Anda di halaman 1dari 9

BAB 1

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Calon tenaga gizi akan terampil apabila mempunyai pengetahuan
mengenai alat-alat yang meliputi nama alat, fungsi alat, dan prinsip
kerja. Oleh karena itu, mahasiswa harus dilibatkan aktif dengan
pemakaian

alat.

Mahasiswa

yang

memiliki

pengetahuan

kurang

mengenai alat-alat dapat mendatangkan bahaya yang mungkin terjadi


ketika sedang menyelenggarakan makanan, baik yang berhubungan
dengan kualitas maupun kuantitasnya. Melalui pembelajaran kali ini
diharapkan menjadi sumber belajar yang penting untuk mendukung
tercapainya tenaga ahli gizi yang kompoten, karena kenyataannya
masih banyak mahasiswa yang belum mengenal, dan memahami fungsi
dari alat penyelenggaraan makanan, agar dapat tercapai kesehatan
yang optimal diseluruh rakyat indonesia yang merupakan harapan yang
terus diwujudkan dari generasi ke generasi berikutnya.
Manajemen sistem penyelenggaraan makanan adalah suatu
rangkaian kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan
pendistribusian makanan kepada konsumen. Tujuan di lakukannya
manajemen

sistem

penyelenggaraan

makanan

yaitu

untuk

menyediakan makanan yang kualitasnya baik dan jumlah yang sesuai


kebutuhan serta pelayanan yang layak dan memadai bagi klien atau
konsumen yang membutuhkan.
Sasaran penyelenggaraan makanan adalah konsumen. Dalam
penyelenggaraan makanan, standar masukan (input) meliputi biaya,
tenaga, sarana dan prasarana, metoda, peralatan. Sedangkan standar
proses meliputi penyusunan anggaran belanja bahan makanan setahun,
perencanaan menu, perencanaan kebutuhan bahan makanan harian
dan bulanan, pengadaan/pembelian, penerimaan dan penyimpanan
bahan makanan, persiapan bahan makanan, pengolahan makanan dan
pendistribusian makanan. Sedangkan standar keluaran (output) adalah
mutu makanan dan kepuasan konsumen

B. Rumusan masalah
1. Apa yang dimaksud dengan penyelenggaraan makanan
2. Apa yang dimaksud dengan pemelihara dan pencucian alat makan
3. Apa yang dimaksud dengan pelayanan makanan dengan mesin
otomatis
BAB II
PEMBAHASAN
A. penyelenggaraan makanan
sistem

penyelenggaraan

makanan

adalah

suatu

rangkaian

kegiatan mulai dari perencanaan menu sampai dengan pendistribusian


makanan kepada konsumen. Tujuan di lakukannya manajemen sistem
penyelenggaraan makanan yaitu untuk menyediakan makanan yang
kualitasnya baik dan jumlah yang sesuai kebutuhan serta pelayanan
yang

layak

dan

memadai

bagi

klien

atau

konsumen

yang

membutuhkan.
B. pemeliharaan dan mencuci alat makan
Peralatan

makan/produksi

harus

dicuci,

dibilas

dan

disucihamakan setiap kali digunakan, caranya :


1. untuk pencucian alat secara manual dibutuhkan 3 bak
2. Perendaman :

Perendaman sedikitnya menit dalam air panas yang bersih


dengan suhu 170OF atau

Perendaman

sedikitnya

menitdi

dalam

air

bersih

yang

mengandung 50/1 juta bagian hipoklorin pada suhu 75oF atau

perendaman

sedikitnya

menit

di

dalam

air

bersih

yg

mengandung 12,5/1 juta larutan yodium dengan pH tidak lebih


dari 5 dan suhu 75oF
3. Temperatur untuk pencucian dan sucihama secara mekanikal harus sedikitnya
pada 140oF untuk mencuci dan 160oF untuk merendam dan 180oF untuk
perendaman terakhir.
4. Membersihkan dan mencuci alat makan perak harus dengan alat, termasuk
dalam pembukusan baki perak

5. Membersihkan dan mencuci gelas, npiring dan mangkok dengan alat, tanpa
menyentuh bagian dalam atau permukaan yg tersentuh mulut konsumen alat
tsb
6. Alat makan dan peralatan yang sdh dibersihkan dan dicuci disimpan di atas
lantai 6 inchi dengan keadaan bersih, kering, aman dari kontaminasi debu dll
7. Alat makan harus diangin-anginkan atau ditiriskan sebelum disimpan atau
disimpan dalam posisi dapat mengering sendiri
8. Gelas dan cup disimpan dlm keadaan terbalik/tengkurap
9. Peralatan dari perak harus disimpan sedemikian rupa dengan pegangan
mengarah pada pengguna.
B. pelayanan makanan dengan mesin otomatis
1. Piller Piller ini paling banyak digunakan dikalangan masyarakat untuk memotong
buah buahan. Cleaver atau Pisau Daging Pisau ini agak berat dan dipergunakan
untuk memotong daging Filet Knife Untuk memfilet ikan. Bread Knife Pisau panjang
yang sebelah sisinya persegi.pisau ini memudah kan kita memotong roti agar tidak
hancur. Terutama roti yang agak keras tapi di salamnnya lembut. Mesin Bone Saw
dari Ramesia Mesin berfungsi sebagai mesin pemotong daging dan tulang seperti
buntut sapi, untuk olahan makanan anda. Mesin Pemotong Tulang ini dapat
digunakan untuk memotong daging dan ikan beku serta olahan-olahan lainnya.
Mesin Bone Saw sangat bermanfaat bagi Industri skala besar maupun skala rumah
tangga, khususnya usaha di bidang jasa catering, restoran, serta usaha di bidang
kuliner lainnya. Mesin Bone Saw dari Ramesia Mesin terbuat dari bahan stainless
steel sehingga awet dan tidak mudah berkarat.
2. Mesin pengiris daging (meat slicer) adalah mesin yang bisa Anda gunakan sebagai
pengiris / pemotong daging beku. Mesin meat slicer ini sangat cocok untuk industri
pengolahan daging. Mesin terbuat dari bahan stainless steel sehingga awet dan
tidak mudah berkarat. Mesin giling daging atau sering disebut meat grinder adalah
alat atau mesin yang digunakan untuk menggiling daging menjadi bentuk lebih
halus. Meat Grinder banyak digunakan oleh pengusaha-pengusaha bakso, sosis,
dan pengusaha lainnya yang bergerak dibidang usaha yang berkepentingan dengan
daging yang halus dan dihaluskan terlebih dahulu. Mesin terbuat dari bahan
stainless steel sehingga awet dan tidak mudah berkarat.

3. Meat Grinder Mesin meat grinder biasanya terbuat dari bahan stainless steel yang
mana akan menghasilkan higienitas dan juga kebersihan terhadap daging yang
diolah, mesin kami memiliki loyang yang terbuat stainless dengan body dan alat
giling yang juga terbuat dari baja stainless. Selain itu, mesin kami memiliki putaran
mesin yang stabil dengan output yang besar. Mesin terbuat dari bahan stainless
steel sehingga awet dan tidak mudah berkarat.

Panci presto berfungsi untuk

melunakkan aneka makanan (ayam, bebek, daging, dll) sehingga lebih mudah diolah
dan lebih nikmat untuk disantap. Misalnya saja bebek, jika diolah dengan mesin ini
akan lunak dan nikmat. Berbeda jika bebek diolah tanpa panci presto, maka
dagingnya akan tetap keras. Alumunium casing Safety valve

Sendok Ukur :

Fungsinya hampir sama dengan gelas ukur. Banyaknya jenis sendok makan yang
dimiliki setiap rumah tangga sehingga tidak dapat dijadikan ukuran yang standar.
Ukuran yang sering digunakan, diantaranya 1 sendok teh hingga 1/8 sendok teh.
Gelas Ukur : Digunakan untuk mengukur bahan cair seperi air atau susu cair.
Tempatkan gelas ukur diatas permukaan yang datar. Pada gelas ukur biasanya ada
tulisan cup, cc atau ml. Nah, untuk mengukur cairan gunakan cc atau ml.
4. Timbangan : Ada banyak jenis timbangan, pilihlah yang akurat, dimana angkanya
mudah terbaca dan gerakan jarum penunjuknya benar dan stabil. Atau, jika ingin
lebih akurat, Anda bisa menggunakan timbangan digital. Tanpa timbangan yang
akurat, jangan harap roti yang dihasilkan seperti yang diharapkan. Baskom yang
paling banyak dicari adalah baskom yang terbuat dari bahan plastik karena
harganya yang lebih murah. Jika dibandingkan dengan baskom stainless steel dan
keramik, baskom plastik lebih digemari oleh masyarakat selain harganya yang
murah juga baskom plastik dianggap lebih awet dari pada baskom stainless dan
keramik.
5. Cobek dan ulekan Kedua alat ini tidak bisa dipisahkan karena saling berhubungan.
Cobek dan ulekan digunakan untuk menghaluskan bahan makanan yang akan
diolah. Mekanisme kerja dari alat ini dapat dikatakan masih tradisional karenan
masih bersifat manual. Bahan dasar : batu atau semen kadang juga dari kayu Cara
perawatan : 1. Sterilkan cobek Anda secara rutin, Caranya: Rendam cobek dalam air
panas, lalu basuh cobek dengan sabun. Bilas cobek dengan air bersih sampai sabun
benar-benar bersih Sterilkan cobek batu dalam oven bersuhu 190C selama 15-20
menit. Tenang saja, proses pemanasan ini tidak akan merusak cobek Anda, tapi
justru akan membunuh kuman yang menempel pada cobek. Setelah selesai, tunggu

cobek sampai dingin sebelum mulai digunakan lagi. 2. Untuk membersihkan cobek
hingga terlihat lebih bersih, lakukan langkah-langkah berikut ini: Cuci cobek batu
dengan sabun sampai beberapa kali. Lumatkan akar batang sayuran hijau, misalnya
akar kangkung atau bayam. Ulek ampas kelapa parut pada seluruh permukaan
cobek bagian dalam. Ulangi proses di atas sampai beberapa kali. Cara di atas
berfungsi mengangkat sisa kotoran pada cobek sehingga cobek terlihat lebih
mengkilap dan bersih. Cara ini juga perlu dilakukan sebelum cobek baru digunakan
untuk pertama kali.
6. Pemarut/Parut adalah alat tradisional yang dirancang khusus untuk menghaluskan
atau memperkecil partikel suatu benda yang dikatagorikan benda lunak (amoh) tapi
tidak lembek.Berbahan dasar seng

Talenan Ada dua jenis talenan yang biasa

digunakan dalam pengolahan makanan yaitu talenan yang berasal dari kayu dan
talenan yang berasal dar plastik. Kedua jenis talenan ini digunakan sebagai tempat
untuk memotong, membersihkan dan mencincang bahan makanan. Dalam
penggunaan talenan harus dipisahkan antara talenan daging dengan talenan bahan
makanan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menhindari terjadinya kontaminasi bakteri
dari daging tersebut.Berbahan dasar kayu atau plastik Ayakan atau saringan adalah
alat yang digunakan untuk memisahkan bagian yang tidak diinginkan berdasarkan
ukurannya, dari dalambahan curah dan bubuk yang memiliki ukuran partikel kecil
dan bahan adonan atau campuran dari cairannya.

BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
pengetahuan mengenai alat-alat yang meliputi nama alat, fungsi
alat, dan prinsip kerja. Oleh karena itu, mahasiswa harus dilibatkan aktif
dengan pemakaian alat. Mahasiswa yang memiliki pengetahuan kurang
mengenai alat-alat dapat mendatangkan bahaya yang mungkin terjadi
ketika sedang menyelenggarakan makanan, baik yang berhubungan
dengan kualitas maupun kuantitasnya. Melalui pembelajaran kali ini
diharapkan menjadi sumber belajar yang penting untuk mendukung
tercapainya tenaga ahli gizi yang kompoten, karena kenyataannya
masih banyak mahasiswa yang belum mengenal, dan memahami fungsi
dari alat penyelenggaraan makanan, agar dapat tercapai kesehatan
yang optimal diseluruh rakyat indonesia yang merupakan harapan yang
terus diwujudkan dari generasi ke generasi berikutnya.

DAFTAR PUSTAKA

http://www.slideshare.net/farhunnada/peralatan-penyelenggaraan-makanan
file:///D:/mspm/jtptunimus-gdl-isnatarwiy-6532-3.pdf
http://gz304pdg.blogspot.com/2011/05/peralatan.html

Tugas : Mspm

PELAYANAN MAKANAN DENGAN MESIN


OTOMATIS
Di Susun
O
L
E
H
Kelompok 10
1. Meyske N Igris
2. Purna Lahay
3. Greis Adede

Politeknik Kesehatan Kemenkes Gorontalo


Jurusan Gizi

T.A 2015/2016