


& HR Director

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept. Head &


HR Dept. Head

Corp. Respective Director


& HR Director

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
6. Proses Seleksi & Wawancara
FPK telah disetujui oleh Pejabat terkait
sesuai policy
Wawancara (sesuai otorisasi)
Psikotest
Tes Kesehatan (jika dianggap perlu)
Cek Referensi
Negosiasi Kompensasi (sesuai otorisasi)

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Employee
Level

Wawancara
Pendahuluan

Akhir

Director

Corporate Respective Director &


HR Director

President Director

GM

Corporate Respective Director &


HR Director

President Director

Manager

Corporate Respective Director &


HR Director

Corp. Respective Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corp. Respective Director &


HR Director (bila diperlukan)

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Employee Level

Director
GM
Manager
Supervisor
Staf
Non Staf

Wewenang Negosiasi
President Director or HR Director
Corp. Respective Director or HR Director
Corp. Respective Director or HR Director
GM HRD or Corp. HR Dept Head.
HR Dept Head
HR Dept Head

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
7. Perjanjian Kerja
Tertib untuk administrasi & pembayaran gaji
Tanggal efektif karyawan baru mulai bekerja
mulai tanggal 1 atau 15 setiap bulannya
Surat Perjanjian Kerja (SPK) wajib
ditandatangani sebelum mulai bekerja
SPK dibuat sesuai status karyawan yang
direkrut
Pembuatan SPK mengacu kepada
ketentuan/policy
Kelengakapan dokumen untuk Arsip Karyawan

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Employee Level

Penandatangan Surat
Perjanjian Kerja

Director

President Director

GM

President Director

Manager

HR Director

Supervisor

HR Director or GM HRD

Staf

HR Dept Head

Non Staf

HR Dept Head

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
8. Orientasi Karyawan Baru
Dilakukan paling lambat 1 minggu sebelum
Karyawan Baru mulai bekerja
Materi Orientasi meliputi :

Sejarah Perusahaan
Visi & Misi Perusahaan
Produk & Jasa yang dihasilkan
Data & Fakta tentang Perusahaan (Portofolio)
Struktur Organisasi Perusahaan
Corporate Culture
Crisis Management, Policy & SOP

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Employee Level

Konduktor Orientasi Karyawan

Director

HR Director

GM

HR Director

Manager

HR Director or GM HRD or HR Dept. Head

Supervisor

GM HRD or HR Dept Head

Staf

HR Dept Head or HR Section Head

Non Staf

HR Dept Head or HR Section Head

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
9. Masa Percobaan Karyawan
Masa Percobaan selama 3 (tiga) bulan
Bagian dari proses seleksi & penilaian
kerja

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Employee Level

Penilaian Kerja
Diajukan oleh

Persetujuan

Director

Corporate Respected Dir &


HR Director

President Director

GM

Corporate Respected Dir &


HR Director

President Director

Manager

Corporate Respected Dir &


HR Director

Corporate Respective Director &


HR Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corporate Respective Director &


HR Director

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan Baru
10. Surat Keputusan Pengangkatan
Diterbitkan setelah Karyawan melewati
masa percobaan
Hasil Penilaian Kinerja minimal
Baik/Good
SPK dibuat & ditandatangani sesuai policy
Penempatan Karyawan sesuai Surat
Pengangkatan

Ketentuan dan Aturan dalam


Seleksi & Penerimaan Karyawan
Baru
Surat Keputusan Pengangkatan

Employee Level
Dibuat Oleh

Penandatangan

Director

HR Director

President Director

GM

HR Director

President Director

Manager

HR Dept Head

HR Director

Supervisor

HR Dept Head

HR Director or GM HR

Staf

HR Section Head

HR Dept Head

Non Staf

HR Section Head

HR Dept Head

Pelatihan dan
Pengembangan Karyawan

Pelatihan dan Pengembangan


Karyawan
Tujuan
Sukses Perusahaan yang berkesinambungan
Mendukung program pengembangan tenaga
kerja yang terampil & profesional di bidangnya
Proses identifikasi kebutuhan, pelaksanaan
dan efektifitas pelatihan (internal & eksternal)
Mekanisme pengendalian biaya pelatihan &
pengembangan Karyawan

Pelatihan dan Pengembangan


Karyawan

Ketentuan dan Aturan


1. Tanggung Jawab Pelatihan &
Pengembangan
2. Sistematika Program Pengembangan &
Latihan
3. Pelatihan untuk Promosi Jabatan
4. Prosedur Pengembangan & Pelatihan
5. Biaya Pelatihan
6. Prosedur Persetujuan mengikuti Pelatihan

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
1. Tanggung jawab pelatihan &
pengembangan

Ada pada Atasan dan Karyawan yang


bersangkutan
Atasan memberikan kesempatan &
fasilitas
Karyawan berinisiatif atas kesempatan
untuk pengembangan diri
HRD mengembangkan sistem serta
pengembangan program pelatihan

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
2. Sistematika Program Pengembangan &
Latihan

Mencapai/menigkatkan kemampuan
melaksanakan pekerjaan
Persiapan untuk Jabatan berikutnya (Career
Path)
Pengembangan Kompetensi Manajerial &
Spesialis
Meliputi Ketrampilan Manajerial, Teknis &
Attitude
Program Pengembangan Jabatan

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
3. Pelatihan untuk Promosi Jabatan

Corporate Leadership Academy

Leadership
Problem Solving & Decision Making
Creative Thinking & Innovations
Efective Communication Skills

Technical Knowledge by Divison/Bisnis Unit

Attitude : Corporate Habits

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
4. Prosedur Pengembangan & Pelatihan
Atasan langsung melakukan analisa
kebutuhan pelatihan & pengembangan
untuk bawahannya
Bekerja sama dengan HRD untuk formulasi
program pelatihan yang relevan
HRD menetapkan jadwal pelatihan

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
5. Biaya Pelatihan

Biaya Kursus/Pelatihan
Gaji selama mengikuti pelatihan
Biaya Perjalanan

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
6. Prosedur Persetujuan mengikuti
Pelatihan

HRD membuat Rencana Pelatihan setiap awal


tahun
Permohonan pelatihan yang terkait dengan
anggaran diajukan dengan melengkapi
Formulir Permintaan Pelatihan
Persetujuan Permohonan Pelatihan (sesuai policy)

Ketentuan dan Aturan


Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
EMPLOYEE
LEVEL

DIAJUKAN &
DIVERIFIKASI

PERSETUJUAN
BUDGETED

UNBUDGETED

Direktur

Corp. Respective
Director &
HR Director

President Director

President Director

GM

Corp. Respective
Director &
HR Director

Corp. Respective
Director &
HR Director

Corp. Respective
Director & HR Director

Manager

Corp. Respective
Director &
HR Director

Corp. Respective
Director &
HR Director

Corp. Respective
Director & HR Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Respective Dept.
Head & HR Dept.
Head

Corp. Respective
Director & HR Director

Staf

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Respective Dept.
Head & HR Dept.
Head

Corp. Respective
Director & HR Director

Penilaian Prestasi Kerja

Penilaian Prestasi Kerja Mgmt


Level
Tujuan
Menetapkan Target dan Key Performance
Indicator
Mengetahui potensi dan kemampuan
karyawan
Dasar penentuan promosi jabatan
Dasar penentuan kenaikan upah dan atau
rewards

Penilaian Prestasi Kerja


Ketentuan dan Aturan
Sosialisasi Kebijakan dan Prosedur PPK oleh
HR
Pengawasan terhadap teknis pelaksanaaan
dan tertib administrasi
Divisi/Departments Head terkait ikut
bertanggung jawab terhadap
penyelenggaraan PPK

Penilaian Prestasi Kerja


Prosedur Penilaian Prestasi Kerja (PPK)
Identifikasi dan penilaian pencapaian hasil
kerja Karyawan dalam satu periode (1 tahun)
Susun Rencana PPK dalam bentuk Individual
Performance Plan (IPP)
Integrasikan IPP dengan tujuan/target
perusahaan, divisi dan departemen

Penilaian Prestasi Kerja


Sistem Penilaian
(Scoring)
SCORING
> 110
> 100 s/d < 110

RATING
Excellent

Jauh melebihi target yang ditetapkan dan karyawan


memiliki perilaku yang matang

Very Good

Melebihi target yang ditetapkan dan Karyawan


memiliki perilaku mandiri dan dewasa

90 s/d 100
Good
70 s/d < 89

KETERANGAN

Mencapai target atau sesuai target yang ditetapkan


dan Karyawan memiliki perilaku yang baik

Fair

Memenuhi sebagian besar target tetapi tidak


seluruhnya dan perilaku Karyawan cukup baik

Poor

Memenuhi sebagian kecil target yang ditetapkan dan


perilaku Karyawan tidak matang/dewasa.

69

Penilaian Prestasi Kerja Mgmt


Level
Tahapan Pelaksanaan
Diskusikan urutan prioritas Key Result
Area/KRA, Indicator dan Objective untuk dasar
penyusunan IPP pada setiap awal tahun (Tahap
1)
Review prestasi kerja pada pertengahan tahun
(Tahap 2)
Penilaian final pada setiap akhir tahun dan
persetujuan hasil PPK oleh pejabat terkait
(Tahap 3)

Penilaian Prestasi Kerja Mgmt


Level
Tata Cara Pengisian Formulir PPK
Rumuskan Target Divisi & Target Departemen
sesuai level Karyawan yang dinilai
Tetapkan target kerja
Ringkasan Target Divisi & Departemen berupa
target kuantitatif.
Uraikan Target Individu dengan metode SMART
& KPI
Evaluasi Prestasi dan Review Potensi
Tentukan kebutuhan latihan & pengembangan

Penilaian Prestasi Kerja Mgmt


Level
Approval untuk IPP & PPK
LEVEL

Approval Individual Performance Plan (IPP) dan


Penilaian Performance Kerja (PPk)
Approval 1

Approval 2

Supervisor

Respective Dept Head

Respective GM / Corporate
Respective Director

Manager

Respective Dept Head/GM

Corporate Respective Director/HR


Director

GM

Corporate Respective Director

President Director

Director

Corporate Respective Director

President Director

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
Tahap Pelaksanaan PPK Non Mgmt
Dilakukan pada Bulan Desember (1 tahun
sekali)
Dilakukan oleh Atasan Langsung dan hasilnya
disetujui oleh Atasan Penilai & Karyawan ybs
Hasil penilaian diserahkan ke HR untuk proses
administrasi selanjutnya

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
Tata Cara Penilaian
10 Faktor Penilaian PPK Non Mgmt
Uraikan beberapa pernyataaan sesuai Faktor
Penilaian
Pilih uraian pada setiap faktor yang paling
tepat menggambarkan penampilan/tingkah
laku kerja karyawan yang dinilai
Lengkapi formulir PPK Non Mgmt sesuai
arahan

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
10 Faktor Penilaian PPK Non Mgmt

Kuantitas Kerja
Kualitas Kerja
Penguasaan Pekerjaan
Absensi
Kerjasama
Kemandirian
Penyesuaian
Kejujuran
Tanggung Jawab
Disiplin

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
Klasifikasi Penilaian dalam PPK Non Mgmt
KLASIFIKASI

TINGKAT PENILAIAN

Kurang (Poor)

Cukup (Fair)

Baik (Good)

Baik Sekali (Very Good)

Istimewa (Excellent)

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
Formula Hasil Penilaian dalam PPK Non Mgmt
NILAI RATA-ATA

PRESTASI KESELURUHAN

<2

Kurang (Poor)

2 - 3.0

Cukup (Fair)

3.0 - 4.0

Baik (Good)
Baik Sekali (Very Good)

4-5
5

Istimewa (Excellent)

Penilaian Prestasi Kerja Non


Mgmt
Kewenangan Penilaian PPK Non Mgmt
LEVEL

APROVAL I

APROVAL II

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Bantuan Pemeliharaan
Kesehatan

Bantuan Pemeliharaan
Kesehatan
Tujuan
Membantu pemeliharaan kondisi kesehatan
karyawan agar dapat bekerja dengan baik dan
produktif
Sebagai pedoman pelaksanaan dan tertib
administrasi

Bantuan Pemeliharaan
Kesehatan
Ketentuan dan Aturan
Peruntukan
Karyawan beserta Keluarganya ( Istri & Anak
Maks. 2)
Bentuk Fasilitas
Meliputi Rawat Inap & Rawat Jalan
Kepesertaan
Karyawan Tetap = sejak hari pertama
Karyawan Kontrak = setelah 3 bulan

Bantuan Pemeliharaan
Kesehatan
Prosedur
Administrasi Pendaftaran karyawan
Verifikasi Kelengkapan Dokumen
Pengelolaan Asuransi Kesehatan
Pemanfaatan Fasilitas Asuransi Kesehatan
Prosedur Refund Premi

Kerja Lembur & Insentif

Kerja Lembur & Insentif


Tujuan
Aturan yang jelas untuk kompensasi bekerja
diluar jam kerja normal
Kepastian Jam Kerja & Kerja Lembur yang
efektif & efisien
Kemungkinan peningkatan efisiensi Jam Kerja
dan Produktifitas

Kerja Lembur
Ketentuan dan Aturan Kerja Lembur
Berlaku untuk level Non Staf (Operative)
Ada Perintah Kerja Lembur dan Persetujuan
Atasan
Waktu Kerja Lembur
Laporan Kerja Lembur
Upah Kerja Lembur
Pembayaran Kompensasi Kerja Lembur

Kerja Lembur
Kebijakan Kompensasi Kerja Lembur
LEVEL
JABATAN

NON STAFF
(Operative)

JENIS
KOMPENSAS
I

KETENTUAN

LEMBUR

Dihitung setelah jam


kerja (lihat poin
4.1.7), kecuali hari
Minggu/Libur dihitung
berdasarkan mulai
kerja.

Kerja Lembur
Faktorisasi Jam Kerja Lembur
Jam Lembur

Jam I

Jam ke II s/d VII


(panjang)
Jam ke II s/d V
(pendek)

VII (panjang)
VI (pendek)

Jam ke IX.. dst


(panjang)
Jam ke VIIdst
(pendek)

Senin s/d Jumat


(panjang)

x 1,5

x2

x2

x2

Sabtu (pendek)

x 1,5

x2

x2

x2

Senin s/d Jumat


(panjang)

x2

x2

X3

X4

Sabtu (pendek)

x2

x2

X3

X4

Jenis Hari

Biasa

Libur/Hari Raya Resmi

Kerja Lembur
Otorisasi Kerja Lembur
DIBERIKAN KEPADA

VERIFIKASI

PERSETUJUAN

NON STAFF
(Operative)

Atasan Langsung &


HR SPV/Officer/HR Head

Respective Dept.
Head &
HR Head

Insentif
Ketentuan dan Aturan Insentif
Berlaku untuk level Staf & Level Tertentu
(Khusus)
Ada Perintah Kerja Tambahan dan Persetujuan
Atasan
Target Pekerjaan harus diselesaikan dalam
waktu yang mendesak atau segera
Hasil pekerjaan dituangkan dalam relaisasi
Kerja Tambahan

Insentif
Tabel Perhitungan Insentif
LEVEL
JABATA
N

STAFF

JENIS
KOMPENSAS
I

KETENTUAN

INSENTIF

Dihitung setelah jam


kerja (lihat poin
4.1.7), kecuali hari
Minggu/Libur dihitung
berdasarkan mulai
kerja.

Insentif
Tabel Pedoman Kontrol Insentif
Ukuran Keberhasilan
KPI/Bobot

Tingkat Kehadiran
(10%)
Jam Kerja Efektif (60%)
Target (Progress) (30%)
Total
Nilai Insentif

100%
(Excellent
)

90 % - 99
%
(Good)

80-89 %
(Fair)

< 80%
(Poor)

Insentif
Otorisasi Persetujuan Insentif
Diajukan oleh

Verifikasi

Atasan Langsung

Respective Dept
Head/HR Head

Persetujuan

Corporate Respective Dir & HR Dir


(incidental)/tahap persetujuan
awal dalam bentuk surat/tertulis.

Rotasi & Mutasi

Rotasi & Mutasi


Tujuan
Memanfaatkan SDM seoptimal mungkin dan
produktif
Sebagai kegiatan evaluasi produktifitas
Menambah pengalaman dan pengembangan
karir
Pengingkatan prestasi karyawan

Rotasi & Mutasi


Ketentuan dan Aturan
Melampirkan Formulir Permintaan Karyawan (FPK)
Melampirkan Formulir Perubahan Penugasan (PAN)
Harus memenuhi unsur kebutuhan organisasi
Diajukan oleh Divisi/Departemen yang
membutuhkan
Ada persetujuan dan kesepakatan antar
Divisi/Departemen
Penerbitan Surat Keputusan Penempatan
Karyawan oleh HR

Rotasi & Mutasi


Otorisasi Rotasi &
Mutasi

Level Jabatan

Perubahan Penugasan Karyawan

Verifikasi

Persetujuan

Director

Corporate Respective Director &


HR Director

President Director

GM

Corporate Respective Director &


HR Director

Corporate Respective Director &


HR Director

Manager

Corporate Respective Director &


HR Director

Corporate Respective Director &


HR Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corporate Respective Director or


HR Director

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Cuti Karyawan

Cuti Karyawan
Tujuan
Prosedur Pelaksanaan yang lengkap dan
komprehensif
Tertib administrasi pelaksanaan cuti Karyawan
Mekanisme Pemberian Cuti Karyawan sesuai
UU 13/2003
Karyawan dapat bekerja lebih produktif
setelah menikmati Hak Cutinya

Cuti Karyawan
Jenis Cuti
Cuti Tahunan
Cuti Melahirkan
Cuti Menunaikan Kewajiban Ibadah Agama
(Haji)
Cuti Tidak Dibayar (Unpaid Leave)
Ijin Tidak bekerja selain Cuti

Cuti Karyawan
Cuti Tahunan
Berlaku untuk Karyawan dengan Masa kerja
12 Bulan terus menerus
Hak Cuti adalah 12 hari kerja & tetap
mendapat Upah
Masa berlaku Hak Cuti 12 bulan dengan Leave
Plan
Gugur dalam waktu 6 Bulan jika tanpa Leave
Plan
Perusahan berhak mengatur realisasi Hak Cuti
Karyawan

Cuti Karyawan
Cuti Melahirkan
Berlaku bagi Karyawan Wanita
Hak Cuti = 1,5 Bulan Sebelum & Sesudah
Melahirkan
Tetap berhak mendapatkan Upah dan Hak Cuti
Tahunan
Jika masuk kerja sebelum Hak Cutinya habis,
akan diberkan Insentif (ketentuan khusus berlaku)

Cuti Karyawan
Cuti Menunaikan Kewajiban Ibadah
Masa kerja minimal 3 tahun tanpa terputus
Maksimal jumlah cuti sebanyak 30 hari
kalender
Tidak berhak atas Tunjangan
Diberikan untuk kepentingan yang pertama
kali
Tetap berhak atas Cuti Tahunan

Cuti Karyawan
Cuti Tidak Dibayar (Unpaid leave)
Alasan Khusus (Mendesak/Emergency)
Approval dari Direktur Terkait & Direktur HR
Maksimum hanya 30 hari / 1 bulan
Lebih dari 1 bulan harus dengan persetujuan
Direktur Terkait dan President Director

Cuti Karyawan
Ijin Tidak Bekerja Selain Cuti
Keperluan

Jumlah Hari
Cuti

a.

Pernikahan Karyawan/ti

3 hari kerja

b.

Pernikahan Anak Karyawan/ti

2 hari kerja

c.

Istri Karyawan Melahirkan/Mengalami Keguguran

2 hari kerja

d.

Sunatan Anak Karyawan/Baptis

2 hari kerja

e.

Kematian Anggota Keluarga Terdekat


(Istri/Suami/Anak/Menantu/Mertua/Saudara Kandung)

2 hari kerja

f.

Kematian Anggota Keluarga yang tinggal satu rumah

1 hari kerja

Cuti Karyawan
Mekanisme Pengajuan & Pembatalan Hak Cuti
Melengkapi Formulir Permohonan Cuti
Melengkapi Dokumen Pendukung
Cuti melahirkan : Surat Keterangan Dokter
Cuti Menunaikan Kwajiban Ibadah : Dokumen Pendukung
dari Pemerintah/Lembaga Penyelenggara Ibadah

Mendapat Persetujuan dari Atasan sesuai policy


Menunjuk petugas pengganti sementara yang disetujui
oleh Atasan
Delegasi tugas-tugas selama melaksanakan Hak Cuti
Atasan dapat membatalkan/menunda Hak Cuti atas
dasar Kepentingan Perusahaan

Cuti Karyawan
Otorisasi Persetujuan
Cuti

Employee Level

Verification

Approval

Director

Corporate Respective Director or


HR Director

President Director

GM

Corporate Respective Director &


HR Director

President Director or Corporate


Respective Director

Manager

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corporate Respective Director &


HR Director

Supervisor

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Corporate Respective Director &


HR Director

Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head

Non Staf

Respective Section Head &


HR Section Head

Respective Dept Head &


HR Dept Head