Anda di halaman 1dari 34

PROTEKSI RELAY PADA

SALURAN TRANSMISI
KELOMPOK 12
RAHMAT HIDAYAT DONGKA
1224040007
RAHMAT
1224041019
ARWANTO
1224041020

PROTEKSI RELAY PADA SALURAN TRANSMISI


Relay Arus Lebih
Relay Hubung Tanah

Relay Diferensial
Relay Jarak

Kawat Tanah

Pemutus Tenaga ( PMT )

Relay Arus Lebih


Merupakan relay Pengaman yang bekerja karena
adanya besaran arus dan terpasang pada Jaringan
Tegangan tinggi, Tegangan menengah juga pada
pengaman Transformator tenaga. Rele ini berfungsi
untuk mengamankan peralatan listrik akibat
adanya gangguan phasa-phasa.
Relay Waktu Seketika (Instantaneous relay)
Relay yang bekerja seketika (tanpa waktu tunda)
ketika arus yang mengalir melebihi nilai
settingnya, relay akan bekerja dalam waktu
beberapa mili detik (10 20 ms). Relay ini jarang
berdiri sendiri tetapi umumnya dikombinasikan
dengan relay arus lebih dengan karakteristik yang
lain.Dapat kita lihat pada gambar dibawah ini.
Gambar 1

Gambar 1. Karakteristik Relay Waktu Seketika (Instantaneous


Relay).

Relay arus lebih waktu tertentu


(definite time relay)
Relay ini akan memberikan perintah pada PMT
pada saat terjadi gangguan hubung singkat dan
besarnya arus gangguan melampaui settingnya
(Is), dan jangka waktu kerja relay mulai pick up
sampai kerja relay diperpanjang dengan waktu
tertentu tidak tergantung besarnya arus yang
mengerjakan relay, lihat gambar dibawah ini.

Relay arus lebih waktu terbalik


Relay ini akan bekerja dengan waktu tunda yang
tergantung dari besarnya arus secara terbalik (inverse
time), makin besar arus makin kecil waktu tundanya.
Karakteristik ini bermacam-macam dan setiap pabrik
dapat membuat karakteristik yang berbeda-beda,
karakteristik waktunya dibedakan dalam tiga kelompok :
Standar invers
Very inverse
Extreemely inverse

Gambar 3. Karakteistik Relay Arus Lebih


Waktu Terbalik (Inverse Relay)

Relay Hubung Tanah


Gangguan hubung tanah adalah gangguan yang
paling paling banyak terjadi. Arus gangguan
hubung tanah yang terjadi belum tentu cukup besar
untuk dapat mengerjakan relay arus lebih. Oleh
kerena itu, harus ada relay arus hubung tanah yang
harus dapat mendeteksi adanya gangguan hubung
tanah. Prinsipkerja relay arus hubung tanah adalah
mendeteksi arus urutan nol, karena setiap
gangguan hubung tanah menghasilkan arus urutan
nol.

EARTH FAULT RELAY

Relay Differensial
Relay differensial adalah suatu alat proteksi yang sangat
cepat bekerjanya dan sangat selektif berdasarkan
keseimbangan (balance) yaitu perbandingan arus yang
mengalir pada kedua sisi trafo daya melalui suatu
perantara yaitu trafo arus (CT). Dalam kondisi normal,
arus mengalir melalui peralatan listrik yang diamankan
(generator, transformator dan lain-lainnya).

Gambar . Skema umum relay


differensial

Gambar. Ilustrasi relay


direfferensial saat terjadi
gangguan

Relay Jarak
Rele jarak merupakan proteksi yang paling utama
pada saluran transmisi. baik SUTT maupun SUTET,
dan sebagai cadangan atau backup untuk seksi
didepan. Relai jarak bekerja dengan mengukur
besaran impedansi (Z), dan transmisi dibagi menjadi
beberapa daerah cakupan pengamanan yaitu Zone1, Zone-2, dan Zone-3, serta dilengkapi juga
dengan teleproteksi (TP)
sebagai upaya agar proteksi bekerja selalu cepat
dan selektif didalam daerah pengamanannya.

Prinsip Kerja Relay Jarak


Rele jarak disebut juga rele impedansi karena rele jarak
mengukur tegangan pada titik rele dan arus gangguan yang
dirasakan oleh rele. Dengan membagi besaran tegangan dan
arus, maka impedansi sampai titik terjadinya gangguan dapat
ditentukan. impedansi yang dilihat oleh rele lebih kecil dari
impedansi settingnya. Prinsip kerja rele jarak ditunjukkan pada
gambar 2. AB merupakan daerah pengamanan untuk setting
jangkauan Zona 1 pada rele jarak.

Gambar prinsip kerja relay jarak


terhadap adanya gangguan

Kawat Tanah
Dalam hal melindungi saluran tenaga listrik
tersebut, ada beberapa cara yang dapat diterapkan.
Salah satu cara yang paling mudah adalah dengan
menggunakan kawat tanah (overhead groundwire)
pada saluran. Prinsip dari pemakaian kawat tanah
ini adalah bahwa kawat tanah akan menjadi sasaran
sambaran petir sehingga melindungi kawat phasa
dengan daerah/zona tertentu.
Overhead groundwireyang digunakan untuk
melindungi saluran tenaga listrik, diletakkan pada
ujung teratas saluran dan terbentang sejajar
dengan kawat phasa.Groundwireini dapat
ditanahkan secara langsung atau secara tidak
langsung dengan menggunakan sela yang pendek

Sudut perlindungan

Kawat Tanah

Pemutus Tenaga ( PMT )


Pemutus tenaga (Circuit Breaker). Pemutus
tenaga (PMT) adalah saklar yang mampu
memutuskan arus gangguan (Hubung singkat)
Pemutus Tenaga Udara.
Pemutus Tenaga Minyak Banyak
Pemutus Tenaga Minyak Sedikit
Pemutus Tenaga Gas
Pemutus Tenaga Vakum
Pemutus Tenaga Medan Magnet (Magnetic Circuit
Breaker)

Pemutus Tenaga Udara.


Bentuknya runcing, busur listri akan timbul
(meloncat) pada bagian yang runcing terlebih
dahulu pada saat kontak-kontak saklar terpisah.
Karena berat jenis busur listrik lebih kecil dari
pada berat pada jenis udara, maka busur listrik ini
akan mengapung keatas sehingga busur listrik
tersebut memanjang dan akhirnya putus.

Pemutus Tenaga Minyak


Banyak
Pemutus tenaga (PMT) minyak banyak (bulk oil
circuit breaker. Kontak-kontak saklar direndam
dalam minyak yang berfungsi sebagai media
pemutus busur listrik.

Pemutus Tenaga Minyak


Sedikit
Pemutus tenaga (PMT) minyak sedikit (low oil
content circuit breaker) menggunakan media
pemutus minyak bertekanan untuk disemprotkan
pada busur listrik yang terjadi, baik pada waktu
PMT membuka dan menutup.

Pemutus Tenaga Gas


Prinsif

kerjanya serupa dengan prinsip kerja PMT


minyak sedikit bedanya terletak pada media
pemutus busur yang digunakan, yaitu gas . Gas
mempunyai sifat isolasi yang baik selain sifatnya
sebagai pendingin yang baik.

Pemutus Tenaga Vakum


Merupakan PMT yang menggunakan teknologi
mutakhir. Dalam PMT vakum tidak ada media
pemutus busur listrik. Oleh karena itu, teknik
memutus busur listrik dalam PMT vakum sematamata tergantung kepada teknik memperpanjang
busur listrik

Pemutus Tenaga Medan Magnet (Magnetic


Circuit Breaker)
Prinsip kerjanya seperti PMT udara, hanya disini
terdapat magnet yang berfungsi
menghasilkanmedan magnet yang akan menarik
busur listrik yang timbul sewaktu pembukaan PMT
sehingga busur busur litrik menjadi lebih panjang
dan akhirnya putus.

Pertanyaan dan Jawaban


KELOMPOK 8
1. Apa alasan anda kenapa di katakan relai jarak merupakan proteksi
utama pada saluran transmisi?
Jawab : untuk mendeteksi gangguan phasa-phasa dan phasa-tanah
pada SUTT/SUTET dimana rele jarak tersebut dipasang dan berperan
sebagai relai utama salain itu berfungsi sebagai pengaman cadangan
(Back Up) untuk seksi berikutnya.
KELOMPOK 5
2. Jelaskan factor kegagalan relay dalam memproteksi?
Jawab :
- Kegagalan PMT dalam memutuskan arus gangguan yang bisa
disebabkan oleh arus gangguanya terlalu besar melampaui
kemampuan pemutusan (interupting capability), atau kemampuan
pemutusannya telah menurun, atau karena ada kerusakan.
- Kekurang sempurnaan rangkaian sistem proteksi antara lain adanya
hubungan kontak yang kurang baik.
- Kegagalan saluran komunikasi tele proteksi.
- Trafo arus terlalu jenuh.


KELOMPOK 1
1. Apa itu Gangguan Listrik/Electrical Fault
Jawab :
Hubung singkat 3 phasa
Hubung singkat 2 phasa
Stator hubung singkat 1 phasa ke tanah / stator
ground fault Rotor hubung tanah / field ground
Kehilangan medan penguat / Loss of excitation
Tegangan lebih / Over voltage

KELOMPOK 2
1. Jelaskan pengertian dari PMT atau CB?
Jawab : peralatan pada sistem tenaga listrik yang berfungsi untuk
memutuskan hubungan antara sisi sumber tenaga listrik dan sisi beban
yang dapat bekerja secara otomatis ketika terjadi gangguan atau secara
manual ketika dilakukan perawatan atau perbaikan
2. Sebutkan Klasifikasi PMT untuk tegangan tinggi berdasarkan media
insulator dan material dielektriknya
Jawab : Sakelar PMT Minyak: Sakelar PMT ini dapat digunakan untuk
memutus arus sampai 10 kA dan pada rangkaian bertegangan sampai 500
kV.
Sakelar PMT Udara Hembus (Air Blast Circuit Breaker): Sakelar PMT ini
dapat digunakan untuk memutus arus sampai 40 kA dan pada rangkaian
bertegangan sampai 765 kV.
Sakelar PMT vakum (Vacuum Circuit Breaker): Sakelar PMT ini dapat
digunakan untuk memutus rangkaian bertegangan sampai 38 kV.
Sakelar PMT Gas SF6 (SF6 Circuit Breaker): Sakelar PMT ini dapat
digunakan untuk memutus arus sampai 40 kA dan pada rangkaian
bertegangan sampai 765 kV.

KELOMPOK 3
1. Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh suatu
PMT?
JAWAB :
Mampu menyalurkan arus maksimum sistem
secara terus-menerus.
Mampu memutuskan dan menutup jaringan
dalam keadaan berbeban maupun terhubung
singkat tanpa menimbulkan kerusakan pada
pemutus tenaga itu sendiri.
Dapat memutuskan arus hubung singkat dengan
kecepatan tinggi agar arus hubung singkat tidak
sampai merusak peralatan sistem, membuat sistem
kehilangan kestabilan, dan merusak pemutus
tenaga itu sendiri.

KELOMPOK 4
1. Jelaskan gangguan fasa ke tanah?
JAWAB : terhubungnya fasa bertegangan ke tanah,
ada yang disebut single fasa ke tanah, dua fasa ke
tanah dan tiga fasa ketanah. Karena gangguan tiga
fasa dimulainya dari satu fasa ke tanah maka perlu
diperhatikan ganguan single phase to ground.
Berapa besarnya arus gangguan tanah? Ini
tergantung pada sistem pentanahan yang
digunakan. Misalnya pentanahan langsung (titik
neutral dari trafo atau generator) langsung
dihubungkan ketanah (earthing/grounding) tanpa
mengunakan tahanan

KELOMPOK 5
1. Jelaskan factor kegagalan relay dalam
memproteksi?
Jawab :
- Kegagalan PMT dalam memutuskan arus
gangguan yang bisa disebabkan oleh arus
gangguanya terlalu besar melampaui kemampuan
pemutusan (interupting capability), atau
kemampuan pemutusannya telah menurun, atau
karena ada kerusakan.
- Kekurang sempurnaan rangkaian sistem proteksi
antara lain adanya hubungan kontak yang kurang
baik.
- Kegagalan saluran komunikasi tele proteksi.
- Trafo arus terlalu jenuh.

KELOMPOK 6
1.Bagaimanakah prinsip kerja relai jarak?
Jawab : Relai jarak mengukur tegangan pada titik relai dan arus gangguan yang terlihat dari relai, dengan membagi
besaran tegangan dan arus, maka impedansi sampai titik terjadinya gangguan dapat ditentukan

2. Sebutkan dan jelaskan karakteristik relai jarak?


Jawab :
1. Karakteristik impedansi
Ciri-ciri nya :
a. Merupakan lingkaran dengan titik pusatnya ditengah-tengah, sehingga mempunyai sifat non directional. Untuk
diaplikasikan sebagai pengaman SUTT perlu ditambahkan relai directional atau relai arah.
b. Mempunyai keterbatasan mengantisipasi gangguan tanah high resistance.
c. Karakteristik impedansi sensitive oleh perubahan beban, terutama untuk SUTT yang panjang sehingga jangkauan
lingkaran impedansi dekat dengan daerah beban.
2. Karakteristik Mho
Ciri-ciri:
a. Titik pusatnya bergeser sehingga mempunyai sifat directional.
b. Mempunyai keterbatasan untuk mengantisipasi gangguan tanah high resistance.
c. Untuk SUTT yang panjang dipilih Zone-3 dengan karakteristik Mho lensa geser.
3. Karakteristik Reaktansi
Ciri-ciri:
a. Karateristik reaktansi mempunyai sifat non directional. Untuk aplikasi di SUTT perlu ditambah relai directional atau
relai arah.
b. Dengan seting jangkauan resistif cukup besar maka relai reaktansi dapat mengantisipasi gangguan tanah dengan
tahanan tinggi.
4. Karakteristik Quadrilateral
Ciri-ciri:
a. Karateristik quadrilateral merupakan kombinasi dari 3 macam komponen yaitu : reaktansi, berarah dan resistif.
b. Dengan seting jangkauan resistif cukup besar, maka karakteristik relai quadrilateral dapat mengantisipasi gangguan
tanah dengan tahanan tinggi.
c. Umumnya kecepatan relai lebih lambat dari jenis mho.

KELOMPOK 8
1. Apa alasan anda kenapa di katakan relai jarak
merupakan proteksi utama pada saluran
transmisi?
Jawab : untuk mendeteksi gangguan phasa-phasa
dan phasa-tanah pada SUTT/SUTET dimana rele
jarak tersebut dipasang dan berperan sebagai
relai utama salain itu berfungsi sebagai
pengaman cadangan (Back Up) untuk seksi
berikutnya.

SEKIAN
&
TERIMA KASIH